
Evelyn menarik tangan Kayra dengan cepat lalu menulis di kertas itu lagi.
Kayra, tolong halangin riani untuk menelpon kevin. Dan tolong juga halangin dia memberitahukan tentang kondisi gue ini. Kumohon.
Kayra yang melihat tulisan itu pun segera menghampiri riani di luar, setelah menemukan riani, dia langsung mengambil HP riani itu lalu mematikan nya.
" Apa-apaan lo kay!. Gue mau menelpon kevin, napa lo ambil HP gue!" ucap riani kesal.
" Itu permintaan evelyn lah idiot" jawab santai Kayra.
" Dia tidak mau kevin dan andra tahu soal kondisi nya yang sekarang" lanjut Kayra.
Ariani menatap Kayra tajam, " itu evelyn yang suruh atau lo yang gak mau?" tanya riani.
" Itu permintaan asli evelyn lah!. Tanya aja sana sendiri!" ucap kayra kesal.
Mendengar semua itu, riani langsung masuk ke dalam ruang rawat evelyn.
" Tadi lo setuju kalau gue kasih tahu andra dan kevin, tapi sekarang lo larang gue. Lo mau apa sih sebenarnya!!" ucap riani kesal.
Evelyn yang melihat tatapan kesal riani pun hanya bisa cengar-cengir aja.
" Malah cengar-cengir pula lo. Gak suka gue lihat gigi lo itu" ucap riani ketus.
Evelyn yang melihat itu pun langsung mengambil kertas lalu menulis lagi.
Maafin gue riani. Tapi gue gak mau andra tahu. Gue gak mau dia malu dan kasihan sama gue.
Jadi tidak usah kasih tahu dia dulu ya. Please...
Setelah mereka bertiga membaca tulisan itu, mereka bertiga pun terdiam dan mengangguk aja.
" Ya sudah lah. Bagaimana kalau kita makan snack dan buah-buah ini?" tanya viana.
" Emang lo punya snack?. Kan kita hanya bawa buah-buah an saja" ucap Kayra bingung.
"Ya ada dong. Bukan viana nama nya kalau gak bawa hal yang tidak terduga" ucap viana senang. Lalu mengeluarkan beberapa snack dari dalam tas ransel yang dia bawa.
Semua orang yang disana tercengang melihat nya. Lalu tersadar lagi dan mereka ketawa bersama.
Tidak terasa sudah hampir malam, dan sahabat-sahabat nya yang tadi datang pun sudah pulang 30 menit yang lalu. Sekarang evelyn hanya diam sambil melamun.
Ting...Ting... Ting...
Tiba-tiba suara notifikasi di HP nya berbunyi. Lalu evelyn mengambil HP nya dan membaca pesan itu, yang ternyata dari andra.
Andra.
Napa lo chat gue tengah malam?.
Ada masalah apa?
^^^Evelyn.^^^
^^^Gak apa-apa kok.^^^
^^^Gue hanya kangen aja sama lo.. hehehe^^^
Andra.
Kalau gak penting gak usah chat.
Lo udah makan kan?
Evelyn yang melihat chat andra pun langsung tersenyum, " ternyata dia memang tsundere" batin nya.
^^^Evelyn.^^^
^^^iya iya. Emang salah ya chat gitu.^^^
^^^udah kok sayang. Tumben nanya.^^^
__ADS_1
Andra.
Salah!.
Emang salah nanya gitu?.
Kalau gak mau di tanya gitu, gak akan gue tanya lagi.
^^^Evelyn.^^^
^^^Yaahh jangan gitu dong ndra.^^^
^^^Gitu aja ngambek^^^
^^^Nanti tampan nya hilang loh.^^^
Andra.
Terserah lo lah perempuan gila.
^^^Evelyn.^^^
^^^Pacar sendiri di bilang gila.^^^
^^^Jahat bener ya.^^^
^^^Andra, I love you forever.^^^
Andra yang membaca chat itu pun hanya tersenyum dengan pipi nya yang memerah.
" Dasar gila ah. Gue rasa gue memang sudah ada rasa sama lo lyn. Tapi gue gak bisa ungkapin. Maaf in gue ya lyn" batin nya.
Andra pun membalas chat itu.
Andra.
Apaan sih lo gadis gila.
gak capek lo hah!.
^^^Evelyn.^^^
^^^Hehehe... biarin aja^^^
^^^Kan memang bener, gue cinta sama lo^^^
Andra.
Ya ya ya gue tahu.
Gak harus gue balas gitu juga kan.
^^^Evelyn.^^^
^^^Balas dong. Gak usah dingin gitu lah ndra^^^
^^^Andra, maafin gue ya^^^
Andra.
Maaf untuk apa pula lo?.
Gak usah aneh-aneh deh.
^^^Evelyn.^^^
^^^Ya gue mau ucapin maaf aja^^^
^^^Maaf udah ganggu hidup lo selama ini.^^^
^^^Maaf ya.^^^
__ADS_1
^^^Oo iya, gue ngantuk pengen tidur,^^^
^^^Gue tidur dulu ya. Bye my sweet prince Andra.^^^
Andra yang melihat chat itu pun jadi bingung. " Kenapa nih anak bilang maaf sama gue" gumam nya.
" Lo memang udah ganggu hidup gue gadis gila, dan lo hanya tanggung jawab. Gue gak akan biarkan lo ninggalin gue" gumam nya lagi.
Kembali lagi ke diri evelyn.
" Maafin gue ndra. Gue akan ikutin perkataan papa. Karena gue gak mau lo malu udah kenal perempuan bisu seperti gue ini" batin nya.
Setelah itu karena lelah, evelyn pun ketiduran.
Ketika evelyn tidur nyenyak, ada seseorang yang masuk ke dalam kamar nya.
"Duri pabo, kau memang orang paling pabo yang pernah kulihat" gumam seseorang itu.
Evelyn mendengar sedikit gumaman seseorang pun terbangun dari tidur nya.
Dia mengucek mata nya dan melihat siapa yang datang menjenguk nya.
Evelyn terkejut, dia hanya diam dengan tatap bingung nya.
" Napa lo diam aja. Tumben gak ngerocos" sindir julius.
Evelyn pun mengambil kertas dan pulpen nya.
Kapan lo datang Julius-oppa?
Ya yang datang itu adalah julius wilson. Teman sedari kecil nya evelyn.
Julius pun melihat tulisan evelyn di kertas itu.
" Lo napa nulis di situ?. Jangan-jangan yang di bilang om Brian itu bener. Lo jadi bisu Duri pabo" ucap julius dengan muka kasihan nya
Evelyn yang mendengar nya pun mengecutkan bibir nya.
Lo ngejek gue. Iya gue bisu sekarang oppa.
" Lo yang tidur seperti putri tidur. Kelamaan lo tidur. Kenapa bangun sih, mendingan gak usah bangun lagi lo" sindir julius.
Evelyn sedih mendengar itu.
Bahkan sahabat ku dari kecil pun menginginkan aku mati. Tulis evelyn di kertas itu.
Julius yang membaca nya pun langsung terkejut. " Apa-apaan coba bicara lo itu. Otak lo kotor banget" ucap julius sambil memukul pelan kepala evelyn.
" Evelyn, banyak yang sayang sama lo. Gak usah putus asa hanya karena lo tidak bisa berbicara. Semangat terus" ucap julius.
Evelyn hanya mengangguk kepala nya pelan.
Julius-oppa, apa sekolah di Seoul itu menerima siswi bisu seperti gue ini?.
Julius hanya menganggukan kepala nya. " Iya, bisa. Tapi kurasa paman akan memasukkan lo ke Kwangju Foreign School. Sekolah untuk yang berkebutuhan khusus" ucap Julius.
Kenapa aku harus sekolah di sekolah berkebutuhan khusus sih.
" I don't know. Itu yang gue dengar dari om brian tadi" jawab Julius.
"oo iya. Gimana dengan kekasih mu itu?. Dia ada gak menjenguk mu ke sini?" tanya Julius.
Evelyn pun menulis lagi sambil memasang muka sedih nya.
Tidak. Gue belum memberitahukan apa pun pada nya. Gue takut dia tidak menerima ku.
" Lo harus nya memberitakan semua nya ke dia. Kalau dia beneran sayang dan cinta sama lo, dia bakalan menerima lo apa ada nya" ucap Julius.
" cepat gih kabarin kekasih lo"lanjut Julius.
Apakah evelyn akan menelpon andra dan memberitahu semua nya atau malah dia tetap diam dan memilih cara lain.
__ADS_1