
** Braakk... **
" ANDRAAA... " teriak evelyn terkejut karna Andra terjatuh dari tangga lipat itu.
Melihat Andra yang terjatuh, evelyn langsung panik dan menelpon supir nya supaya menjemput nya. sepuluh menit menunggu, mobil nya pun datang, lalu supir itu membantu Andra berdiri dan mengendarai mobil itu menuju rumah sakit.
" Ndra sakit banget ya?. Lo bisa nahan kan?. ya ampun gue harus gimana? " kata evelyn yang panik sekaligus khawatir sendiri.
Sedangkan Andra hanya diam aja tidak peduli sama evelyn yang lagi panik sendiri yang sambil kipas-kipas in kaki nya padahal gak ada guna nya sama sekali.
" dasar bodoh" ucap Andra di hati nya.
" udah lah, lo diam aja napa. Lagian ini gak ada apa-apa nya paling cuma memar dikit aja" kata Andra dingin karna capek lihat kerusuhan evelyn itu.
" pak, bisa lebih cepat gak sih? " protes evelyn ke supir nya.
Andra menatap evelyn, " lo napa suka sama gue? " tanya Andra ke evelyn.
Evelyn juga menoleh dan menatap Andra, " hmm... kenapa ya? " evelyn malah bingung.
" Emang harus ada alasan nya ya? " tanya evelyn ke Andra lagi.
" hmm... gue juga gak tahu" jawab Andra.
" napa dah tadi gue tanya gitu. kok gue makin aneh juga sih" batin Andra.
Setelah pembicaraan itu mereka berdua jadi canggung satu sama lain. Untuk beberapa saat mereka hanya diam tanpa bicara apa pun.
Tiba-tiba mobil berhenti, ternyata mereka berdua udah sampai di rumah sakit. Evelyn langsung membantu Andra untuk turun dari mobil itu.
Setelah 1 jam di periksa dokter, mereka pun sekarang lagi di jalan untuk pulang. Dan syukur ny Andra gak apa-apa karna dia hanya jatuh tidak terlalu tinggi. Tapi tetap aja evelyn panik dan khawatir terjadi apa-apa sama Andra.
Dalam perjalanan pulang membutuhkan waktu 15 menit. Dan mereka pun sampai di rumah Andra, evelyn juga membantu Andra untuk turun dan jalan masuk ke rumah nya.
" My prince Andra, nanti kalau ada apa-apa kasih tahu ariani aja ya.. chat atau telpon juga bisa, biar ariani yang beritahu ke gue" ucap evelyn.
Andra yang mendengar itu pun hanya bisa menghela nafas nya, " udah lah gue juga gpp, gak usah mikirin gue, sana lo pulang aja udah mau malam ini" kata Andra sambil mendorong evelyn pelan menuju mobil nya.
Sebenarnya evelyn masih belum mau ninggalin Andra, karna dia masih merasa bersalah. coba aja dia tadi gak maksa untuk bantuin Andra, mungkin andra gak bakalan jatuh dari tangga itu.
" Ndra, maafin gue.. " ucap evelyn pelan.
__ADS_1
" udah gue bilang lo gak salah. udah sana lo pulang, nanti makin gelap loh" kata Andra.
" Kenapa kalau gelap?. kan gue juga naik mobil, ingat ya kalau lo napa-napa kasih tahu ariani ya! " ingat evelyn sebelum pergi.
" kata nya tadi lo ngambek sama gue. Dan napa lo tadi cium gue dua kali? " tanya Andra pelan sambil ketawa pelan.
Evelyn yang mendengar dan melihat Andra ketawa, " Tadi lo... lo ketawa? " tanya evelyn.
Andra langsung mengubah ekspresi muka nya, " gak " jawab nya singkat.
" ASTAGA, TADI LO KETAWA. GUE GAK SALAH LIHAT TADI. GUE SENANG " kata evelyn heboh.
" udah pulang lo sana" usir andra. Evelyn berbalik untuk masuk ke mobil nya, tapi dia malah balik ke arah andra lalu membisikkan sesuatu.
"Gue gak bisa ngambek sama lo, gue hanya bisa nunjukkin rasa suka gue ke lo. Dan lagi tadi gue cemburu banget" bisik evelyn pelan lalu lari ke mobilnya.
Tanpa sadar Andra tersenyum lihat tingkah evelyn yang luar biasa aneh. DEG... DEG... DEG
" napa lagi nih jantung. Dia bilang tadi cemburu" batin andra tapi muka nya udah memerah.
Tapi sedetik kemudian Andra kembali tersadar dan menampar pipi nya pelan, " astaga, sadar andra. lo harus tahu diri" ucap andra pelan.
Menurut Andra, dia gak pantes buat evelyn. Evelyn yang polos itu lebih pantes sama orang yang lebih baik dari nya. Yang bisa membuat evelyn ketawa, bukan nya kaku seperti nya.
** Kleekk... **
Setelah itu Andra masih melamun, vincent keluar dari rumah nya dan samperin Andra.
" siapa dia itu kak?. cantik banget " ucap vincent yang sekilas melihat wajah evelyn.
Bukan nya membalas, Andra malah mengangkat bahu nya lalu masuk ke dalam rumah nya sambil terpincang pelan.
" lah kaki lo napa kak? " ucap vincent heboh dan ngikutin langkah kaki Andra masuk.
Di tempat lain, evelyn lagi duduk di balkon dekat jendela nya, sambil senyum-senyum aneh.
" My prince Andra, gue percaya kalau perjuangan gue gak akan sia-sia. Kita bakalan punya hubungan" ucap evelyn tersenyum.
** Tok... tok... tokk... ** suara pintu di ketuk.
" nona, ini susu coklat yang Anda minta" ucap pelayan itu dari luar.
__ADS_1
Evelyn yang mendengar itu langsung buka pintu nya lalu mengambil susu coklat nya itu.
" makasih ya bi" ucap evelyn ke pelayan itu sambil tersenyum.
Nah evelyn makin gak waras kan, dia dari tadi hanya tersenyum ke semua orang termasuk ke diri nya sendiri.
BEBERAPA HARI SETELAH KEJADIAN ITU.
Andra yang sudah sembuh kaki nya sekarang sedang berada di perpustakaan sekolah nya. Dia mau minjam buku untuk tugas sekolah nya.
Evelyn seperti nya gak tahu kalau Andra di perpustakaan sekarang. Lihat aja mata evelyn bolak-balik melihat sekeliling kantin.
"Hm... riani, Andra kemana ya? " tanya evelyn ke ariani.
" lah lo aneh banget dah. lo pikir gue ikutin dia seperti lo yang ikutin dia" jawab ariani.
" gue tadi papasan sama andra, jadi gue tanya. katanya dia mau ke perpustakan" kata kevin tiba-tiba dan ikut duduk di samping ke empat cewek itu.
" eehh oke vin. makasih banyak ya" ucap evelyn dan dia langsung berjalan ke perpustakaan itu.
Evelyn yang sedang jalan ke perpustakaan pun di hadang sama gibran. Evelyn ke kiri dia juga ke kiri, evelyn ke kanan dia juga ikutan.
" lo udah gak waras ya? " tanya evelyn kesel ke gibran.
Dan malu nya mereka berdua jadi dilihatin semua orang," Lo mau kemana sih? Gue ikut ya? " tanya gibran ke evelyn.
" NO!! " jawab evelyn lalu jalan meninggalkan gibran.
" oke " jawab gibran, tapi si gibran masih ngikutin evelyn.
" lo gila ya? " marah evelyn.
" lo tahu aja kalau gue udah gila. emang kenapa? " jawab gibran asal.
Evelyn memukul kepala gibran," lo udah gila ya. gue mau ke perpustakaan jadi lo gak usah ikutin gue" kata evelyn kesel.
" emang nya napa gak boleh?. gue juga anak sekolah ini dan perpus juga bebas di gunakan siapa aja" jawab gibran
" ah udah la terserah lo aja" jawab evelyn dingin lalu jalan.
** Bersambung **.
__ADS_1
jAngan lupa like ya teman-teman