
Alysa menatap nanar kedepan air matanya terus saja keluar tampa bisa ia cegah. Perkataan masih terus terngiang dalam fikirannya, mengapa begitu mudah ia melapas orang yang sangat disayanginya itu? Harusnya ia masih bisa bertahan dan memperjuangkan Rakha. Namun hatinya terlalu sakit melihat Rakha yang lebih mempercayai Eliza orang yang telah meninggalkannya di banding mempercayai Alysa tunangannya yang selalu ada untuknya.
Alysa merasakan sentuhan pada pundaknya Alysa menolehkan kepalanya melihat siapa yang menyentuh pundaknya, Jerry yang menyentuh pundak Alysa tersenyum pada gadis itu lalu duduk di samping gadis yang ia sayang itu.
Jerry membawa Alysa dalam pelukannya menenangkan gadis itu di bahu Jerry Alysa menumpahkan semua nya segala sakit yang ia rasakan semua Alysa keluarkan. Jerry tidak peduli jika bajunya harus basah karena air mata Alysa.
“Nangis aja Lys keluarin semua nya, Aku siap jadi sandaran buat kamu” Ucap Jerry sambil mengeratkan pelukannya pada Alysa. Selanjutnya tak ada lagi yang memulai pembicaraan hanya suara tangis Alysa yang menjadi teman di antara mereka.
Alysa masih saja sesenggukan, bel pulang sekolah baru saja berbunyi dan Alysa masih betah menangis di pelukan Jerry. Alysa menghapus air matanya lalu menegakkan duduknya melepaskan pelukan Jerry.
“laper” ucap Alysa masih dengan sisa tangis nya, Jerry terkekeh melihat raut wajah Alysa sangat lucu dan menggemaskan Alysa memberenggut kesal karena Jerry yang merupakan tertawakan nya.
“Ngapain ketawa coba? Aku laper tau” kesal Alysa, Jerry memberhentikan tawanya lalu mengacak rambut Alysa gemas.
“Iyaiya maaf abisnya kamu lucu bikin gemes” ucap Jerry sambil mencubit pipi Alysa membuat Alysa tambah kesal. Alysa mengerucutkan bibirnya kesal dengan tangan yang bersedekap dada.
“ya udah ayo pulang kita cari makan dulu gimana?” tanya Jerry yang mendapat anggukan semangat.
Dari kejauhan ada mata yang menatap mereka dengan mengepalkan tangannya erat, hatinya sangat sakit melihat pemandangan di depannya ingin rasanya ia menghajar laki-laki yang sedang bersama wanita yang ia sayang itu.
✨✨✨✨✨✨
Kini Alysa dan Jerry sedang berada di restoran sesuai dengan keinginan Alysa yang mengatakan bahwa gadis itu sedang lapar memang ya kalau habis nangis itu pasti lapar dan Alysa sudah membuktikan nya gadis itu sekarang sudah memesan banyak sekali memesan makanan Jerry saja sampai menggelengkan kepalanya tidak menyangka gadis seperti Alysa makannya sebanyak itu.
“Yakin bakalan habis?” tanya Jerry yang tidak yakin gadis itu akan menghabiskan makanannya.
“Yakin lah” ucap Alysa yakin dan langsung memakan makanannya tanpa menghiraukan Jerry yang terus menatapnya tanpa memakan makanannya.
“Kamu gak mau makan?” tanya Alysa pada Jerry yang masih setia menatapnya tanpa menyentuh makanan nya.
“Engga, liatin kamu makan aja aku udah kenyang” ucap Jerry lalu meminum minuman yang sudah ia pesan.
“ya udah sini makanan kamu aku yang makan” ucap Alysa dan segera mengambil makanan Jerry dan memakannya dengan lahap. Setelah menyelesaikan makanannya Alysa menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi memegang perutnya yang mulai buncit karena terlalu banyak makan.
“aduh kenyang banget sih” ucap Alysa sambil mengelus perutnya membuat Jerry terkekeh
“gimana gak kenyang kalau makannya setara sama 3 porsi tukang bangunan” ucap Jerry sambil terkekeh geli.
“Biarin yang penting kenyang” ucap Alysa sambil memainkan ponselnya.
“Untuk kalian yang sedang sedih karena tidak di jadikan prioritas lagu ini gue persembahkan untuk kalian” ucap penyanyi cafe yang kini sudah berada di podium sambil membawa gitarnya.
Disaat Kini ku mulai nyaman
Dan teganya engkau berubah
Setiap perkataanmu
Ku slalu mendengarkan
Alysa meresapi setiap kata dari lirik yang ia dengarkan, bayangan akan Rakha yang selalu melarangnya ini dan itu membuat Alysa tersenyum samar bagaimana posesif nya laki-laki itu.
__ADS_1
Setiap hari slalu teringat
Kebersamaan antara kau dan aku
Kau slalu ada saat ku butuhkanmu
Sekarang tidak lagi
Alysa tersenyum getir kalau lirik tersebut terlantun, Rakha yang dulunya selalu ada dan menemani Alysa kemanapun Alysa pergi. Namun semenjak kedatangan Eliza semuanya berubah Alysa bukan lagi prioritas Rakha semua nya berubah Eliza yang sudah menjadi prioritas Rakha.
Ku berusaha mengerti akan dirimu
Meski kau sibuk dengan urusanmu
Ku slalu sabar, menanti akan kabar dari mu
Meski ku tahu kau sibuk dengan yang baru
Bagaimana Alysa selalu sabar dan mengalah memilih untuk diam saat Rakha lebih memilih Eliza dari pada Alysa, Dengan bodohnya Alysa malah mengikhlaskan itu.
Setiap hari dirimu slalu
Terbenang di pikiranku
Hati ini.. ingin menangis
Air matapun ingin jatuh
Kau slalu melarangku
Karena kecemburuanmu
Kau slalu menuduhku
Meski ku tak berbuat itu
Ku berusaha mengerti akan dirimu
Meski kau sibuk dengan urusanmu
Ku slalu sabar, menanti akan kabar dari mu
Meski ku tahu kau sibuk dengan yang baru
Ku berusaha mengerti akan dirimu
Meski kau sibuk dengan urusanmu
Ku slalu sabar, menanti akan kabar dari mu
Meski ku tahu kau sibuk dengan Mantanmu
__ADS_1
Senyuman sinis terpatri jelas di wajah Alysa bersamaan dengan air matanya yang kembali jatuh tanpa ia sadari mengenang semua itu sangat membuat hatinya kembali sakit, lagu ini seakan mendukung suasana hati Alysa seolah lagu ini di ciptakan khusus untuknya.
Jerry yang melihat Alysa kembali menangis segera membawa Alysa pergi setelah membayar makanan mereka.
✨✨✨✨✨✨
Ku kira mencintaimu akan mudah
karena ku kira kita saling mencinta
Namun ternyata mencintaimu cukup sulit
karena hubungan yang berbelit
Ku kira kau hanya mencintaiku
namun ternyata ada hati lain yang kau jaga
ada hati lain yang tak mau terluka
meski harus aku yang menanggung lara
jika ku tahu hatimu hanya singgah
maka ku tak akan membuka dermaga
agar tak ada yang terluka
membiarkan sang bahar yang bekerja
dan sang bena yang membawa
kini ku ikhlaskan kau untuknya
membiarkan ia yang menjaga
memberikan surya ku pada sang Helios yang sesungguhnya
karena memang bukan aku sang pemilik surya
___ @Alysaevelyaa_
tulisan Alysa di atas kertasnya menjadi pemberitahu betapa sakit dan terluka hatinya betapa banyak ratap yang harus ia tanggung.
hati nya terluka itu sudah sangat jelas bukan hanya dari untaian katanya namun dari dalam dirinya yang penuh akan duka dan kekecewaan.
jika ia harus terus menanggung ini mungkin ia tak akan sanggup, laki-laki yang sangat ia cintai malah tega melakukan hal tersebut padanya. laki-laki yang sudah menjadi surya nga malah membuatnya terluka.
****
Sampai sini dulu ya jangan lupa buat Vote, Rate, dan koment ya
__ADS_1
follow juga akun ku