My Dream Boyfriend

My Dream Boyfriend
BaB XXV. **Kesialan evelyn **


__ADS_3

" Ariani, gue mau ngomong sesuatu sama lo" ucap andra dan Ariani pun menghentikan langkah nya yang berencana mau ke kelas nya.


Ariani yang berhenti pun langsung melihat andra dengan muka bingung nya, " kenapa andra?. apa ada masalah ndra? " tanya Ariani ke andra.


Andra yang mendengar pertanyaan Ariani hanya menggeleng aja.


" gue hanya mau bilang, lo harus belajar lebih rajin lagi biar bisa kalahin evelyn, karna kalau gue lihat-lihat jika evelyn seperti itu terus. Otak lo akan kalah saing dengan otak si manusia gila itu. kan gak lucu kalau anggota OSIS dikalahkan sama orang gila" ucap andra dingin.


" nih setan, gue jadikan ayam geprek juga lo!!. lagian bagi gue gak masalah kalau dia dapat juara satu dalam ujian semester ini. t-tapi.. " ucapan ariani berhenti sebentar.


Sedangkan Andra terheran karna Ariani menghentikan omongan nya.


" tapi.. kalau dia gak dapat juara satu, dia bakalan kecewa banget sama diri dia sendiri. gue gak mau dia seperti itu" lanjut Ariani dengan ekspresi sedih.


" bener juga ya. kalau gak dapat juara satu dia, dia bakalan sedih juga. aarrgghh kenapa jadi seperti ini sih. Andra bodoh bodoh" batin Andra memaki-maki diri nya sendiri.


Andra menatap Ariani, " makanya itu riani, tolong bantu dia ya. kalau ada yang dia gak mengerti, tolong kamu bantu jawab" kata Andra.


Ariani jadi ikut menatap Andra.


" oiii ketos kita yang satu ini beneran udah suka ya sama sahabat gue yang gila itu" goda Ariani sambil menaik turunkan alis nya.


Andra yang mendengar perkataan Ariani pun terkaget.


" mana mungkin gue suka sama orang gila macam dia" hardik andra.


" ah yang bener. Suka pun gpp ndra. " Ariani nepuk bahu andra.


" terserah lo lah. gue balik ke kelas duluan" jawab andra lalu berjalan pergi meninggalkan Ariani.


Sedangkan Ariani menahan tawa nya karna mengetahui semua itu, " gue bakalan menang taruhan dari kaira nih. hihihi" kekeh Ariani.


Setelah itu pun Ariani pun pergi ke kantin buat beli snack untuk teman-teman nya.


Sementara itu di dalam kelas, evelyn sudah duduk dan membaca buku nya lagi. itu membuat kaira dan viana terheran.


" sudah lah lyn, jangan terlalu di paksa in juga. nanti otak lo gak kuat pula" ucap kaira serius.


" iya lyn. kan lo bisa dekatin andra dengan cara yang biasa aja. gak seperti ini juga" ucap viana juga.


Evelyn yang mendengar perkataan sahabat-sahabat nya pun jadi berhenti membaca lalu menatap mereka.


" ini syarat yang diberikan andra supaya hubungan kami bisa serius. gue serius menyukai dia, jadi gue akan buktikan semua itu. Jadi kalian gak usah bawel" ucap evelyn sedikit ketus.

__ADS_1


Sedangkan kedua teman nya itu pun jadi terdiam sambil saling pandang.


"Dia bener-bener udah jadi kang bucin viana. kita harus bawa dia ke dukun beranak napa nya" ucap kaira.


Viana langsung memukul kepala kaira, " lo kira elyn mau melahirkan apa. jangan sembarangan lah" kata viana sambil memukul pelan kepala kaira.


Kemudian Ariani datang sambil membawa snack yang lumayan banyak ke kelas. Kaira dan viana yang melihat itu pun langsung menyerbu ariani.


" waaahh dalam rangka apa lo beli snack sebanyak ini" ucap kaira dengan mimik senang nya.


Ariani mengacuhkan mereka berdua lalu langsung duduk di samping evelyn.


" berhenti bentar. ayo makan snack bentar sebelum guru datang" kata Ariani ke evelyn.


" hm... " evelyn hanya menggangukan kepala nya


"nih.. makan lah" Ariani memberikan snack itu ke evelyn.


" ya makasih" ucap evelyn sambil memakan snack itu dengan membaca.


Ariani mengambil buku nya dan melotot kan matanya ke evelyn. " gue bilang berhenti sebentar. ngerti gak lo" ucap Ariani kesel.


lima belas menit kemudian guru matematika sudah masuk ke kelas mereka.


Evelyn gak pulang bersama Andra, dia minta di jemput sama supir nya.


sedangkan Andra yang pulang sendiri pun masih di halte. " kok jadi sepi gini ya rasa nya. aahh harusnya gue senang, kok jadi sepi gini yang gue rasa" gumam Andra.


" semua ini gara-gara perempuan gila itu, gue jadi gak biasa kan pulang sendiri dan gak mendengar ocehan nya jadi gak seru" ucap Andra sambil menghela nafas nya.


Lalu Andra pun naik ke bus karna bus nya sudah datang.


Sementara di tempat evelyn, dia baru aja pulang dari tempat les nya. evelyn tidak mau di jemput sama supir nya, karna dia pengen naik taksi aja. Jarak antara rumah nya dan tempat les nya juga cukup dekat.


Kebetulan juga sekarang sudah jam enam past, jalanan sudah mulai sunyi hanya ada beberapa orang saja yang lewat.


jangan kira evelyn bakalan takut, dalam kamus nya gak ada kata takut. Lagian matahari juga masih belum tenggelam sepenuh nya kan.Dan juga ini tempat les nya terletak di dekat perumahan juga bukan nya di dekat hutan.


Tiba-tiba ada suara motor yang mendekat ke arah nya dari arah belakang.


"ASTAGA TAS GUE!!! COPETT. TOLONG ADA COPET" teriak evelyn sambil mengejar copet itu tapi sayangnya gak terkejar. Tapi anak-anak yang kebetulan lewat situ pun ikut mengejar nya. sampai akhirnya tas nya kembali lagi karna copet itu berhasil di tangkap sama mereka


Dan di rumah Andra, dia baru saja bangun. karna kecapek an dia pun jadi ketiduran. dia baru terbangun jam setengah delapan. Dia langsung mengambil HP nya lalu memeriksa apa ada yang chat dia atau tidak.

__ADS_1


Ternyata Ariani chat dia, karna chat dari Ariani dia langsung melotot kan mata nya terkejut dan sedikit panik.


*Ariani.


Andra, gawat.


Evelyn ndra, dia tadi di copet.


^^^Andra^^^


^^^Hah?. Apa? ^^^


^^^Kok bisa dia kena copet? ^^^


Ariani.


Lo lama amat balas chat nya ndra


telat lo. Evelyn udah gpp katanya tadi*.


Melihat chat an itu sebenarnya dia masih pusing karna baru bangun, tapi karna dia mendapat kabar evelyn seperti itu perasaan nya jadi tidak tenang. Dia juga takut evelyn kenapa-napa.


" cih... perasaan gue jadi gak tenang gini. napa tuh orang selalu ceroboh sih" cerutu andra.


** Rumah evelyn **


Evelyn mau makan bersama kedua orang tua nya. Papa nya juga baru pulang kerja.


" ayo di makan " kata mama nya.


" iya ma " jawab evelyn lemas.


" sayang, ada apa?. apa ada masalah?" tanya mama nya.


" ma, besok evelyn sudah mau ujian kenaikan semester. elyn takut gak bisa " ucap evelyn lemas.


Papa evelyn yang mendengar nya pun bertanya, " jadi besok sudah masuk masa-masa ujian ya. Jangan lupa kamu harus bisa dapat juara. Kamu gak lupa kan dengan syarat papa kan? " tanya papa nya.


" gak pa. elyn janji bakalan dapat juara demi restu papa " cengir evelyn.


"bagus kalau ingat. Jangan kecewa in marga kita elyn. kamu itu keturunan keluarga Lee. Keluarga Lee itu harus kuat dan menguasai segala nya" jelas papa nya.


" sudah-sudah jangan di bahas lagi. cepat makan nanti keburu dingin makanan nya "ucap mama evelyn supaya suami dan anak nya berhenti.

__ADS_1


Jangan lupa like ya teman-teman


__ADS_2