My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Putus?


__ADS_3

Alysa kini tengah mentap malas kedepan, ia sangat bosan sendirian di rumahnya Orang tuanya sedang ke rumah kakek dan neneknya di bandung sedangkan kakaknya sedang sibuk dengan kuliahnya.


Rakha mengatakan jika ia sedang ada tugas jadilah tidak bisa mengajak Alysa t


untuk berjalan-jalan di hari minggu ini. Alysa memaklumi nya, Rakha pasti juga memiliki kesibukannya sendiri.


Alysa yang masih merasa bosan dengan segera menghubungi Eliza untuk mengajak gadis itu jalan-jalan.


"Hallo," sapa Eliza di sebrang sana.


"Jalan kuy, gabut nih gue," ucap Alysa dengan malasnya.


"Kuy lah, tapi lo yang jemput gue," ucap Eliza yang juga sedang gabut.


"kasih tahu yang lain juga Eliza, gue lagi mager buka grup," ucap Alysa yang hanya dijawab ok oleh Eliza.


"Otw nih, siap-siap," ucap Alysa dan segera bangkit menuju kamarnya untuk bersiap. Setelah siap langsung menuju halaman rumahnya untuk mengambil mobilnya.


Alysa melajukan mobilnya dengan santai menuju rumah Eliza. Tak beberapa lama Alysa sudah sampai di depan rumah Eliza dan ternyata gadis itu sudah berada di depan rumahnya menunggu Alysa.


"Udah lama nunggu?" tanya Alysa saat Eliza sudah masuk kedalam mobilnya.


"Engga baru, jadi kita mau kemana?" tanya Eliza sambil menatap Alysa yang fokus menyetir.


"Ke mall aja kuy," ajak Alysa yang mendapat anggukan dari Eliza.


"tapi jemput yang lain dulu," tambah Alysa yang mendapat angguka oleh Eliza setelahnya Alysa langsung melakukan mobilnya menuju rumah sahabat nya yang lain.


*****


Alysa dan kelima sahabatnya berjalan memasuki mall dengan sesekali bercanda bersama.


"Mau kemana dulu?" tanya pada Lia yang terlihat tengah berpikir.


"Timezone kuy," ajak Akysa dengan semangat. Alysa memang sangat suka jika sudah di ajak ke Timezone. Dan akhirnya mereka menuju tempat Timezone berada.


Mereka menghabiskan waktu mereka sangat lama untuk bermain di Timezone setelah puas mereka langsung menuju restoran yang berada di mall tersebut.


Saat memasuki mall pandangan Alysa mengarah pada seorang laki-laki yang sangat di kenalnya kini tengah bersama seorang gadis lain. Hati Alysa sangat sakit melihat kekasihnya yang sedang bersama gadis lain Rakha tega membohongi nya dan mengatakan jika ia sedang ada urusan sekarang justru laki-laki itu sedang berada di mall dengan gadis yang Alysa tahu adalah Cantika gadis yang selalu menggoda Rakha. Dan kini laki-laki itu malah menambah ketidak suka annya pada gadis itu. Gadis itu menatap Alysa dengan senyuman evil nya, Rakha yang membelakangi nya tidak bisa melihat keberadaan Alysa yang tengah menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca.


Sahabat Alysa melihat Alysa yang matanya sedang menatap datar ke depan langsung mengalihkan tatapannya pada arah pandangan Alysa. Matanya langsung membulat saat melihat Rakha sedang bersama gadis lain, ia mengenal gadis itu. Dia adalah Cantika gadis yang kemarin mereka labrak. ternyata gadis itu memiliki nyali yang besar buktinya ia tak pernah gentar untuk mendekati Rakha.

__ADS_1


Eliza hendak menghampiri Rakha namun segera di tahan oleh Alysa. Alysa menggeleng melarang Eliza untuk mendekat ke arah Arka. membuat sahabat Alysa yang lain menatap bingung pada Alysa. Alysa hanya sedang malas untuk membuat masalah kali ini apa lagi di tempat umum.


"Jangan larang gue untuk kali ini," ucap Eliza tajam dan gadis itu malah menarik Alysa menuju meja Rakha.


"He Crocodile Alaska," ucap Eliza dengan menggebrak meja Rakha membuat Rakha menoleh kearah Eliza namun matanya matanya langsung menatap Alysa yang tengah menatapnya datar, bersama sahabat Alysa yang lain yang sudah menatap lapar kearahnya seakan siap untuk menerkam Rakha kapan saja, Alysa tidak menangis seperti gadis lain saat melihat kekasihnya yang sedang bersama gadis lain. Alysa hanya menatap datar ke arah Rakha dan itu lebih membuat Rakha takut karena ia tidak tahu bagaimana perasaan Alysa kali ini. ia tahu pasti Alysa sangat marah namun ia tak tahu apa yang akan Alysa lakukan selanjutnya Rakha hanya berharap Alysa tidak mengakhiri hubungan mereka.


"Alysa, kamu di sini?" tanya Rakha yang terlihat takut dan khawatir saat melihat Alysa yang menatap datar ke arahnya.


"Udah tau Alysa berdiri di sini segala nanya lagi lo," ucap Retta dengan sinisnya.


"Bilangnya lagi sibuk, ternyata sibuknya lagi belajar jadi buaya ya?" tanya Alysa dengan sinis membuat Rakha dengan cepat menggeleng.


"engga gitu yang, kamu salah paham," ucap Rakha yang hendak menjelaskan namun terlebih dulu di potong oleh Alysa


"Rakha, aku baru tahu kalau kamu punya mantan yang cantik banget udah gitu imut lagi," ucap Alysa tiba-tiba yang membuat Rakha mengerutkan keningnya. bisa-bisanya di saat seperti ini Alysa malah membahas mantan yang jelas mantannya hanya Eliza.


"Siapa?" tanya Rakha dengan bingung.


"Aku, jadi sekarang kita putus ya. Bye," ucap Alysa dan segera pergi meninggalkan Rakha dan Cantika.


Hatinya memang sakit tapi ia tidak mau memperlihatkan air matanya pada siapapun, air matanya sangat berharga dan langkah untuk di perlihatkan pada orang-orang seperti Rakha.


Tidak Alysa hanya miliknya dan selalu akan menjadi miliknya tidak akan pernah ia lepaskan lagi. Alysa hanya salah paham dan semua ini karena guru yang menyuruhnya mengajari Cantika matematika. Rakha akan memberikan pelajaran para guru itu besok.


***


Alysa tengah mengurung dirinya di kamar setelah mengantarkan sahabat nya pulang Alysa langsung menuju kamarnya. Sebenarnya sahabatnya menolak saat Alysa mengantarkannya pulang tapi Alysa terus mengatakan jika ia baik-baik saja jadilah sahabatnya hanya pasrah saat Alysa mengantarkannya.


Alysa mengambil laptopnya untuk menuliskan untaian kata dalam setiap sakit dan air mata yang sudah turun membasahi pipinya. Alysa hanya kuat saat memperlihatkan sisi lainnya pada orang lain namun saat ia sedang sendiri ia sangat lemah dan cengeng.


Hitam, Dalam gelap ku tercekat


Dengan hati yang terperangkap


Meninggalkan raga yang mulai kalap


Mencintai seseorang yang membuatku menggelap


Tatih, Kini disini kuberdiri diatas harap yang penuh serpih


Mengembang senyum sejukkan hati

__ADS_1


Membuat orang tertipu dengan senyuman palsu ini


Agar tak ada yang tau aku mengharap cinta yang tak pasti


Sayat, Gores luka menyayat hati


Tak berdarah namun mampu membuatku mati


Hujan air mata tak lagi terbendung oleh rasa sedih mengoyak hati


Cinta yang kupunya tak lagi berpihak pada diri ini


Bodoh, Anggap saja ku bodoh


Membiarkan hati terjebak dalam dalam cinta tak terbalas rasa


Gila, Anggap saja ku gila


Mengharap dia yang bahkan tak pernah menatap raga ini


Untukmu yang kini bukan milikku. trkh


Setelah menuliskannya Alysa segera menutup laptopnya dan berjalan kearah kamar mandi untuk segera membasuh wajahnya.


Setelah di rasa cukup Alysa segera mengistirahatkan tubuhnya untuk sejenak menenangkan dirinya.


*****


Sampai sini dulu ya jangan lupa buat Vote, Rate, dan koment ya guys


follow juga akun ku


jangan lupa follow akun ig roleplayer mereka ya


@trakhaakhdna_


@alysaevlyaa_


@alviando_jerry


@wphilmiath_

__ADS_1


__ADS_2