
Alysa menatap nanar kedepan air matanya terus saja keluar tampa bisa ia cegah. Perkataan masih terus terngiang dalam fikirannya, mengapa begitu mudah ia melapas orang yang sangat disayanginya itu? Harusnya ia masih bisa bertahan dan memperjuangkan Rakha.
“Maaf” Suara lirih itu mengalihkan pandangan Alysa pada laki-laki yang kini duduk disebelahnya.
“Maaf karena aku lebih percaya sama Eliza, aku hanya takut takut melakukan hal jahat, maaf udah berpikir yang aneh-aneh tentang kamu. Please maafin aku, aku gak mau kita putus” Rakha mengambil tangan Alysa lalu menyematkan cincin nya pada jari manis Alysa tak ada penolakan dari Alysa. Alysa memeluk Rakha erat yang di balas pelukan tak kalah erat oleh Rakha. Ia begitu takut kehilangan gadisnya itu, gadis yang sangat ia cintai itu.
“Jangan pernah ulangi lagi Rakha, dalam sebuah hubungan itu harus ada rasa saling percaya. Kalau kamu gak percaya sama aku hubungan kita gak akan bertahan lama” Ucap Alysa di sela tangis nya Rakha menganggukkan kepalanya lalu mencium puncak kepala Alysa. Menyalurkan rasa sedih dan permintaan maafnya pada tunangannya itu.
“Gak akan lagi yang, cukup sekali aja aku hampir kehilangan kamu. Aku sayang banget sama kamu” Rakha kembali mengeratkan pelukannya pada Alysa.
Tampa mereka ketahui ada hati yang tersakiti saat melihat mereka yang kembali bersatu. Ada jiwa yang menangis meratapi kebodohannya akan kesalahan yang ia lakukan hingga banyak yang pergi dari nya dan membencinya. Sudah cukup ia kehilangan banyak orang yang ia sayang dan sahabatnya. Sudah cukup ia di benci, jika memang ia tak bisa memiliki maka biarkan ia bertahan sebagai sahabat mereka mendapat kan cinta dan kasih sayang mereka sebagai seorang sahabat sebelum ia pergi untuk selama – lamanya dari dunia yang menghancurkan kebahagiannya ini.
Orang itu berjalan kearah Alysa dan Rakha yang sedang berpelukan. Ia berdiri dihadapan sepasang kekasih yang sedang menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan itu.
“Eliza?” Rakha melepaskan pelukan nya lalu berdiri berhadapan dengan Eliza.
“Gue kesini cuman mau minta maaf sama kalian atas apa yang udah gue perbuat sama kalian” Ucap Eliza dengan lirih ada ketulusan dalam setiap kalimatnya itu siapapun bisa merasakan itu saat mendengarnya.
“Gue gak mau di sisa hidup gue, gue punya kesen buruk untuk kalian. Please maafin gue ya” Tampa Eliza bisa tahan air matanya sudah jatuh membasahi pipinya.
Alysa memeluk Eliza, merengkuh tubuh kurus itu.
“Kita udah maafin lo kok El, gue harap kita bisa menjadi temen” Ucap Alysa dengan senyumnya. Eliza mengangguk mendengar ucapan Alysa dan tersenyum tulus pada gadis itu.
“Thanks ya” Ucap Eliza dengan senyum tulusnya.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Alysa menatap penampilannya sekali lagi pada kaca besar di depannya. Malam ini Rakha mengajaknya untuk Dinner. Merasa sudah baik dengan penampilan nya Alysa berjalan menuruni tangga di bawah Rakha sudah menunggu Alysa sambil mengobrol bersama Rey.
“Weh Cantik bener lo, mau kemana say?” Tanya Rey sambil terkekeh. Alysa mengerucutkan bibirnya karena ejekan dari kakaknya itu.
“Mau Dinner lah emang elo jomblo” Alysa memeletkan lidahnya bermaksud mengejek Rey. Rakha hanya menggeleng melihat tingkah kakak beradik itu.
“Ayo Kha berangkat, kasian yang jomblo takut iri” Kekeh Alysa dan segera menggandeng tangan Rakha untuk segera pergi.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Rakha menggandeng pinggang Alysa posesif membawanya memasuki restoran mewah yang berada di daerah Jakarta. Menurut info yang Alysa dapat restoran mewah ini adalah milik Tunangan posesif nya itu.
Mereka melangkahkan kakinya memasuki Restoran yang sangat sepi itu hanya ada beberapa pelayan yang berada di sana dan itu pun semua pelayannya adalah wanita tak ada pelayan Laki-laki satu pun yang dapat Alysa lihat tunangannya itu memang sangat posesif bukan? Seperti nya restoran ini sudah di booking oleh Rakha.
“Kok sepi Kha?” Tanya Alysa sambil celingukan melihat sekeliling yang sepi dan di dekor sangat indah dan megah.
“Udah aku booking buat kamu” Ucap Rakha santai sambil menarik kursi untuk diduduki Alysa.
“Apa ini gak berlebihan?” Tanya Alysa dengan mengerutkan keningnya.
“Gak ada yang berlebihan jika itu buat kamu” Rakha tersenyum manis pada Alysa sambil mengelus tangan gadisnya itu.
__ADS_1
Tak beberapa lama seorang pelayan datang menghampiri mereka sambil membawa berbagai macam makanan yang sebelumnya sudah dipesan oleh Rakha.
“Terima kasih” Alysa tersenyum pada para pelayan yang membawakan makanan yang juga dibalas senyuman oleh pelayan – pelayan tersebut.
Selanjutnya tak ada yang berbicara mereka makan dalam diam menikmati makanan mereka hingga tak beberapa Rakha selesai terlebih dulu dan disusul oleh Alysa.
Rakha berjalan menuju panggung yang terletak di depan restoran dengan berbagai alat musik yang tersedia disana.
Rakha berjalan menuju gitar mengalungkan gitarnya.
“Lagu ini aku persembahkan untuk kamu, orang yang paling berharga dalam hidup aku. Wanita yang paling aku sayang setelah Mama dan adik aku. Cewek paling kuat yang selalu berada di sisi ku. Gadis yang selalu berada di sisiku dan menerima semua kekurangan dan kelebihan kuku. Terimakasih untuk itu, dan Terima kasih karena telah berjuang demi hubungan kita. Terima kasih karena telah hadir dan menjadi gadis ku.” Rakha tersenyum menatap Alysa yang sudah berkaca-kaca ahh Alysa sepertinya sangat cengeng hari ini.
Rakha mulai memainkan gitarnya lagu milik Gummy – You Are My Everything
When i see stars, i think of you
Then i always pray for you
And i know what my heart was made for
To love you
Forevermore
When i feel you in my heart
The i hear your voice from your eyes
I’ll always love you
And i’m waiting for you until the end of time
Here i am, way to you
That i can see forever in your eyes
And i’m wishing my dream will come true
I am lost without you
You are my everything
When i feel you in my heart
The i hear your voice from your eyes
I’ll always love you
And i’m waiting for you until the end of time
__ADS_1
Here i am, way to you
That i can see forever in your eyes
And i’m wishing my dream will come true
I am lost without you
You are my everything
Isn’t it clear to see
You belong with me
We are meant to be
In love eternally
My love
Here i am, way to you
That i can see forever in your eyes
And i’m wishing my dream will come true
I am lost without you
You are my everything
Rakha selesai menyanyikan lagunya dengan sempurna. Rakha berjalan menuju Alysa yang sudah menangis sambil tersenyum kearah Rakha.
Saat Rakha sudah berada di depan nya Alysa langsung menerjang Rakha membuat Laki-laki itu terkekeh karena nya.
“You are my Everything Alysa” Rakha mengeratkan pelukannya lalu mencium puncak kepala Alysa sayang.
“Makasih Rakha makasih” Ucap Alysa di sela tangisnya.
“Kamu segalanya Alysa jadi tolong jangan pergi dari aku, tetep bersama ku karena aku gak akan ngelepasin kamu. Cukup satu kali aja kamu hampir lepas dari aku gak akan lagi Lys “ Rakha kembali mengeratkan pelukannya. Ia begitu mencintai tunangan nya itu dan berjanji tak akan melepaskannya.
Suatu hubungan tampa masalah itu bagaikan kopi tampa gula akan hambar tak ada yang akan menjadi pelajaran untuk menuju kedewasaan.
*****
NEXT LAGI GAK NIH???
DETIK-DETIK MENUJU END NIH
KUY LAH PADA VOTE, KOMENT, DAN RATE GUYS
__ADS_1
JANGAN LUPA FOLLOW AKUN KU YA ☺