My Dream Boyfriend

My Dream Boyfriend
BAB XXX ** Kencan **


__ADS_3

Setelah bicara dengan Vincent di depan rumah, Andra langsung berlari ke halte bus.


" Ya Tuhan, napa saya bisa lupa kencan pertama ini. Andra bego Andra bego" ucap andra dalam hati.


" astaga, napa bus nya lama sekali. Nanti perempuan aneh itu marah-marah pula, bisa berabeh" gumam andra.


Sedangkan evelyn yang sudah sampai dari tadi di mall, hanya duduk diam di pinggir jalan mau masuk ke dalam mall itu.


" napa kok andra lama banget ya. Apa terjadi apa-apa sama dia" gumam evelyn panik sambul mengambil HP nya untuk chat andra.


Evelyn.


P...


P...


Andra, kamu udah dimana sekarang sayang?.


Kamu gak apa-apa kan?.


Andra...


ndra...


andraaaaa!!!...


Sementara di halte bus, Andra masih menunggu bus nya datang. Tiba-tiba HP nya berbunyi menandakan ada pesan yang masuk lalu dia melihat nya. Ternyata evelyn yang mengirimkan pesan itu.


" Kan bener, dia pasti bakalan ngomong sepanjang jalan kenangan nanti. Bikin sakit kepala aja" gumam nya.


^^^Andra.^^^


^^^Udah saya bilang gak usah panggil sayang!.^^^


^^^Sabar lah, bus nya belum datang ini.^^^


^^^Saya gak apa-apa. Tenang aja, gak usah panik.^^^


Evelyn.


Kamu gak suka dipanggil sayang ya?


ya udah gak akan ku panggil lagi deh.


^^^Andra.^^^


^^^Sabar ya evelyn. Ini bus nya baru datang.^^^


^^^Jumpa di mana nanti.^^^


Evelyn.


Iya. Bagus deh bus nya udah datang.


Di pintu masuk mall aja. hehe.


aku udah nunggu di sini,


seperti orang gila aja, huh.

__ADS_1


^^^Andra.^^^


^^^Kan memang kamu gadis gak waras.^^^


Evelyn.


iiihh sebel ah ndra.


masa pacar sendiri di bilang orang gila.


^^^Andra.^^^


^^^Read.^^^


Selagi evelyn menunggu, dia melamun tentang perkataan papa nya tadi pagi.


"Kalau kamu gak mau menurutin kata-kata papa, anak yang bernama Andra itu bakalan akan kena masalah"


" Napa harus seperti ini saat aku udah jadian sama Andra. Aku gak mau Andra dan keluarga kenapa-napa. Apa yang harus ku lakukan" batin evelyn yang melamun.


Sedangkan Andra yang udah sampai di halte bus mall itu pun langsung berlari ke arah pintu masuk mall untuk menemui evelyn.


" Dimana tuh perempuan sih" gumam Andra sambil mengendarkan pandangan nya ke semua sisi mall.


Tak lama setelah itu dia melihat evelyn sedang duduk di tangga mall itu yang sambil melamun lalu menghampiri nya.


" Evelyn.. " panggil Andra sambil menyentuh bahu evelyn.


" Evelyn.. "Panggil Andra lagi.


" oiii perempuan gila" ucap nya kesal sambil menyentil jidat evelyn.


" Aku!. Napa ada masalah hm" ucap Andra sambil berjongkok di depan evelyn.


" udah lama nunggu gadis gila" lanjut nya sambil tersenyum tipis.


" Huh!. menurut mu?. Pacar sendiri di bilang gila. Dasar menyebalkan" ucap evelyn sambil mengecutkan bibir nya.


Andra yang melihat evelyn mengecutkan bibir nya menarik bibir itu karena gemas melihat nya.


" Adduuhhh.. Andra sakitt tahu!! "ringis evelyn kesakitan.


" Kalau sakit gak usah lakukan itu lagi di depan ku. Gak ada imut-imut nya sama sekali. Ayo masuk, tadi kata nya mau jalan" ucap Andra datar sambil menarik tangan evelyn pelan.


Evelyn yang di perlakukan seperti itu pun merona pipi nya tapi dia segera memalingkan muka nya.


" Kamu bisa romance juga ya ndra" goda evelyn.


" Gak usah baperan. Aku hanya takut kamu hilang nanti saat jalan " ucap Andra datar sambil masih memegang tangan evelyn, tapi kuping nya sudah memerah.


Mereka pun langsung masuk ke mall itu dan jalan mengelilingi nya. Tiba saat evelyn melihat sebuah toko aksesoris, dia pun langsung menarik Andra untuk masuk ke dalam.


" Ngapain kita ke sini sih?" tanya Andra yang di tarik paksa sama evelyn.


" Hehehe... melihat sesuatu dulu. Gak apa-apa kan? " tanya evelyn lagi, Andra menjawab dengan menganggukan kepala nya.


Evelyn pun melihat-lihat isi toko, tiba-tiba dia melihat sepasang gantungan HP yang beruang tapi warna nya aja yang berbeda.


" ndra, lihat deh gantungan nya imut kan" ucap evelyn sambil menunjukkan gantungan beruang itu ke Andra.

__ADS_1


" hm.. iya" jawab Andra singkat.


Lalu datang nya pelayan toko di situ, " Ada yang bisa saya bantu mbak?" tanya pelayan toko itu.


" iya mbak. Ini ada warna apa aja gantungan beruang nya?" tanya evelyn.


" oo gantungan couple HP itu ya mbak. Ada warna putih, hitam, hijau, biru, dan merah aja mbak" jawab pelayan toko nya.


" Andra, kamu suka warna yang mana? " tanya evelyn ke Andra.


" hitam " jawabnya singkat.


" hm.. oke. mbak, saya mau gantungan nya warna putih dan hitam ya. Di tengah beruang itu bisa di ukir nama tidak mbak" ucap evelyn lagi.


" Bisa kok mbak. Mau di ukir dengan nama apa? " tanya pelayan itu lagi.


" Yang putih Kivandra, kalau yang hitam Evelyna" jawab evelyn sambil memberikan gantungan itu.


" Baiklah, silahkan tunggu sebentar ya mbak" ucap pelayan itu pergi membawa gantungan itu.


Evelyn yang masih sibuk dengan gantungan HP itu sedangkan Andra sibuk melihat-lihat sebuah Bando yang memiliki pita di tengah bando itu.


" Apa dia bakalan suka kalau di kasih ginian? " tanya Andra dalam hati nya.


" Atau ku kasih boneka aja. Tapi itu sudah biasa. Mau kasih apa ya" batin Andra yang berpikir keras.


" Andraa... " panggil evelyn sambil menghampiri Andra.


" hm. Sudah selesai?. Biar kita keluar dari sini lalu ke toko buku" kata andra datar.


Evelyn menggelengkan kepala nya, " ada yang mau kutunggu. Bentar ya" ucap evelyn sambil menatap Andra.


" Ya sudah, aku mau ke toko buku yang di depan itu. Nanti kamu nyusul aja ya kesana. Gak apa-apa kan" kata Andra.


" baiklah. nanti ku susul ke sana ya" ucap evelyn.


" iya. Oo iya jangan sampai hilang ya kamu nya" ucap Andra lalu pergi ke toko buku yang di depan toko Aksesoris.


Sudah sampai ke toko buku itu, Andra langsung melihat-lihat buku apa yang harus dia beli. Namun tiba-tiba dia melihat ada pembatas buku yang unik yaitu dengan bentuk bunga lily.


Lalu di melangkah ke pembatas buku itu lalu mengambil nya, " apa dia akan suka dengan pembatas buku ini?. Kuharap dia suka" gumam Andra.


Dia mengambil pembatas buku itu sebanyak dua buah sambil tersenyum. Lalu dia mencari-cari lagi buku yang dia ingin baca sambil menunggu evelyn.


" Tuh perempuan kok lama banget sih. Ngapain aja dia di sana" gumam andra.


Andra mengambil sebuah novel lalu membaca nya di sebuah bangku yang di sana.


Sementara di toko Aksesoris itu, gantungan yang dia mau beli pun datang.


" mbak, ini gantungan nya sudah saya buat nama nya" ucap pelayan itu sambil menunjukkan gantungan itu ke evelyn.


" aahh... bagus banget mbak. Ini berapa jadi nya mbak? " tanya evelyn.


" oo itu anda bisa membayar nya di kasir aja langsung mbak" ucap pelayan itu.


" ini berapa mbak? " tanya evelyn di kasir.


" 50 ribu mbak " jawab kasir itu.

__ADS_1


" Ini uang nya mbak. Ambil aja kebalik an nya" ucap evelyn sambil membawa gantungan yang berada di paperbag. Lalu dia pergi ke toko buku itu untuk menyusul Andra.


__ADS_2