My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Wu


__ADS_3

“Kantin gak Sa?” Tanya Lia pada Alysa yang masih sibuk mencatat catatan yang belum sempat ia catat saat tidak masuk kemarin.


“Iya dikit lagi, kalian duluan aja sono” Ucap Alysa masih fokus pada catatannya.


“Sayang” Suara teriakan Rakha membuat seisi kelas yang belum sepenuhnya kosong langsung mengarah pada laki-laki yang kini berjalan dengan santai kearah Alysa tanpa menghiraukan tatapan temen kelas Alysa.


“Kamu apaan sih teriak – teriak ini kelas bukan hutan” Kesal Alysa sambil menggelengkan kepalanya menatap kekasihnya itu.


“Takutnya kamu gak denger yang” Ucap Rakha sambil terkekeh.


“Aku denger yang, aku masih punya telinga nih dua lagi telinganya” Alysa menunjukkan telinga pada Rakha yang malah di gigit oleh Rakha membuat Alysa mendengus kesal, Sahabat mereka hanya menggeleng melihat Kehangatan kedua pasang kekasih itu yang sudah kembali sambil tersenyum seneng disisi lain Eliza menatap kesal kearah mereka dengan terus memikirkan hal licik yang akan ia lakukan untuk memisahkan mereka.


“Ayo ke kantin” Ajak Rakha sambil menarik kunciran Alysa membuat gadis itu kesal.


“Eh aduhh rusak dah kunciran cantik gue” Alysa memandang kuncirnya lalu merapikan kuncirnya itu.


“Hehehe maap yang, ayo buruan anak kita udah lapar juga nih” Rakha mengelus perut ratanya membuat temennya menggeleng melihat tingkah absurd Rakha.


“Bukan tunangan gue” Ucap Alysa dan segera pergi meninggalkan sahabatnya dan Rakha. Rakha berlari menyusul Alysa lalu merangkul pinggang gadis itu posesif.


“Yang kalau kita nikah kamu pengen punya anak berapa?” Tanya Rakha sambil mengelus perut rata Alysa yang langsung di tepis oleh Alysa lalu menatap kesal pada Rakha.


“Emang siapa sih yang mau nikah sama kamu?” Tanya Alysa sambil menatap Rakha penuh tanya.


“Ya kamu lah” Jawab Rakha mantap.


“Kalau aku gak mau?” Tanya Alysa dengan senyumnya.


“Ya aku paksa lah, pokoknya kamu harus nikah sama aku lagi pula kita udah tunangan mau nikah sekarang juga bisa” Ucap Rakha sambil menaik turunkan alisnya.


“Dih apaan sih?” Ucap Alysa sambil duduk di kursi kantin.

__ADS_1


“Kenapa yang? Mau nikah sekarang? Oh ayo ke KUA sekarang” Rakha menarik tangan Alysa yang langsung di tepis oleh Alysa.


“Udah pesen makanan sana aku udah laper nih” Ucap Alysa. Rakha mengangguk lalu berlalu meninggalkan Alysa bersama sahabatnya.


Tak beberapa lama Rakha sudah kembali dengan dua piring nasi goreng dan dua gelas jus jeruk.


“Lah buat kita mana Kha?” Tanya Gian mewakili kebingungan sahabatnya yang lain.


“Pesen sendiri lah, lo kira gue babu lo” Ucap Rakha. Alysa menahan tawanya melihat wajah kesal sahabatnya.


“Minta uang dong Kha buat beli makan” Josep menengadahkan tangannya meminta uang pada Rakha.


“Dasar miskin” Ucap Rakha sambil memberikan uang dua lembar seratusan pada Josep.


“Makasi Papi” Ucap Josep dan segera pergi menuju stan makanan.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


“Lo yang kenapa, jangan ganggu mereka lagi Eliza belum puas lo nyakitin Tara?” Tanya Lawan bicara Eliza penuh emosi.


“Seharusnya lo seneng Jerry setelah gue dapetin Tara lagi Alysa akan kembali lagi sama lo, anggap aja itu sebagai ucapan rasa bersalah gue karena gue udah membuat kalian berpisah” Eliza tersenyum devil menatap Jerry yang malah di balas senyum meremehkan.


“Gue bukan lo yang dengan tega nyakitin hati dua orang gak bersalah untuk kedua kalinya El, harusnya lo sadar ini semua salah lo kalau saja lo gak pakek narkoba dan melakukan sex bebas mungkin sekarang kita masih bahagia dengan pasangan kita masing-masing. Selama ini gue salalu ada di belakang lo dan selalu bersama lo saat lo sulit sampai gue kehilangan orang yang sangat berarti bagi gue, dan gue gak mau nyakitin dia untuk kedua kalinya. Semua kesedihan dan kehancuran yang Lo, Gue, Alysa dan Rakha alami itu semua salah lo Eliza. Gue mohon jangan ganggu mereka lagi atau lo akan berurusan sama gue” Ucap Jerry dan langsung meninggalkan Eliza. Eliza menatap tak percaya pada punggung Jerry ia tak menyangka bahwa Jerry akan mengatakan hal sekejam itu padanya. Air mata Eliza tanpa bisa ditahan langsung jatuh membasahi pipi nya. Merasakan sakit dari tamparan perkataan Jerry yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri. Jerry yang selalu menemani kesedihannya kini sudah pergi dengan membawa kebencian untuknya dan semua itu karna Alysa. Ya, bagi Eliza, Alysa lah yang salah gadis itu lah yang mengambil semua orang yang ia sayang mulai dari Rakha, Jerry dan sahabatnya yaitu sahabat Rakha yang ia anggap sebagai sahabatnya juga.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Rakha mencubit gemas pipi Alysa membuat gadis itu kesal.


“Sakit tau Kha” Kesal Alysa sambil mencubit paha Rakha.


“Aduh yang ampun yang” Rakha mengelus pahanya yang terasa sakit akibat cubitan Alysa.

__ADS_1


“Mangkanya jangan iseng” Ucap Alysa dan kembali fokus pada Drakor yang sedang ia tonton.


“Kamu fokus banget sih nontonnya aku malah dicuekin” Gerutu Rakha yang tak mendapat respon sedikitpun dari Alysa yang masih fokus pada layar di depannya.


“Wahhh fangirl sejati” Gumam Alysa yang sibuk dengan drakor nya. Rakha mendengus kesal lalu merebahkan tubuhnya di samping Alysa dan menjadikan paha Alysa sebagai bantalan nya.


“Ya ampun yang mereka lagi ngapain?” Tanya Rakha heboh saat melihat adegan ciuman di drakor yang sedang di tonton Alysa.


“Please deh gak usah lebay kayak gak pernah aja sih” Gerutu Alysa sambil menarik mulut Rakha.


“Pengen juga dong yang” Rakha mendekatkan wajah nya pada wajah Alysa, dengan cepat Alysa mengulum bibirnya. Rakha terkekeh melihat tingkah Alysa lalu kembali menidurkan kepalanya di paha Alysa.


“Kamu mesum banget sih?? Pulang sana” Usir Alysa pada Rakha. Sudah hampir 5 jam Laki-laki itu berada di rumah Alysa tanpa mau meninggalkan Alysa.


“Mesumnya sama tunangan juga, kebablasan ya tinggal nikah” Rakha menyeringai menggoda Alysa yang dibalas dengusan kasar Alysa. Tunangannya ini begitu mesum saat pertama kali mereka bertemu saja Rakha sudah mesum ingin rasanya Alysa memanggil cleaning servis untuk membersihkan otak Rakha yang penuh dengan debu kemesuman itu.


“Ihhh mulutnya pengen aku tampol pakek... “ Belum sempat Alysa menyelesaikan ucapannya Rakha terlebih dahulu memotongnya.


“Pakek mulut ya yang? Nih yang tampol aja” Rakha memajukan bibirnya. Dengan kesal Alysa memukul bibir Rakha membuat si empunya meringis kesakitan.


“Mulutnya astagfirullah, pulang lo sana kesel gue sumpah” Nafas Alysa sudah naik turun menahan emosinya.


“Enggak lagi deh yang” Ucap Rakha dengan cengirannya. sedakan Alysa sudah dibuat kesal dengan tingkah absurd kekasih gilanya itu


***


Hai Bagaimana Sama Part Ini?


Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍


****

__ADS_1


__ADS_2