My Dream Boyfriend

My Dream Boyfriend
Bab 68


__ADS_3

Di ruangan Evelyn.


Tok...Tok... Tok...


Evelyn mendengar seseorang mengetuk pintu ruangannya, "Hn...Masuk," jawab nya dari dalam.


Ternyata sekretarisnya sendiri yang mengetuk, "Maaf nona... Saya kesini untuk mengingatkan kalau sekarang sudah jam makan siang. Dan sesudah jam makan siang, anda ada meeting di sini nona," ucap Brian sopan.


Evelyn yang mendengar nya pun hanya menggangukan kepalanya tanpa melihat Brian.


"Anda mau makan siang disini atau di luar nona?" tanya Brian sopan.


Evelyn pun membereskan berkasnya, lalu berdiri. "Kita makan di cafe rumah sakit saja, biar cepat." jawab Evelyn datar dan langsung keluar ruangannya menuju cafe rumah sakitnya.


Di tempat Andra Dan Arka.


Andra dan Arka sudah sampai di cafe rumah sakit, Andra langsung mencari tempat untuk mereka duduk.


"Ndra... Sini," panggil seseorang.


Andra yang mendengar namanya dipanggil pun langsung menolehkan matanya. Dia melihat Kevin di salah satu kursi dan berjalan kearah nya.


"Eehh... Arka disini juga. Hallo," ucap Kevin sambil mengacak rambut Arka.


"Iiihhh om... Kenapa acak lambut alka," ucap Arka sambil meminta ke papa nya untuk diturunkan.


Andra pun menurunkan Arka dari gendongannya, lalu didudukan.


"Tumben lo sendirian, mana Kayra?" tanya nya.


"Ooo Kayra... Ada kok, lagi menuju kesini. Tuh dia," ucap Kevin sambil menunjuk orang yang berjalan kearah mereka.


"Bibi Kayla!!" teriak Arka sambil berlari menuju Kayra.


Kayra yang mendengar teriakan tersebut pun langsung menggendong Arka dan menciumin pipi nya.


"Wow... Ponakan bibi sudah besar dan tambah berat ya," ucap Kayra.


Arka hanya ketawa pelan saja. Dan Kayra pun berjalan ke arah Kevin sambil menggendong Arka.


"Arka, sini duduk. Gak usah minta digendong sama bibi Kayra nya." kata Andra ke Arka.


Arka hanya menganggukan kepalanya dan turun dari gendongan Kayra.


Mereka berempat pun duduk. "Kalian udah pesan makanan?" tanya Kayra.


"Sudah.. Barusan aja. Kamu pesan seperti biasa kan?" tanya Kevin ke Kayra.


Kayra pun menganggukan kepalanya.


"Bibi, tadi alka beltemu dengan tante cantik loh. Tante itu cantik banget bi," ucap Arka antusias.


"Eehh.. Benarkah? Lebih cantik Bibi atau tante itu?" tanya Kayra.


"Tante itu lah bi," jawab Arka senang.


"Jadi udah ada yang mengalahkan Bibi di hati Arka ya," ucap Kayra pura-pura sedih.


Arka yang melihat Bibi nya sedih pun langsung berdiri di kursi dan memeluk Kayra.

__ADS_1


"Bibi jangan cedih. Alka tetap cuka juga cama Bibi Kayla kok," ucap Arka di pelukan Kayra.


Arka yang sedang asik memeluk Kayra, dia tidak sengaja melihat tante cantiknya sedang di kasir untuk memesan.


"Tante cantik..." kata Arka.


Kayra melepaskan pelukan Arka, "Tante cantik? Mana tante cantiknya Arka?" tanya Kayra langsung. Dan kedua orang yang disitu pun ikut melihat kearah Arka.


"Itu bi. Tante cantik," teriak Arka sambil turun dari kursinya dan langsung berlari ke arah kasir.


Ketiga orang itu pun melihat Arka yang berlari kearah seorang perempuan.


"Tante cantikk!!" teriak Arka sambil menarik pelan celana yang dipakai Evelyn.


Evelyn pun langsung menolehkan kepalanya dan melihat kebawah.


"Ooo hallo adek ganteng," ucap Evelyn sambil berjongkok di depan Arka.


"Tante cantik, alka kangen sama tante." ucap Arka langsung memeluk Evelyn.


"Hehehe... Padahal baru tidak jumpa beberapa jam saja, tapi udah langsung kangen," jawab Evelyn sambil membalas pelukan Arka.


"Arka sendirian lagi disini?" tanya Evelyn.


Arka pun menggelengkan kepalanya," Tidak tante. Alka sama papa, om dan Bibi juga. Meleka makan dicana, ayo tante." jawab Arka sambil menarik tangan Evelyn.


Evelyn sedikit terkejut, "Sebentar ya. Mbak, tolong antar pesanan saya ke meja sana ya mbak," ucap Evelyn sambil menuju ke arah meja Andra.


"Baik nona," jawab pelayan cafe sopan.


"Ayo tante," ajak Arka sambil menarik tangan Evelyn.


Mereka berdua pun berjalan ke arah meja Andra.


Sedangkan Andra yang sedang berbicara dengan Kevin pun melihat seorang perempuan yang sangat dia rindukan berjalan bersama putranya.


"E--evelyn?" ucap Andra tergagap.


Kevin yang mendengar Andra menyebut nama, "Evelyn? Bukannya Evelyn pergi waktu itu ndra? Lo parah amat rasa kangen-" ucapan Kevin berhenti karna dia terkejut melihat orang yang dia bicarakan sudah berada di depan meja mereka.


Kayra juga terkejut begitu juga Evelyn.


"Kalian...," kata Evelyn terkejut.


"Tante cantik kenapa?" tanya Arka yang tidak mengerti.


"Tante cantik, ini Bibi Kayra, om Kevin, dan itu papanya alka," ucap Arka sambil memperkenalkan ketiga orang tersebut ke Evelyn.


Evelyn membulatkan matanya mendengar perkataan anak kecil di depannya.


"Papa... Ini tante cantik yang alka bicalakan," ujar Arka ke Andra.


Kevin pun mengajak Evelyn untuk duduk, "Duduk aja Evelyn. Sudah lama tidak bertemu ya kita bertiga. Makin cantik aja lo." puji Kevin.


"Tetap tidak berubah sedikit pun lo ya vin. Tetap jadi playboy," sindir Evelyn.


"Hallo Kayra, apa kabar?" tanya Evelyn ke Kayra sambil tersenyum.


Kayra pun langsung memeluk Evelyn, "Ini lo lyn. Ini beneran lo? Gue rindu sama lo," ucap Kayra.

__ADS_1


"Hehehe... Iya ini gue," balas Evelyn sambil melepaskan pelukan Kayra.


Evelyn pun melihat kearah Andra.


"Aku tidak nyangka akan bertemu denganmu disini Mr. Dharmendra," kata Evelyn.


Andra berdiri dan langsung memeluk Evelyn, "Syukurlah... Aku senang bisa bertemu denganmu lagi Elyn. Aku sangat rindu samamu sayang," ucap Andra pelan.


Sedangkan Evelyn langsung melepaskan pelukan Andra.


"Tidak usah pakai acara peluk segala kan Mr. Dharmendra," kata Evelyn dingin.


"Papa kenal tante cantik?" tanya Arka.


Andra dan Evelyn langsung menolehkan kepala mereka ke Arka.


"Tante tidak kenal papa nya Arka. Mungkin papa nya Arka salah orang," jawab Evelyn.


Andra yang mendengar jawaban Evelyn, mengepalkan tangannya dan menahan sakit di hati nya.


"Benarkah itu pa? Tapi kenapa papa meluk tante cantik tadi?" tanya Arka ke Andra.


"Tante cantik nya Arka berbohong. Papa dan tante Evelyn ini satu sekolah dulu. I'm Kevin dan Bibi Kayra juga sama," jawab Andra.


Arka pun hanya menggangukan kepalanya.


Tiba-tiba pelayan datang membawa pesanan mereka berlima.


"Lebih baik kita makan dulu, baru bicara lagi," kata Kevin.


Mereka berlima pun duduk dan memakan makanan mereka.


10 menit mereka semua sudah selesai makan.


Arka langsung melihat ke arah tante cantiknya," tante cantik... Tante mau main sama alka?" tanya Arka.


Evelyn pun menoleh, "Maaf ya anak ganteng, tante ada urusan setelah ini. Jadi tidak bisa main sama Arka," jawab Evelyn.


Arka langsung cemberut mendengar jawaban tante cantiknya.


"Tapi, 2 hari lagi Arka bisa datang ke ruangan tante," ujar Evelyn lagi.


"Benarkah tante? Janji ya tante," ucap Arka yang ceria lagi sambil mengacuhkan kelingkingnya ke Evelyn.


"Iya janji," jawab Evelyn.


Trrrinngg... Tringg...


Hp Evelyn pun berbunyi, dia langsung mengangkat teleponnya.


"Iya, Saya akan kesana. Bilang saja di tunggu." jawabnya datar dan langsung mematikan sambungan telpon itu.


Evelyn pun langsung berdiri, "Tante pergi dulu ya," kata Evelyn sambil mengelus pelan rambut Arka.


"Iya tante," jawab Arka sedih.


Evelyn bersalah, tapi mau gimana lagi dia ada meeting penting.


"Saya duluan ya vin, Kayra dan Mr. Dharmendra," ucapnya ke ketiga orang di depannya.

__ADS_1


"Bye Arka ganteng. Kapan-kapan bertemu lagi ya," ucap Evelyn sambil menciumin pipi Arka dan langsung berjalan pergi dengan langkah cepatnya.


__ADS_2