My Eternal Love

My Eternal Love
Lotus Cave


__ADS_3

Ingatan itu sudah tidak ada, tapi aku tahu hatiku mengenalimu dengan segala cinta yang aku miliki dalam hidup.



♡♡♡



Ketika sampai di depan gua teratai Kyuhyun menatap sekelilingnya sedikit heran, terakhir kali ia meninggalkan gua teratai 3 tahun lalu Kyuhyun ingat tidak ada satupun tanaman yang tumbuh di dekat mulut goa, tapi kali ini disekeliling goa justru di tumbuhi banyak sekali beraneka ragam bunga dan paling banyak adalah bunga lily biru.



Bunga-bunga di sini seperti sengaja di rawat seseorang, tapi jelas tidak ada yang datang ke sini dalam kurun 3 tahun terakhir karena jika ada Kyuhyun sebagai pangeran pasti mengetahuinya karena gua teratai bukanlah goa yang bisa sembarangan orang lain masuk. Ketika mendekat kearah salah satu bunga lily biru perasaan hangat itu muncul lagi membuat Kyuhyun menyentuh lily biru di depannya pelan.



Ada rasa familiyar dengan lily biru ini yang membuat Kyuhyun tidak tahu kenapa tiba-tiba saja menangis kebingungan.



"Ada apa denganku?" Gumam Kyuhyun pelan lalu menggeleng kecil dan kembali menatap ke arah gua sambil kembali berjalan untuk memasuki gua teratai.



Ketika masuk Kyuhyun semakin merasakan rasa itu lagi, rasa rindu yang ia rasakan saat pertama kali merasakan aura mutiara lain di dalam gua teratai saat bangun tiga tahun lalu. Semakin masuk kedalam dada Kyuhyun semakin sesak seolah mutiara merah yang ada di dalam tubuhnya berusaha keluar tapi di sisi lain tertahan oleh sesuatu yang jelas bukan berasal dari Kyuhyun sendiri.



Kyuhyun ingat gua teratai adalah gua yang memberikan energi melimpah bagi semua mahluk di kerajaan Rubah, semakin tinggi ilmu sihir juga ilmu bela diri mahluk tersebut maka semakin besar kesempatan orang itu masuk semakin dalam ke arah gua demi mendapatkan energi lebih banyak, untuk Kyuhyun sendiri yang memang bukanlah mahluk biasa di kerajaan rubah, memasuki setengahnya saja sudah sulit.



Tapi anehnya Kyuhyun tidak bisa menahan perasaannya yang ingin sekali masuk semakin dalam seolah sesuatu memanggilnya dan meminta Kyuhyun agar bisa menemukannya. Mutiara merah miliknya juga seolah mendukung aksi gila Kyuhyun untuk semakin masuk kedalam gua walaupun Kyuhyun sudah pada batas dimana ia sudah tidak bisa semakin masuk kedalam gua karena kekuatan yang di milikinya tidak cukup menahan energi yang melimpah dari arah gua.



Karena terus memaksa masuk, tanpa sadar Kyuhyun melukai jiwanya hingga memuntahkan darah segar dari mulutnya sambil Kyuhyun berlutut dan meremas dada sesak. Nafas berat Kyuhyun semakin memperparah keadaan Kyuhyun hingga akhirnya kegelapan menghampiri Kyuhyun dan kesadaran hilang dari tubuhnya.



Saat terbangun Kyuhyun bukan lagi terbangun di gua teratai tetapi di sebuah gunung yang terkenal di kerajaan Rubah dan Kyuhyun sendiri tahu tempat apa ini.



"Kenapa aku bisa ada di sini?" Kyuhyun menatap ke sekelilingnya heran juga mungkin sedikit panik, dia tidak punya cukup keberanian untuk datang ke tempat ini sehebat apapun dia.


__ADS_1


Samar-samar Kyuhyun melihat ke arah sebuah altar di kaki gunung ada seseorang yang Kyuhyun tahu pasti itu siapa karena bagaimanapun altar itu  tidak terlalu jauh dari tempat Kyuhyun terbangun, sambil kebingungan Kyuhyun berdiri lalu mendekat kearah pasangan yang kini sedang berpelukan dengan kesedihan yang mendalam.



"Yang terakhir... setelah ini aku tidak akan melakukannya lagi..." ketika gadis itu mulai berbicara Kyuhyun mulai merasakan hatinya seperti di iris-iris. Kyuhyun berusaha menyentuh gadis itu tapi Kyuhyun tidak bisa menyentuhnya.



"Kenapa? Kenapa kau selalu memutuskan semuanya sendirian? Apa kau tidak pernah memikirkan perasaanku?" Kenapa kau tidak pernah bertanya pendapatku?" Gadis itu merangkum wajah kekasihnya dengan air mata yang semakin beruraian, tatapannya menunjukan kesedihan juga perasaan konyal yang justru membuat Kyuhyun merasakan perasaan terlilit yang membuat Kyuhyun meremas dadanya kuat-kuat karena mulai sesak nafas.



"Kau terlalu banyak bertanya, tentu saja aku memikirkanmu itu kenapa aku disini, jangan khawatir kau tidak akan pernah merasa sakit lagi setelah ini, kau bisa fokus menjaga Yeong Ji." Kyuhyun menggelengkan kepalanya lalu mencengkram rambutnya kuat-kuat ketika nama putranya di sebutkan, isak tangis mulai keluar dari mulutnya.



"Aku tidak peduli jika harus kesakitan, yang aku inginkan adalah terus bersamamu apa kau tidak mengerti?" Gadis itu kembali menangis kuat-kuat lalu kekasihnya hanya memeluknya semakin erat, Kyuhyun semakin menggila dia berusaha menyentuh keduanya tapi tidak bisa Kyuhyun ingin sekali ada di posisi kekasih gadis itu.



"Kalau kau benar-benar memikirkanku, kau seharusnya tidak kesini." Gadis itu berusaha untuk mengontrol tangisannya sambil semakin erat memeluk kekasihnya.



"Aku... aku tidak suka kau kesakitan... aku... aku tidak mau melihatmu mati..."




"Ingat? Kau sudah berjanji untuk hidup lebih lama untuk Yeongji. Aku masih ada hanya saja aku ada di dunia manusia, apa itu tidak cukup?"



"Tidak cukup... aku ingin selalu di sampingmu, jika tidak aku bisa gila Hagi_ya..." Percakapan keduanya terus berlanjut, tapi seolah tahu apa yang akan gadis itu lakukan Kyuhyun mulai menggelengkan kepalanya saat gadis itu melepas gelang di tanggannya



"Tidak akan... karena setelah ini kau tidak akan mengingatku lagi..." ucapan itu membuat Kyuhyun kembali menatap gadis itu dengan teriakan putus asa.



"Oh tidak... tidak aku mohon... apa maksudmu aku akan melupakanmu?... sialan kau Hagi kau tidak berhak mengambil hal itu dariku... aku mohon aku hanya punya itu jika kau pergi..." gadis itu mulai transparan, kali ini bukan hanya kekasih gadis itu yang berusaha memeluknya tapi Kyuhyun juga berusaha menggapai dengan putus asa agar gadis itu tidak menghilang.



"TIDAK... AKU MOHON JANGAN LAKUKAN INI PADAKU... SANG PENCIPTA AKU MOHON JANGAN AMBIL DIA SEPERTI INI..." Ketika kekasih gadis itu berteriak kuat-kuat Kyuhyun masih berusaha menggapai gadis itu tapi sayangnya semua memang sia-sia.

__ADS_1



"AGGRRRHHHHH." Kyuhyun berteriak sama seperti kekasih gadis itu sambil meletakan kening di tanah, tangannya ia gunakan untuk meremas ulu hatinya yang sakit luar biasa.



"Aku mohon... jangan ambil itu dariku... aku mohon... apa kau tidak cukup mengambilnya dariku? Aku mohon Sang Pencipta... Aku mohon..." Bagai ingatan yang rusak Kyuhyun akhirnya menyadari nama gadis itu, gadis yang sudah jelas menjadi orang yang sangat berarti untuknya juga rasa sakit yang paling besar yang kini harus ia tanggung ketika bahkan ia hanya mengingat potongan terakhir keberadaan gadis itu karena kekasih gadis itu adalah Kyuhyun sendiri.



"Hagi... Hagi... Hagi..."



Tidak tahan dengan potongan ingatan yang ia miliki terakhir kalinya tentang gadis bernama Hagi itu Kyuhyun kembali kehilangan kesadarannya.



***



Ketika mengetahui dari penjaga istana jika Kyuhyun pergi ke arah timur kerajaan Rubah, Raja Rubah memiliki kekhawatiran jika Kyuhyun pergi ke Gua Teratai, hanya tempat itu yang terletak di arah timur kerajaan rubah yang bisa di datangi untuk sekarang.



Walaupun ketika pengangkatan menjadi Raja nanti Kyuhyun akan pergi kesana juga, awalnya Raja Rubah berniat menyegel dulu gua tempat di mana jasad menantunya di semayamkan demi menahan pergerakan mutiara merah yang pasti tertarik dengan pemilik aslinya. Walaupun pada akhirnya Kyuhyun harus mengingat setiap luka terdalam di hidupnya, Raja Rubah berusaha melindungi hidup Kyuhyun yang sudah susah payah di pertahankan oleh menantunya.



Itu kenapa ketika mengetahui Kyuhyun pergi ke arah timur kerajaan Rubah, Raja rubah langsung menyusul Kyuhyun, walaupun kekuatanya tidak sekuat dulu dan memakan waktu lebih lama, Raja Rubah hanya berharap Kyuhyun tidak terlalu keras kepala dengan memaksa semakin dalam masuk kearah gua dan membuat kekacauan baru untuk Kyuhyun sendiri.



Ketika sampai di mulut goa Raja Rubah cukup tertegun, walaupun tipis Raja Rubah bisa merasakan keberadaan menantunya karena bunga biru lily yang tumbuh cukup banyak di sekeliling gua teratai. Memang benar jasad menantunya ada di sini, tapi itu hanya wadah yang sudah tidak memiliki sifat abadi lagi, kalaupun sekarang masih utuh itu karena keistimewaan gua teratai.



Walaupun masih penasaran dengan apa yang terjadi  Raja Rubah memutuskan untuk bergegas masuk karena ia justru semakin cemas sekarang dan setelah perjuangan yang keras untul masuk sesuai dugaan Raja Rubah putranya itu kini tergeletak di tengah gua, sedikit berlari Raja Rubah mendekat kearah putranya panik, tapi ketika menyadari Kyuhyun masih bernafas Raja rubah menghelah nafas lega.



"Syukurlah kau masih hidup nak..." sambil berusaha membopong Kyuhyun Raja Rubaj sekilas menatap kearah gua sendu.



"Aku tidak tahu apa yang kau lakukan agar mutiara merah tidak keluar begitu saja dari tubuh Kyuhyun, tapi... terimakasih Hagi_ah..." Raja Rubah dengan cepat bergegas keluar gua, walaupun Kyuhyun sekarang selamat, Raja Rubah tidak ingin mengambil resiko, dia juga akan mulai menyegel tempat Hagi di semayamkan walaupun Hagi sendiri sepertinya sudah memasang segel pada mutiara merah di tubuh Kyuhyun, Raja Rubah tidak ingin kecolongan seperti hari ini.

__ADS_1



bersambung


__ADS_2