
Rakha dan Alysa duduk di taman belakang sekolah setelah mereka mengisi perut dikantin. Alysa menyandarkan kepalanya pada dada bidang Rakha sedangkan Rakha merangkul bahu Alysa dan membawa tangan Alysa pada pahanya untuk ia genggam.
“Kamu kenapa, hmm?” Tanya Rakha saat Alysa hanya diam dan memejamkan matanya.
“Gak papa, aku mau tidur dulu” Ucap Alysa dan kembali memejamkan matanya.
Rakha membiarkan Alysa tidur dalam rangkulannya dan mengeratkan rangkulannya pada gadis cantiknya itu.
Kepala Alysa terasa pusing memikirkan Perkataan Jerry tadi saat mereka bertemu di Koridor, Alysa merasa akan terjadi sesuatu yang buruk padanya meskipun Alysa berusaha menghilangkan rasa cemas nya namun itu semua gagal.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Seorang gadis cantik menatap lawan bicaranya dengan senyuman yang tak pernah luntur dari wajah cantiknya.
“Gue seneng banget akhirnya besok gue bisa ketemu Tara lagi” Ucap nya senang.
“Lo udah mulai masuk sekolah besok?” Tanya lawan bicaranya sambil menaikkan alisnya. Gadis itu mengangguk semangat menjawab pertanyaan laki-laki didepannya yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri.
“Inget lo harus jaga kesehatan lo El” Ucap Laki-laki itu pada gadis di depannya, El lebih tepatnya Eliza gadis cantik yang baru saja menginjakkan kakinya kembali ke negara asalnya.
“Iya Jerry” Ya laki-laki itu adalah Jerry dan gadis yang bersama nya adalah Eliza kekasih sahabatnya Tara.
“Ok besok gue jemput lo ya” Jerry mengelus puncak kepala Eliza. Eliza menganggukkan kepalanya dengan senyuman yang selalu mengembang di wajahnya.
“Kalau gitu gue balik dulu ya” Pamit Jerry. Eliza dan Jerry berjalan menuju pintu utama rumah Eliza. Ya memang mereka mulai tadi berada di rumah Eliza karena gadis itu yang meminta Jerry untuk datang kerumah nya.
Jerry berjalan menuju motor Ninja nya dan segera melajukan motornya membelah kota Jakarta yang kian padat.
Tujuan Jerry kali ini adalah rumah Alysa ia sangat merindukan gadis itu, tadi Jerry juga sudah memberi pesan pada Alysa bahwa Jerry akan datang.
Jerry memberhentikan motor nya di halaman rumah Alysa, Jerry berjalan santai menuju pintu utama. Jerry mengetahui rumah baru Alysa dari gadis itu, setelah Jerry mengatakan jika ua akan berkunjung
__ADS_1
Belum sempat Jerry mengetuk pintu Alysa sudah berada di depannya dengan senyuman manisnya.
“Kok tau aku udah dateng? “ Tanya Jerry dengan alisnya yang ai naikkan.
“Udah denger suara motornya, suara motornya khas banget sampek bisa telinga aku bolong” Ucap Alysa polos. Jerry terkekeh mendengar ucapan Alysa yang tak ada benarnya sama sekali.
“Ayo masuk dulu” Alysa membawa Jerry keruang tamu sedangkan gadis itu sedang membuatkan minuman untuk Jerry.
“Berani banget lo muncul lagi setelah lo buat adik gue hancur” Suara sarkastik itu berhasil mengalihkan perhatian Jerry pada Laki-laki yang kini berjalan kearahnya. Rey menatap sengit Jerry tidak suka akan kehadiran laki-laki itu yang akan mengusik adiknya lagi dan akan membuat adiknya kembali merasakan sakit.
“Maaf bang, gue waktu itu bener-bener gak ada niat untuk ninggalin Alys tapi takdir mengubah segalanya. Tenang aja bang gue gak akan nyakitin Alys lagi tapi sebaliknya gue akan selalu lindungi Alys bukan sebagai kekasih nya tapi sebagai abangnya
Gue sadar gue udah gak pantas buat jadi pacarnya Alys lagi setelah apa yang gue lakuin sama dia” Jerry menundukkan kepalanya tanpa Rey tahu Jerry tengah tersenyum miris mengingat betapa bodohnya dia telah meninggalkan gadis yang sangat dicintainya itu.
“Gue harap lo tepatin omongan lo” Ucap Rey dan segera pergi meninggalkan Jerry. Tak beberapa lama Alysa datang dengan senyum manisnya.
“Nih minumnya” Alysa menyodorkan gelas yang sudah berisi jus jeruk kesukaan Jerry.
“Masih inget ya minuman kesukaan aku?” Jerry mengusap puncak kepala Alysa yang dibalas dengusan gadis itu.
“Hahahaha kamu lucu”
“Udah deh gak usah ketawa lagi” Alysa mengerucutkan bibirnya kesal. Jerry menghentikan tawanya lalu menggeleng melihat tingkah Alysa.
“Loh nak Jerry” Sapa Karin yang baru datang dari rumah tante Alysa.
“Eh Tante” Jerry menyalami tangan Karin sopan.
“Udah lama tante gak liat kamu, kamu apa kabar sayang?” Tanya Karin dengan senyumnya.
“Baik tante” Jerry membalas senyum Karin.
__ADS_1
“Kalian masih pacaran? Alysa udah tunangan sama Rakha loh” Terlihat kernyitan didahi Karin saat melihat Jerry berada di rumahnya.
“Ehh enggak tante” Jawab Jerry cepat sebelum terjadi kesalah pahaman. Karin mengangguk singkat.
Suara ketukan pintu mengganggu acara temu kangen itu. Karin berjalan menuju pintu utama untuk melihat siapa tamunya.
Tak beberapa lama Karin sudah datang bersama laki-laki tampan disampingnya yang kini menatap tajam kearah Alysa dan Jerry yang duduk berhadapan.
“Alysa ada Rakha nih” Ucap Karin mengalihkan tatapan Alysa pada sang Mama.
“Kalian ngobrol aja ya dulu, Mama tinggal dulu” Ucap Karin. Alysa menyumpah serapahi Mamanya yang dengan tega meninggalkan Alysa pada situasi rumit ini.
Rakha duduk disaping Alysa dengan tatapan lurus dan tajam pada Jerry. Suasana canggung membuat Alysa duduk tidak nyaman, Rakha bisa merasakan pergerakan tidak nyaman Alysa lalu menatap gadisnya itu dengan kernyitan didahi nya.
“Kamu kenapa Yang? “ Tanya Rakha heran, Alysa mengumpat dalam hatinya tidak tahu kah laki-laki itu bahwa Alysa tengah gugup?
“Ehhh emm gak papa kok” Ucap Alysa gugup.
“Lo ngapain kesini malem-malem?” Tanya Rakha menatap tajam pada Jerry.
“Emang kenapa? Lo juga ngapain kesini malem-malem?” Bukannya menjawab Jerry kembali melontarkan pertanyaan untuk Rakha. Membuat Rakha mendengus. Alysa merasakan hawa panas tengah menjalar di ruangan ini meskipun AC nya menyala tapi keringat terus membanjiri tubuh Alysa.
“Gue tunangan nya jadi wajar dong gue ngapelin Alysa lah elo ngapain ngapelin pacar orang malem-malem pula”
“Dia juga pernah kali jadi pacar gue walaupun dulu, tapi sekarang dia jadi adek gue jadi gak ada salahnya kan Abang ketemu adeknya?” Tanya Jerry sengit, Rakha menatap Jerry tajam.
“Mending kalian pulang deh sekarang udah malem nih, aku mau tidur” Alysa pergi dari hadapan mereka menuju kamarnya meninggal kan keadaan mencekam dibawah ia tak peduli lagi jika dirumahnya akan dijadikan perdana lomba gulat.
Jikapun ia itu bagus, Alysa akan membuka untuk umum dan menjadikan kekasihnya dan mantan kekasih nya sebagai tontonan lumayan bukan Alysa akan mendapatkan keuntungan.
Sedangkan dibawah Rakha dan Jerry sudah saling menatap dengan tajam satu sama lain tanpa memperdulikan sekitar mereka. mereka berjalN keluar rumah Alysa dengan pandangan tajam mereka.
__ADS_1
****
Jangan lupa buat Vote, Rate, Dan Koment ya guys