My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Kyu


__ADS_3

Jantung Alysa sudah berpacu sangat cepat karena Rakha yang tiba-tiba mengajaknya untuk pergi kerumah laki-laki itu. Ini pertama kalinya Alysa mengunjungi rumah kekasih nya karena selama ini selalu Rakha yang datang ke rumah gadis itu. Meskipun ini bukan kali pertama ia bertemu dengan orang tua Rakha tapi tetap saja Alysa merasa gugup.


“Udah tenang aja orang tua aku gak gigit kok” Ucap Rakha menenangkan. Yang malah di balas tatapan horor oleh gadis itu.


“Diem kamu, bawel banget sih” Rakha menggeleng mendengar ucapan Alysa, yang benar saja ia yang menenangkan malah dimarahi karena bawel.


“Aku gugup banget Kha” Alysa menggenggam kuat jemari Rakha tanpa minat melepaskan nya.


“Kalem aja yang gak usah tegang, ini cuman ketemu biasa kok gak ada acara lamaran segala” Rakha masih saja sempat bercanda disaat Alysa sudah panas dingin.


“Ishh” Alysa menginjak kaki Rakha yang berada di sebelahnya membuat Rakha meringis menahan sakit.


“Ayo masuk” Rakha menggenggam tangan Alysa erat. Sebelum mulai melangkah Alysa menarik nafasnya lalu membuang nya menenangkan diri sejenak.


Mereka berjalan beriringan menuju rumah Rakha dengan senyum Rakha yang tak pernah luntur dari wajah tampan itu saat ia sedang bersama sang kekasih.


Rakha memencet belum rumah nya. Pintu utama rumah Rakha terbuka, menampilkan wanita cantik yang kini tengah tersenyum kepada mereka.


“Ayo masuk dulu Sayang” Renata menggandeng tangan Alysa membawa gadis itu menuju ruang tamu Rakha yang sangat luas.


“Rakha ambilin minum dulu sana buat Alysa” Ucap Renata yang mendapat dengusan dari anak laki-laki nya itu.


“Aishh Mami, masak aku sih? Udah lah biar Bi jum aja “ Ujar Rakha lalu duduk disamping Alysa, menyandarkan kepalanya pada bahu gadisnya itu.


“Kamu ya kalau di suruh malah nyuruh yang lain” Renata menatap kesal Rakha yang sekarang bahkan menatap tak peduli pada Renata.


“Bentar ya sayang” Renata berlalu dari hadapan keduanya. Meninggalkan Alysa dan Rakha diruang tamu.


“Yang wangi baju kamu kok kayak ada wangi cowok yang?” Pertanyaan Rakha sukses membuat Alysa menegang, apa yang harus Alysa katakan? Tidak mungkin kan Alysa mengatakan jika ia baru saja berpelukan dengan Jerry? Bisa ngamuk Rakha.


“Emmm tadi Abis di peluk kak Rey” Ucap Alysa setenang mungkin agar Rakha tidak mengetahui kebohongan nya.


“Alysa ini di minum dulu sayang” Renata meletakkan minuman dan makanan ringan di meja hadapan Alysa.

__ADS_1


“Makasih tante” Alysa tersenyum sopan Pada Renata.


“Panggil Mami aja sayang” Ucap Renata yang juga menampilkan senyum nya.


“Eh iya mi” Alysa tersenyum gugup yang membuat Renata terkekeh melihat reaksi gadis itu.


“Nanti malam di rumah Kakek nya Rakha ada acara, kamu dateng ya sama Rakha” Renata mengelus puncak kepala Alysa tanpa menghiraukan Rakha yang tengah memeluk Alysa dari sampai.


“Iya mi” Jawab Alysa dengan anggukan kepala.


“Kalau gitu Mami kedalam dulu ya” Renata melangkah menjauh dari sepasang kekasih itu.


“Nanti malam aku jemput jam 7 malam ya” Ucap Rakha yang mendapat anggukan dari Alysa.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Alysa menunggu Rakha dengan jantung yang berdetak tak karuan pasalnya kali ini bukan hanya menemui orang tua Rakha tapi keluarga besar Rakha. Alysa menarik nafas lalu menghembuskan nya dengan perlahan, hal itu terus ia lakuan untuk menenangkan diri nya.


Alysa menunggu Rakha di teras depan rumahnya dengan perasaan yang sudah tak menuntut, saat Alysa tengah fokus menunggu Rakha ponselnya berbunyi membuat Alysa mengalihkan tatapan nya pada ponsel nya. Nama Jerry yang tertera di layar ponselnya.


“Jalan yuk” Ajak Jerry dengan cerianya


“Maaf Jer, tapi gue udah ada acara “ Ucap Alysa tidak enak, di sebrang sana Jerry mendengus frustasi.


“Sayang udah lama nunggu? Maaf ya aku telat, ayo berangkat” Rakha tiba-tiba saja sudah datang sambil menghampiri Alysa dan mencium puncak kepala gadis itu sayang.


“Iya bentar” Ucap Alysa pada Rakha dengan isyarat mulutnya. Rakha mengangguk dan berdiri di samping Alysa saat melihat ponsel di samping telinga gadisnya.


“Sorry ya, aku mau berangkat” Alysa segera mematikan saluran telefonnya. Dari seberang sana Jerry tersenyum getir mendengar semua nya. Sakit itu yang kini Jerry rasakan saat ada laki-laki lain memanggil kekasihnya dengan panggilan sayang. Tunggu kekasih? Masih kah ia pantas menyebut Alysa sebagai kekasihnya? Setelah semuanya mungkin Alysa sudah tidak menganggapnya kekasih tapi mereka belum putus bukan? Namun Tidak ada yang mengucapkan kata putus bukan?.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


“Santai aja sih yang” Rakha menggenggam tangan Alysa menyalurkan kekuatan untuk Alysa.

__ADS_1


“Tarik nafas, hembus kan” Ucap Alysa sambil melakukan apa yang diucapkan nya.


Rakha terkekeh melihat kelakuan gadisnya sebelum membawa gadis cantik nya memasuki rumah yang sangat besar dan mewah yang sudah dipenuhi oleh sanak saudara Rakha.


Rakha merangkul pinggang Alysa posesif


Menyatakan bahwa gadis yang cantik dengan dress putih yang selaras dengannya itu adalah gadis nya.


“Hai cantik” Seorang cowok yang seumuran dengan Alysa dan Rakha menyapa Alysa dengan menyentuh dagu Alysa membuat gadis itu risih.


“Mau gue patahin tangan lo” Gertak Rakha tak suka ada yang menyentuh gadis nya termasuk sepupunya ini, tak ada yang boleh menyentuh miliknya apa lagi jika itu Alysa.


“Sans aja kali Kha” Cowok itu terkekeh melihat betapa posesif nya Saudara nya itu.


“Kenalin gue Andrio, lo bisa panggil gue Rio tapi kalau mau manggil sayang juga gak papa” Rio mengulurkan tangannya dengan mengedipkan mata nakal, Rakha yang melihat itu mendengus kesal lalu menyambut uluran tangan Rio sebelum Alysa yang menyambut uluran tangan Rio.


“Nama dia Alysa” Ucap Rakha ketus mengenalkan Alysa pada sepupunya yang ia tahu seorang buaya darat itu.


“Dasar posesif gue embat tau rasa lo” Cibir Rio kesal dengan ulah sepupunya yang satu ini. Sangat posesif dan pemaksa.


“Hey kalian sudah datang” Terlihat dari arah berlawanan Renata mami Rakha menghampiri mereka dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajah cantik nya itu.


Renata memeluk Alysa lalu mencium kedua pipi gadis itu sayang.


“Ayo kebelakang” Renata menggandeng tangan Alysa membawa nya menjauh dari Rakha dan Rio.


“Mama Alys mau dibawa kemana? “ Rengek Rakha yang sudah seperti anak kecil yang mainannya diambil.


“Sok imut lo jijik gue Kha” Cibir Rio dan segera meninggalkan Sepupu alay nya itu sedangkan Rakha sudah menatap Rio tajam.


Renata membawa Alysa ke taman belakang yang sekarang sudah penuh dengan keluarga besar Rakha, taman belakang yang sangat luas itu kini sudah disulap dengan cantik nya.


*****

__ADS_1


Hai Bagaimana Sama Part Ini?


Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍


__ADS_2