
Evelyn membalikkan badan nya untuk masuk ke dalam rumah nya. Pada saat balik badan, Evelyn melihat kedua orang tua nya sedang mengintip lewat jendela yang berada di pintu rumah nya.
"Ngapain mereka berdua disana. Ada-ada aja deh" batin evelyn.
Dia pun masuk ke dalam rumah nya, dan melihat orang tua nya dengan tatapan penasaran. Melihat putri nya, mama angela pun bertanya, "Asik gak kencan nya sayang?. Kemana aja tadi?" tanya nya ke evelyn.
Evelyn pun mengetik
Asik ma. Tadi Andra membawa ku ke taman bermain. Hehehe... Disana ada banyak kenangan yang menyenangkan ma. Elyn senang sekali.
Evelyn pun menunjukkan ketikan nya itu ke mama dan papa nya dengan tersenyum.
"Lyn, kamu yakin akan tetap ikut mama dan papa ke seoul?. Nanti hubungan mu dan nak Andra gimana sayang?.. Kamu gak usah paksakan kali untuk ikut" ucap papa brian ke evelyn.
Evelyn pun hanya mengangguk dan tersenyum.
"Ya udah pa, evelyn udah nentuin pilihan nya. Kita cuma ikutin aja" kata mama angela.
"Baiklah... Selama disana, papa dan mama akan mencarikan dokter terbaik untuk membuat suara mu kembali seperti semula. Berapa pun harga nya akan papa bayar, asal anak kesayangan papa dan mama ini sembuh" ujar papa brian sambil mengelus kepala evelyn.
"Sekarang kamu istirahat saja ya. Besok siang kita udah berangkat ke bandara" lanjut nya.
Evelyn pun mengangguk lagi.
"Sayang, apa nak Andra udah diberitahu kalau besok kita akan berangkat?" tanya mama Angela.
Evelyn terdiam sebentar lalu mengelengkan kepala nya.
"Lah, kenapa gak kamu beritahukan dia. Nanti dia cariin kamu loh" ucap mama angela lagi.
Evelyn pun mengetik lagi.
Udah elyn beritahu kalau besok kita akan berangkat ma. Tapi gak elyn kasih tahu jam nya. Nanti elyn kirim pesan aja sama dia.
"Baiklah. Udah sana kamu istirahat dan jangan lupa gosok gigi lalu berdoa" ingat mama Angela.
Evelyn pun menjawab dengan memberi hormat ke mama dan papa nya. Lalu pergi berjalan menuju kamar nya yang berada di lantai 2.
Setelah sampai di kamar nya, dia langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya. 15 menit dia di kamar mandi dan keluar. Kemudian dia juga langsung mengambil HP nya dan mengirimkan pesan ke andra.
__ADS_1
Evelyn.
Ndra, besok gue udah berangkat
Siang besok gue udah harus ke bandara.
Kamu gak usah ikut antar.
Udah ya gue mau tidur dulu.
Good night My prince Andra.
Setelah mengirimkan pesan itu, dia pun tertidur karena terlalu capek seharian ini.
Pagi pun sudah datang, di sebuah kamar ada seorang laki-laki yang masih tidur nyenyak di kasur nya, karena semalam dia kecapekan pergi jalan bersama perempuan yang mulai dia sukai. Ya bener, yang kita bahas itu adalah Andra. Dia pun bangun dari tidur nya dan segera mengusap mata nya untuk menghilangkan ngantuk nya. Dia pun langsung membuka HP nya, dia mengchanger HP nya itu semalaman dengan kondisi mati. Dia menghidupkan HP nya dan ketika menghidupkan data seluler nya, ada sebuah pesan WA masuk. Pesan itu dari Evelyn. Dia membuka pesan itu dan membaca nya.
"Nih orang, semalam gak bilang mau berangkat siang ini. Ini udah jam 10 lagi. Astaga... " ucap nya sambil berlari ke kamar mandi untuk mandi.
10 menit kemudian dia keluar dari kamar mandi itu dan memakai pakaian nya. Dia memakai kaus lengan pedek dan celana jeans lalu memakai jaket nya juga. Dan segera keluar dari kamar nya.
Dia sudah melihat mama nya di dapur sedang mencuci piring.
Andra pun duduk di meja makan dan mulai memakan sarapan nya sambil menjawab pertanyaan mama nya, "Jam 11 ma. Maaf ya ma, Andra telat pulang semalam" jawab nya.
Mama nya hanya tersenyum, "Emang kemana aja?. Pergi sama calon menantu mama ya" goda mama nya.
Andra yang mendengar pertanyaan mama nya pun kuping nya mulai memerah.
" Hm.. iya ma. Kenapa mama bilang dia calon menantu mama. Kan belum tentu kami bertahan ma. Mana tahu bukan dia jodoh Andra"jawab Andra dingin.
"Ndra, dengarin mama. Mama tahu kalau kamu itu suka dan sayang sama Evelyn. Mama juga senang lihat dia, dia orang nya apa ada nya. Bukan karna dia kaya ya, tapi mama melihat dia dari hati nya ndra" jelas mama nya.
"Ndra, ikutin kata hati mu nak. Jodoh memang tidak kemana ndra. Tapi kalau kamu udah suka dan sayang banget sama dia, bertahan saja sayang. Lagian kalian itu cocok kok" lanjut mama nya.
Andra yang mendengar nya pun tersenyum.
"Ma, kalau dia memilih pergi. Apa Andra meski bertahan?. Mana tahu dia menemukan laki-laki yang lebih segala nya dari Andra. Kan Andra gak punya apa-apa, sedangkan dia seperti seorang tuan putri di rumah nya" ucap andra.
"Ndra, kalau udah saling suka, semua yang dilihat pun tidak akan peduli. Kalau dia pergi untuk yang terbaik dan berjanji akan kembali, ya bertahan. Tapi kalau tidak, itu terserah kamu. Percaya lah dengan pilihan hati mu sayang. Jangan berbohong dengan yang ada di dalam sini" ucap mama nya ke Andra sambil menunjuk ke arah hati Andra.
__ADS_1
"Udah ya, mama mau belanja dulu. Karna mama udah mulai jualan lagi besok. Kalau mau pergi, buat aja kunci di tempat biasa ya. Jangan lupa" lanjut mama nya dan langsung membawa keranjang belanjaan dan pergi.
Andra pun melamun sambil memikirkan perkataan mama nya lagi. Dan beberapa menit kemudian, dia sudah selesai melakukan aktivitas nya. Sekarang udah jam 11 siang, dia pun langsung berangkat ke bandara untuk melihat keberangkatan Evelyn untuk terakhir kali nya.
Sedangkan Evelyn dan kedua orang tua nya pun sudah pergi ke bandara dan menunggu disana. Karna jam keberangkatan mereka jam 1 siang nanti.
Evelyn melihat sekeliling mencari apakah Andra jadi datang atau tidak.
"Kurasa dia gak bakalan datang, kenapa harus berharap sih lyn. Dia pasti sibuk belajar atau gak kerja" batin nya.
Andra yang sudah berada di bandara pun berlari ke tempat pemberangkatan pesawat ke seoul. Dia melihat-lihat sekeliling sambil berlari.
"Kemana tuh perempuan sih. Gak mungkin dia udah berangkat. 1 jam dia berkeliling di bandara yang besar itu dan akhir nya dia menemukan evelyn yang sedang duduk di sana.
Andra yang sudah berada di depan evelyn pun langsung menarik evelyn ke pelukan nya sambil berbisik, "Kenapa baru bilang tadi pagi. Kamu sengaja ya" bisik nya ke telinga evelyn.
Dia pun langsung berlutut di depan evelyn, sambil memegang tangan evelyn.
"Berjanjilah padaku lyn. Kamu bakalan kembali lagi, jangan tinggalkan aku terlalu lama dan jangan lupakan aku juga. Berjanji lah lyn" ucap nya ke evelyn.
Evelyn yang mendengar itu pun terdiam dan muka nya memerah karna malu. Dia pun menganggukan kepala nya.
"Setelah kamu kembali ke indonesia, segera hubungin aku. Aku akan menjemput mu di sini dan menembak ataupun melamar mu" ucap Andra lagi.
Mama dan papa evelyn yang mendengar itu pun tersenyum.
"Lyn, ayo kita udah mau take off" ucap papa brian dingin dan berlalu pergi meninggalkan ketiga orang itu.
"Ahhh...Papa ini gak pernah berubah. Ayo sayang, nanti kita ketinggalan pesawat. Kami pergi dulu ya nak Andra. Kirim salam untuk mama mu dan keluarga mu" ucap mama Angela sambil mengapit lengan evelyn.
Evelyn melepaskan sebentar lengan mama nya lalu mengetik.
Andra, aku pergi dulu ya. Semangat terus belajar nya dan kita harus sama-sama berjuang, jangan lupakan aku juga ya. Janji mu akan ku pegang. I love you Andra.
Dia pun menunjukkan HP nya ke Andra. Dan Andra pun memeluk evelyn. Sedangkan evelyn pun mengangguk dan membalas sebentar pelukan Andra dan melepaskan nya.
Dia pun mengapit lengan mama nya dan berjalan bersama mama nya sambil menangis
Andra hanya memandang kepergian evelyn dengan mengeluarkan air mata nya sedikit.
__ADS_1
"Gue akan nunggu lo sampai kapanpun. Karna hati ku udah milik mu selama nya" gumam nya pelan sambil menangis.