My Eternal Love

My Eternal Love
Iam Not Hate You


__ADS_3

Malam masih gelap ketika Kyuhyun terbangun dari mimpi buruknya, keringat dingin membasahi wajah pucat Kyuhyun, deru nafas Kyuhyun saling bersahutan setelah itu Kyuhyun menggosok wajahnya frustasi. Mimpi sebulan terakhir ini selalu mengganggu tidur Kyuhyun, entah itu mimpi buruk ataupun mimpi indah.



Kyuhyun perlahan bangkit dari ranjang lalu mendekat kearah lukisan di samping kanan ranjangnya dan menatap lukisan itu lekat-lekat. Dulu Kyuhyun membeli lukisan ini hanya karena berfikir ada ikatan aneh dengan lukisan ini, tapi sebulan terakhir Kyuhyun mulai yakin jika mimpi dan lukisan di hadapannya saling berhubungan dan entah mengapa Hyunmie istrinya juga berhubungan dengan lukisan di hadapannya.



Kyuhyun menyentuh lehernya ketika mengingat kembali mimpi yang baru saja ia alami lalu menelan ludah susah, rasanya seperti nyata ketika Kyuhyun merasakan taring Serigala yang menyerangnya tepat di leher. Kadang Kyuhyun hanya jadi penoton di mimpinya tapi kadang Kyuhyun sendiri yang mengalaminya dan semalam Kyuhyun merasakan seolah memang dia yang menjadi korban penyerangan.



Kyuhyun menggosok tengkuknya ketika menyadari jika di dalam mimpi istrinya yang berpakaian aneh dengan nama yang berbeda menangis melihat dia terluka, anehnya Kyuhyun merasakan rasa sakit yang luar biasa di hatinya seolah kejadian itu pernah terjadi. Di suatu tempat di dunia lain dan Kyuhyun mulai berpikir apa mungkin dulu Hyunmie dan Kyuhyun pernah di lahirkan dan memiliki ending yang menyakitkan? Kyuhyun menggelangkan kepala frustasi berusaha menepis pikiran yang mulai tidak karuan juga ia rasakan dan kembali menatap lukisan rubah putih di hadapannya.



Tapi suara pintu paviliun yang berderak membuat Kyuhyun mulai menyipitan matanya lalu keluar dari kamarnya dan Kyuhyun melihat istrinya itu sedang berusaha menutup pintu paviliun dengan perlahan, perasaan marah mulai Kyuhyun rasakan apa mungkin Hyunmie berusaha menemui seseorang tanpa izin darinya juga tanpa di dampngi Min Ji? Padahal Kyuhyun berpikir setelah Hyunmie mengobati lengannya seminggu yang lalu keduanya mulai dekat.



Dengan perasaan campur aduk Kyuhyun mengikuti istrinya itu keluar dari Paviliun yang masih berusaha melirik kiri dan kanan, sial sekarang Kyuhyun benar-benar marah siapa sebenarnya yang ingin istrinya ini temui. Saat Hyunmie justru berjalan kearah halaman belakang Kyuhyun mulai waswas kejadian sebulan lalu membuat Kyuhyun sedikit paranoid.



Tapi ketika Hyunmie memang bermaksud mendekati sumur Kyuhyun mulai panik dan berlari ketika Hyunmie mulai mencondongkan badannya kedalam sumur, Kyuhyun menarik Hyunmie menjauh dari sumur lalu menatap Hyunmie dengan pandangan marah sedangkan Hyunmie hanya bisa mengerang sebal karena kembali ketahuan dan lebih parahnya lagi oleh suaminya sendiri.



"Sedang apa kau disini?" Istrinya itu hanya menghempaskan tangan Kyuhyun dari bahunya lalu berjalan menjauh tapi dengan cepat Kyuhyun menggenggam lengan Hyunmie erat.



"Aku sedang bertanya padamu, sedang apa kau disini? Apa yang kau lakukan di dekat sumur terkutuk itu?" Sekali lagi istrinya itu menghempas tangannya lalu menatap Kyuhyun sebal.



"Aku hanya sedang berjalan-jalan aku tidak bisa tidur." Kyuhyun mendengus tidak percaya lalu menatap istrinya itu tajam.



"Kau pikir aku percaya? Sebenarnya apa masalahmu, ku pikir kita sudah berbaikan jika masalahnya tentang kejadian kita berbagi ranjang. Kenapa kau masih ingin bunuh diri?" Istrinya itu nampak gugup lalu berbalik memunggungi Kyuhyun.



"Sudah kubilang aku hanya ingin mencari udara segar dan lagi aku sudah tahu rasanya tercebur kesumur itu menyakitkan mana mau aku masuk kesana lagi." Sambil mendengus kesal istrinya itu pergi meninggalkan Kyuhyun yang menghelah nafas frustasi, Kyuhyun benar-benar panik tadi dan tidak memikirkan apapun kecuali kenyataan jika istrinya itu terus menerus berusaha untuk masuk kembali kedalam sumur selama lebih sebulan ini tapi selalu gagal, Kyuhyun menatap punggung istrinya itu tajam kejadian tadi dan mimpi sialannya membuat Kyuhyun pening dengan cepat Kyuhyun menarik tangan istrinya itu paksa.



"Apa yang kau lakukan lepaskan aku." Istrinya itu berusaha untuk melepaskan diri tapi Kyuhyun malah semakin erat menggengam tangan Hyunmie sambil terus berjalan kembali ke paviliunnya.



"Aku sudah bilang jangan keluar paviliun tanpa izin dariku kau sudah tahu hukumannya apa." Ucapan Kyuhyun sontak membuat istrinya itu meronta semakin kuat.

__ADS_1



"Kau gila, tidak mau. Lepaskan aku." Tapi Kyuhyun tidak memperdulikan lagi apapun ucapan istrinya itu dan langsung menbawa Istrinya itu menuju kamarnya sendiri.



***



Hagi hanya bisa menggeram kesal sial sekali dia lagi-lagi tertangkap basah dan kali ini ia kembali ketahuan oleh pangeran arogan ini, Hagi merinding membayangkan hukuman yang Kyuhyun bicarakan saat itu membuat Hagi sekali lagi mengerahkan seluruh kekuatannya untuk lepas dari genggaman Kyuhyun ketika mereka berdua hampir sampai di kamar Kyuhyun dan kali ini berhasil.



Dengan cepat Hagi berusaha berlari tapi tanpa di sangka Kyuhyun membopongnya di bahu seperti karung beras membuat Hagi berteriak keras.



"Lepaskan aku, aku tidak mau, lagi pula aku hanya keluar sebentar sebenarnya apa masalahmu." Saat Kyuhyun menurunkan Hagi dari bahunya Kyuhyun mendekat membuat Hagi terduduk dan sadar jika ia sudah terduduk di ranjang Kyuhyun.



"Sebentar atau tidak kau tetap aku hukum." Bisik Kyuhyun pelan membuat Hagi mendorong Kyuhyun tapi sama sekali tidak membuat Kyuhyun beranjak di hadapan Hagi.



"Aku akan langsung bilang pada ayahku jika kau berani melakukannya lagi." Ancam Hagi membuat Kyuhyun tersenyum kecil dan berhasil membuat Hagi membeku.




"Aku benar-benar akan marah padamu jika kau tetap memaksaku." Ucapan itu membuat Kyuhyun menatap Hagi sendu. Sebelum Hagi kembali luluh Hagi berusaha beranjak dari ranjang tapi Kyuhyun dengan cepat memeluk Hagi dari belakang.



"Apa kau membenciku? Sampai kau tidak ingin hidup lagi?" Hagi terdiam tapi menegang ketika Kyuhyun mencium bahunya yang terbuka, karena tadi Kyuhyun sempat membuka Chima atasnya.



"Aku tidak membencimu... ada alasan lain yang tidak bisa aku katakan padamu, tapi sungguh aku tidak berniat bunuh diri." Walaupun sebenarnya Hagi tidak yakin jika ia kembali kejasad aslinya Hyunmie masih hidup atau juga tidak yakin kenapa dia harus menjelaskan semua pada Pangeran arogan ini ketika Kyuhyun memakai mode manja yang anehnya lebih ampuh membuat Hagi berterus terang.



Kyuhyun memeluk Hagi semakin erat lalu menghirup harum tubuh istrinya itu sambil menggeram rendah membuat Hagi semakin gugup dan gelisah dalan pelukan Kyuhyun.



"Jadi lepaskan aku, aku ingin kembali keruanganku." Bukannya melepas Hagi Kyuhyun kembali membuat Hagi berbaring dengan Kyuhyun di atasnya, jemari keduanya saling bertaut dan Hagi hanya bisa menatap Kyuhyun terkejut ketika lagi-lagi Kyuhyun menciumnya dengan lembut, Hagi kembali tidak berdaya bahkan ketika ada kesempatan untuk memprotes, Hagi hanya menatap Kyuhyun yang meletakan keningnya di dahi Hagi sambil menarik nafas panjang setelah berciuman cukup lama.



"Bercintalah lagi denganku... kau bilang kau tidak menbencikukan?" Hagi menarik nafas panjang lalu menegang ketika Kyuhyun berbicara dengan suara parau lalu menatap Hagi mendamba.

__ADS_1



"Aku tidak membencimu tapi bukan berarti aku ingin bercinta lagi denganmu." Nafas Hagi kembali memburu ketika Kyuhyun kembali mendekatkan bibirnya ketika ia berbicara.



"Tapi kau tidak menolak sentuhanku, itu berarti kau juga menginginkannya." Sebelum kembali memprotes Kyuhyun sudah kembali melepas serangannya membuat Hagi sempat memutar bola matanya karena Kyuhyun yang terlalu percaya diri, ketika akhirnya Kyuhyun mulai menyerang lehernya dengan jilatan panas, Hagi menahan desahannya sambil berusaha mengatakan apa yang ingin ia katakan.



"Pikirkan resiko yang akan kau dapatkan jika kau tetap menyentuhku sekarang, ayahku bilang jika kau harus berhadapan dengan dewa tertinggi jika kau menyentuhku lagi." Ucapan itu berhasil membuat Kyuhyun berhenti lalu menatap Hagi lama, perlahan Kyuhyun mengecup dahi Hagi cukup lama lalu menatap Hagi lagi yang kini menatapnya frustasi karena sekarang Hagi benar-benar tidak berdaya dengan pesona suaminya sendiri.



"Bahkan sekalipun aku tidak menyentuhmu sampai umurmu dua puluh tahun, aku tetap harus menghadapi mereka yang berniat mengambilmu dariku, jadi aku akan menggunakan kesempatan ini untuk memilikimu untuk diriku sendiri sebelum berebut dengan yang lain lagi pula aku tidak akan membiarkanmu lepas dariku." Hagi terkejut, sialan pangeran licik nan arogan ini dia berhasil membuat Hagi percaya dan pasrah dengan apa yang akan terjadi selanjutya. Terbukti Hagi hanya menerima dan mengalungkan kedua tangannya ke leher Kyuhyun ketika suaminya itu kembali mencumbunya, baiklah anggap saja menyelam sambil minum air, dia bisa terus mencari cara untuk pulang dan sambil menunggu dia akan menikmati suami tampan dan bergairah ini disini.



Malam itu Hagi dan Kyuhyun kembali mengulang kejadian sebulan lalu, walaupun sebenarnya kali ini keduanya bukan hanya melakukan kegiatan menyenangkan itu sekali saja, tapi bisa di pastikan hingga fajar datang kegiatan mereka baru selesai dan Kyuhyun menyadari jika dia sudah jatuh cinta pada istrinya jauh lebih dalam dari yang ia kira sebagai gantinya Kyuhyun mendekap Hagi erat-erat dalam pelukannya lalu bergumam pelan dalam hati.



"Jika memang kita pernah terlahir di tempat lain dan mengalami akhir yang menyakitkan kali ini aku berjanji aku akan membuatnya menjadi takdir yang indah untuk kita berdua."



****



Siwon menggebrak meja di hadapnnya marah tatapannya kini tertuju pada Pedang kesayangannya lalu mengambil pedang di sampingnya itu, tanpa beban Siwon berdiri lalu membunuh orang di hadapannya dengan sekali tebas membuat beberapa orang di hadapan Siwon mundur satu langkah.



"Jika kalian selalu gagal kenapa kalian harus datang padaku, kenapa tidak semua kau tuntaskan terlebih dahulu, kalau perlu sebelum kalian mati jangan menunjukan wajah kalian di hadapanku." Siwon melempar pedang di tangannya geram, lagi-lagi orang bayarannya gagal membunuh Kyuhyun.



"Pangeran kelima semakin kuat Pangeran kami tidak sanggup melawannya." Salah satu dari orang yang kini ada di hadapan Siwon membela diri membuat Siwon mendengus tidak percaya, Kyuhyun memang ahli bela diri tapi tidak lebih hebat dari Siwon itu kenapa ayahanda mereka lebih mempercayai Siwon untul maju kemedan perang dari pada Kyuhyun.



"Katakan saja jika kalian ini payah. Baiklah besok malam aku sendiri yang akan membunuhnya. Kalian bersiaplah untuk menahan orang-orang di sekeliling Pangeran kelima. Aku sudah muak dengan kegagalan kalian." Orang-orang itu hanya memberi hormat pada Siwon lalu pergi setelah Siwon melemabaikan tangan tanda jika ia ingin sendirian.



Kali ini Siwon akan pastikan jika Hyunmie akan menjadi miliknya, Siwon tidak akan menunggu lebih lama lagi untuk berbagi wanita yang seharusnya menjadi miliknya sejak lama.



"Kau milikiku Hyunmie..."


__ADS_1


bersambung


__ADS_2