
^^^Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak ya^^^
...Vote,like dan komentar...
...🎠Selamat membaca dan selamat berpetualang imajinasi ðŸŽ...
..............
Kertas putih segera bertebaran kala lemparan keras pada benda itu sukses membuat seluruh ruangan menjadi kacau.
"Apa katamu?! Ethan.." Berusaha mengontrol emosi,Zen melangkah cepat meraih tablet ditangan Ethan dimana masih ada wajah Kenzo yang masih terhubung disana.
"Ketua...semua diluar prediksi! target itu bukan hanya incaran kita,namun ada juga kelompok lain! Sia....Vigo dan Winsi...mereka kalah jumlah! "
Zen meremat tengkuknya frustasi.
"Dimana mereka sekarang?! apa yang kau lakukan Kenzo?!" Zen meraung tak lagi tenang.
"Semua tak terdeteksi ketua,jejak terakhir aku hanya melihat Vigo dan Winsi dibawa sekelompok laki-laki dengan rompi putih dengan sebuah lambang kepala singa dibelakangnya se-"
Zen mengernyit,begitupun wajah Kenzo yang nampak pias tak lagi melanjutkan kata-katanya.
"Singa? beri aku foto spesifik!!" Zen meraung cepat dan Kenzo segera mengirim tangkapan cctv jalan yang berhasil ia retas demi mendapat jejak pelaku yang membawa ketiga temannya.
Ting....
Deg....
Zen mundur dan tubuhnya terjatuh diatas sofa tunggal ruang kerjanya.
"Bencana....ini bencana!!" Zen meraung pucat, bagaimana bisa anggotanya jadi berurusan dengan organisasi Lion king?!.
Lion king, sebenarnya adalah sebuah nama kelompok yang didirikan oleh tuan muda generasi kedua keluarga Roosevelt.Atau jika ditelaah dimasa lalu,tepatnya generasi ayah dari Raylion.
Dahulu,Lion king hanyalah sekelompok kecil orang dengan misi dan visi yang sama dalam membangun sebuah organisasi dimana mereka akan merakit senjata api,senjata biologis maupun racun dan juga membantu pemerintahan dalam memerangi para pemberontak dan te*orisme.
Namun, semenjak kekuasaan diambil oleh generasi ketiga.
Raylion dan para keturunan dari para sahabat ayahnya.
Kini,mereka berhasil bukan hanya dalam bisnis dunia bawah.Namun seluruh sektor ekonomi global berhasil pria muda itu raih dalam kuasanya.
Mereka,Lion king bukanlah sekelompok gangster namun lebih besar lagi.
Mafia underground dengan kekuasaan penuh bahkan hukum akan tunduk!.
Karena mereka adalah hukum itu sendiri!.
Zen terkekeh pahit.
Semenjak menjalankan bisnis keluarganya.
Sudah dikatakan,sejak bahkan zaman Lion king pertama kali berdiri.
Jangan pernah terlibat!.
__ADS_1
"Bagaimana caraku bisa membawa mereka kembali?! akan sangat beresiko mencari perkara dengan presiden Lion! Raylion Zailendra Roosevelt...Raja neraka itu adalah tiran sejati! " Zen menatap Ethan yang juga ikut terpaku.
Ketua dan asistennya itu terkenang masam.
...----------------...
Resident mewah bergaya perpaduan Asia klasik dan Eropa modern itu berdiri kokoh membingkai malam.
 Para penjaga maupun pekerja yang bekerja di resident pribadi sang CEO Lion king itu berdiri mematung melihat pemandangan langka nan luar biasa yang kini dapat mereka saksikan dengan mata kepala sendiri.
Pria tampan yang berdiri agung di puncak piramida sosial itu,untuk pertama kalinya membawa pulang seorang gadis!.
"Selamat datang kembali tuan muda!" Seorang pria muda dengan seragam putih ala butler berucap dengan senyum merekah menatap sosok tuan mereka itu.
Menunduk hormat diikuti pekerja lainya,melirik diam-diam kearah sosok gadis didekapan sang tuan penuh arti.
Meski keadaaan gadis asing itu sendiri cukup mengerikan!.
"Saudaraku....siapa gadis ini?! bagaimana dia bisa menderita luka mengerikan seperti ini?!" Sosok pria berseragam dokter maju dengan langkah cepat,Helion Syailendra Roosevelt.
Putra pertama kakak dari ayah sosok Raylion.
Tepatnya sepupu pertama Raylion.
"Sudahlah,periksa dan obati dengan baik!" Raylion berucap tak sabar atas kehebohan sang kakak.
Yah,sosok putra sulung keluarga Roosevelt ini memang sedikit ribut!.
"Jika nenek atau ibu tau....wow!" Dokter muda berusia 29 tahun itu melirik main-main.
Memasuki lift dengan langkah cepat namun stabil,wajahnya yang dipenuhi kecemasan sukses membungkam mulut Helion.
Wajah cemas dibalik sorot mata dingin itu sukses membuat Helion sadar,gadis ini cukup penting.
Dengan langkah cepat dalam diam, Zhenshui membuka pintu kamar sang bos dengan sidik jarinya.
Segera,kamar bernuansa hitam elegan terlihat.Kamar dengan ruang gym,kamar mandi disertai kolam air panas dengan pantry pribadi terlihat begitu pintu hitam itu terbuka.
Tidak banyak ornamen sebagai dekorasi,karena sang pemilik sendiri tidak menyukai semua itu.
Raylion masuk dengan langkah cepat, membaringkan tubuh sia yang berlumur darah.
"Cepatlah Helion!" Helion tersentak atas geraman rendah sang adik.
Hell....
Meski anak sulung Roosevelt,tak ada yang bisa menandingi tempramen putra ke dua ini!.
Beberapa suster yang sudah mengikuti Helion segera bergerak cepat.
"Keluarlah Ray,aku akan tangani ini!" Helion berucap tegas.Wajahnya berubah tegas dan jas dokter putih ditubuh atletis itu sukses membuat siapapun gadis akan memerah.
Dibanding aura kejam berdarah Raylion,helion lebih dikenal sebagai pribadi yang ramah dan mudah didekati.
Manik Raylion terpaku pada sosok cantik yang terbaring diatas ranjang pribadinya.
__ADS_1
Jemarinya yang kokoh membelai ringan sisa darah di pipi halus itu.
"Kau.....seperti bunga peony....kuat dan menantang alam!"
Raylion,menutup mata dan berbalik menatap sosok Helion.
"Jaga dia untukku..."
Deg....
Helion maupun Jaquar dan Yohanes yang berdiri di lorong antara ruang tempat peraduan dan gym area terpaku mendengar ucapan hades ini.
Jaga dia untukku? satu kalimat bermakna dalam ini sukses membuat para pria muda nan tampan itu terdiam saling menatap satu sama lain.
Dengan langkah berat,Raylion meninggalkan sosok sia untuk ditangani dibawah kendali Helion,saudaranya.
Begitu keluar, Zhenshui terlihat berdiri bersama Yohanes yang mengikuti sosoknya tepat dibelakang.
"Ini rekap datanya, gadis itu.....dia dibawah Zen! lebih tepatnya adik angkatnya..." Ucap Yohanes dengan manik berkilat dalam.
Meraih amplop coklat berisi dokumen perincian sosok Latusya beserta kedua rekannya.
Raylion berbalik pergi menuju ruang kerjanya.
...----------------...
Ditemani kegelapan samar,sosok Raylion terduduk dengan wajah suram.
Maniknya berkilat dingin ketukan jemari pada sandaran kursi terdengar cepat.
"Latusya.....selamat datang di duniaku...bayi kecil cantik itu memang dirimu..." Raylion menengadah,menatap langit-langit ruang kerjanya dengan fikiran melayang jauh.
Sedalam apapun sebuah rahasia disimpan,tidak ada yang bisa menandingi kecepatan informasi tim IT Lion king yang diketuai oleh Yohanes.
Batas paling lama Yohanes menyingkap sebuah informasi adalah 15 menit!.
Bangkit,kaki jenjang nan kokoh itu melangkah menuju satu titik di sudut ruangan itu.
Srakhhh...
Kain putih tersingkap,dan sebuah lukisan sosok bayi perempuan cantik terpampang jelas.
Raylion menggerakkan tangannya,mengusap wajah malaikat kecil itu penuh kerinduan.
"Bayi kecil...sudah kutekadkan sejak pertama kali melihatmu..dirimu akan jadi milikku suatu saat nanti..dan akan kubuktikan itu kini,bahkan dalam bayangan sekali pertemuanku denganmu dulu,aku berhasil mengabadikan sosok indah mu dalam kanvas ini...Aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi seperti saat aku masih anak-anak dulu!"
Benar,sejak bayi cantik itu menghilang 20 tahun yang lalu.
Sejak itu sosoknya berubah menjadi tempramental tak terkendali.
Dan kini,ia telah menemukan obatnya!.
Obat jiwanya.
__ADS_1
.....TBC.....