My Dream Boyfriend

My Dream Boyfriend
Bab 53. ** Bekerja **


__ADS_3

Setelah habis berkencan, mereka berdua pun berencana untuk pulang. Sebelum pulang, mereka mampir makan malam dulu di sebuah restoran yang berada di dekat pasar malam.


Setelah mereka makan, Andra pun langsung mengendarai mobil nya menuju ke arah rumah Evelyn.


Butuh waktu 20 menit untuk bisa sampai di rumah Evelyn.


Evelyn pun turun dari mobil Andra, diikuti oleh Andra yang ikut turun juga.


"Makasih ya ndra. Hari ini sangat seru," ucap Evelyn.


"Hm...ya. Aku balik pulang dulu ya. Jangan lupa mandi, lalu istirahat." kata Andra.


Evelyn hanya menganggukan kepala nya.


"Ndra, besok bisa kan temanin aku ke acara ulang tahun itu?" tanya Evelyn.


"Iya. Tapi aku gak janji juga sih lyn. Takutnya tiba-tiba ada pasien lagi," jawab Andra.


"Tapi akan kuusahakan untuk menjemputmu, lalu kita pergi." lanjut Andra.


"Baiklah... Tapi jangan terlalu tampan ya. Nanti aku cemburu," ucap Evelyn pelan.


Andra yang mendengar itu pun menahan tawa nya, " Gue mah memang tampan." ucap Andra bangga.


"Cih... Kepedean banget sih pak dokter," kata Evelyn.


Andra pun mengelus kepala Evelyn sambil tersenyum, " Gue pulang dulu ya My love," kata Andra sambil mencium kening Evelyn. Lalu masuk ke dalam mobil nya dan pergi.


Evelyn yang diperlakukan seperti itu pun muka nya memerah. " Dasar cowok tsundere menyebalkan banget sih. Untuk cinta," ucap Evelyn tersenyum malu.


Dia pun masuk ke dalam rumah nya, dan langsung masuk ke dalam kamar nya. Kemudian dia pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.


Setelah siap mandi, dia pun berjalan ke walk-in-closet miliknya. Lalu dia pun naik ke ranjangnya untuk tidur.


Matahari pun terbit dan sinar matahari itu masuk ke dalam jendela kamar Evelyn. Padahal pemilik kamar itu masih membungkus badan nya menggunakan selimutnya.


Tiba-tiba bunyi alarm di HP-nya, dia pun langsung terbangun dan mematikan alarm nya itu.

__ADS_1


"Berisik banget sih... Hoaam," ucap Evelyn sambil menguap.


Dia pun langsung berdiri dari ranjang nya dan berjalan ke kamar mandi untuk mandi.


Selama 30 menit dia melakukan semua kegiatannya di kamar. Kemudian dia keluar kamar, dan berjalan ke bawah menuju dapur nya untuk sarapan.


Dia pun sampai di dapur dan membuat roti bakar dengan di olesin selai kacang kesukaan nya dan segelas susu coklat.


Setelah sarapan, dia mencuci piring nya sendiri.


Di dalam rumah nya hanya ada 3 maid, tukang kebun, dan 2 satpam saja.


Memang maid nya ada 3, tapi dia tidak suka urusan makan nya di urusin sama maid nya. Dia lebih suka membuat makanannya sendiri.


Dia sudah selesai mencuci piring, dia kembali ke kamar nya lagi. Untuk mengambil tas kerja, laptop, dan kunci mobil nya. Kemudian turun kembali dan berjalan menuju keluar rumah. Setelah keluar rumah, dia berjalan ke mobil nya. Lalu dia masuk dan mengendarai mobil sport nya itu menuju ke perusahaan keluarga nya.


Nama perusahaan keluarga nya itu Fourty Lee Coperation. Perusahaan nya bergerak di berbagai bidang. Dari bidang kesehatan, produksi, hiburan, kuliner, dan sebagainya. Dan Fourty Lee Coperation itu adalah perusahaan nomor 1 di dunia. Dan Evelyn adalah pewaris sah perusahaan itu. Karna kakak pertama Evelyn itu seorang dosen ternama di Seoul, sedangkan kakak keduanya yang sudah menikah adalah seorang dokter terkenal juga di Jepang. Tidak ada yang mau menjadi pewaris, karna menurut kakak-kakaknya, menjadi pewaris itu selalu di awasin aktivitas nya. Jadilah mereka berdua keluar dari daftar itu. Tapi anak mereka berdua akan masuk juga ke dalam daftar.


Evelyn juga awalnya tidak suka menjadi CEO di perusahaan itu. Menurutnya menjadi CEO itu sangat menyebalkan, tapi karena syarat itu dia menjadi CEO.


Dia pun sampai di perusahaan nya, lalu keluar dari mobil nya dan memberikan kunci mobil itu pada satpam disana. Supaya satpam itu sendiri yang akan memarkirkan mobilnya ke basement.


Evelyn pun berjalan menuju lift,lalu dia memencet tombol nomor 18. Setelah sampai ke lantai 18, dia keluar dari lift dan langsung di sambut oleh sekretarisnya.


"Selamat pagi nona...Pagi ini anda ada meeting dengan Mr. Wilson. Mr. Wilson sudah berada di ruang meeting." jelas sekretarisnya itu.


"Hn... Baiklah. Udah siapkan berkas presentasinya kan?. Dan soal hak balik nama untuk rumah sakit Eveland Hospital itu gimana?" tanya Evelyn dengan muka datar nya.


"Semua nya hampir selesai nona. Dan berkas untuk presentasi hari ini sudah saya letakkan di meja meeting," jawab sekretarisnya itu.


Evelyn hanya mengangguk paham, lalu masuk kedalam ruang meeting yang ternyata sudah ada seorang pria tua sebaya dengan papa nya.


Evelyn pun berjalan dan menyalam tangan orang tersenyum.


"Selamat datang Mr. Wilson," sapa Evelyn.


"Ahh iya Mrs. Lee, " balasnya.

__ADS_1


"Silahkan duduk Mr. Wilson. Biar kita bisa memulai rapat hari ini, " ucap nya sopan.


Mr. Wilson itu pun duduk di kursi meeting itu.


Mereka melakukan meeting itu sampai jam makan siang. Semua orang di ruangan itu pun pada permisi untuk keluar.


Evelyn pun hanya menganggukan kepala nya.


"Kira-kira, apa yang dilakukan Andra ya?. Apa pasien nya banyak, " gumam nya.


"Lebih baik telpon aja ah" lanjutnya.


Evelyn pun menelpon, tapi telponnya tidak diangkat oleh Andra.


"Aahh... Mungkin dia ada pasien banyak kali ya. Udah ah biarin saja" gumam nya pelan sambil membereskan semua berkas tersebut, lalu pergi meninggalkan ruangan itu ke ruangan pribadi nya.


Dia bekerja terus-menerus sampai jam makan siang. Evelyn pun mengambil HP-nya dan melihat jam, ternyata sudah hampir jam 1 siang.


Dia pun mengirim pesan ke Andra untuk makan siang bersama nya. Tapi chat an nya pun tidak di read sama sekali.


"Apa aku harus makan siang di rumah sakit saja?. Pasti pria tsundere itu lupa makan siang nya lagi," gumam evelyn pelan.


Setelah itu, dia pun mengambil tas dan kunci mobil nya. Lalu dia keluar dari ruangan nya.


Saat berjalan melewati meja sekretaris nya, dia pun berhenti dan berkata ke sekretaris nya.


" Siska, saya mau makan siang di luar. Kalau ada yang mau bertemu dengan saya, bilang saja setelah makan siang. Kamu mengerti kan?" ucap nya datar ke sekretaris nya itu.


"Baiklah nona," jawab Siska.


Setelah mengatakan itu, evelyn pun berjalan menuju lift dan menekan tombol turun ke lantai basement kantor nya itu.


Beberapa menit dia menunggu di lift itu, akhirnya dia sampai di basement. Lalu masuk ke dalam mobil dan mengendarai nya menuju rumah sakit tempat Andra bekerja.


20 menit kemudian, dia pun sampai ke rumah sakit tersebut. Dia pun keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam rumah sakit itu.


Dia yang dasar nya sudah tahu ruangan Andra pun langsung berjalan ke ruangan tersebut.

__ADS_1


Setelah sampai, dia tiba-tiba berhenti di depan pintu ruangan itu. Karena dia mendengar ada yang berbicara di dalam.


Siapakah yang berbicara di ruangan Andra itu?


__ADS_2