
Rasanya bagai jatuh tertimpa tangga pula.
Susah ya buat berikan support atas bacaan yang kalian baca?.
Sudah 50 part lebih,tapi yang vote tidak juga sebanding sama yang baca!
Di novel El yang lain.Cinderella step sister, Princess of darkness,Queen of Zeus.Yang vote banyak hampir setara sama yang baca.
Mau nangis tapi apa daya? El bertahan buat reader setia saja,karena kalian sumber imajinasi dan bahagia El dalam menulis.
...🥀 Selamat membaca dan terimakasih 🥀...
...----------------...
Draph...draph...draph....
Suara langkah kaki,berderap seiring langkah yang semakin cepat.
Candrik berlari memasuki sebuah perusahaan megah yang menjulang tinggi mencakar langit.
Nafas pria dengan seragam dokter itu memburu, kepanikannya tergambar jelas.
"HEI DOKTER MAU KEMANA?!"Bahkan suara teriakan seorang pria tampan dengan surai putih diikat menyamping tak diindahkan.
Langkahnya terus bergerak cepat menuju lift khusus para petinggi.
Jaguar mengeryit,melihat candrik yang nampak panik.
Wakil Lion king itu bermanuver cepat mengikuti candrik yang berlari panik.
Ting...
Pintu lift terbuka,candrik masuk dengan cepat disusul jaguar .
"Hai,ada apa sampai kau bahkan tidak menyapaku?!" Jaguar bertanya dengan heran.
Lift menuju lantai 70 dimana lantai CEO berada.
"Kau mencari presdir?" Jaguar masih mengoceh,candrik menatap pria itu jengkel .
"Tidak bisakah kau biarkan aku mengambil nafas?!!" Candrik memaki emosi.
Jaquar meringis ngeri, ada-apa dengan dokter satu ini?
"Kalau kau mencari Helios untuk hal medis...kau salah tempat! disini bukan rumah sakit!" Jaquar berucap dengan wajah minta dihajar.
Candrik menghela nafas,hingga lift terbuka.
Kembali berlari meninggalkan jaquar yang menatap bingung sembari menggaruk kepalanya gatal.
"Perasaan aku sudah keramas dua hari yang lalu?" Dengan bodohnya,pria berwajah tampan itu mencium jemarinya yang habis digunakan menggaruk,tak menyadari para karyawan wanita menatapnya horor.
Tampan tapi.....iuh!.
Candrik sampai di meja Zanshui.
"Dimana Raylion?!" Zanshui yang sibuk membalas pesan kekasihnya tersentak kaget.
Mengangkat wajah dari ponselnya,menatap candrik lamat.
"Rapat...." Balas pria Chinese itu malas.
Sungguh,zhenshui tengah pusing kala kekasihnya sibuk dengan sahabatnya dibanding dirinya!.
__ADS_1
Dan candrik membuatnya semakin kesal.
Tanpa kata,cadrik berlari menuju ruang rapat .
"HEI!!" Zhenshui melotot horor,bahaya jika rapat yang tengah berjalan diusik.
Terutama karena belakang ini suasana hati presiden mereka sedang tidak baik.
Salahkan saja nona Sanches yang tidak juga mengirimi pesan sejak kembali.
Sungguh,memang apa hubungan mereka?.
Zhenshui kadang merasa kesal sendiri atas tingkah presiden mereka itu.
Sementara itu..
Srakhhhh...
Kertas-kertas bertebaran oleh hempasan kuat.
"Apa aku membayar gaji kalian tinggi hanya untuk rancangan sampah ini?! prototipe-nya saja sudah hancur begini, bagaimana dengan barang jadinya?! "
Semua kepala menunduk dalam-dalam,bernafas terasa sulit kala udara dingin seakan menusuk telak seluruh sendi tubuh mereka.
"Kita adalah produsen alat keamanan paling canggih di seluruh dunia,dan kalian membuat rancangan ini terlihat seperti mainan anak-anak? kalian sudah bosan bekerja padaku?" Yohanes menggigil ngeri,sungguh hanya salah memberi warna pada prototipe saja sudah mendapat semburan lahar panas seperti ini,lalu bagaimana dengan kesalahan lain? .
Brakhhh....
Hening...
Semua mata melotot horor,siapa yang masih berani mendobrak pintu?!.
Raylion,sudah menguarkan aura hitam pekat yang siap membunuh siapa saja yang berani menginterupsi kemarahannya saat ini!.
"Dokter candrik...." Ceo muda itu menggeryit,melihat sosok candrik yang datang dengan keadaan kacau.
"Raylion....tolong aku!"
...----------------...
Suara burung hantu terdengar,menemani semilir angin malam dingin yang perlahan membangunkan sosok cantik yang tengah tertidur dengan posisi berdiri.
Benar,berdiri dengan tubuh terikat pada sebuah pilar bangunan tua yang sudah terlihat hancur dimana-mana.
Tiang pilar itu berdiri di sebuah ruangan yang sudah tak lagi memiliki atap, dinding-dindingnya sudah hampir runtuh.
Latusya meringis,merasakan pusing yang sangat berat .
Tubuhnya terasa kaku,sakit luar biasa karena tertidur begitu lama dalam posisi berdiri terikat tali tambang!.
"Sial*n!" Gadis cantik itu memaki,berusaha melepas tali yang mengikat tangannya.
Dirinya tau ini hanya skema,maka dari itu latusya membawa salah satu short gun miliknya namun siapa sangka?orang-orang ini terlalu licik!.
Prok...prok....
Suara tepukan tangan meriah segera terdengar,disertai tawa membahana yang perlahan datang dari balik kegelapan.
Memicing tajam.
Latusya, akhirnya melihat jelas orang-orang yang membuatnya jatuh dalam keadaan seperti ini!.
Yamura,tertawa keras melihat gadis cantik yang sudah menjadi penyebab enam orang pembunuh kelompoknya mati sia-sia!.
Jesika sungguh masih berguna!.
__ADS_1
Selain cantik,gadis ini juga tau menggunakan senjata api!.
Selain itu,bukankah dengan gadis ini ditangannya,sosok yang sudah membuat tewas Tenji,Miko dan bawahan mereka akan datang dengan sendiri mengatar nyawa?.
Satu batu melempar dua burung!.
"Sudah bangun nona manis? bagaimana perasaanmu? kau cukup tangguh juga untuk seorang gadis manis dan ramping seperti dirimu..." Yamura,mendekat dan berdiri dihadapan sosok Latusya yang menatapnya dingin.
Mengangkat telapak tangannya,mengusak wajah halus selembut kulit bayi itu penuh minat.
Cuih.....
PLAK...!
Wajah cantik itu segera tertoleh kesamping dengan keras begitu sebuah tamparan luar biasa mendarat diwajahnya.
"GADIS HINA,BERANINYA KAU MELUDAH DIWAJAHKU!!" Yamura meraung geram,mencengkram rahang latusya kencang.
Kulit gadis itu segera memerah,dibawah jemari tangan penuh kapalan itu.
"Percaya tidak...jika aku berhasil lepas,kupastikan kepalamu akan berlubang!"
Hahahaha....
Segera tawa pecah membelah malam.
"Kau dengar apa yang gadis ini katakan? dia mengancam seorang Yamura!"
Greph...
Segera rambut selembut sutra itu tertarik kebelakang,latusya menutup mata meringis kala Yamura mulai menjambak rambutnya kencang.
"Kau tipe gadis yang pasti sangat luar biasa diatas ranjang...namun sifat pemberontak dan kasar ini akan membuat para pelanggan mengamuk....bukan untung...aku justru akan rugi jika memelihara burung merak liar?"
Yamura menghempaskan tengannya menjauh ,meraih sebuah cambuk.
Tertawa keji.
"Karena kau tidak mau menurut....maka...."
...----------------...
Mustang hitam itu melaju kencang membelah jalan,segera mobil-mobil lain menyingkir panik memberi jalan.
"Dear....bertahan kumohon....!" Raylion berucap takut.
Selama hampir 30 tahun hidup,tidak pernah ada rasa takut pada siapapun dan apapun.
Tapi kini,rasa mustahil itu membanjiri seluruh hati hingga seluruh tubuhnya gemetar!.
Dibelakang Mustang yang melaju menggila,dua motor sport dan sebuah mobil mini van putih mengikuti dengan putus asa.
"Dia gila!!" Umpat Jaquar yang berusaha mengimbangi laju mobil yang dikendarai oleh raylion.
Motornya bahkan hampir oleng jika saja pengendaliannya tidak bagus!.
"Bukan gila....dia memang sudah tidak waras sejak kecil!" Melalui earpeace,zhenshui yang membawa mobil mini van berucap ngeri.
Sementara,Yohanes yang berboncengan dengan candrik hanya mampu diam,tak bisa berkata-kata .
Mereka kini tengah menuju kesebuah lokasi tertinggal melalui titik merah yang berhasil diperoleh jaringan Yohanes.
Distrik Chinese street.
...To be continue...
__ADS_1