My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Diez


__ADS_3

“Jangan mengambil milik orang lain,


jadi gue mohon kembalikan apa yang uda lo ambil dari gue” Ucap seorang gadis


dengan wajah datarnya.


“Mengambil milik orang lain? Sorry


aja gue bukan maling kayak lo” Lawan bicaranya tertawa mengejek yang dibalas


geraman pada gadis itu.


“Lo udah ngambil Rakha dari gue


Alysa, dan gue gak ngambil apapun dari lo” Geram Eliza pada Alysa yang masih


saja tertawa hambar.


“Ngambil Rakha? Gue hanya menjaga dia


dan merengkuh dia disaat lo ngebuang dia Eliza, dan asal lo tau lo ngambil


seseorang yang dulu sangat berharga bagi gue sebelum sosok itu tergantikan oleh


Rakha yang selalu ada buat gue” Ucap Alysa kesal mengingat bagaimana dulu ia


hancur saat Jerry meninggalkannya demi merawat Eliza dan saat ini gadis itu


ingin meminta Rakha? Yang benar saja Alysa tak akan mengikhlaskan laki-laki


yang ia sayang untuk kedua kalinya pada orang yang sama.


“Gue gak ngebuang Rakha, gue hanya


pergi untuk berobat. Semua ini salah paham dan gue akan menjelaskannya pada


Rakha” Ucap Eliza dengan senyumnya membayangkan Rakha akan menerimanya jika ia


memberitahu Rakha alasan ia pergi adalah untuk memperjuangkan hidupnya.


“Lo mau ngejelasin apa sama Rakha? Lo


fikir setelah Rakha tau penyakit lo dan apa yang membuat lo punya penyakit itu


Rakha akan memaafkan lo? Apa Rakha akan kembali sama lo? Gue rasa enggak” Alysa


menyeringai puas saat melihat raut wajah Eliza yang mulai menegang.


“Lo... Lo tau?” Tanya Eliza gugup.


Alysa tertawa puas melihat Eliza yang gugup.


“Udah gue bilang Eliza lo udah


ngambil sesuatu yang dulu sangat berharga bagi gue jadi gak sulit bagi gue


untuk tau hal itu” Ucap Alysa dengan seringai nya lalu meninggalkan Eliza yang


semakin menggeram marah.


“Jangan main-main sama gue Eliza gue


gak akan melepas orang yang gue sayang untuk kedua kali nya buat lo” Ucap Alysa


memberhentikan langkahnya tampa menoleh pada Eliza. Alysa ingin egois untuk


kali ini, Alysa ingin kuat untuk kali ini meskipun ia harus menjadi orang


jahat. Namun itu hanya untuk ia yang berusaha menghancurkan Alysa, Alysa tak


ingin seperti dulu lagi yang harus merasakan sakit yang sangat akibat ulah


Eliza. Tidak, tidak lagi dan tidak untuk kali ini. Alysa akan terus berjuang


demi orang yang ia sayang.


“Lo yang jangan main-main sama gue


Alysa, akan gue buktiin gue bisa mendapatkan Rakha kembali” Eliza menggenggam


tangannya erat hingga buku – buku jarinya memutih.


Pertarungan antar dua kubu kini telah

__ADS_1


dibuka secara resmi oleh mereka berdua, kedua kubu sudah mengibarkan bendera


perang di kubu masing-masing.


☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


“Tante” Panggil Eliza pada wanita


paruh baya yang kini duduk di sebuah cafe.


“Ngapain kamu ngajak saya ketemu?”


Tanya wanita itu tidak suka pada gadis di depannya.


“Aku mau minta maaf sama tante karena


aku sudah membuat tante kecewa tapi aku pergi ada alasannya tante” Eliza


menggenggam tangan wanita di depannya yang hanya memandangnya datar.


“Oh ya?” Wanita itu bertanya dengan


cuek.


“Aku punya penyakit tante, aku pergi


untuk mempertahankan hidup aku demi Rakha. Disana aku berjuang demi kita tan”


Eliza menundukkan wajahnya menahan air matanya yang akan terjatuh.


Renata Wanita yang kini duduk di


hadapan Eliza menatap tak percaya pada gadis itu.


“Aku mengidap penyakit mematikan tan”


Eliza sudah menangis. Renata mengelus tangan Eliza menenangkan gadis itu.


“Ya ampun kenapa kamu gak pernah


cerita sama tante atau Rakha?” Tanya Renata menatap ubah pada Eliza.


“Aku gak mau kalian mencemaskan aku


“Tapi dengan begini kamu buat kita


membenci kamu sayang” Renata beralih duduk di samping Eliza membawa gadis itu


dalam dekapannya.


“Aku tau tante mangkanya sekarang aku


datang buat ngejelasin semuannya ke kalian” Eliza melepaskan pelukan nya dan


beralih memegang tangan Renata.


“Tapi Rakha sudah tunangan sama Alysa


sayang” Ucap Renata merasa tidak enak.


“Aku tau kok tan, aku Cuma mau Rakha


maafin aku karena umurku udah gak lama lagi tan” Ucapan Eliza sukses membuat


Renata terkejut.


“Kamu sakit apa sayang? Tante bisa


bantu untuk pengobatan kamu” Renata menatap Eliza ubah pada gadis yang dulu ia


anggap sebagai putrinya sendiri.


“Maaf tan aku gak bisa bilang sama


tante, tante mau kan bantu aku buat ngejelasin semuanya ke Rakha?” Tanya Eliza


penuh harap.


“Iya sayang, bentar tante telfon


Rakha dulu” Ucap Renata lalu mengeluarkan ponselnya.


“Hallo sayang” Sapa Renata saat

__ADS_1


panggilannya terjawab.


“Kamu dimana sayang?” Tanya Renata


lagi, Eliza hanya menatap Renata sambil mendengarkan apa yang Renata bicarakan


tampan tau apa jawaban Rakha di sebrang sana.


“Kamu ya apel mulu mentang-mentang


udah tunangan” Renata terkekeh lalu saat pandangannya mengarah pada Eliza ia


baru ingat bahwa ia sedang bersama Eliza. Renata menyengir meminta maaf yang


hanya di jawab anggukan oleh Eliza.


“Kamu sekarang temuin Mama di cafe


punya Mama” Ucap Renata tampa penolakannya. Renata langsung mematikan saluran


telfonnya setelah menyampaikan nya pada Rakha.


Tak beberapa lama Rakha datang sambil


menatap tajam pada gadis di samping maminya.


“Duduk dulu sayang” Ucap Renata pada


Rakha, Rakha duduk di depan Eliza bersedekap dada.


“Ayo Liz jelasin” Renata


mempersilahkan Eliza untuk menjadi jelaskanya pada Rakha, agar Rakha tidak


salah paham dan mau memaafkan Eliza.


“Sebelumnya aku minta maaf sama kamu


Tar karena aku sudah ninggalin kamu tapi gak ada sedikitpun niatan aku untuk


ninggalin kamu, tapi takdir yang mewajibkan aku harus ninggalin kamu sementara


waktu. Selama ini aku punya penyakit mematikan mungkin umur aku gak akan


bertahan lama lagi. Selama ini aku harus berobat aku berjuang untuk kita agar


kita bisa sama-sama lagi Tar” Air mata Eliza kembali jatuh membasahi pipi


putihnya yang kini terlihat tulang pipinya.


Rakha menatap Eliza, Rakha mulai


mempercayai perkataan Eliza saat melihat gadis itu yang kini sangat kurus dan


kulitnya yang pucat.


“Lo sakit apa?” Tanya Rakha. Eliza


mendengus kasar saat mendengar Rakha menggunakan Lo-Gue.


“Maaf aku gak bisa bilang sama kamu”


Ucap Eliza. Rakha hanya mengangguk ada rasa kasihan dan iba melihat gadis yang


dulu ia sayangi ternyata berjuang untuknya.


“Gue maafin lo kok” Ucap Rakha


menampilkan senyumnya. Yang di balas senyuman juga oleh Eliza.


“Jadi mulai sekarang kamu harus


jagain Eliza juga ya Rakha” Ucap Renata dengan menampilkan senyumnya. Rakha


hanya mengangguk menanggapi ucapan Sang Mami sebagai rasa bersalah untuk Eliza


yang berjuang untuk nya dan ia berjuang untuk gadis lain yang kini menjadi


tunangannya.


***


Jangan lupa buat vote,rate,dan koment ya

__ADS_1


follow juga akun aku ya


__ADS_2