My Eternal Love

My Eternal Love
Married


__ADS_3

Dua hari kemudian pernikahan di selenggarakan di kediaman mentri Kim, sebuah kamar di siapkan untuk kediaman Hagi dan Kyuhyun selama enam bulan di kediaman mentri Kim, jika kemarin Hagi masih terlihat lusuh dan berantakan dengan hanya menggunakan pakaian serba putih, kali ini Hagi menggunakan pakaian Hanbok pernikahan berwarna merah sehingga membuat Hagi bercahaya, hanya saja rambut putih Hagi sama sekali tidak bisa di sembunyikan. Yang akhirnya sedikit mencolok ketika prosesi pernikahan.



Tapi tidak ada yang bergunjing sedikitpun karena yang menghadiri prosesi pernikahan hanya orang-orang yang sudah tahu kondisi Hagi, setelah prosesi pernikahan selesai Hagi hanya diam di dalam kamar sementara Kyuhyun menemui para tamu undangan. Hagi berbaring sebentar, punggungnya terasa kaku setelah seharian hanya duduk dan sesekali berjalan di dalam kamar, dia sebenarnya sudah mengantuk karena ini sudah malam, tapi ia di haruskan menunggu Pangeran menyebalkan itu sampai pesta selesai.



Walaupun tidak akan ada prosesi malam pertama tetap saja sebagai syarat pernikahan Hagi harus menunggu Kyuhyun hingga Kyuhyun ada di kamar, Baru setelah itu ia bisa tidur dengan nyenyak. Sesekali Hagi menyentuh bandul kalung di lehernya dan entah kenapa sudah menjadi kebiasaan Hagi melakukannya bahkan sejak ia tinggal di dunia manusia.



Kalung itu meninggalkan ikatan kecil untuk Hagi mengingatkannya dengan orang yang memberikan kalung itu pada Hagi saat Hagi kecil, cukup senang karena kalung itu juga ikut dengannya atau sebenarnya hanya mirip dengan kalung miliknya karena seperti yang di katakan mentri Kim kalung ini sebenarnya adalah kalung yang di berikan Raja Rubah pada Hyunmie untuk mengekang kekuatan ganas yang ada di tubuh Hyunmie. Hal itu juga sebenarnya mengusik pikiran Hagi, tapi Hagi menganggap semua kebetulan ini benar-benar kebetulan belaka yang tidak saling berhubungan lagi pula tidak ada bukti apa-apa tentang kebetulan ini.



"Kau sudah tidur?" Pertanyaan mendadak di ruangan itu membuat Hagi bangun dari ranjangnya lalu menatap terkejut Kyuhyun yang sudah ada di samping ranjang.



"Sejak kapan kau masuk ke kamar? Aku tidak mendengarmu masuk." Kyuhyun tidak langsung menjawab pertanyaan Hagi tapi langsung menarik pelan lengan Hagi yang jelas langsung di tarik kembali oleh pemiliknya, Kyuhyun berdecak pelan sambil menatap tajam Hagi yang sama sekali tidak terintimidasi, Kyuhyun menghelah nafas lalu kembali menarik lengan Hagi kali ini sedikit erat agar tidak mudah lepas dari genggaman Kyuhyun.



Kyuhyun mengeluarkan sesuatu dari saku lengan bajunya lalu menyibak lengan baju Hagi memperlihatkan pergelangan tangan Hagi yang masih berwarna ungu tua bekas pemasungan yang terlampau lama. Kyuhyun membubuhkan semacam obat di pergelangan tangan Hagi perlahan sesekali Kyuhyun menatap Hagi yang terkejut dengan sensai dingin obat itu di kulitnya.



"Apa masih sakit?" Hagi hanya menggelengkan kepalanya dan kembali menatap Kyuhyun yang kembali mengobati pergelangan tangan kirinya setelah tadi mengobati pergelangan tangan kanannya. Pangeran sombong yang jadi suaminya ini ternyata perhatian juga, sepertinya sekalipun Hagi kembali kedunianya Hyunmie aman di tangan Kyuhyun.



Hagi terkejut lalu hampir kembali menarik kakinya saat Kyuhyun mengangkat kaki Hagi kepangkuan Kyuhyun lalu menyibak chimanya sedikit dan melihat reaksi Hagi, Kyuhyun hanya bisa menatap malas kearah Hagi yang langsung terdiam membuat Kyuhyun kembali melanjutkan kegiatannya mengobati Hagi kali ini pergelangan kaki Hagi yang Kyuhyun obati.



"Mungkin akan sangat lama hilang, mengingat kau di pasung hampir 10 tahun, tapi obat ini bisa menghilangkan memarnya secara perlahan." Kyuhyun kembali menatap Hagi yang kembali mengangguk pelan membuat Kyuhyun mendengus kecil.



"Kemarin terakhir kali kita bertemu kau sepertinya gadis yang akan sulit di hadapi kenapa hari ini kau penurut sekali?" Mendengar pertanyaan bernada mengejek seperti itu membuat Hagi memutar bola matanya sambil menarik kedua kakinya dari pangkuan Kyuhyun.



"Itu karena aku kelelahan, aku tidak punya banyak tenaga untuk melawan suami arogan sepertimu." Kyuhyun menatap tajam ke arah Hagi, sesuai dugaannya Hagi memang akan sangat susah di hadapi nantinya selain keras kepala hagi juga bermulut tajam.

__ADS_1



"Hati-hati dengan ucapanmu, jika kita berdua mungkin aku masih bisa memaafkannya tapi di depan orang lain tidak ada toleransi." Hagi kembali memutar bola matanya kesal lalu berbaring menyamping memunggungi Kyuhyun.



"Kalau kau menginginkan istri yang penurut dan mudah di atur kenapa kau tidak menikah saja dengan Hyebin, selain menjalani hidup normal, Hyebin di beri pelajaran tatakrama, jangan terlalu berharap banyak pada istri yang hampir 10 tahun di pasung dan tidak tahu apa-apa sepertiku." Kyuhyun menghelah nafas pelan, Kyuhyun tidak bermaksud seperti itu perlahan Kyuhyun mengulurkan tangannya kearah Hagi tapi kemudian Kyuhyun tarik kembali uluran tangannya.



"Hidupku selama ini sudah sangat membosankan, akan menyenangkan mendidik istri sepertimu. Kau bisa tidur sekarang aku akan kembali menemui para tamu." Kyuhyun pergi meninggalkan kamar dan saat itulah Hagi kembali bangun sambil menggerutu panjang lebar tapi tak lama kemudian Hagi menatap kotak kecil berisi obat yang tadi Kyuhyun gunakan untuk mengobati pergelangan tangan dan kakinya.



Hagi menghelah nafas walaupun menyebalkan, arogan dan sombong setidaknya ada kepribadian baik dari Pangeran Kyuhyun, pria itu tidak akan membiarkannya terluka. Sekali lagi Hagi memegang bandul di lehernya lalu kembali berbaring dan memutuskan untuk tidur.



***



Kyuhyun perlahan masuk kedalam ruangan yang untuk enam bulan kedepan menjadi kamarnya juga istri yang baru saja ia nikahi, Kyuhyun langsung mendekat kearah ranjang lalu duduk di samping tempat tidur, Kyuhyun tersenyum kecil ketika melihat istri barunya yang tertidur lelap sepertinya Istrinya itu kelelahan.




Perlahan Kyuhyun tidur menyamping di ranjang, Kyuhyun hanya akan sebentar melihat istrinya ini karena saat istrinya ini dalam keadaan bangun Kyuhyun tidak bisa menatap istrinya ini terlalu lama. Ada ruangan lain di paviliun untuknya karena sesuai perjanjian Kyuhyun tidak akan berbagi ranjang dengan istrinya sampai istrinya ini berumur 20 tahun.



Perlahan tangan Kyuhyun menggenggam rambut istrinya yang putih, mungkin bagi orang lain rambut putih istrinya ini aneh, tapi bagi Kyuhyun rambut istrinya cocok dengan mata ungu ke emasan milik istrinya yang semakin Kyuhyun perhatikan semakin cantik, Kyuhyun menarik nafas dalam di dekat istrinya yang cantik ini terlalu lama ternyata sangat berbahaya, dorongan kuat untuk menjadikan hubungan suami istri mereka secara utuh sangat besar, Kyuhyun harus kembali keruanganya sekarang juga.



Tapi Kyuhyun harus mengurungkan niatnya ketika istrinya itu tiba-tiba mendekat lalu mendekapnya dengan erat, istrinya itu mengigaukan sesuatu yang entah kenapa membuat Kyuhyun marah.



"Pyong-pyong aku merindukanmu..." Kyuhyun berniat melepaskan pelukan istrinya dan membangunkannya untuk bertanya siapa Pyong itu, tapi istrinya itu menangis dalam tidur sambil kembali memeluk Kyuhyun semakin erat.



Akhirnya Kyuhyun hanya bisa menghelah nafas lalu mengelus punggung Istrinya pelan lalu membisikan kata-kata menengankan lainnya, Kyuhyun berjanji besok dia akan langsung bertanya pada istrinya ini tentang Pyong-pyong karena tidak ada di kediaman keluarga Kim ini yanh bernama Pyong-Pyong.

__ADS_1



Kyuhyun menggeram rendah ketika Istirnya itu semakin merapat kearahnya setelah berhenti menangis lalu memeluk Kyuhyun erat-erat. Hasilnya malam itu Kyuhyun berulang kali menahan nafas dan tidak bisa tidur sama sekali.



****



Pagi itu terasa dingin untuk Hagi, punggungnya terasa tertiup angin pagi membuat Hagi merapat dengan sesuatu yang hangat yang sejak semalam ia peluk, senang rasanya punya guling yang hangat seperti ini. Tapi ketika ingat semalam tidak ada guling sama sekali Hagi membuka matanya dengan cepat lalu hampir menjerit kalau saja dia tidak menutup mulutnya dengan tangan.



Bagaimana tidak terkejut dia sekarang tidur dengan Pangeran sombong nan arogan itu dan posisi mereka sangat berbahaya, Hagi ingat jika dia tidur selalu memeluk bantal dan semalaman ia berpikir sedang memeluk guling kesayangannya, tangan Hagi yang lain bahkan masih mencengkram baju Kyuhyun. Hagi menggerutu dalam hati atas kebodohannya lalu perlahan melepas cengkaraman tangannya yang lain dari baju Kyuhyun bersiap untuk keluar dari pelukan Kyuhyun, Hagi malah di kejutkan dengan tarikan mendadak Kyuhyun sehingga Hagi kembali kedalam pelukan Kyuhyun semakin dalam dan Hagi hanya mendengar geraman rendah dari Kyuhyun setelah itu Kyuhyun kembali tidur.



Hagi berusaha mendongkakan wajahnya untuk menatap wajah Kyuhyun yang masih tertidur lelap, Kyuhyun terlihat seratus kali lebih tampan ketika tidur karena sifat pria itu tidak terlihat Hagi bahkan mengigit bibirnya ketika menyadari sudah kembali terpeson pada Pangeran Sombong ini dan Hagi harus menahan nafas ketika perlahan Kyuhyun membuka matanya lalu menatap Hagi dengan pandangan yang tidak biasanya ia berikan pada Hagi.



Dengan cepat Hagi berbalik bahkan siap bangun ketika Kyuhyun justru kembali memeluknya dengan erat lalu menarik nafas tepat di tengkuk Hagi membuat Hagi kembali terdiam sambil menahan nafas terkejut.



"Tunggu sebentar lagi, semalaman aku tidak bisa tidur... kau memelukku terlalu erat." Hagi kembali menarik nafas panjang lalu bernafas pelan sambil menggerutu dalam hati karena memeluk pria ini semalaman.



Merasa bersalah Hagi hanya diam saja menunggu pria itu kembali tertidur, Hagi menunggu sekitar setengah jam dan Hagi merasakan jika pelukan Kyuhyun melonggar. Tapi ketika Hagi siap bangun pelukan Kyuhyun kembali mengerat membuat Hagi kali ini kesal bukan main.



"Apa sebenarnya maumu, ini sudah siang kau pikir ayah akan senang melihatmu di sini? Kau sudah melanggar perjanjian tentang ketentuan menyentuhku." Mendengar ucapan Hagi seperti itu Kyuhyun akhirnya melepas pelukannya lalu membiarkan Hagi duduk tapi tidak membiarkan Hagi turun dari ranjang karena kali ini lengan Hagi yang di cengkram oleh Kyuhyun.



"Kau lupa siapa yang semalam memelukku? Aku sudah bilang semalam aku tidak bisa tidur dan itu karenamu. Dan satu lagi urusan kita belum selesai siapa Pyong? Kenapa kau menangisinya semalam?" Hagi langsung terdiam, semalam dia memang memimpikan hewan peliharaannya itu tapi jelas tidak mungkin Hagi mengatakan yang sebenarnya mengingat tubuh yang Hyunmie diami sekarang sudah hampir 10 tahun tidak pernah mengumpulkan ingatan sama sekali. Sekarang apa yang harus Hagi katakan pada Pangeran sombong nan arogan ini.



bersambung


__ADS_1


__ADS_2