
“Serius banget sih, cuman bahasa Indonesia ini “ Suara Rakha mengalihkan tatapan Alysa yang tengah sibuk membaca buku nya pada Rakha yang sibuk dengan kemudinya yang berada disamping Alysa.
Hari ini adalah hari pertama UAS, Alysa sangat giat belajar hingga kini mereka didalam mobil pun Alysa tetap saja sibuk membaca bukunya.
“Nah justru itu, masa iya nanti aku remidial bahasa Indonesia kan gak lucu jadi nya ya harus serius lah belajar nya “ Ucap Alysa. Kini Alysa sudah fokus pada buku didepannya lagi, membaca kembali materi yang sudah ia pelajari kemarin malam.
Mobil Rakha berhenti saat mereka sudah sampai diparkiran sekolah. Rakha terlebih dulu turun dan ikuti oleh Alysa yang masih fokus pada buku yang dipegangnya.
Rakha merangkul pundak Alysa dan berjalan bersama menuju ruang Alysa, gadis itu masih saja membaca buku nya tanpa melihat kearah jalan. Rakha dengan senang hati menjadi mata untuk Alysa kali ini, menuntun gadisnya agar tidak menabrak ataupun jatuh.
“Ruangan kamu dimana?” Tanya Rakha yang bingung dimana ruang ulangan gedisnya itu.
“Ruang 12, dikelas X IPA 3” Rakha menganggukkan kepalanya mendapat jawaban dari Alysa.
Saat sampai diruangan yang dimaksud Alysa, Rakha tidak pergi tapi duduk disamping Alysa membuat gadis itu mengernyit bingung.
“Ngapain masih disini? “ Tanya Alysa yang mulai heran melihat Rakha yang masih saja duduk di kursi sebelahnya yang ia ketahui tempat kakak kelas tapi ia tak tahu itu siapa – padahal bel masuk akan segera berbunyi beberapa menit lagi.
Rakha menunjuk kertas yang ditempel diatas meja dengan matanya, Alysa menajamkan penglihatannya dan melihat nama peserta yang tertera pada meja disamping Alysa. Mata Alysa melotot melihat nama yang tertera disana ‘TARAKHA AKHDAN ABRISA’ Nama itu lah yang tertera di kertas tersebut.
Jadi yang duduk disamping nya Adalah Rakha? Aahhh Alysa sangat senang rasanya mengetahui ia satu ruangan dengan Rakha bahkan satu meja.
“Babang Rakha” Suara melengkin Aldo sukses mendapat tatapan tajam dari Rakha yang kini juga tengah membaca materi kembali.
“Apa?” Tanya Rakha datar dan Tajam.
“Hehehe jangan galak-galak atuh kang, aing Cuma mau bilang bentar jangan pelit-pelit ya, kan lo tau otak gue minim” Ucap Aldo dan segera duduk di bangkunya yang berada di depan Meja Rakha.
“Loh Alysa juga disini?” Tanya Anji yang baru saja datang. Aldo membalikkan badannya dan melihat Alysa yang berada disamping Rakha.
“Ya ampun gue baru ngeh kalau ada lo Al” Ucap Aldo sok dramatis.
Alysa hanya mengangguk menjawab pertanyaan kakak kelasnya itu sekaligus sahabat dari kekasihnya.
__ADS_1
Tak beberapa lama setelah bel masuk berbunyi, Seorang guru wanita muda berparas cantik dengan pakaian sopan, make up tipis, dan hijab yang bertengger di kepalanya yang membuat guru wanita yang umur nya sekitar 22 tahunan itu tambah cantik di buatnya. Guru tersebut memasuki ruang ujian yang sontak membuat murid laki-laki bersorak dan bersiul melihat guru yang mengawas di kelas mereka. Jika dilihat guru tersebut guru baru karena wajahnya yang asing. Suara Aldo dan Anji yang bersiul membuat Seisi kelas tambah gaduh oleh seruan para gadis yang mengumpati guru baru mereka tersebut karena menurut mereka guru tersebut telah merayu pangeran mereka.
“Assalamualaikum anak-anak” Sapa guru tersebut dengan menampakkan senyumnya.
“Waalaikumsalam” Seru seisi kelas serempak.
“MasyaAllah kalau guru nya kayak gini mah gue gak bakal bolos deh, udah cantik, Sholeha, lembut lagi adem banget liat nya, iya gak Ka” Celetuk Anji membuat Alysa yang berada di depannya menatap kakak kelas nya itu tajam.
“Iya” Jawab Rakha singkat tapi mampu membuat Alysa menatapnya tajam. Meresa ada yang menatapnya Rakha mengalihkan tatapannya pada Alysa yang berada di samping nya.
“Kenapa? “ Tanya Rakha mengernyitkan dahi nya bingung.
“Gak papa” Ucap Alysa lalu mengalihkan tatapannya dari Rakha namun raut wajah Alysa masih saja cemberut membuat Rakha bingung dengan kekasihnya itu.
“Aduh ibu nyasar ya bu? “ Ucap Anji kepada guru tersebut yang kini tengah berdiri di depan kelas dengan tumpukan soal yang berada di di tangannya.
“Enggak kok” Ucup guru itu heran
“Tapi sepertinya ibu nyasar deh bu, bukannya ibu bidadari yang hilang kemarin ya? “ Anji mengedipkan matanya yang sontak membuat kelas menjadi gaduh lagi karena rayuan Anji sedangkan guru tersebut hanya tersenyum menanggapi rayuan siswa nya.
“Baik kalau begitu saya perkenalan terlebih dahulu. Perkenalkan nama saya Aftita Yossy kalian bisa panggil saya Afti, Tita, ita, Yossy “ Ucap Bu Tita sambil tersenyum.
“Kalau panggil sayang boleh gak bu? “ Celetuk Anji yang kembali mendapat siulan dari siswa lainnya.
“Gas terus Ji” Ucap Rio teman sekelas Anji. Sedangkan bu Tita hanya tersenyum sambil menggeleng
“Saya mengajar biologi untuk kelas X” Lanjut Bu Tita tanpa menghiraukan Anji
“Yahhh” Anji dan Aldo sontak berseru frustasi.
“Ibu perkenalan nya kok seperti ada yang kurang ya bu? “ Tanya Aldo sambil menaikkan satu alisnya.
“Apa? “ Tanya bu Tita Heran
__ADS_1
“Memperkenalkan diri sebagai calon makmum saya” Aldo menaik turun kan Alisnya yang membuat Bu Tita menggelen melihat tingkah laku murid nya.
“Bucin lo njing” Seru Anji melihat kearah Aldo yang malah terkikik.
“Sekarang ulangan Bahasa Indonesia kan? “ Tanya Bu Tita memastikan.
“Loh kok ujian bahasa Indonesia Bu? kalau itu saya gak belajar bu, karena saya kira sekarang itu ujian dalam kisah kita bu jadi saya belajar nya mulai kemarin belajar mencintai ibu dengan segenap rasa dan sepenuh hati yang saya punya “ Anji kembali melancarkan aksi gombalnya yang tidak nyambung dan sontak mendapat sorakan dari seisi ruangan
“Sudah-sudah kamu ini gombal terus kapan mau ulangannya? Kasian kan temen kamu yang lain” Ujar Bu Tita dengan sabarnya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Ulangan hari pertama Akhirnya sudah selesai, setelah ulangan mapel terakhir selesai Alysa segera membereskan perlengkapan nya dan menghampiri Rakha yang sudah terlebih dahulu keluar.
“Langsung pulang?“ Tanya Rakha saat Alysa sudah berdiri disampingnya, Alysa hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, setelahnya ia langsung berjalan mendahului Rakha tanpa menunggu laki-laki itu. Rakha mengernyitkan dahinya bingung dengan sikap Alysa. Alysa mendiaminya dari ujian mapel pertama hari ini entah ada apa dengan gadisnya itu.
Saat mereka sudah berada di dalam mobil, Alysa masih tidak membuka suaranya membuat Rakha kebingungan.
“Sayang kamu kenapa?“ Tanya Rakha dan hendak memegang tangan Alysa, namun segera ditepis oleh Alysa. Rakha bertambah bingung melihat sikap Alysa.
“Sayang aku minta maaf ya kalau aku ada salah” Rakha kembali memegang tangan Alysa namun kambali ditepis oleh gadis itu, bahkan Alysa mengalihkan tatapan nya untuk tidak melihat Rakha.
“Alysa kamu kenapa sih?” Rakha sudah mulai geram melihat tingkah Alysa membuatnya menaikkan suaranya beberapa Oktof.
“Kenapa? Mau marah? Seharusnya aku yang marah sama kamu, enak banget sih muji cewek lain didepan aku. Coba aja kalau aku yang muji cowok lain didepan kamu, pasti kamu langsung ngamuk” Cerca Alysa, Rakha kini mengerti kemana arah pembicaraan mereka, Alysa cemburu karena Rakha meng’iya’kan ucapan Aji yang memuji Bu Tita.
“Ya ampun sayang aku gak serius kok, kamu jauh lebih cantik dari Bu Tita. Udah ya jangan ngambek lagi, abis ini aku beliin coklat deh” Rakha tau gadisnya ini sangat lemah jika ditawari Coklat, lihat saja sekarang Alysa sudah mengangguk mengiyakan meskipun wajahnya masih saja cemberut.
“Senyum dong” Rakha menarik sudut bibir Alysa membuat Alysa tersenyum setelahnya
*****
****
__ADS_1
Hai Bagaimana Sama Part Ini?
Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍