My Eternal Love

My Eternal Love
The Past Bule Fox.1/Masa Lalu Rubah Biru


__ADS_3

Ketika semua ingatan bermunculan  aku sadar sudah membuang waktu berhargaku untuk lebih lama bersamamu



♡♡♡♡



Rumah sakit Haneul bisa saja menjadi rumah sakit terkenal di Korea dengan fasilitas rumah sakit terbaik yang selalu mampu memberikan harapan bagi para pasiennya, tapi seolah semua tidak berguna di salah satu ruangan VIP sebuah ruang rawat terbaring seorang gadis muda berumur 26 tahun yang koma nyaris satu tahun, seorang wanita paruh baya menunggu dengan setia bangunnya putri kesayangannya.



"Nak... kapan kau bangun sayang." Gumam sang ibu pada putrinya, walaupun begitu tidak ada sedikitpun keputusasaan pada jiwa sang ibu karena yakin putrinya itu pasti akan bangun.



"Jika tahu kau akan seperti ini, eomma tidak akan pernah membiarkanmu hidup mandiri seperti yang kau bangga-banggakan pada eomma selama ini." Lagi-lagi sang ibu mengeluhkan hal yang sama setiap hari, tapi kenyataannya hal itu tidak merubah apapun, putri kesayangannya tetap tertidur.



Dulu putrinya sempat terbangun walaupun hanya sebentar tapi entah kenapa, putrinya itu kembali dalam kondisi koma dan hingga sekarang belum ada tanda-tanda anaknya itu akan terbangun lagi. Walaupun hidup bergelimang harta jika putri satu-satunya tidak ada semua yang ada di dunia ini tidak ada artinya.



Ketika keputusasaan semakin menekan jiwanya sebagai seorang ibu, Nyonya Kim kembali menangis sedih dia adalah wanita yang kuat karena selama ini dia menanggung beban sebagai orang tua tunggal, suami tercintanya meninggal lebih awal karena sakit kanker dan memberinya beban sebagai Presiden Direktur di perusahaannya.



Walaupun begitu putri satu-satunya tidak pernah ia tuntut untuk mewarisi perusahaannya, Nyonya Kim memberikan kebebasan pada putrinya untuk memilih apa yang putrinya sukai. Tapi Nyonya Kim tidak menyangka hal itu hampir merenggut nyawa putrinya padahal pekerjaan putrinya bukanlah perkerjaan berbahaya.



Tapi sepertinya penantian Nyonya Kim tidak sia-sia, hari itu bagaikan mukzizat dari Tuhan, putrinya perlahan membuka mata lalu menatap matanya sambil menangis.



"Eomma..." kata-kata itu cukup membuat Nyonya Kim menangis bahagia, Nyonya Kim langsung memanggil dokter yang selama ini menangani putrinya.



Awalnya Nyonya Kim menangis bahagia tapi ketika putrinya itu tidak berhenti menangis dalam diam membuat Nyonya Kim mulai panik.



"Sayang... ada apa? Apa ada yang sakit?" Putrinya itu hanya menggelengkan kepalanya sambil terus menangis, tangis dengan tatapan pilu itu membuat Nyonya Kim memeluk putrinya khawatir.



"Ada apa Hagi_ya? Jangan diam saja?" Kim Hagi perlahan mengangkat tangannya yang kaku lalu memeluk ibunya erat, kali ini isak tangis mulai terdengar dari mulutnya bukan tangis bahagia yang awalnya Hagi harapkan tapi tangis ini adalah tangis penyesalan juga rasa sakit yang teramat dalam karena sekali lagi Hagi harus kehilangan waktu dan hidupnya yang berharga bersama orang yang ia cintai selamanya setelah ingatan masa lalu menghantamnya ketika membuka mata tadi.



Hagi ingat siapa dirinya, Hagi ingat semua kekacauan yang terjadi pada dirinya semua rasa sakit karena merasa di khianati, bukan sebagai istri Kyuhyun Sang Pangeran Rubah tapi sebagai kekasih Sang Pangeran Rubah yang bisu di masa lalu yang dalam hidupnya tidak bisa mengatakan jika betapa Hagi mencintai Kyuhyun, bahwa bahkan jika dengan memberikan keabadiannya sebagai Rubah kesayangan Sang Pencipta bisa membuat Kyuhyun sekali lagi hidup dengannya Hagi rela hati melakukannya.



Hagi ingat semua perjanjiannya dengan Sang Raja Rubah agar berusaha untuk mengikat Kyuhyun dengannya ketika Hagi di beri kesempatan hidup sekali lagi oleh Sang Pencipta dan hal itu semakin membuat Hagi menangis sedih, kalung yang ia kenakan selama ini adalah kalung yang di buat dari perjanjian yang ia buat sendiri bersama sang Raja Rubah. Kalung yang menghubungkannya dengan Sang adik Hyunmie dan ketika ingat hal itu Hagi tidak sanggup menahan raungan seraknya yang membuat sang ibu semakin panik.



"Sayang ada apa? Ya Tuhan katakan sesuatu?" Hagi hanya menggelengkan kepalanya lalu memeluk ibunya kembali.



Saat itu Dokter langsung masuk melihat Hagi yang masih menangis, Dokter langsung memberikan obat penenang pada Hagi membuat Gadis itu kembali tertidur, Nyonya Kim terlihat khawatir juga sedih melihat putrinya yang baru bangun dari koma langsung menangis seolah menahan rasa sakit.



"Ada apa sebenarnya? Kenapa putriku seperti kesakitan begitu?" Dokter memeriksa Hagi dengan teliti lalu menghelah nafas pelan.


__ADS_1


"Kita tidak tahu pasti apa yang terjadi tapi setelah Nona Hagi tenang kita bisa melakukan pengecekan secara menyeluruh tapi saat ini saya hanya bisa menyimpulkan jika Nona Hagi mengalami tekanan sebelum mengalami koma dan teringat kembali saat bangun." Nyonya Kim mulai bingung selama ini putrinya tidak pernah terlibat masalah apapun, Hagi adalah gadis periang dan energik jadi tidak mungkin Hagi memiliki masalah yang tidak di ketahui Nyonya Kim.



"Baiklah terimakasih dokter." Sang Dokter mengangguk paham lalu izin pamit sementara Nyonya Kim duduk kembali sambil menatap Hagi sedih, setelah penantian panjang agar putrinya bangun, Nyonya Kim harus kembali di buat sedih karena putrinya yang terluka secara mental.



"Sayang ada apa sebenarnya denganmu?"



****



500 tahun lalu



Kingdom Of Fox



Setiap dunia setiap dimensi adalah buatan Sang Pencipta di dalamnya terdapat mahluk yang setidaknya ada satu yang paling Sang Pencipta Sayangi, seperti itu juga di Kerajaan Rubah ada satu mahluk yang Sang Pencipta istimewakan keberadaannya. Bukan dari keluarga kerajaan pada umumnya tapi kali ini datang dari keluarga tetua kerajaan, Ok Min di beri kesempatan oleh Sang Pencipta untuk memiliki seorang putri cantik jelita yang memiliki aura biru yang kuat, lebih dari itu putrinya di anugrahi dua mutiara kehidupan dalam tubuhnya sehingga putrinya itu memiliki kecerdasan juga kekuatan luar biasa yang tidak di miliki Rubah lainnya yang hanya memiliki satu mutiara kehidupan saja.



Sayangnya sang tetua terpaksa menyembunyikan putrinya itu dari mata banyak orang karena selain bisa membahayakan putrinya karena perebutan kedua mutiara itu, Ok Min menjaga putrinya yang cantik jelita dengan suara merdunya itu dari orang yang berniat memanfaatkan putrinya yang baik hati.



Sang Pencipta juga memberikan nama Hagi untuk putrinya itu dan sebuah ladang bunga lily biru sebagai bentuk kasih sayang Sang Pencipta pada putrinya yang dengan senang hati Ok Min terima.



Ketika anak keduanya lahir Ok Min sadar Sang Pencipta mulai memberikannya ujian dengan membuat anak keduanya meninggal saat baru seminggu di lahirkan, Hagi yang baik hati ikut bersedih melihat kesedihan di mata orang tuanya dan mulai memutar otak untuk membuat perjanjian dengan Sang Pencipta.




Saat itu Hagi masih sangat kecil umurnya baru 50 tahun atau bagi manusia biasa baru berumur 5 tahun, Hagi yang polos tidak mempermasalahkan suaranya yang hilang yang dia inginkan hanyalah seorang adik yang sehat secantik dirinya agar orang tuanya tidak bersedih lagi.



Sang Pencipta mengabulkan dan dalam hidupnya Hagi tidak menyesal membagi kehidupan abadinya pada adik perempuan kecilnya yang Ok Min berinama Hyunmie.



Semua berjalan lancar hidup Hyunmie dan Hagi selalu di penuhi keceriaan terlebih ternyata hanya Hyunmie yang bisa mendengar suara Hagi hingga akhirnya hanya pada Hyunmielah Hagi berbagi keluh kesahnya. Hyunmie juga di beritahukan jika hidup yang ia miliki sekarang adalah pemberian Hagi sebagai kakaknya hingga membuat Hyunmie semakin menyayangi kakaknya melebihi apapun.



Hagi tidak pernah sekalipun merasa iri dengan kenyataan jika Hyunmie banyak di puja dan bisa pergi kemanapun adiknya inginkan sedangkan dia hanya bisa terjebak di ladang bunga lily biru miliknya karena walaupun mutiara merah sudah ia berikan pada Hyunmie keberadaan Hagi yang di istimewakan oleh Sang Pencipta bisa di salah gunakan oleh banyak pihak. Karena bukan hanya mutiara biru dan merah saja yang memiliki kekuatan luar biasa darah Hagi juga memiliki khasiat yang bisa membuat seseorang panjang umur juga memiliki kekuatan luar biasa jika meminumnya.



Hingga suatu hari sekali dalam hidupnya Hagi ingin sekali bisa berbicara dan berinteraksi dengan seseorang selain keluarganya, hari dimana untuk pertama kalinya Hagi bertemu dengan Kyuhyun.



Saat itu Hagi sedang bermain di danau tembaga, danau yang berbatasan dengan kerajaan Rubah Juga kerajaan Langit dimana danau itu juga menjadi batas ladang bunga Lily miliknya, disana Hagi melihat Kyuhyun yang terluka walaupun awalnya ragu untuk membantu akhirnya Hagi mendekat dan membopong Kyuhyun ke arah gua miliknya yang sering Hagi gunakan untuk beristirahat jika sedang berjalan-jalan di dekat danau.



Saat itu Hagi hanya melakukan apa yang bisa ia lakukan, tanpa pikir panjang Hagi langsung membantu Kyuhyun menyembuhkan lukanya dengan kekuatan yang ia miliki. Selama dua hari juga Hagi merawat Kyuhyun dengan teliti, hingga membuat Hagi sadar jika orang yang ia tolong sangat tampan. Tapi ketika Kyuhyun sadar Hagi di lema Kyuhyun mulai mengajaknya bicara dan Hagi tidak bisa menjawab sekalipun ingin menjawab.



"Siapa namamu? Terimakasih karena sudah menolongku." Hagi mengigit bibirnya lalu terlihat murung membuat Kyuhyun terdiam sambil mengerutkan keningnya bingung.

__ADS_1



"Apa aku menyinggung perasaanmu?" Pertanyaan kali ini mudah Hagi hanya menggelengkan kepalanya lalu membantu Kyuhyun untuk duduk dan meminta Kyuhyun untuk minum.



"Apa aku boleh tahu dimana aku sekarang?" Sekali lagi Hagi menggigit bibirnya bingung, dia kembali murung membuat Kyuhyun kembali merasa tidak enak hati.



"Baiklah... namaku Kyuhyun, apa kau bisa membantuku keluar dari sini? Aku harus pulang." Kali ini Hagi tersenyum senang lalu mengangguk pelan membuat Kyuhyun terpeson untuk pertama kaliya pada Hagi.



Setelah itu Hagi membantu Kyuhyun untuk keluar gua miliknya lalu menuntun Kyuhyun keluar dari padang bunga Lily miliknya dan saat sadar Kyuhyun sudah di kerajaannya Kyuhyun bernafas lega dan sekali lagi berterimakasih pada Hagi.



"Sekali lagi terimakasih nona, jika boleh apakah tidak apa-apa jika aku datang menemuimu lain kali?" Hagi mengigit bibirnya sambil menatap Kyuhyun dengan ekspresi bingung dia juga berharap bisa bertemu Kyuhyun lagi.



Walaupun melanggar aturan ayahnya untuk pertama kalinya Hagi memperbolehkan orang asing bertemu lagi dengannya, sebagai jawaban Hagi hanya mengangguk kecil membuat Kyuhyun tersenyum senang.



Tapi ketika akhirnya hari dimana Kyuhyun datang kembali, Hagi tidak sanggup menemui Kyuhyun karena bagaimanapun Hagi tidak bisa berbicara dengan Kyuhyun. Akhirnya walaupun dengan di paksa Hagi meminta pertolongan Hyunmie untuk menggantikannya, kebetulan keduanya sangat mirip walaupun tidak menyukai warna yang sama. Hagi akan mengikuti keduanya dari belakang, setiap pertanyaan Kyuhyun akan di jawab oleh Hyunmie setelah mendengar suara Hagi yang memang hanya bisa di dengar oleh Hyunmie.



Begitulah seterusnya, sesekali Hyunmie memang akan membantu Hagi, tapi di lain kesempatan Hagi sendiri yang akan bertemu dengan Kyuhyun walaupun Hagi harus menahan diri jika Kyuhyun bertanya kenapa ia tidak berbicara seharian itu.



Semuanya berjalan lancar Kyuhyun mulai jatuh hati pada Hagi begitupun sebaliknya Hagi jatuh cinta pada Kyuhyun hingga keduanya memutuskan menjadi sepasang kekasih. Tapi karena dari awal Hagi tidak berkata jujur soal kebisuannya bencana itu akhirnya datang merusak segalanya.



Hari itu Hagi sudah berjanji akan bertemu dengan Kyuhyun di ladang bunga Lily seperti biasanya, Hagi akan memberitahukan semuanya pada Kyuhyun prihal dia yang sebenarnya bisu dan kadang kala meminta bantuan pada adiknya untuk bicara pada Kyuhyun, tapi hingga menjelang sore Kyuhyun tidak kunjung datang membuat Hagi benar-benar kecewa, Hagi juga sudah berjanji pada Hyunmie untuk mengatakan kebenaran ini mengingat besok adalah hari pernikahan Hyunmie dengan Donghae Sang Dewa Tertinggi.



Hagi akhirnya memutuskan untuk berjalan-jalan di danau Tembaga untuk menggurangi kekecewaannya pada Kyuhyun, hingga tidak terasa waktu sudah larut malam membuat Hagi malas pulang kerumah dan memutuskan untuk menginap di goa dekat danau.



Hagi berjalan di padang Lily dengan ekspresi terluka, perlahan dia menangis sambil meremas dadanya yang terasa sakit tapi Hagi masih terus berjalan hingga akhirnya ia sampai di mulut goa. Entah kenapa kali ini Hagi ragu untuk masuk tapi sambil berusaha menghentikan tangisannya Hagi perlahan masuk.



Tapi baru saja Hagi masuk beberapa langkah kedalam goa suara desah bergairah dan isak tangis muncul dari arah goa membuat Hagi membeku seketika, dengan tubuh bergetar Hagi tetap masuk kedalam goa dan dengan mata kepalanya sendiri Hagi melihat pria yang ia cintai kini sedang bercinta dengan adik kandungnya sendiri.



Suara mereka bagai sayatan-sayatan menyakitkan di hati Hagi yang hanya bisa menutup mulut dengan linangan air mata, Hagi bersandar di dinding goa sambil masih menatap dua orang yang ia cintai mengkhianatinya dengan perasaan tercabik-cabik, hingga akhirnya adiknya itu menatap kearah Hagi sambil menggelengkan kepala menyangkal semuanya.



Tidak kuat Hagi berlari dari sana, tapi ari mata Hagi bagai bendungan bocor tidak terkendali, tidak ada suara yang keluar dari mulutnya bahkan ketika Hagi terjatuh dia hanya bisa menangis sambil memukuli dadanya yang sesak, dalam hidup Hagi tidak menyesal melepas suaranya tapi kali ini dia membutuhkannya setidaknya ia bisa berteriak untuk menghilangkan sedikit rasa sakit di hatinya yang hampir menarik kesadarannya.



"Kenapa kalian jahat sekali..." Hagi hanya sanggup meraung dalam hati, dengan sisa tenaganya Hagi berlari menuju rumahnya lalu memeluk Ok Min ayahnya yang panik melihat Hagi menangis histeris. Padahal selama ini Hagi tidak pernah menangis, bahkan saat ia harus kehilangan suaranya sekalipun Hagi tidak menangis.



"Ada apa sayang? Katakan pada ayah?" Hagi memegang tenggorokannya sambil terus menangis dan menggelengkan kepalanya di depan ayahnya yang sama frustasinya lalu kembali memeluk Hagi erat-erat.



Hingga tanpa terasa tubuh Hagi meluruh dalam dekapan Ok Min membuat tetua itu semakin panik dan memanggil tabib untuk putri pertamanya. Tapi sepertinya ujian untuk Ok Min baru saja di mulai, keesokan harinya, hari yang seharusnya membahagiakan karena Hyunmie akan menikah, putri keduanya yang semalam mendadak menghilang di temukan tidak bernyawa bersama Pangeran Rubah yang juga hampir mengambil nyawanya sendiri.

__ADS_1



bersambung


__ADS_2