
Alysa baru saja keluar dari kelasnya untuk menuju ke lapangan saat mendengar suara melengking yang memanggil namanya.
Alysa membalikkan badannya untuk melihat siapa yang memanggilnya.
"Gila toa banget lo Li" Ucap Alysa saat melihat yang memanggilnya ternyata Lia. Lia hanya menyengir mendengar ocehan Alysa menampilkan deretan gigi putihnya.
"Hehehe lagian lo main ninggalin aja" Ujar Lia yang sudah berdiri disamping Alysa.
"Ya udah ayo buruan tar keburu telat dihukum lagi sama Pak Dady" Ujar Alysa yang mendapat anggukan dari Lia.
Alysa dan Lia berjalan berdampingan menuju lapangan, Sedangkan teman nya yang lain sudah terlebih dulu berada di Lapangan. Hari ini jadwal Alysa adalah olah raga.
Alysa menatap heran kearah lapangan, tidak biasanya para Siswi sangat bersemangat untuk pelajaran olahraga biasanya para Siswi sangat malas untuk berolahraga dan lebih memilih duduk santai dipinggir lapangan. Karena takut hitam dan terkena debu.
Saat sampai di Lapangan Alysa mendengus kesal pantas saja para siswi bersemangat olahraga ternyata olahraga kali ini kelas Alysa harus gabung bersama kelas XII IPA 1 yaitu kelas Rakha karena guru yang biasanya mengajar olahraga kelas Rakha sedang tidak masuk, jadilah Pak Dady yang harus menggantikan guru olahraga kelas Rakha.
"Ayo semua berkumpul kita pemanasan terlebih dahulu" Teriak Pak Dady menginstruksi.
Semua murid sudah berbaris dengan kelas masing-masing. Dan memulai pemanasan ringan.
"Baik sekarang saya akan memilihkan kalian pasangan untuk Sit Up, Push Up, dan Back Up pasanganya akan saya acak dari kelas XI dan XII" Ujar Pak Dady yang mendapat anggukan mengerti dari semua Siswa-Siswi.
Suara bisikkan Doa mengalun dari para Murid Cewek dan Cowok agar mereka berpasangan dengan Rakha dan Alysa ataupun dengan sahabat Rakha dan Alysa.
"Semoga gue bisa sama Kak Rakha"
"Ya Allah semoga gue sama Kak Rakha"
"gue sama kak Veno dong please"
"Gak dapet Alysa dapet sahabat nya boleh deh"
"kalau gue sama Alysa gue bakal ngadain syukuran 7 hari 7 malem non-stop"
"hooh syukuran ngerayain lo yang udah metong di gebukin Rakha"
__ADS_1
"Sama Kak Rakha Tuhan please"
Masih banyak lagi Doa yang bisa Alysa dan Rakha dengar membuat mereka jengah sendiri mendengar itu.
"Akmal Saputra sama Adrin Versya Vernando" Pak Dady mulai membacakan pasangan olahraganya sesuai absen.
"Andro Zeorab Alasyab sama Alysa Evelyn Afsheen" Zeo bersorak senang setelah Pak Dady membacakan bahwa laki-laki itu bersama Alysa. Zeo segera mendapat tatapan tajam dari Rakha yang membuat Zeo diam seketika.
Pak Dady masih berlanjut membacakan daftar nama pasangan olahraga,Rakha berpasangan dengan Tiara gadis mungil yang terlihat sangat imut.
"Sekarang kalian mulai Sit Up" Ujar Pak Dady.
Rakha menatap kesal kearah Alysa dan Zeo, kini Zeo tengah memegangi kaki Alysa membuat Rakha geram dan berjalan kearah Alysa lalu mengambil alih kaki Alysa.
"Sana lo sama Tiara, biar gue sama Alysa" Ujar Rakha. Zeo menatap kesal kearah Rakha sebelum laki-laki itu pergi, Zeo hanya bisa mendengus kesal karena tidak mungkin dia menolak Rakha. Zeo masih ingin hidup tidak ingin mencari mati untuk saat ini.
"Kamu apaan sih? Kan kamu sama Tiara" Alysa menghentikan gerakannya dan menatap Rakha kesal.
"Aku pengennya sama kamu, aku gak mau ada laki-laki lain yang nyentuh kamu selain aku. Kamu cuman milik Aku" Rakha mengarahkan tangannya yang memegang kaki Alysa kini kebahu Alysa mengalungkan tangannya pada bahu gadisnya itu.
Setelah Alysa menyelesaikan semua tugasnya kini giliran Rakha yang memulai.
Dimulai dari Sit Up, tapi laki-laki itu sangat memanfaatkan situasi setiap bangun laki-laki itu selalu mencium pipi Alysa membuat Alysa mendengus kesal tapi tak bisa dipungkiri Alysa sangat malu dan senang dalam waktu yang bersamaan.
"Kamu modus banget sih pakek cium cium segala" Alysa menarik hidung mancung Rakha yang mendapat kekehan dari Rakha.
"ya kan biar semangat yang" ujar Rakha pada Alysa.
Siswa-siswi yang melihat kemesraan mereka hanya bisa menatap mereka iri, betapa manis nya Rakha pada Alysa membuat para gadis berteriak histeris.
"Woy olahraga woy bukan malah mesra-mesraan" Teriak Aldo sambil terkekeh.
Setelah melakukan pemanasan kini diadakan pertandingan basket antara Siswa kelas XI melawan kelas XII.
"Nanti kamu semangatin aku ya" Ujar Rakha. Rakha mengelus rambut Alysa yang lagi-lagi membuat para gadis iri dan berteriak histeris.
__ADS_1
"Dihh ogah, mending aku dukung kelasku"
Alysa mengedikkan bahunya.
"Pokonya kamu harus dukung aku gak mau tau kamu harus, wajib dukung aku" Rakha menarik hidung runcing Alysa membuat gadis itu kesal.
Prrriitt
Suara peluit Pak Dady mengalihkan perhatian para murid, satu persatu pemain basket dari masing-masing kelas mulai memasuki lapangan.
Suara sorak sorai para penonton menghiasi lapangan terutama para Siswi yang meneriaki nama Rakha cs bahkan Siswi kelas XI tidak ada yang mendukung kelasnya dan mendukung kelas XII kecuali Alysa tentunya yang masih setia mendukung kelas nya.
"Kak Rakha semangat" Teriak Lia yang sedang duduk di samping Alysa, suara toa gadis itu sangat memekakkan telinga Alysa.
"Toa banget sih lo, lagian seharusnya lo dukung kelas kita bukan Kak Rakha" Ujar Alysa kesal.
"Bener tuh kata ayang beb gue, seharusnya kalian dukung kelas kita bukan Kakak kelas" Dito yang berada dibelakang Alysa ikut menimpali ucapan gadis itu.
"Eh PLN nyambung mulu sih lo, segala manggil Alysa ayang beb Kak Rakha tau ****** lo" Kesal Lia menatap Dito yang berada dibelakang Alysa dengan tatapan tajam.
"Kak Rakha kan pacar lo Sa jadi ya kita dukung Pacar lo, kurang baik gemana lagi sih kita Sa? " Adrin menimpali ucapan sahabatnya sambil tersenyum ramah.
"Itu sih mau elo dukung Kak Rakha" Alysa mendengus kesal membuat teman temannya menyengir sambil terkekeh.
"Lo mah suudzon mulu sama gue, giliran gue jahatin tau rasa lo," sewot Lia yang mendapat anggukan dari Adrin dan Retta sedangkan Alysa hanya menggeleng melihat tingkah laku temannya itu.
"Sa pacar lo kenapa ganteng banget sih, apa lagi pas keringetan gini sexy banget Sa," ujar Lia setelah terjadi keheningan di antara mereka, sebenarnya tidak hening karena sahabat Alysa yang dengan semangat meneriaki nama Rakha membuat Alysa jadi heran sendiri sebenarnya yang kekasih Rakha itu dia atau sahabatnya?.
"Ngomong lagi gue lakban mulut lo," kesal Alysa yang sukses membuat Lia terdiam sedangkan sahabatnya yang lain sudah tertawa.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Hai Bagaimana Sama Part Ini?
Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍
__ADS_1