
saat ini Ana sedang berjalan kaki menuju rumahnya. dari rumah Ana menuju ke sekolah hanya perlu 15 menit dengan mengunakan motor jd jarak sekolah dan rumah Ana tidak begitu jauh jika berjalan kaki.
saat Ana sedang berjalan sambil bersenandung riah tiba² terdengar klakson dari belakangnya, Ana pun membalikan tubuhnya.
'Tin'
"Re.....Revan" ucap Ana dengan wajah terkejut
"naik!!" ucap Revan tegas
"gk mau"tolak Ana mentah-mentah
"gue bilang naik!!"bentak Revan
fyi\= Ana tidak pernah di bentak oleh keluarga juga teman-temannya karena Ana terkenal cengeng, kekanakan,dan juga manja jd jika Ana di bentak Ana akan menagis tp Ana juga akan galak dan berani jika ada yang menindasnya.
"gue bilang enggak yahh enggak!!"ucap Ana kesal sambil menahan air mata yang hendak keluar
Revan turun dari motornya dan menarik tangan Ana
"susah banget sih di bilangin, udh gue blg naik yah naik!!"bentak Revan
"gue blg gk mau yahh gk mau"bentak balik Ana dan berusaha melepaskan tarikan Revan dari tangannya.
PLAKKK
"DIAM"bentak Revan setelah menampar pipi Ana
"hiks hiks lepasin Revan"ucap Ana dengan air mata yang sudah mengalir dan berusaha memberontak
PLAKK
"gue blg diam!! naik aja apa susahnya sih"
"gue gk mau *******!!" ucap Ana kesal
PLAK
"apa lu blg?!" tanya Revan dengan rahang mengeras
"gue blg gue gk mau *******!!"teriak Ana
Revan hendak melanyangkan tamparan kpd Ana lagi ttp, tangannya ditahan oleh seseorang
"lepas...."
Bugh
"AKHH"jerit Revan saat mendapat tonjokan dari Aldi yah Aldi orang yang menonjok Revan
"elu apain cewek gue *******!!"ucap Aldi penuh amarah
Bugh
Bugh
__ADS_1
Bugh
Bugh
Aldi terus menonjok Revan tanpa henti, Ana yang melihat itu pun langsung berlari kearah Aldi dan memeluk tubuh Aldi dari belakang.
Aldi yang mendapat pelukan dari Ana pun seketika tersadar dia pun menghentikan aksinya berbalik dan membalas pelukan Ana meredahkan amarahnya sedangkan, Revan sudah menaiki motornya melaju dengan cepat.
beberapa menit kemudian Aldi melepas pelukan menarik Ana ke arah motornya dan mengangkat Ana menaiki motornya.
Aldi pun melajukan motornya menuju rumahnya karena tidak mungkin ia membawa pulang Ana dengan kondisi yang berantakan,mata sembab akibat menagis,pipi berwarna keungguan,rambut berantakan,sudut bibir berdarah,dan pergelangan tangan memerah.
di perjalanan Ana memeluk tubuh Aldi erat dan tidak berhenti menagis,Ana kalau sudah menagis akan sulit untuk diam.
akhirnya Ana dan Aldi sampai di sebuah rumah mewah yang luas tetapi terlihat sederhana,Ana yang melihat sekeliling pun terheran ini bukan rumahnya.
"hiks hiks ini dimana hiks??" tanya Ana sambil menagis
"rumah"jwb Aldi lalu mengedong Ana ala bridal style
Aldi menurunkan Ana di tempat tidurnya dan segera mengambil kotak p3k untuk mengobati luka Ana, Aldi mengobati luka Ana dengan pelan² tetapi Ana tetap mengaduh sakit.
"hiks aduh... pe..pelan.....pel..pelan" ucap Ana
"hm"Aldi hanya menjawab dengan deheman
setelah Aldi selesai mengobati luka Ana,Ana masih belum berhenti menagis.
"ngerti gk!!"bentak Aldi membuat Ana semakin menagis
"huahhh hiks iy..iya a..aku n..ngerti "ucap Ana gemeteran
"hahhhhh"Aldi menghelang nafas panjang lalu memeluk tubuh Ana
"udh yah gk usah nagis lagi"ucap Aldi sambil mengusap punggung Ana
lama kelamaan tagisan Ana pun redah
"Ana mau pulang"ucp Ana saat sudah lega
"ini udh malam kamu tidur di sini aja nanti aku tidur di sofa"ucap Aldi
fyi\=Aldi tinggal sendiriian, orang tuanya akan berkunjung 1 bulan sekali atau dua kali
"tp Ana blm bilang sama mama"ucap Ana
"yaudah telepon"ucap Aldi enteng
"tp Ana haeus blg apa??Ana gk berani bohong" ucap Ana polos
"kamu blg aja kamu nginap di rumah teman soalnya tadi ada kerja kelompok"
__ADS_1
"oke"Ana pun segera menelepon mamanya
"halo Ana kenapa blm pulang?? Ana lagi dimana??" tanya mama Ana khawatir
"Ana lagi dirumah teman ma, ma... Ana malam ini ngina di rumah teman yahh blh kan??"ucap Ana gugup pasalnya dia gk berani berbohong walaupun ia tidak sepenuhnya berbohong ia kan memang nginap tetapi di rumah pacarnya bukan temannya.
"iya gpp kok lagi pula besok hari minggu jd gpp yaudah jangan nakal yahh, ohh iya besok papa pulang loh"
"ohh yah asikk"girang Ana
"iyaa udh dulu yahh adik kamu rewel nih, by sayang mama tutup"
"iya by mama"ucap Ana lalu menutup hpnya
"yaudah kamu mandi dulu"ucap Aldi saat Ana selesai menelepon
"tp,Ana pakai baju apa?? Ana kan gk bawa baju"ucap Ana
"pakai baju aku aja bentar yah aku ambilin dulu" Aldi pun berjalan menuju lemari pakaian dan mengambil kemeja warna putih
"nihh"
Ana pun menerima kemeja yang di berikan Aldi dan berjalan ke kamar mandi, 15 menit kemudian Ana keluar dengan kemeja putih sampai lutut karena tubuh Ana yang pendek dan kecil.
Aldi pun menatap Ana tidak berkedip sebab Ana terkesan imut dan seksi memakai kemeja miliknya karena Ana tidak memakai celana ia hanya memakai short.
"emm aku mandi dulu"ucap Aldi lalu berlari masuk ke kamar mandi
di dalam kamar mandi Aldi mencoba mendinginkan kepalanya setelah ia merasa sudah tenang dia pun keluar dengan handuk di pinggang.
Ana yang melihat Aldi keluar lamgsung menutup matanya , Aldi bergegas mengambil celana dan bajunya laslu kembali masuk ke kamar mandi lagi.
tak berapa lama kemudian Aldi keluar dengan kaos putih polos dan celana pendek.
Aldi berjalan ke arah Ana yang sedang duduk sambil menyandarkan kepalanya di sandaran kasur sambil bermain hp, Aldi langsung memeluk tubuh Ana dari samping dan menegelamkan wajahnya di leher Ana, Ana yang di perlakukan seperti itu pun terkejut dan tegang pastinya.
"ba..bang....A...A..Al..Aldi" panggil Ana gugup
"hm" Aldi hanya berdehem dan melanjutkan aktivitasnya mendusel leher Ana
"eughh"Ana mengerang saat merasa kecupan Aldi di lehernya
"eugghh udh udh geli" ucap Ana kegeliaan akibat Aldi terus megecup lerehnya
"Ahh!!" desah Ana kuat saat Aldi menghisap kuat kulit lehernya
Aldi pun mengangkat kepalanya melihat kearah Ana , terlihat wajah Ana memerah dan berkeringat.
Ana pun menatap Aldi dia menatap wajah Aldi yang memerah serta nafas yang naik turun.
"udh malam kamu tidur"ucap Aldi melepas pelukan dan menidurkan tubuh Ana , menarik selimut menutupnya hingga di dada Ana
Aldi hendak beranjak pergi pergi dari tempat tidur tp, tangannya di tahan oleh Ana.
"temenin"rengek Ana manja
__ADS_1
"tp.."ucapan Aldi di potong oleh Ana
"temenin"rengek Ana lagi