My Eternal Love

My Eternal Love
The Past Of Bule Fox/Masa lalu Rubah Biru


__ADS_3

Takdirku tidak berpusat pada diriku tapi berpusat pada dirimu karena semua apa yang ada dalam diriku hanya ku persembahkan untukmu



♡♡♡♡



300 tahun lalu



Kingdom Of Fox



Sepuluh hari semenjak bencana yang menimpa Kerajaan Rubah, sang Ratu jatuh sakit karena tidak tahan dengan penderitaan harus kehilangan putra satu-satunya, sang Raja Rubah juga merasakan kesedihan yang sama tapi tidak bisa berbuat banyak untuk putra dan istrinya karena bagaimanapun kali ini Pangeran Rubah jelas melakukan kesalahan besar.



Sekalipun percaya dengan pembelaan Kyuhyun, tetap saja apa yang dilakukan Kyuhyun tidak benar dan Sang Pencipta adalah Maha Adil jadi mau tidak mau Kyuhyun harus menerima hukumannya. Walaupun begitu Kyuhyun adalah satu-satunya Pangeran yang kerajaan Rubah miliki mengingat Raja Rubah tidak pernah memiliki selir atau sang ratu tidak pernah melahirkan kembali setelah Kyuhyun lahir. Jadi ketika bencana seperti ini datang Raja Rubah sedikit kewalahan untuk menentukan bagaimana nasib Kerajaan Rubah tanpa penerus.



Tapi bagaikan keajaiban Sang Pencipta memberikan Kerajaan Rubah kesempatan, hari itu Raja Rubah kedatangan seorang tamu yang istimewa karena di lihat dari auranya tamunya ini memiliki dua mutiara sekaligus hal yang hampir jarang terjadi sebelumnya. Itu berarti bisa saja Sang Pencipta yang mengutus tamunya kali ini, Rubah biru ini menggunakan cadar tertutup di wajahnya hingga Raja Rubah tidak tahu siapa tamunya, sampai pertanyaan tentang alasan tamunya datang di kemukakan dan tamunya itu berbicara Raja Rubah tertegun.



"Aku datang kemari untuk membuat perjanjian denganmu Raja Rubah."



"Aku mengenal suaramu atau apa mungkin hanya kebetulan saja? Kau seperti seseorang yang aku kenal secara rahasia." Hagi sang tamu istimewa membuka cadarnya dan kali ini Raja Rubah benar-benar terkejut.



"Kau!!! Bukankah kau sudah meninggal? Tidak tunggu, Hyunmie adalah Rubah Merah sedangkan kau Rubah Biru walaupun aku bisa merasakan mutiara lain di dalam tubuhmu sekarang. Siapa kau? Perjanjian apa yang kau maksud?" Hagi menarik nafas panjang lalu membuat sebuah segel hingga mutiara merah keluar dari tubuhnya.



"Maksudnya mutiara ini?" Melihat hal itu Raja Rubah lebih terkejut lagi, ternyata ia benar, gadis ini dari awal memiliki aura yang sama dengan Hyunmie hanya saja mutiara birunya lebih dominan hingga Raja Rubah tidak terlalu memikirkannya tadi.



"Siapa kau sebenarnya?" Hagi menghentikan segelnya dan mutiara merah kembali ketubuhnya.



"Aku kakak Hyunmie dan aku yang memberikan kehidupan padanya lewat mutiara merah, karena sekarang Hyunmie meninggal mutiara merah kembali padaku." Raja Rubah mengerutkan keningnya bingung, dia baru tahu jika tetua Ok Min memiliki seorang putri sebelum Hyunmie, tapi jika melihat gadis di hadapannya Raja Rubah sedikit memahaminya bisa saja gadis ini bersembunyi karena kedua mutiara itu.



Raja Rubah sendiri mengenal Hyunmie dengan baik karena menjadi salah satu utusan dari Raja Rubah untuk di kirim kekerajaan Langit sebagai pengantar pesan antara Raja Langit dan Raja Rubah sendiri juga gadis itu sering menyamar sebagai penari di kerajaan langit, untuk memantau kerajaan Langit yang kadang sering perang dingin jika sudah berselisih paham. Pernikahan yang akan terjadi antara Hyunmie dan sang Dewa tertinggi sebelum ini sebenarnya sangat membantu mendamaikan kedua kerajaan mengingat Raja Langit selalu mendengarkan apapun yang di katakan Sang Dewa.



Tapi justru karena bencana baru-baru ini kedua Kerajaan kembali perang dingin, bahkan sempat akan terjadi perang jika saja Sang Pencipta tidak memberikan hukuman yang adil untuk Kyuhyun.



"Apa kau masih dendam pada keluarga kerajaan atas meninggalnya adikmu? Itu kenapa kau datang kemari?" Hagi menarik nafas panjang lalu menggelengkan kepalanya.



"Apa kau tidak mendengarkanku? Aku kesini untuk membuat perjanjian denganmu Raja Rubah." Raja Rubah menatap Hagi yang memang tidak terlihat marah atau menatapnya dengan sikap permusuhan.



"Maaf apa kau sudah izin pada sang Pencipta? Perjanjian tidak bisa terjadi begitu saja apa lagi denganku." Hagi menatap matahari yang hampir tenggelem dari jendela ruangan sang Raja Rubah dengan ekspresi khawatir, jika hari ini Kyuhyun tidak di keluarkan dari tungku api abadi, Hagi tidak akan pernah bisa menolong Kyuhyun dengan cara apapun karena semua yang ada pada Kyuhyun sudah hancur, setidaknya sekarang jiwa Kyuhyun masih bisa di selamatkan.


__ADS_1


"Aku tidak punya banyak waktu untuk menjelaskan semuanya, perjanjian ini menyangkut kesempatan hidup kembalinya putramu." Raja Rubah tertegun lalu mengerutkan keningnya bingung.



"Kau tahu itu tidak mungkin? Anakku melakukan kesalahan yang besar apa lagi pada adikmu, kenapa kau malah ingin menolong putraku, seharusnya kau membencinya." Hagi menarik nafas panjang lalu kembali menatap matahari gusar berharap matahari terbenam lebih lama hari ini.



"Bukankah kau sudah mengerti siapa aku? Dan lagi tenang saja, aku bukannya menolong putramu tapi aku melakukan semua ini demi kepentinganku juga karena Kyuhyun sebenarnya adalah kekasihku." Ucapan Hagi sontak membuat Raja Rubah terkejut lalu menatap Hagi dengan pemahaman baru, jadi putranya salah orang? Tapi bagaimana bisa? Tidak hal itu bisa saja terjadi gadis di hadapannya bisa saja memiliki aura yang mirip dengan Hyunmie hingga mengacaukan penilaian Kyuhyun putranya.



"Aku masih tidak mengerti?" Hagi menggerang frustasi dia tidak punya banyak waktu.



"Aku tidak ada waktu untuk menjelaskan semuanya yang jelas aku ingin membuat perjanjian sekarang juga denganmu untuk menyelamatkan setidaknya jiwa Kyuhyun dari tungku api abadi, aku juga sudah menawar hukuman untuk Kyuhyun kau harus memutuskan sekarang juga jika tidak semua akan sia-sia." Sekali lagi Raja Rubah terkejut luar biasa, gadis ini menawar hukuman untuk Kyuhyun? Padahal jika di lihat dari sisi apapun Kyuhyun sudah mengecewakan gadis di hadapannya ini dengan memperkosa adiknya sendiri.



"Kenapa kau melakukan semua sampai sejauh ini? Aku yakin apa yang kau korbankan bukanlah hal biasa, kenapa kau melakukan hal seperti ini nak?" Hagi memejamkan matanya lalu sekali lagi menatap matahari yang hampir turun.



"Karena aku mencintainya... jadi kumohon... buatlah perjanjian denganku agar aku juga bisa melindungi orang yang aku cintai." Raja Rubah menatap Hagi yang terlihat sedih juga frustasi, bagaimana bisa ada gadis sebaik ini setelah di kecewakan?



"Apa kau tidak membencinya? Apa kau tidak marah padanya karena menyebabkan adikmu mati?" Hagi mengigit bibirnya kesal.



"Tentu saja aku kecewa dan marah padanya, aku juga bukanya memberikan semua kemudahan setelah ini, aku meminta Sang Pencipta menghukum Kyuhyun selalu menderita selama 300 masa hukumannya sebagai rubah biasa di dunia manusia dan hal itu tidak akan terjadi jika kau terus berbicara denganku sekarang, kita harus membuat perjanjian itu dan menyelamatkan jiwa Kyuhyun." Sambil menarik nafas Raja Rubah mengangguk pelan, jika melihat dari waktu memang hanya jiwa Kyuhyun saja sekarang yang mungkin masih bertahan di tungku api abadi.



"Baiklah perjanjian seperti apa yang kau inginkan." Hagi akhirnya bisa bernafas lega lalu memulai perjanjiannya.




"Apa kau yakin? Itu sama sekali tidak menguntungkan untukmu." Hagi menarik nafas sekarang saatnya barter di lakukan



"Sebagai gantinya kau harus membuatku bisa selama mungkin dengan Kyuhyun ketika aku di lahirkan kembali dan menumpang di tubuh adikku yang akan lahir kembali di masa yang sama denganku." Raja Rubah tidak mengerti bukankah Hyunmie juga memiliki hukuman yang berat karena bunuh diri bagaimana ceritanya Hyunmie terlahir kembali dan apa maksud Hagi jika gadis itu juga akan lahir kembali? Jangan bilang??



"Kau, kau tidak membarter perjanjian ini dengan Sang Pencipta menggunakan nyawamukan?" Hagi tersenyum sendu memang begitu kenyataannya.



"Tidak tepat seperti itu, tapi aku sudah membarter banyak hal dengan Sang Pencipta hingga tidak akan ada yang tersisa dariku kecuali terlahir kembali sekali lagi dan itu hanya agar aku bisa bersama dengan putramu, jadi aku mohon buat keputusanmu sekarang juga."  Raja Rubah menatap Hagi dalam diam, sebenarnya mahluk apa yang ada di hadapannya ini? Kenapa gadis ini baik sekali? Terlalu baik malah. Raja Rubah paham sekarang kenapa Tetua Ok Min menyembunyikan anak tertuanya ini, karena gadis ini terlalu baik hingga kemungkinan bisa di manfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.



"Kau yakin tidak akan menyesalinya? Kau terlalu berharap pada putraku padahal kau tahu dia bodoh sampai mengenali orang yang salah." Hagi tersenyum sendu.



"Tidak semua salah Kyuhyun, aku juga melakukan kesalahan dengan tidak jujur padanya. Aku sudah bilang aku tidak bisa menjelaskam semuanya, kau bisa meminta ramuan Khusus pada ayahku untuk melihat seperti apa detailnya melalui mutiara biru  ayah tahu cara mengunakannya." Raja Rubah menghelah nafas, gadis di hadapannya mengambil terlalu banyak resiko hanya untuk putranya tapi sebagai gantinya ia berjanji akan melakukan apapun untuk melaksanakam perjanjian ini.



"Baiklah... aku memgucapkan terimakasih untuk semua ini." Sekali lagi Hagi tersenyum sendu lalu menggelengkan kepalanya.



"Tidak perlu, lagi pula putramu akan menerima hukuman dariku atas kebodohannya lewat perjanjian ini." Raja Rubah tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1



Keduanya mulai membuat segel perjanjian, setelah perjanjian di buat Hagi mengeluarkan sepasang kalung dari saku bajunya.



"Gunakan ini untuk mengikatku bersama adikku, kau harus berusaha mencari aku dan adikku selama kurun waktu dimana hukuman hampir selesai, untuk menemukan adikku mungkin sedikit mudah karena perjanjian ini, Hyunmie pasti akan lahir di kerajaan Hanyeol yang hampir penduduknya memiliki darah campuran antara dewa, manusia dan juga keturunan langsung dunia perbatasan. Tapi untuk keberadaanku kau harus mencariku sekuat tenaga dan mungkin akan semakin sulit jika berhubungan dengan manusia fana." Raja Rubah menerima kalung dari Hagi menatap kalung sederhana yang tidak sederhana karena memiliki kekuatan dari mutiara biru dan mutiara merah.



"Baiklah akan aku usahakan melakukan yang terbaik." Hagi menarik nafas lalu terlihat serius.



"Ingat jika gagal, putramu tidak akan pernah kembali kekerajaan Rubah dan mutiara biru akan kembali padaku." Sekali ini Raja Rubah mengangguk kecil.



"Kita harus bergegas pergi, aku sudah memiliki izin khusus dari sang Pencipta untuk membebaskan Kyuhyun dari Tungku Api Abadi." Sekali lagi Raja Rubah mengangguk kecil dan tanpa menunggu lagi keduanya pergi menuju tempat di mana Tungku Api Abdi berada.



Awalnya Raja Rubah pikir untuk bisa sampai ketempat di mana Tungku Api abdai berada akan sangat sulit mengingat tempat itu di jaga oleh Utusan Sang Pencipta yang kuat, tapi setiap rintangan selalu berlalu begitu saja hanya dengan melihat Hagi, membuat Raja Rubah sekali lagi takjub pada gadis di hadapannya, sebenarnya apa yang gadis ini miliki hingga di jadikan yang teristimewa oleh sang Pencipta?



Saat akhirnya sampai di depan tungku Api Abadi, seorang utusan yang berjaga langsung memberi jalan untuk Hagi begitu saja dan tanpa membuang waktu Hagi membuat segel dimana sinar terang berwarja jingga keluar dari keningnya dan membuat tungku api abadi terbuka, untuk sesaat Raja Rubah harus menahan nafas dan menggunakan tenaga dalamnya agar tidak terhempas ketika hawa dari tungku api Abadi terasa hingga keluar, bagaimana Kyuhyun bisa bertahan di dalam sana selama 10 hari terakhir?



Ketika tungku terbuka sepenuhnya, sebuah sinar berwarna putih keluar dari Tungku api abadi saat itu juga Hagi kembali membuat segel untuk membuat mutiara biru keluar dari tubuhnya dan dengan cepat menangkap jiwa Kyuhyun.



Ketika mutiara biru dan jiwa Kyuhyun menyatu Hagi tiba-tiba saja muntah darah, membuat Raja Rubah terkejut luar biasa dan siap menolong Hagi tapi Hagi menggelengkan kepalanya tanda menolak lalu kembali membuat segel agar mutiara biru mendekat lagi kearahnya dan setelah itu Hagi menggengam mutiara biru itu.



"Kau bisa memulai hukuman untuk sang Pangeran sekarang, sesuai perjanjianku dengan Sang Pencipta." Hagi menyerahkan mutiara biru juga jiwa Kyuhyun pada Sang utusan penjaga Tungku Api Abadi yang mengangguk pelan dan pergi begitu saja, saat itulah Hagi melemas dan kali ini Raja Rubah benar-benar menolong Hagi dan memeluk Hagi dari samping.



"Perjanjian kita sudah di buat, sekarang apa yang harus aku lakukan nak?" Hagi menarik nafasnya dengan rasa sakit luar biasa, dadanya terasa remuk dan panas, perlahan Hagi mulai merasakan pikirannya hampa, perjanjian sudah di mulai pengorbanan juga berarti sudah mulai dan dengan sisa tenaganya Hagi kembali membuat segel terakhir dan mutiara merah keluar dari tubuhnya lalu melayang pergi, mutiara merah akan kembali kepada Hyunmie dan Hyunmie juga akan memulai hukuman barunya.



"Bawa aku ke gua teratai... aku ingin istirahat disana." Walaupun bingung Raja Rubah tetap menuruti permintaan Hagi yang sepertinya tinggal menghitung menit untuk meregang nyawa. Dengan kekuatan yang di miliki raja rubah mereka sampai lebih cepat di depan gua teratai dan lagi-lagi Hagi muntah darah membuat Raja Rubah menududukan Hagi cemas.



"Apa kau sudah berpamitan dengan Ok Min?" Hagi tersenyum miris lalu menggelengkan kepalanya pelan.



"Tidak perlu... lagipula aku akan kembali lagi, jika kau menepati janjimu. Aku juga tidak ingin dia merasa marah, sedih, kecewa dan merasa tidak berguna." Raja Rubah mengangguk paham, gadis ini benar-benar baik.



"Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?" Hagi berusaha kembali berdiri dan masuk kedalam gua bersama Raja Rubah.



"Ini mungkin bisa saja terjadi, walapun kuharap semua sesuai prediksiku jadi biarkan aku masuk kebagian terdalam gua teratai." Raja Rubah terlihat ragu, apa gadis ini bermaksud membekukan diri sendiri?



"Kau akan mengerti suatu saat nanti kenapa aku melakukannya, cepatlah sebelum aku hancur karena perjanjian ini." Raja Rubah mengangguk lalu mengatar Hagi menuju gua Teratai yang terdalam dimana biasanya tempat itu di gunakan untuk penyembuhan bangsa rubah dari racun. Beberapa kali Hagi kembali muntah darah, walaupun tidak tega melihatnya Raja Rubah tidak bisa berbuat apapun karena gadis ini sudah kehilangan mutiara rubah yang menjadi nyawa setiap bangsa rubah.



__ADS_1


bersambung


__ADS_2