
Yang memanggil Ariani ternyata kakak kelas mereka dulu.
Ariani dan evelyn melihat Sandra dan andra, mereka berdua berdiri sekitar dua meter dari mereka berdiri sekarang.
" eeehh... kak Sandra" kata Ariani sopan sambil menundukan kepala nya.
" andra, lo, --" baru saja evelyn mau bicara sama andra, tapi sudah ada yang memotong nya.
" hay, nama gue Sandra, nama lo siapa? " tanya Sandra ke evelyn.
Bukan nya langsung menjawab evelyn malah menatap tajam Sandra, " gak perlu lo tahu gue siapa, yang penting gue ini pacar nya andra" kata evelyn ketus.
Ariani yang melihat dan mendengar perkataan evelyn pun hanya bisa menahan tawa nya sedangkan andra menatap evelyn gak percaya dengan apa yang barusan di katakan evelyn.
" gak kak, dia itu makhluk aneh dan manusia gila yang selalu ikutin gue terus. Dia gak ada waras nya" ucap andra dingin.
" ANDRAAAA!!!" protes evelyn kesel.
Yang di protes pun hanya membuang muka nya ke samping.
Sandra yang melihat semua itu bingung harus bereaksi seperti apa, sementara Ariani udah gak bisa menahan ketawa nya karna melihat tingkah sahabat gila nya itu.
" sudah lah lyn, malu tahu di lihatin mantan ketua OSIS" bisik Ariani ke evelyn lalu jalan ke arah Sandra.
Evelyn yang sudah muak dengan semua itu berbalik badan sambil kepalin tangan nya, " Ariani penghianat!! ANDRA, GUE BENCI DAN NGAMBEK SAMA LO!!" teriak evelyn sebelum pergi ninggalin mereka semua. Dan mereka bertiga hanya melihat kepergian evelyn yang sudah menjauh.
Karna kesel akhirnya evelyn pergi ke kantin untuk tenangin diri nya, dia membeli susu coklat lalu meminum nya dengan perasaan kesel.
Bukan gak tanpa alasan dia kesel dan ngambek sama andra, tadi dia melihat si Sandra sialan itu main pegang lengan andra nya, emang dasar perempuan gak tahu diri.
" sialan!! dasar perempuan penyihir sialan" gumam evelyn
Saat evelyn lagi ngomel sendiri, tiba-tiba ada adek kelas nya yang lewat sambil bicara.
" eehh itu kak evelyn kan. cantik banget dia gak sih"
" kan udah gue bilang, kak evelyn itu sempurna"
" tapi kenapa ya dia, --"
" BANYAK NGOMONG LO BERDUA SIALAN!! PERGI LO SANA. GAK USAH NGOMONGIN GUE" teriak evelyn di kantin seperti orang yang kesurupan.
Dan kedua adek kelas itu pun langsung pergi melihat teriakan evelyn dan mereka ketakutan.
" wow lo napa sih?. Teriak- teriak terus, udah kayak orang yang kesurupan nenek gombel aja lo"
Gibran langsung duduk di samping tanpa permisi ke evelyn dan meletakkan coklat silverqueen ke hadapan evelyn.
" apaan lagi sih ini? pergi sana lo, jangan bikin gue makin gila. bikin tambah badmood aja lo" kata evelyn dingin.
Bukan nya pergi si gibran malah meletakkan kepala nya ke meja kantin itu sambil melihat evelyn yang ada di samping nya, " kalau gue gak mau pergi kenapa, lagian ini kan bukan kantin milik lo juga. jadi gak usah suruh-suruh gue pergi". ucap gibran.
" terserah lo dah. capek lawan orang gak waras"ucap evelyn dingin.
__ADS_1
" nah gitu dong. diam aja kan bagus" kata gibran senyum..
" terserah lo dah" setelah ucapin itu evelyn langsung pergi.
Gibran yang melihat evelyn pergi, " astaga, gimana nih gue udah beneran suka sama lo seperti nya" ucap gibran pelan sambil senyum.
Setelah pergi dari kantin, evelyn langsung duduk lagi di kursi panjang yang berada di depan kelasnya.Dia juga melihat kaira dan viana disana.
" oii evelyn, kenapa tuh muka. masih pagi juga udah seperti pantat monyet aja tuh muka" ucap kaira sambil memakai bedaknya.
"pffft ya juga. muka lo hari ini seperti pantat monyet lyn. geli lihat nya" kekeh viana.
" kurang aja banget lo berdua" kata evelyn yang ikut duduk juga di situ.
Dan Sayangnya andra, Sandra dan Ariani lagi jalan ke arah kelas mereka. seperti nya mereka bertiga lagi jalan-jalan aja.
Evelyn yang melihat nya pun langsung membuang muka nya seperti anak kecil yang lagi ngambek.
" hai seperti nya kita ketemu lagi" kata Sandra sambil melihat ke arah evelyn.
Sedangkan evelyn gak menanggapin perkataan Sandra, kaira dan viana yang melihat evelyn seperti itu pun langsung mengerti.
" oiii Ariani, cepat banget lo udah disini aja" kata viana.
" lebih cepat lagi tuh si evelyn" jawab Ariani sambil nahan tawa nya lagi.
" oiii elyn, napa lo cepat banget datang ke sekolah? "
Evelyn yang mendengar tapi sambil menatap Sandra sinis, " tadi rencana nya mau hitung setan di sekolah ada berapa banyak"
" berapa banyak setan di sini emang nya lyn?" tanya Ariani sambil ketawa pelan.
" buanyaakk. tapi ada satu setan aja yang bikin gue kesel kayak nya" jawab evelyn dingin.
"Dasar gila" ucap andra pelan.
Evelyn yang mendengar itu pun menatap andra kesel tapi dia memilih diam.
Tiba-tiba gibran datang dan langsung merangkul pundak evelyn.
" lo main pergi aja sih. malah ninggalin gue saat gue lagi hibur lo" ucap gibran ke evelyn.
" Lepas gak atau gue bikin lo impoten selama nya" ucap evelyn datar.
" jangan marah2 terus dong. bahaya nanti loh" ucap gibran tersenyum.
"eehh lo berdua napa dah" tanya kaira.
" kayak nya ada rahasia yang tak terungkap saudara saudara" ucap viana ikut-ikutan.
Sedangkan Ariani yang melihat pun ikut merasa aneh.
" sejak kapan lo berdua dekat" tanya Ariani.
__ADS_1
" sejak ada seorang perempuan yang mengamuk seperti orang gila tadi di kantin" kata gibran.
" gue bener kan evelyn sayang" goda gibran lagi.
" diam aja lo cowok gak waras" kata evelyn kesel.
Andra yang melihat interaksi mereka berdua pun diam tapi dia diam-diam mengepalkan tangan nya.
Sedangkan Sandra yang melihat ke arah andra pun hanya tersenyum " ternyata lo udah suka sama perempuan itu" ucap Sandra pelan.
" ayo kak Sandra kita lanjut aja. banyak yang harus di urus juga" kata andra datar.
" baik lah. duluan ya" kata Sandra.
" tunggu" kata evelyn sambil menarik tangan andra.
** CUP.. **
Evelyn menarik tangan andra dan langsung mencium nya. Sedangkan andra langsung membulatkan mata nya.
Dan semua orang yang disana terdiam melihat itu semua.
" APA-APAAN SIH LO!! " teriak andra sambil mendorong badan evelyn sampai jatuh.
Lalu andra langsung pergi sambil narik tangan sandra.
Ariani,kaira, viana dan Gibran yang masih terkejut.
" lo udah gila memang lyn" kata ariani.
Gibran pun juga langsung pergi.
" lo bertiga gak mau bantu gue berdiri? " tanya evelyn ke mereka bertiga.
" astaga lyn, lo seperti tadi untuk apa coba" tanya kaira.
" gue gak tahu, gue refleks aja lakukan itu" jawab evelyn pelan.
"udah ya gue mau ke kelas aja" lanjut evelyn dan masuk ke kelas nya.
Sedangkan ketiga orang yang lain itu pun jadi ikutan masuk ke kelas.
** Lapangan Tengah **
Andra menarik tangan sandra ke panggung yang akan di gunakan.
DEG... DEG... DEG "
suara jantung andra yang berdetak kencang
" ada apa dengan gue. napa nih jantung" batin andra.
** apa yang di rasakan andra setelah evelyn mencium nya tiba-tiba? **
__ADS_1
tunggu kelanjutan nya ya teman-teman.
jangan lupa like 😄😄😁