My Eternal Love

My Eternal Love
Dont Leave Me My Wife


__ADS_3

Hai aku lanjut lagi, waduh makin sedikit aja yg baca apa yakin masih mau di lanjut? Padahal cerita ini bahkan ada book 3nya cerita hyunmie dan dewa tertinggi🤣🤣🤣 tapi klo yg baca sedikit biar kusimpan aja kli iya😂😂😂 oky selamat membaca bagi yang masih menanti maaf dengan typo yg masih mengganggu.


****


Cobaan yang Sang Pencipta berikan kadang bisa sangat menyakitkan bagi sebagian mahluk yang ia ciptakan, tapi akan selalu ada hasil dari setiap rasa sakit yang Sang Pencipta berikan pada ciptaannya, begitupun dengan yang Kyuhyun rasakan setelah semuanya jelas Kyuhyun terbagun dengan kenyataan yang menghantamnya, ingatan itu tidak datang secara utuh tapi perjanjian dengan Sang Pencipta jelas, itu berarti masih ada sedikit harapan untuknya yang ia harus lakukan sekarang adalah memperbaiki kesalahannya dengan berterus teras pada Hagi tanpa mengatakan kebenaran jika dia adalah sang Pangeran Rubah.


Saat tadi Kyuhyun terbangun dari pingsan tidak ada Hagi di sampingnya hanya ada dokter yang Kyuhyun ketahui sebagi dokter pribadi keluarga Kim, dengan perasaan bersalah sang dokter mengatakan hal sebenarnya pada Kyuhun dan mengatakan jika Hagi pulang kekediaman keluarga Kim. Sambil menggosok wajahnya frustasi Kyuhyun meminta sang dokter untuk pulang dan meminta agar merahasiakan kejadian hari ini pada nyonya Kim ibu mertuanya, karena jika beliau tahu akan semakin tipis harapan Kyuhyun untuk mendapatkan istrinya kembali dan akan semakin sulit baginya membawa Hagi kembali ke Kerajaan Immortal, tugasnya untuk menjemput Maharani juga akan gagal total yang artinya Kyuhyun akan kehilangan segalanya. Setelah merasa baikan Kyuhyun kembali keruang tengah dimana lukisan rubah biru dan rubah putih di gantung, dulu saat di Hanyeol lukisan ini juga ada di kamarnya saat itu Kyuhyun tidak tahu jika Hagilah yang melukis lukisan itu dan entah bagaimana caranya bisa sampai di kekerajaan Hanyeol dan terbeli olehnya, tapi jika di pikirkan kembali ada kemungkinan sang ayah bisa saja yang melakukannya agar rencana penyatuan Kyuhyun dan Hagi di kerajaan Hanyeol berjalan lancar.


"Kau tidak pernah memberikan jalan mudah Sang pencipta, kau selalu membuat kami terpisah seperti ini, apa ujian cinta untuk Maharani harus sesulit ini?" Kyuhyun kembali teringat percakapan terakhirnya dengan sang utusan jika yang Kyuhyun lalui sekarang adalah salah satu ujian cinta calon maharani yang kebetulan menjadi ujian terakhirnya setelah sepuluh ribu tahun mengalami 7 cobaan penderitaan. Kematian, penyakit, kehilangan, amarah, cinta, bencana, dan ketidak sempurnaan adalah ujian yang harus di lalui calon Maharani selama terlahir dalam berbagai bentuk ciptaan Sang Pencipta, entah itu sebagai manusia, dewa, siluman atau iblis. Dan ujiannya yang terakhir tentang ujian cinta mencangkup banyak jenis ujian karena menjadi ujian terakhir semua jenis rasa sakit menyatu di dalam takdir dari dua kehidupan calon Maharani sekaligus. Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat-kuat dia tidak boleh gagal jika gagal dia bukan hanya kehilangan Hagi selamanya ujian cinta untuk Maharani akan lebih lama lagi karena itulah yang terjadi selama sepuluh ribu tahun terakhir, jika calon Maharani gagal dia akan mengulang kembali hingga berhasil kali ini jika Kyuhyun gagal membuat Hagi melalui rasa sakit cintanya pada Kyuhyun dan gagal memenuhi perjanjian terakhirnya dengan Sang Pencipta, Hagi harus mengulang kembali di kehidupannya yang lain dan tentu saja bukan sebagai Hagi, tapi sebagai jiwa baru dan itu akan menjadi penderitaan terbesar bagi Kyuhyun karena sama saja Kyuhyun sudah tidak bisa bertemu dengan Hagi lagi, karena penderitaan cintanya di kehidupan selanjutnya akan melibatkan pria lain karena bisa di anggap kisah cintanya dan Kyuhyun gagal setelah menerima banyak cobaan dari Sang Pencipta.


Sambil mengepalkan tangan Kyuhyun melangkah keluar dari apartemen milik Hagi bahkan tanpa basa basi Kyuhyun langsung melajukan mobilnya menuju kediaman keluarga Kim, ketika sampai di gerbang keluarga Kim Kyuhyun tidak menyangka jika Hagi ternyata meminta para bodyguardnya untuk menghalangi Kyuhyun masuk jika dia datang tapi walaupun banyak yang menghalanginya Kyuhyun tanpa peduli menggunakan kekuatan yang ternyata terbangun di dalam tubuhnya yaitu kekuatan mutiara putihnya yang sempat ia pikir hancur di tunggku api abadi. Walaupun sebenarnya hal itu tidak di izinkan tapi Kyuhyun sama sekali tidak peduli tanpa pikir panjang Kyuhyun menerobos masuk kedalam kamar Hagi, gadis itu sedang meringkuk di pojok kamar dan ketika tahu pintu kamarnya di buka paksa Hagi menatap kearah Kyuhyun, melihat gadis itu menangis juga marah sekaligus membuat hati Kyuhyun kembali terluka.


"Jangan mendekat, aku sudah membicarakan semuanya dengan pengacaraku surat perceraian akan di berikan seminggu lagi." Perkataan Hagi sontak membuat Kyuhyun terdiam perjanjian Kyuhyun dan Sang Pencipta mulai bergetar membuat Kyuhyun ambruk berlutut juga muntah darah, kepalanya mulai sakit bersamaan dengan mutiara putih yang seperti di paksa hancur sekali lagi, Kyuhyun yang tertunduk perlahan menatap Hagi yang sebenarnya cemas namun masih menahan diri, tapi begitu menatap Kyuhyun yang entah kenapa matanya memerah mulai mengeluarkan darah, hal itu sontak membuat Hagi shock dan tidak bisa menahan paniknya lagi dengan bergegas mendekat kearah Kyuhyun lalu menjerit dalam Hati.


"Ada apa denganmu kenapa kau bisa jadi begini, tidak mungkin jika hanya karena kontrasepsi kau bisa jadi separah ini," Kyuhyun yang masih menahan rasa sakit juga mempertahankan mutiara putihnya dari kehancuran, langsung memeluk Hagi erat lalu berbisik berat pada istri tercintanya itu.


"Jangan tinggalkan aku, aku tidak mau bercerai denganmu aku mohon kau harus mendengar penjelasanku dulu." Hagi meringis ketika merasakan pelukan Kyuhyun yang terlalu erat tapi Hagi seolah merasakan rasa sakit K yuhyun karena selain batuk darah tubuh Kyuhyun bergetar kuat dan lebih anaehnya lagi mutiara biru yang selama ini tertidur setelah dia kembali kealam manusia terbangun seolah berusaha melindungi pria yang mendekapnya sekarang.


"Hagi katakan sesuatu, aku tidak punya banyak waktu, jika kau tetap bersikeras bercerai denganku maka aku akan hancur." Walaupun masih panic dan binggung dengan ucapan ambigu Kyuhyun melihat pria yang sudah memasuki hatinya itu dengan keadaan mengerikan Hagi mengangguk panic.


"Aku berjanji, aku berjanji tidak akan bercerai denganmu, jadi ayo kita kerumah sakit dulu iya..." Hagi mulai menangis resah sambil meletakan keningnya di kening Kyuhyun yang anehnya terasa panas mendadak. Walaupun masih menahan rasa sakit Kyuhyun tersenyum kecil dan perlahan sekali lagi kesadarannya hilang membuat Hagi panic luar biasa sebelum sempat meminta bantuan bodyguard keluarga Kim yang sejak tadi sibuk berusaha membuka kamar Hagi yang Kyuhyun kunci setelah memasuki kamarnya, mereka semua masuk dengan panic setelah berhasil mendobrak pintu kamar dan langsung bertanya keadaan Hagi yang untuk sesaat terkejut karena justru Kyuhyunlah yang terlihat mengenaskan dengan darah yang mengalir dari wajah Kyuhyun.

__ADS_1


"Nona tidak apa-apa?" ucapan kepala bodyguard di balas gelengan juga anggukan yang membuat sang kepala bodyguard binggung, Hagi langsung memberikan beberapa gerakan yang semakin membuat sang kepala bodyguard binggung karena dia memang tidak pernah belajar gerakan tangan untuk berbicara dengan orang bisu. Tapi lain ceritanya dengan kepala pelayan yang membantu perawatan Hagi pasca bangun dari komanya yang juga ikut belajar Bahasa isyaratkepala pelayan langsung memukul tangan sang kepala bodyguard.


"Nona meminta kau membantu suaminya untuk pergi kerumah sakit." Sadar jika kepala pelayan tahu arti dari gerak tangan nona besarnya, kepala bodyguard langsung membopong Kyuhyun di bantu beserta beberapa rekan bodyguadr yang lain. Selama di perjalanan ke rumah sakit Hagi terus menangis sambil mengelus wajah Kyuhyun yang sudah berantakan dengan darah, kepala Kyuhyun tepat di atas paha Hagi, kepala Bodyguard yang melihat hal itu tidak bisa tidak merasakan kesedihan nonanya, bagaimanapun nonannya adalah orang yang kuat sayanganya terlalu banyak kemalangan yang terjadi dalam hidup nonanya itu.


"Nona tenang saja, tuan muda Cho sangat kuat, tadi saja dai bisa menerobos kami jadi tidak mungkin terjadi sesuatu yang berbahaya pada beliau." Walaupun tidak yakin dengan ucapannya sendiri kepala bodyguard berusaha menghibur Hagi yang hanya bisa mengangguk sedih.


Setelah sampai rumah sakit dokter Bong dalnim yang tadi pagi sempat menangani Kyuhyun cukup terkejut karena keadaan Kyuhyun yang semakin parah, semakin terkejut karena saat melakukan pengecekan keadaan Kyuhyun menjadi seperti sekarang karena adanya salah satu pembulu darah yang pecah anehnya saat pengecekan beberapa jam lalu Dokter Bong sama sekali tidak merasakan adanya keanehan pada pembuu darah milik Kyuhyun yang untungnya segera di tangani dengan jalur oprasi yang panjang karena jika tidak Kyuhyun pasti sudah mati.


Saat operasi berjalan nyonya Kim juga semua keluarga Cho berdatangan satu persatu, berusaha menghibur Hagi yang kebetulan sudah di hibur duluan oleh Mingyu yang kebetulan ada di ruangan UGD saat kejadian terjadi. Nyonya Kim yang juga sedang sibuk di kantor langsung bergegas menuju rumah sakit saat tahu menantunya dalam keadaan kritis.


"Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Kyuhyun bisa seperti ini?" Hagi yang tidak terlalu mengerti juga masih panic dan binggung hanya bisa menggelengkan kepalannya saat nyonya Hannna bertanya pada menantunya, Tuan Yeonghwa langsung menarik istrinya lalu menggelengkan kepala meminta agar istrinya tidak bertanya saat mengingatkan kondisi Hagi yang masih mengigil dengan darah di sekitar bajunya. Tangan Hagi sediri sudah di bersihkan oleh Mingyu tadi sebelum nyonya Kim datang. Operasi berjalan cukup lama membuat ketegangan semakin terpancar di wajah setiap orang yang mulai lelah menunggu, tapi anehnya Hagi yang awalanya paling panic mendadak yang paling tenang menunggu, entah kenapa mutiara biru yang sejak tadi sudah terbangun di tubuhnya menenangkannya, seolah berkata jika suaminya akan baik-baik saja sekarang. Seolah mengingat janjinya pada Kyuhyun, Hagi langsung memngirim pesan pada pengacara pribadinya jika pembuatan surat gugatan cerainya dengan Kyuhyun di batalkan.


"Aku sudah membatalkannya, aku harap kau baik-baik saja sekarang." Hagi bergumam dalam hati lalu menatap sendu lampu ruang oprasi lelah, tapi setelah itu tersenyum cerah saat lampu ruang operasi mati dan pintu ruang operasi terbuka menampakan senyum lelah dokter Bong dal nim pada Hagi.


Tapi bukan hanya itu Hagi mulai cemas sekarang karena seharusnya mutiara biru tidak bangun sekarang lebih tepatnya seharusnya mutiara biru bangun di tubuh calon anaknya Hyunmie yang tidak lain adalah adiknya sendiri sesuai perjanjian dengan Sang Pencipta. Keanehan yang Hagi rasakan seolah menjadi nyata saat entah bagaimana Kyuhyun yang seharusnya sadar masih lama pasca oprasi terbangun dan melangkah keluar ruang ICU yang baru saja di tinggal pergi sebentar oleh dokter yang berjaga di ruangannya. Tanpa memperdulikan sekeliling Kyuhyun melangkah lemas kearah Hagi dan memeluk istrinya itu kuat-kuat.


"Jangan pergi, jangan tinggalkan aku..." gumaman Kyuhyun yang pelan membuat Hagi kembali terisak sedih sambil mengangguk pelan Hagi membalas pelukan Kyuhyun yang bagai gurun pasir tersiram hujan Kyuhyun nampak mendesah lega. Baru saat itulah Kyuhyun sadar kedua orangtuanya memanggil namannya dan berat hati melepas pelukannya dari Hagi lalu tersenyum lemas pada kedua orang tuanya.


"Syukurlah kau bangun Nak tapi kau baru saja operasi kau harus kembali berbaring, jika tidak jahitan operasinya akan terbuka." Ucapan cemas nyonya Hanna langsung di sambut wajah panic dokter Bong dal nim yang baru saja menukar pakaian operasinya dan berniat bertemu dengan keluarga Kyuhyun.


"Tuan Cho bagaimana bisa anda bangun seperti ini,anda bahkan masih tidak boleh bergerak sekarang." Ucapan panic dokter Bong dal nim hanya di sambut senyum lemas Kyuhyun dia tidak bisa menjelaskan keadaannya tapi dengan patuh masuk kembali keruang ICU dengan tangan kanannya merangkul Hagi erat.

__ADS_1


"Bantu aku masuk..." bergumam pelan kepada Hagi, istrinya itu mengangguk kecil sambil memapah Kyuhyun kembali keruang ICU, sedikit panic Dokter bong dalnim mulai mengecek jahitan Kyuhyun yang anehnya tidak terbuka sama sekali, logikanya luka itu masih basah dan bergerak seperti tadi bisa menyebabkan pendarahan, walaupun masih binggung dokter Bong hanya kembali membalut luka Kyuhyun sambil bernafas lega.


"Saya mohon agar tuan Cho bersabar setidaknya untuk dua minggu ini sampai luka anda kering, anda tidak bisa sembarang begitu saja." Tanpa banyak membantah Kyuhyun hanya menggangguk kecil setelah itu keluar meninggalkan Kyuhyun dan Hagi berdua kebetulan hanya satu orang saja yang boleh menemani Kyuhyun untuk sekarang sampai besok Kyuhyun di pindahkan keruang inap.


Perlahan Kyuhyun mengulurkan tangannya pada Hagi meminta istrinya itu mendekat, sedikit ragu Hagi mendekat menerima uluran tangan Kyuhyun yang tidak di sangka langsung membawa Hagi berbaring di samping pria itu.


"Kau gila? Kau baru saja di operasi bagaimana jika lukamu kembali terbuka." Berniat untuk bangun Kyuhyun justru mengecup bibir istrinya itu pelan membuat Hagi terdiam.


"Kau sudah membatalkan surat cerainyakan?" pertanyaan Kyuhyun hanya di balas gumaman kecil dari Hagi.


"Tapi kau harus menjelaskan apa yang terjadi padaku? Semua keanehan ini tidak masuk akal." Sekali lagi Kyuhyun memeluk Hagi sambil mengelus kepala istrinya itu pelan.


"Akan kujelaskan itu nanti, tapi bisakah kau mendengarkan alasanku yang lain? Yang membuatmu marah padaku," tiba- tiba Hagi mencengkram baju rumah sakit yang Kyuhyun kenakan seolah takut mendengar penjelasan suaminya ini. Perlahan Kyuhyun merangkum wajah Hagi dengan kedua tangannya, wajah istrinya itu terlihat cemas dengan perlahan Kyuhyun mengecup setiap jengkal wajah istrinya dan mengecup beberapa kali bibir istrinya itu sedikit intens.


"Aku melakukannya karena perjanjian kontrak yang mengatakan kau bisa bercerai denganku setelah memiliki anak dariku, aku bukannya keberatan dengan anak yang akan kita miliki, yang ku tidak inginkan adalah perceraian setelahnya, aku pikir jika aku bisa membuatmu jatuh cinta padaku anak yang hadir bukanlah pelengkap perjanjian kontrak kita tapi justru jadi pelengkap cinta yang kita rasakan satu sama lain, itu kenapa aku meminum kontrasepsi untuk mencegah anak itu lahir lebih awal, aku ingin memiliki hatimu lebih dulu baru setelah itu berapapun anak yang lahir aku bersedia memilikinya denganmu. Percayalah aku sudah tidak memiliki perasaan apapun pada Jein." Air mata berjatuhan di wajah Hagi dia tahu walaupun dia tidak boleh menyukai Kyuhyun di hadapannya karena terlalu mirip dengan Kyuhyun sang pangeran Rubah, Hagi merasa senang karena bisa di katakan inilah yang ingin Hagi dengar dari Cho Kyuhyun.


"Kau tidak berbohongkan?" Kyuhyun menggelengkan kepalanya sambil kembali memeluk Hagi erat.


"Aku bisa membuktikannya, setelah pulang dari rumah sakit kita bisa membuatnya sesering mungkin yang kau mau, aku janji tidak menggunakan pengaman atau kontrasepsi apapun." Ucapan Kyuhyun sontak membuat wajah Hagi memerah sambil sedikit kesal Hagi mencubit tangan Kyuhyun kesal. Kyuhyun hanya meringis kecil sambil tersenyum lebar.


"lalu bagaimana denganmu? Apakah kau sudah mencintaiku? Kau sudah berjanji padakukan tidak akan meninggalkanku, aku bisa menunggu sampai kau mencintaiku berapa lamapun itu, jadi walaupun ada 2 tiga anak sekalipun aku tidak akan takut kau menceraikanku." Walaupun Hagi ingin menahan perasaannya dan ucapan kata hatinya melihat wajah sendu pria itu, Hagi pasrah ketika Kyuhyun tersenyum senang setelah mendengar dengan jelas kata hati istrinya itu.

__ADS_1


"Aku selalu mencintaimu, tidak ada waktu saat kita bertemu dimana aku tidak mencintaimu. Kau lebih tahu isi hatiku di bandingkan semua orang, ketika rasa sakit dan bahagia yang aku rasakan." Tanpa berpikir dua kali Kyuhyun kali ini kembali meluncurkan ciuman di bibir Hagi yang masih terlihat linglung setelah pengakuan yang walaupun Hagi tahan tetap terucap juga di hatinya, jika sebelumnya kecupan intens yang Kyuhyun lakukan kali ini ******* menuntut membuat Hagi pusing jika saja bukan di rumah sakit dan tangan Kyuhyun yang masih di infus Kyuhyun sudah meniduri istrinya sekarang juga, sedikit berat hati Kyuhyun menggeram lalu melepas ciumannya dari Hagi yang Nampak menarik nafas kewalahan.


"Hagi... Hagi... sayangku... ayo kita pulang." Gumaman dengan suara menderu itu sekali lagi di balas anggukan kecil dari Hagi.


__ADS_2