My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Bertemu kembali


__ADS_3

Alysa menatap pemandangan


di depannya dengan senyuman lebarnya, meskipun sedikit bingung kemana


selanjutnya ia akan pergi namun rasa bahagianya lebih besar dari kebingungannya


itu. Alysa sangat tidak sabar untuk bertemu dengan seseorang yang sangat di


rindukannya itu.


Saat ini gadis itu tengah


berdiri di Aeropot de Barcelona


- El part. Setelah mendapat izin dari orang tuanya dan orang tua Rakha


gadis itu diperbolehkan untuk menemui Rakha dan berlibur di Barcelona karena


gadis itu baru saja menghadapi ujian akhir semester 1.


"Permisi, anda Nona


Alysa?" tanya seorang pria paruh baya dengan setelan jas hitamnya dengan


badan kekarnya kini berdiri di depan Alysa dengan senyumannya. Bisa di tebak


laki-laki itu adalah orang suruhan orang tua Rakha. Mengapa bukan Rakha yang


menjemput Alysa? Karena gadis itu tidak memberi tahu Rakha bahwa ia akan


datang, untuk memberi surprise kepada kekasihnya itu.


"Iya," ucap Alysa


gugup.


"Saya Candra, kepala


keamanan pak Briyan di sini," ucap lnya memperkenalkan diri sambil


mengulurkan tangan. Alysa membalas uluran tangan pak Candra dengan senyumnya.


"Saya Alysa,"


ucap Alysa memperkenalkan diri.


"Calon menantu pak


Briyan," tambah Candra membuat Alysa merasa malu.


"Biar saya


bawakan." Candra mengambil alih koper yang di bawa Alysa lalu berjalan di


depan Alysa.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Alysa menatap kagum rumah


di depannya, sangat besar dan luas bahkan saat kalian sampai di depan gerbang rumah


tersebut kalian harus menaiki kendaraan karena lumayan jauh kebelakang untuk


sampai di rumah Rakha. Sangat besar bukan untuk Rakha yang hanya tinggal


sendiri di rumah sebesar itu. Sebenarnya Nenek dan Kakek Rakha sudah meminta


laki-laki itu untuk tinggal bersama mereka tapi Rakha menolaknya dengan alasan


ingin mandiri jadi tidak ada yang mau memaksa Rakha mengingat laki-laki itu


sangat keras kepala.


"Apa Rakha ada di


dalam?" tanya Alysa pada Candra yang di jawab dengan gelengan.


"Tuan Rakha sedang kuliah


Nona," jawab Candra yang dibalas anggukan oleh Alysa.


"Apa anda bisa


mengantar saya kesana?" tanya Alysa penuh harap.


"Tapi Nona apa anda


tidak lelah? Sebaiknya Nona istirahat dulu," saran Candra yang mendapat


gelengan kuat dari Alysa.


"Saya tidak lelah,


jadi tolong antar saya," mohon Alysa yang akhirnya mendapatkan anggukan


dari Candra.


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

__ADS_1


Alysa menatap bingung


universitas di depannya, ini pertama kalinya gadis itu memasuki universitas


sebesar ini dan tidak mengenal siapapun untuk ia tanyai. Akhirnya Alysa


memutuskan untuk mengelilingi kampus itu sendiri.


"***** dah ini kampus


apa hutan sih? Luas banget mana perasaan gue cuman muter-muter di sini aja


mulai tadi," kesal Alysa yang mulai kelelahan mengitari kampus yang selalu


berujung ia kembali ke tempatnya semula.


"Mana haus banget lagi


gue, astaghfirullah lama-lama gue runtuhin nih kampus biar kelar," gerutu


Alysa yang sudah mulai kelelahan.


"Hey


permisi, maaf aku ingin bertanya dimana letak kantin?" tanya Alysa


pada seorang gadis yang kebetulan saja lewat. *Fyi semua


percakapan yang miring itu berarti berbahasa Inggris ya.


"Aku juga akan pergi


ke kantin,jadi kau bisa pergi bersama ku," jawab gadis itu ramah dengan


senyumannya. Alysa mengangguk semangat lalu segera mengikuti gadis itu dan berjalan


di sampingnya.


"Thankyou," ucap


Alysa yang mendapat anggukan dari gadis itu.


"Apa


kau siswa baru disini?" tanya gadis itu yang mendapat gelengan


dari Alysa.


"Tidak,


aku hanya mencari seseorang," jelas Alysa.


"Apa


mendapatkan gelengan dari Alysa.


"Oh


iya aku lupa memperkenalkan diri, namaku Alysa," ucap Alysa.


"Aku


Stefanie," ucap Stefanie yang juga memperkenalkan dirinya


"Gadis


itu selalu mendekati Rakha, seperti ****** yang tidak memiliki rasa malu sudah


jelas Rakha mau bersama nya hanya karna gadis itu anak dosen dan


ayahnya menyuruh Rakha untuk menjaga gadis tidak tau malu itu," ucap


Stefanie saat mereka sampai di kantin, pandangan Alysa langsung tertuju pada


gadis di sebelahnya saat gadis itu menyebutkan nama Rakha.


"Rakha?" tanya


Alysa yang mendapat anggukan dari Stefanie di sebelahnya itu.


"Rakha?" Stefanie


menunjuk pada ujung kantin. Seorang laki-laki yang sangat di sayangi nya kini


tengah di gelanyuti oleh gadis cantik yang Alysa tidak tau siapa namanya. Alysa


menatap garang pada Rakha dan gadis itu. Lalu menghampiri Rakha. Baru 1 langkah


Alysa berjalan tangannya sudah di tahan oleh gadis yang bersamanya tadi.


"Kau


mau kemana?" tanya Stefanie saat melihat Alysa yang berjalan


menghampiri Rakha.


"Menemui


Rakha," ucap Alysa yang menahan emosinya.

__ADS_1


"Sebaiknya


jangan, Rakha sangat cuek dan menakutkan. Di sini tidak ada yang berani


berurusan dengannya," ucap Stefanie memperingati Alysa. Alysa menatap


Stefanie sekilas lalu melepaskan tangan Stefanie yang memegang tangannya dan


segera berjalan ke arah Rakha.


"TARAKHA," teriak


Alysa tanpa memedulikan sekitarnya, kini seluruh pandangan penghuni kantin


tertuju pada Alysa. Karena ini pertama kalinya ada gadis yang berani meneriaki


Rakha seperti itu. Rakha menatap Alysa dengan raut terkejutnya dan segera


melepaskan tangan gadis yang sedari tadi bergelanyut di tangannya.


"Kamu." Alysa


menunjuk Rakha dengan kesal lalu melepaskan sepatu yang digunakannya dan


melemparkan sepatunya pada Rakha, dengan sigap Rakha menangkap sepatu Alysa dan


yang terakhir Alysa mengambil ponselnya yang berada dalam tas nya dan melemparkan


tasnya pada Rakha mungkin gadis itu masih sayang pada ponselnya dan tak ingin


ponselnya rusak akibat melemparkannya pada Rakha.


Semua yang berada di sana


menatap kagum pada Alysa yang dengan berani melempari Rakha dengan sepatu dan


tas nya.


"Hey


siapa kau? Berani sekali melemparkan barangmu pada Rakha?" tanya


gadis yang tadi bersama Rakha. Alysa mengerutkan dahinya merasa tidak asing


dengan gadis itu setelah lama mengingat akhirnya ia ingat bahwa gadis itu


adalah Jessica, gadis yang sempat mengunggah fotonya bersama Rakha di


instagram.


"Dia tunanganku," ucap


Rakha yang tambah membuat penghuni kantin terkejut. Rakha meraih tangan Alysa


dan segera membawa gadis itu pergi dari kantin.


Jessica menatap tak percaya


pada dua pasang kekasih yang kini mulai menjauh itu.


"Sini duduk dulu,


pakai sepatu kamu," ujar Rakha yang membawa Alysa untuk duduk di taman


yang berada di kampus Rakha.


"Kamu jahat banget


sama aku, tega ya kamu selingkuh," ucap Alysa, tanpa ia sadari air matanya


sudah mengalir di pipi mulusnya.


"Aku gak selingkuh


sayang, mana mungkin aku selingkuh dari kamu. Aku sayang sama kamu, dia cuma


anak dosen aku," ucap Rakha menjelaskan agar Alysa tidak salah paham


padanya.


"Please jangan nangis


sayang, aku gak bisa liat kamu nangis." Rakha menghapus air mata Alysa


lalu mengecup puncak kepala Alysa sayang.


 ****


Sampai sini dulu ya jangan lupa buat Vote, Rate, dan koment ya guys


follow juga akun ku


jangan lupa follow akun ig roleplayer mereka ya


@trakhaakhdna_


@alysaevlyaa_


@alviando_jerry

__ADS_1


@wphilmiath_


__ADS_2