
Sudah seminggu lebih evelyn tidak memberi kabar ke andra. Andra sendiri mulai bingung, karena perempuan gila itu tidak biasa nya seperti itu. Andra yang melakukan aktivitas sehari-hari nya pun merasa ada yang kurang.
" Kemana sih perempuan gila itu?" gumam nya.
Dia pun mengambil HP nya lalu mencoba menelpon evelyn, tapi hanya ada nada operator yang menjawab nya.
" Nih anak kemana sih!!. Di telpon gak masuk-masuk. Apa maksudnya coba!!" ucap Andra kesal.
"Apa chat ariani aja kali ya" gumam Andra.
" tapi kalau chat, entar di bilang apa-apa pula. Tapi gue penasaran kemana gadisku itu" lanjut nya.
Tiba-tiba ada chat masuk. Dan kebetulan itu dari ariani.
Ariani.
Ndra... ndra... Gawat ndra
^^^Andra.^^^
^^^Lo kenapa?. Gawat napa pula?.^^^
Ariani.
Evelyn, ndra. Evelyn kata nya mau pergi!.
^^^Andra.^^^
^^^What?. Apa maksud lo bilang dia mau pergi.^^^
Ariani.
Tadi waktu di rumah sakit,
gue dengar papa evelyn bicara sama mama nya.
Tentang keberangkatan gitu.
Tapi gak tahu kemana
^^^Andra.^^^
^^^Wait?. Rumah sakit?. siapa yang sakit?.^^^
^^^Jangan bilang evelyn yang sakit^^^
Ariani yang membaca balasan Andra pun tersadar, " astaga, karena gue panik. Gue jadi gak sadar memberitahu kalau evelyn masuk rumah sakit. Gimana nih!" gumam Ariani panik.
Ariani pun, mau tak mau harus membalas dan jujur ke Andra.
Ariani.
Iya ndra.
^^^Andra.^^^
^^^Apa?. Kenapa gak lo bilang sama gue?.^^^
^^^Rumah sakit mana!.^^^
Ariani.
Tumben lo panik gitu, biasa nya lo gak peduli kan.
Apa jangan-jangan kalian udah jadian ya?.
^^^Andra.^^^
^^^Bukan urusan lo!.^^^
__ADS_1
^^^Katakan rumah sakit mana?.^^^
Ariani.
Maaf ndra. Gue gak bisa kasih tahu.
Karena itu permintaan evelyn.
^^^Andra.^^^
^^^Katakan di rumah sakit mana dia!!.^^^
Ariani.
Read.
Ariani pun tidak membalas chat Andra lagi. Biasa-biasa evelyn jadi benci sama dia karena sudah memberitahu Andra soal keadaan nya.
Sedangkan Andra yang masih kesal sambil menunggu balasan chat Ariani. Tapi tak ada balas, yang ada hanya read doang.
" kenapa gak di balas sih?. Apa sih mau nya gadis gila itu! " ucap Andra kesal.
Lalu Andra pun mengirim pesan ke evelyn.
Andra.
Kenapa lo gak aktifkan HP lo?.
Apa sih mau lo sebenarnya?.
Gue udah menurutin kemauan lo,
bikin kesal gue aja lah lo.
Gue gak akan izinin lo pergi kemanapun!!.
Gak akan gue biarin. Ingat itu!!.
" Maafin aku ndra. Kita baru aja punya hubungan, tapi udah seperti ini. Tapi ini demi kebaikan kita berdua. Setelah gue sembuh dari semua ini, gue janji gue akan kembali ke lo lagi" batin nya sambil meneteskan air mata nya.
Mama angela dan papa brian yang masuk ke dalam ruang rawat itu pun terkejut melihat putri mereka berdua menangis.
Mama angela langsung berjalan ke arah evelyn sambil mengelus kepala nya, " sayang, kenapa kamu menangis?. Apa karena gak mau ke Seoul? atau karna Andra?" tanya mama angela.
Evelyn yang mendengar pertanyaan mama nya pun hanya menggeleng pelan.
" Jadi kenapa kamu menangis lyn?" tanya mama angela lagi.
Evelyn mengambil kertas dan menulis
Evelyn gak apa-apa kok ma. Evelyn hanya tidak sabar untuk balik ke Seoul lagi. Dan evelyn juga bakalan kangen sama Andra dan teman-teman evelyn aja ma.
Papa Brian dan mama Angela pun menggelengkan kepala nya melihat tulisan evelyn.
"Kamu mau berjumpa sama nak Andra itu sayang. Biar papa antar dia ke sini" ucap papa brian.
Evelyn menggelengkan kepala nya pelan.
"Kenapa? " tanya papa brian lagi.
Gak usah pa. Elyn kirim surat aja nanti, elyn gak mau membuat Andra malu pa.
Papa brian yang melihat itu pun terdiam, " Papa mau bikin kamu senang elyn. Papa akan buat Andra menemani mu seharian besok" batin nya.
"Nak, bisa papa pinjam HP mu bentar. Papa mau pesan tiket untuk kita. Bisa kan?" tanya nya ke evelyn.
Evelyn pun menggangukan kepala nya dan memberikan HP nya ke papa nya.
Papa brian pun membuka chat WA putri nya dan mencari kontak Andra. Dan di menemukan pesan dari Andra. " Ternyata dia peduli sama evelyn ya.. Anak yang baik" batin papa brian.
__ADS_1
Lalu papa brian membalas chat itu.
Evelyn.
Andra, bisa kita bertemu besok?.
Aku tunggu besok di taman dekat rumah ku ya.
Andra yang mendengar nada masuk pesan di HP nya pun mengambil lalu membaca nya. Ternyata dari evelyn.
"Baru di balas setelah hampir 4 jam" gumam nya.
^^^Andra.^^^
^^^Kemana aja lo?. Lo bukan nya masuk rumah sakit.^^^
^^^Ngapain ajak ke taman dekat rumah lo?.^^^
^^^Gue akan ke rumah sakit besok. Kasih alamatnya^^^
Papa brian yang membaca chat itu pun, " dasar anak muda" batin nya.
Evelyn.
Gak usah. Aku mau bertemu di taman aja.
Besok aku udah keluar dari RS.
Kutunggu besok jam 11 ya ndra.
^^^Andra.^^^
^^^Ya udah.^^^
Setelah membalas chat an itu, papa brian pun menghapus chatan itu lalu membalikkan kembali HP itu kepemilik nya.
" Ini lyn, udah papa pesan tiket kita. Lusa kita berangkat ke Seoul. Besok pagi kita udah bisa pulang ke rumah. Biar kamu sempat istirahat sebentar" ucap papa brian.
" Ya udah kalau begitu. Kamu istirahat ya sayang. Biar besok pagi kita langsung pulang" ucap mama angela juga.
Evelyn yang mendengar perkataan kedua orang tua nya pun menggangukan kepala nya dan segera berbaring lalu menutup mata nya.
" Ma, ikut papa keluar bentar. Ada yang mau papa bicarakan" bisik papa brian ke mama angela lalu berjalan keluar ruangan itu.
Mama angela pun mengganguk dan mengikuti suami nya.
" Papa mau ngomong apa emang nya?" tanya mama angela langsung.
" Ma, besok kita akan ketemukan evelyn dan Andra di taman" kata brian.
" eehh... Emang papa udah setuju kalau evelyn dan Andra punya hubungan?" tanya angela terkejut.
" Iya ma. Lagian untuk apa menentang lagi. Toh anak kita udah melanggar juga" ucap brian.
" Melanggar?. Evelyn gak melanggar kok pa. Mama tahu itu" ucap nya.
" Mereka udah jadi kekasih ma. Tadi papa pinjam HP evelyn dan melihat itu. Lalu mengirim chat ke Andra itu" ucap brian santai.
" Apa?. Napa evelyn gak cerita ke mama ya. Apa dia takut mama akan bilang ke papa" ucap angela.
" Mungkin. Makanya papa tadi suruh si Andra itu untuk menemui evelyn di taman dekat rumah kita" lanjut brian.
" Baiklah. Kita berdua akan lakukan semua itu pa. Mama setuju" ucap angela senang.
" Dasar kamu ini. Ya udah kita istirahat juga yuk, udah lama gak di kelonin sama istri sendiri" goda brian ke angela.
"Gak usah genit!. Ini rumah sakit dan ada evelyn juga" ucap angela sambil mencubit perut suami nya pelan lalu masuk duluan ke dalam ruangan evelyn lagi.
Dan akhir nya mereka pun istirahat dulu.
__ADS_1
Apakah evelyn dan Andra akan bertemu?. Dan apakah Andra mau menerima keputusan evelyn dan menerima evelyn yang sekarang.
Tunggu kelanjutan cerita nya ya