My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Nine


__ADS_3

Rakha dan Alysa sampai di tempat balapan yang sudah banyak di datangi para geng motor bersama para kekasihnya ataupun para cewek sewaan mereka.


Rakha memberhentikan motornya didepan Gerombolan geng motor yang tengah asik tertawa, di sama juga sudah terdapat sahabat Rakha.


“Loh Alysa “ Sapa Gian saat melihat Alysa diatas motor Rakha. Alysa turun dari motor Rakha yang di ikuti oleh Rakha.


“Iya kak” Alysa tersenyum ramah pada teman-teman Rakha.


“Pacar lo bos?” Tanya seorang laki-laki yang kini ikut berkumpul bersama Rakha dan sahabat Rakha.


“Iya, kenalin ini Alysa pacar gue “ Rakha menjawab sambil menarik pinggang Alysa untuk dirangkul nya


“Yang mereka temen aku sekaligus anak geng motor aku” Ucap Rakha pada Alysa yang dijawab anggukan oleh Alysa, Alysa baru tau jika Rakha seorang anak motor mungkin setelah ini Alysa akan menanyakannya pada Lia yang serba tahu tentang 6 prince sekolah nya itu.


“Kenalin Gue Firman” Kata laki-laki yang tadi bertanya pada Rakha.


“Alysa gak nanya, udah sono lo” Bukan Alysa yang menjawab melainkan Rakha, Firman memanyunkan bibirnya mendengar ucapan Rakha.


“Dasar posesif” Ucap Firman. Alysa hanya menggeleng melihat Firman dan Rakha.


“Wih taruhan lu boleh juga” Ucap seorang cowok menghampiri Rakha dengan senyuman mesumnya yang membuat Alysa bergidik.


“Jangan macem-macem dia cewek gue jadi gue peringatin jangan sentuh dia kalo lo masih mau hidup” Kata Rakha dengan senyuman sinis nya. Ini yang Rakha takutkan saat mengajak Alysa ketempat seperti ini, iya tidak ingin kekasihnya dijadikan barang taruhan.


“Sans dong bro” Ucap Laki-laki tersebut sambil terkekeh.


“Hai cantik” Cowok itu mencolek dagu Alysa, Satu pukulan berhasil mendarat di wajah cowok itu. Alysa meringis melihat darah segar yang keluar dari bibir cowok tadi yang kini malah tersenyum kearah Rakha.


“Kenalin nama gue Glen, nama lo siapa cantik? “ Tanya Glen dengan seringai nya.


“Pergi lo sebelum gue bunuh lo disini” Rakha mengeratkan rangkulannya pada pinggang Alysa sedangkan satu tangannya sudah mengepal.

__ADS_1


“Sans dong, oh iya kalo gue menang cewek lo buat gue ya” Glen tersenyum evil membuat Rakha semakin mengepalkan tangannya.


“Cewek gue bukan barang ataupun ****** yang seenaknya lo ambil anjing” Ucap Rakha dan segera menarik Alysa untuk pergi menjauh.


“Gue titip Alysa” Kata Rakha pada Veno setelah mereka berada di hadapan Veno.


Veno mengangguk sebagai jawaban.


“kamu jangan kemana-mana tetep disini sama VenoVenomeyna” pesan Rakha lalu mencium puncak kepala Alysa. Yang di jawab anggukan oleh Alysa.


Rakha mulai berjalan menuju motornya , setelah berada di atas motor nya Rakha mulai menyalakan motornya. Suara deru dari motor Rakha dan Glen mulai memenuhi area balapan. Tatapan tajam Rakha terus terarah pada Glen sedangkan Glen hanya menatap Rakha meremehkan.


Seorang cewek dengan pakaian yang sangat pendek mulai berdiri ditengah jalan dengan topi yang berada di tangannya, cewek itu mengangkat tinggi topi yang dipegangnya. Cewek itu mulai menghitung.


One


Two


GO


Setelah menunggu beberapa menit Rakha sudah berhenti digaris finis dengan senyuman sinis nya menatap remeh pada Glen yang baru saja menghentikan laju motornya.


“Gue yang menang. So, jangan deketin cewek gue dan jangan lupa sama taruhan kita” Kata Rakha sinis.


“Besok gue anter” Glen segera pergi meninggalkan Rakha


Seorang cewek dengan pakaian yang sangat pendek menghampiri Rakha dan bergelayut manja pada lengan Rakha. Rakha menghempaskan tangan cewek tersebut lebih tepatnya cewek ******.


“Jauh-jauh lo gue alergi jalang” Kata Rakha sinis. ****** tersebut masih saja berdiri disamping Rakha hingga Alysa menghampiri Rakha.


“Sep urus noh jalang” Kata Rakha pada Josep yang dengan senang hati menerimanya.

__ADS_1


“Sayang ayo pulang” Ucap Rakha pada Alysa yang dibalas anggukan oleh Alysa.


****** tersebut menatap Alysa sinis, lebih tepatnya mungkin iri karena selama ini belum ada cewek sedekat ini dengan Rakha, setiap Rakha menang balapan pasti ****** yang di dapatnya selalu diberikan pada Josep, Aldi atau Anji entah apa yang di lakukan laki-laki itu pada ******-****** itu.


“Gue duluan” Ucap Rakha yang mendapat anggukan oleh Semua temannya.


******


Alysa menatap Bu Nanik wali kelas nya itu dengan penuh harap. Pasalnya wali kelasnya itu tengah membagikan kartu ujian. Alysa sedari tadi sudah melantunkan berbagai macam DOA agar ia bisa satu ruangan dengan Sahabat nya yang lain. Di SMA HB memang menerapkan sistem acak untuk ruang Ujian. Setelah Bu Nanik selesai membagikan kartu Ujian beliau langsung keluar dari kelas keadaan kelas mulai gaduh dengan teriakan bahagia ataupun kecewa karena tidak bisa satu kelas dengan sahabatnya.


"Kalian Ruang berapa?" Tanya Adrin mewakili teman nya yang lain, dengan penuh harap agar mereka bisa satu ruangan saat ujian nanti.


"Gue Ruang 12" Jawab Alysa yang mendapat tatapan kekecewaan dari sahabat nya.


"Yah gue Ruang 15" Kini Lia yang menimpali dengan raut kecewanya.


"Gue 17 Masa" Retta mendengus kesal karena tidak bisa satu ruangan dengan Sahabatnya.


"Lo ruang berapa Rin?" Tanya Lia menatap Adrin penuh harap.


"Gue ruang 7" Mereka mendengus kecewa pasalnya tidak ada di antara mereka yang satu ruangan.


"Gila gak ada yang satu ruangan " Lia menggeram setelah nya karena tak ada satupun dari mereka yang satu ruangan.


"Ya udah lah mending sekarang kita ke kantin aja yuk, laper nih" Ucap Alysa yang sudah berdiri dari duduknya diikuti ketiga sahabatnya.


Mereka berjalan keluar dari kelas dan melangkah kan kaki mereka menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah meminta untuk dimasukkan makanan.


Saat mereka melewati Koridor banyak tatapan laki-laki yang menatap mereka penuh kagum terutama pada Alysa yang berjalan di bagian depan bersama Lia. Namun sayang mereka hanya dapat mengagumi Alysa dalam diam mengingat Alysa adalah kekasih Tarakha Akhdan Abrisam anak pemilik sekolah dan Bad Boy nya SMA HB bahkan keganasan Rakha menghancurkan lawannya sangat di kenal oleh orang luar yang hidup dikehidupan malam. Mereka masih sayang akan nyawa mereka sehingga mereka tidak bisa mendekati Alysa secara terang-terangan. Siapa yang berani menggoda Alysa? menatap saja mereka takut. Rakha begitu di takuti dan kini ia memiliki gadis yang sabgat di gilai kaum adam jadi sangat wajah jika Rakha menjaganya.


*******

__ADS_1


Hai Bagaimana Sama Part Ini?


Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍


__ADS_2