My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Kenangan


__ADS_3

Pagi ini matahari tengah


terik-teriknya bersinar. Cahaya matahari pagi menelusup masuk kekamar Alysa


melalui celah-celah jendela. Alysa mengerjapkan matanya berkali-kali


menyesuaikan sinar matahari yang menyilaukan matanya.


"Selamat pagi


sayang," sapa seorang laki-laki sambil mengelus puncak kepala Alysa. Saat


kesadaran Alysa sudah mulai kembali pekikan keras memenuhi kamar milik Alysa.


"Kyaaaa, ehh setan


***** monyet. Ya ampun ngapain kamu disini?" kaget Alysa saat melihat yang


tengah duduk disampingnya adalah Rakha.


"Ya ampun mulutnya


pagi-pagi udah minta di sumpel aja." Rakha mengecup bibir Alysa singkat


lalu menyentil kening gadis itu.


"Kamu ngapain


pagi-pagi udah disini?" tanya Alysa dengan kerutan di dahinya.


"Jemput kamu lah kan


hari ini kamu janji nemenin aku buat beli perlengkapan yang harus aku bawa ke


Spanyol." Rakha mengerucutkan bibirnya kesal karena Alysa melupakan


janjinya.


"Ya ampun iya aku


lupa, bentar aku siap-siap dulu kamu tunggu di bawah aja sana," usir Alysa


sambil membawa Rakha pergi menjauh dari kasurnya. Dan segera menutup pintu.


Rakha menggeleng melihat tingkah laku kekasihnya itu.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Alysa menatap sepatunya


bosan, Rakha sangat sibuk dengan laptop yang kini ada di pangkuannya setelah


berbelanja Rakha langsung membawa Alysa untuk kerumahnya tapi kini gadis itu


malah ia kacangi.


"Dasar monyet,"


gerutu Alysa kesal, Rakha menatap Alysa sekilas dan kembali lagi pada


laptopnya.


"Rakha monyet gak


pekaan, mending aku pulang aja deh," rajuk Alysa dan segera berdiri, namun


saat Alysa mulai melangkah tangannya di tarik oleh Rakha membuat Alysa duduk


dipangkuan Rakha, Rakha memeluk Alysa dari belakang meletakkan dagunya pada


pundak Alysa.


"Dasar tukang ngambek,


aku lagi ngurus buat keberangkatan besok sayang," ucap Rakha dengan sabar.


Alysa masih saja merajuk


dan tak ingin menjawab perkataan Rakha. Rakha mendengus sejenak.


"Sekarang kamu mau


apa? Atau kamu mau kemana? Biar aku temenin." Rakha kembali bersuara saat


tak mendengar jawaban dari Alysa. Gadisnya itu memang sangat suka sekali merajuk


membuat Rakha kelimpungan sendiri dengan ulah gadisnya itu.


"Aku mau jalan jalan


sama kamu kemana aja, bentar lagi kan kita gak bakal bisa kayak gini


lagi," Alysa menundukkan kepalanya saat mengingat sebentar lagi ia akan


menjalani LDR, Alysa yang selama ini selalu bergantung pada Rakha harus


merasakan hidup tanpa Rakha. Harusnya dari awal Alysa tau bahwa ketergantungan


akan sesuatu hanya akan membuat kita hancur saat yang kita gantungi mulai

__ADS_1


pergi.


"Ya udah kalau gitu


gimana kalau kita kepantai aja?" tanya Rakha yang langsung mendapat


anggukan semangat dari Alysa. Alysa menatap Rakha dengan senyumannya yang


begitu semangat.


"Ayo cepetan,"


ajak Alysa kelewat semangat.


"Ya kamu bangun dulu


dong, gimana aku mau bangun kalau kamu masih duduk?" Rakha menggeleng


melihat gadisnya yang kelewat semangat sampai lupa jika ia tengah duduk di


pangkuan Rakha.


"Hehehe lupa "


Alysa menyengir watados memperlihatkan deretan gigi putihnya.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Rakha dan Alysa berjalan


berdampingan dipinggiran pantai, Alysa terus saja tersenyum sejak mereka sampai


di pantai. Tangan Rakha dengan setia menggenggam tangan gadisnya itu. Rakha


menerawang jauh menyimpan semua kenangan yang kini ia jalani bersama sang


kekasih untuk ia simpan dengan rapi dan membawa bersamanya saat Rakha jauh dari


sang kekasih.


"Sayang foto


yuk," ajak Alysa yang hanya diangguki oleh Rakha. Alysa meminta tolong


pada orang yang lewat untuk memfoto mereka berdua. Banyak pose yang mereka


lakukan setelah puas dengan foto-foto mereka Alysa menyudahi aksi fotonya.


"Mau kemana setelah


ini?" tanya Rakha pada Alysa yang masih setia menggandeng tangannya.


deh aku laper" Alysa membawa Rakha menuju salah satu tempat makan yang


berada di pinggiran pantai.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Saat ini Rakha dan Alysa


sedang berada di sebuah cafe dengan Rakha yang terus saja menatap Alysa secara


intens bahkan laki-laki itu seakan enggan untuk mengalihkan tatapannya dari


kekasihnya itu. Alysa yang di tatap begitu intens menjadi risih dengan ulah


Rakha. Alysa berdecak kesal lalu menatap Rakha dengan tatapan tajamnya.


"Kamu ngapain


sih?" tanya Alysa mulai jengah dengan tingkah Rakha.


"Ngeliatin kamu,"


jawab Rakha dengan enteng dan senyum yang menghiasi wajah tampan Rakha.


"Iya aku tau Rakha


kamu ngeliatin aku tapi ngapain sampai se-intens itu?" Alysa memutar bola


matanya jengah.


"Emang salah ya kalau


aku lagi mengagumi salah satu ciptaan Tuhan yang indah ini?" Rakha


mengedipkan sebelah matanya genit menggoda Alysa sedang Alysa? Pipi gadis itu


sudah bersemu merah. Alysa menahan senyumnya mengalihkan pandangannya dari


Rakha yang sudah tersenyum lebar.


"Alys," panggil


Rakha, Alysa menatap Rakha dengan alis yang di naikkan satu pertanda ia


mengucupkan "apa?".


" Tau gak hari ini

__ADS_1


hari apa?" tanya Rakha dengan satu alis yang di naikkan.


"Hari minggu


lah," seru Alysa nge-gas karena kesal dengan pertanyaan Rakha.


"Salah." Rakha


menggeleng mantap membuat Alysa mengerutkan dahinya.


"Lah terus?"


masih dengan kernyitan yang dengan jelas di wajah Alysa gadis itu bertanya pada


Rakha.


"Hari di mana aku akan


selalu mencintai kamu," Rakha tersenyum puas melihat Alysa yang lagi-lagi blushing karena gombalannya.


"Gombal aja terus


sampek anjing tetangga aku nikah sama kucing aku," kesal Alysa yang malah


membuat Rakha tertawa sambil mencubit pipi Alysa gemas. Gadisnya itu sangat


menggemaskan saat blushing dan


kesal secara bersamaan.


"Emang kamu punya


kucing?" tanya Rakha mengernyitkan dahinya penasaran.


"Ya enggak lah."


Alysa memutar matanya malas, bagaimana laki-laki itu bisa bertanya seperti itu


padahal ia sudah sering mengunjungi rumah Alysa bahkan rumah Alysa sudah


seperti rumahnya sendiri karena Rakha sering mengunjungi rumah Alysa bahkan


kata mama Alysa saat Alysa sekolah dan Rakha sedang libur laki-laki itu berada


di rumah Alysa untuk membantu mama Alysa memasak, sangat pencitraan bukan?


Alysa sampai kesal dengan sikap Rakha yang begitu.


"Terus kenapa kamu


bilang kamu punya?" tanya Rakha pada Alysa.


"Kapan aku


bilang?" tanya Alysa tidak sabaran pasalnya gadis itu tidak ada mengatakan


jika ia memiliki kucing.


"Lah tadi kamu bilang


sampai kawin sama kucing aku?" tanya Rakha mengernyitkan dahinya.


"Ya kan aku bilang


kucing aku bukan berarti sekarang aku punya kucing, bisa aja dia nikah sama


kucing aku yang udah hilang atau mati kan atau kucing tetangga yang aku akuin


milik aku?" jawab Alysa dengan konyolnya. Rakha hanya menghembuskan


nafasnya kasar melihat sikap absurd gadisnya itu.


"Untung sayang"


Ucap Rakha sambil mencium pipi Alysa membuat gadisnya itu memberenggut kesal


karena Rakha menciumnya di tempat umum.


Hal ini akan jarang mereka lakukan lagi dan alysa akan


merindukan kebersamaan mereka karena Rakha yang akan pindah ke Spanyol beberapa


hari lagi. Alysa menddengus saat mengingat kebersamaan mereka yang sebentar


lagi akan berlalu.


****


sampai sini dulu ya guys


jangan lupa buat vote,rate ,dan koment ya guys


follow juga akun aku yadan akun ig kita


@alviando_jerry


@alysaevelyaa_


@trakhaakhdna_

__ADS_1


@wphilmiath_


__ADS_2