My Dream Boyfriend

My Dream Boyfriend
BAB XXXI. ** Cemburu **


__ADS_3

Evelyn melangkah ke toko buku itu sambil melihat-lihat gantungan HP yang tadi. Tiba-tiba ada yang memanggil nya padahal dia sudah berada di pintu masuk toko buku.


" EVELYN SI DURI NO BAKA!!! " teriak orang itu.


Mendengar ada yang memanggil nya, dia langsung menoleh. Hanya ada satu orang yang manggil dia seperti itu.


" Siapa ya?. Apa kita saling mengenal? " tanya evelyn ke orang itu.


" Oii Duri babo, kamu tidak ingat dengan ku" ucap orang itu.


" Tidak " jawab nya singkat evelyn.


" Cih... Duri babo . Kamu beneran gak ingat gue. Parah banget otak lo!! " sindir orang itu.


" Lo siapa sih!! " ucap evelyn kesel.


" Gue Julius van wilson, teman kecil lo dulu. Masih gak ingat juga lo" kata orang itu.


Evelyn mencoba mengingat nama orang itu.


"Julius van wilson?. eehh jangan-jangan kamu anak nya om malvin wilson ya. Yang dulu hitam, pendek, hidup lagi itu kan. hahaha" ujar evelyn sambil ketawa pelan.


" anjay, lo masih aja ejek gue!!. Sekarang lo gak bakalan bisa ngejek gue" kata Julius kepedean.


" Lo memang tambah putih sih, tapi tetap jelek hihihi" sindir evelyn.


* Tak..


Julius memukul kepala evelyn pelan, " gue udah ganteng gini dibilang jelek. Banyak yang mau sama gue " ucap nya masih dengan pede nya.


" cih... Kepedean amat lo dah. hahaha.. "kata evelyn.


" BTW, lo sekarang sekolah di mana?" tanya evelyn.


" Di Seoul. Hanlim multi art school" jawab Julius.


" berarti kamu sekolah di tempat artis-artis kpop itu ya. Pasti ada yang kamu sukai ya di sana" goda evelyn sambil menyenggol pundak Julius.


" hihihi ada sih. Tapi gak artis sih, cuma anak dari orang biasa" jawab nya.

__ADS_1


" hm... iya, dengar-dengar dari om Brian. Lo bakalan di pindahkan ke Seoul ya. Bukan nya lo lebih suka di indonesia, kenapa harus dipindahkan? " tanya Julius.


Brian itu adalah nama papa nya evelyn, ya nama lengkap Brian alviandi Lee. Papa Brian itu seorang pengusaha terkenal di dunia dan nama mama nya Angela agustina Blake juga seorang designer terkenal di Prancis dulu. Evelyn memang keturunan campuran orang Korea Selatan dengan orang prancis. Kenapa kedua orang tua nya bisa berbahasa indonesia dan tinggal di Indonesia. Itu karena mama dari mama nya itu keturunan Yogyakarta. Oma nya evelyn mau putri dan keluarga putri nya tetap di Indonesia itu karena oma nya tidak mau tinggal sendiri di indonesia, tapi sekarang oma nya sudah meninggal dan karena mama evelyn udah terlalu bentah di Indonesia dia jadi tidak pengen lagi tinggal di Seoul. Tapi biarpun gak pengen tinggal di Seoul, mama nya evelyn sering banget tinggalin evelyn untuk mengikuti fashion week di paris dan papa nya memang jarang di indonesia, lebih tepat nya papa Brian lebih sering keliling dunia untuk melihat semua perkembangan perusahaan nya dan di ikuti sama mas nya evelyn. Evelyn juga punya dua orang kakak laki-laki. Dan kedua kakak laki-laki nya itu lebih milih tinggal di Seoul dan Jepang. Jadi jarang ke Indonesia. Tapi kenapa mama dan papa nya pengen ke Seoul lagi?. Itu karna perusahaan papa nya ada di sana. Dan kenapa juga papa nya evelyn minta dia untuk jadi penerus, itu karena papa nya tidak mau evelyn terlalu manja dan papa nya mau evelyn seperti kakak laki-laki nya.


" Di pindahkan?. Apa papa memberitahu kan nya?. Kenapa harus di beritahu ke kamu sih" tanya evelyn kesal.


" oo come on evelyn, om Brian itu pengusaha terkenal, dan om Brian juga teman bisnis daddy gue. Jadi gue tahu lah, lagian kita kan teman dari kecil" ucap Julius.


" iya lah iya lah" jawab evelyn.


Sementara di toko buku itu, Andra melihat ke arah evelyn. Dia melihat evelyn sedang bicara dengan seorang pria.


" ciih.. sama siapa tuh perempuan gila. gue udah nungguin dia sampai satu jam di sini sedangkan dia enak-enak nya dekat sama cowok lain" ucap Andra kesal sambil berdiri dan jalan keluar menemui evelyn.


Andra meletakkan novel yang dia baca tadi, lalu membayar pembatas buku yang dia ambil tadi dan berjalan ke luar toko buku untuk menemui evelyn.


" Dasar perempuan gila, kata nya hanya mau sama gue aja, tapi malah akrab sama cowok lain. Gak di kenal pula tuh cowok" batin Andra kesel.


* Kembali lagi ke evelyn *


" Jadi ngapain lo ke Indonesia lagi?. Bukan nya lo juga udah betah di Seoul? " tanya evelyn.


" urusan?. Urusan apa? " tanya evelyn.


" Lo juga bakalan tahu" jawab Julius misterius.


Lagi asik-asik nya ngobrol, ada tangan seseorang yang memeluk pinggang evelyn dan juga menyandarkan kepala nya di bahu evelyn.


" Eehh? " ucap evelyn terkejut lalu mengarahkan kepala nya melihat orang yang bersandar di bahu nya.


" Hm... gitu ya. Ninggalin aku sendirian di situ, dan malah asik-asik nya ngobrol dengan cowok lain" ucap Andra dingin.


" Duri babo, siapa dia?" tanya Julius


" hm... aku siapa sayang?. Kenapa gak kamu kenalin dengan cowok itu? " goda Andra sambil cium pipi evelyn.


Yang di cium muka nya udah memerah seperti tomat.


" eehh... anu.. itu.. dia--" ucapan evelyn putus-putus.

__ADS_1


" gue kekasih nya perempuan gila ini. Anda siapa ya? " tanya Andra dengan muka datar nya.


" wow, lo punya pacar ternyata cewek babo. Pikir gue lo gak laku" sindir Julius


Evelyn melepaskan tangan Andra yang berada di pinggang nya. Lalu berbisik, " cemburu ya my Prince Andra"


" cih, kepedean amat lo perempuan gila" bisik Andra juga.


" lo tanya dia siapa kan julius. Dia memang pacar gue, tapi dia gak pernah nganggap gue sih" ucap evelyn sambil memasang ekspresi pura-pura sedih.


Andra yang mendengar itu pun menatap evelyn tajam. " apa-apaan pula nih cewek" batin Andra.


" Gak anggap gimana maksud nya?" tanya Julius ke evelyn.


" Ya gak di anggap aja, dia lebih anggap buku adalah pacar nya" sindir evelyn.


" hahaha ya udah lah. Gue mau lanjut pergi lagi, ada seseorang yang mau gue temuin. Gue pergi dulu ya. Bye Duri babo " ucap Julius ke evelyn sambil memeluk dan mencium pipi evelyn lalu pergi dengan senyum jahil nya..


Andra yang melihat nya pun tiba-tiba kesal lalu berjalan pergi juga. Sedangkan evelyn terdiam, lalu menyusul Andra dan memegang tangan nya, " itu bukan seperti ya kamu lihat ndra. Percaya lah" ucap evelyn ke Andra.


" hm... itu sih terserah lo" jawab Andra datar lalu membalikkan badan nya lagi.


" Kumohon percaya lah ndra. Dia bukan siapa-siapa ku. Aku hanya suka sama mu saja" ucap evelyn lagi sambil memeluk Andra dari belakang.


" Lepasin sekarang, malu di lihatin orang banyak" ucap Andra pelan berusaha melepas tangan evelyn.


Evelyn pun menggeleng, " gak mau, hiks.. hiks.. " ucap evelyn yang mulai menangis.


Andra yang mendengar evelyn menangis pun membalikkan badan nya dan melihat evelyn yang memang sedang menangis.


" napa jadi lo yang nangis perempuan aneh. Hapus air mata lo, jangan bikin malu" ucap Andra ketus.


" hiks... hiks... gue.. hiks.. suka nya... sama mu ndra" ucap evelyn sambil terisak pelan.


" iya iya tahu. Jangan nangis lagi ya. Maaf ya evelyn" kata Andra sambil menghapus air mata evelyn.


Evelyn di perlakukan seperti itu pun merona lalu mencium bibir Andra dengan tiba-tiba.


Cup..

__ADS_1


Jangan tanya lagi, muka Andra terkejut di perlakukan seperti itu di muka umum.


__ADS_2