My Eternal Love

My Eternal Love
Hope For New Life


__ADS_3

Ketika matahari menampakan diri di Kerajaan Rubah, Ok Min adalah satu dari banyak orang di kediamannya sendiri yang terkejut karena fenomena itu muncul lagi, fenomena dimana bunga lily yang sudah mati di padang bunga Lily mulai bertunas kembali. Awalnya Ok Min berpikir tunas di padang Bunga Lily hanyalah rumput biasa, tapi pagi ini ketika tunas-tunas itu terkena embun dan cahaya matahari pagi kemilau kebiruan muncul secara samar.



Dulu saat putri pertamanya lahir padang bunga Lily yang dulunya hamyalah padang rumput biasa juga berubah seperti pagi ini, hingga harapan itu muncul jika putri pertamanya ada kemungkinan akan kembali lagi ke kerajaan Rubah entah dengan keajaiban apa, Sang Pencipta sepertinya tidak rela melepas Putri pertamanya itu.



Tempat pertama yang Ok Min datangi pertama kali ketika fenomena itu muncul adalah istana kerajaan Rubah, dia harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan mantan menantunya karena Ok Min yakin fenomena kali ini terjadi lagi karena terjadi sesuatu dengan Pangeran Rubah karena Ok Min tahu tentang perjanjian yang di lakukan putrinya dengan Sanh Pencipta. Ini adalah pertama kalinya lagi Ok Min menginjakan kakinya setelah tiga tahun tidak pernah berhubungan kembali secara langsung dengan keluarga kerajaan kecuali untuk urusan Yeongji yang bahkan Ok Min tidak pernah secara langsung bertukar sapa dengan keluarga kerajaan sekalipun Yeongji bisa menjadi Raja di masa depan.



"Lama tidak berjumpa Yang Mulia Raja." Ok Min yang memang adalah tetua kerajaan Rubah dengan mudah mendapatkan akses masuk untuk bertemu dengan Raja Rubah apa lagi sebenarnya Raja Rubah juga masih membutuhkan kebijaksanaan mantan besannya yang juga adalah tetua kerajaan rubah, itu kenapa ketika mengetahui Ok Min datang menemuinya, Raja Rubah yang masih sibuk membentuk segel untuk Gua Teratai menghentikan kegiatannya tersebut dan secara langsung menemui Ok Min.



"Aku senang kau akhirnya mau bicara lagi denganku, bagaimanapun kau adalah salah satu sahabat yang aku miliki." Ok Min sekali lagi memberi hormat sambil menundukan kepalanya.



"Maaf atas keegoisan hamba, tapi hamba berharap Yang Mulia mau memahami kondisi hamba." Raja rubah mendekat lalu mengenggam kedua bahu Ok Min sambil menggelengkan kepalanya pelan.



"Tidak, tentu saja aku memahamimu, tapi jujur saja aku senang kau mau datang mencariku lagi." Ok Min menatap Raja di hadapannya lalu tersenyum kecil.



"Sebenarnya kedatangan saya kesini bermaksud menanyakan kondisi Pangeran, apa terjadi sesuatu dengan Pangeran?" Raja Rubah jelas mengerutkan keningnya bingung, bagaimana Ok Min bisa tahu? Padahal Raja Rubah sebisa mungkin menyembunyikan keadaan Kyuhyun yang terluka karena memaksa masuk ke Gua Teratai terlalu dalam.


__ADS_1


"Kenapa kau berpikir seperti itu? Apa kedatanganmu kembali karena ada hubungannya dengan putraku?" Sambil menarik nafas Ok Min mengangguk pelan dan mulai menceritakan fenomena yang terjadi pagi tadi di padang bunga Lily pada Raja Rubah yang di balas dengan anggukan paham dari sang Raja.



"Sepertinya aku mengerti maksudmu, memang betul terjadi sesuatu pada Kyuhyun kemarin, hanya saja kita masih belum bisa memastikan apa-apa selama Kyuhyun masih belum bangun tapi jika apa yang kau katakan benar bukan hanya kau saja yang senang, aku juga turut bahagia jika kesempatan menantuku bangun lagi masih ada." Mengerutkan kening bingung Ok Min seolah meminta penjelasan lebih pada Raja Rubah. Sedikit ragu Raja Rubah berjalan pelan membelakangi Ok Min lalu menatap keluar jendela kearah timur kerajaan.



"Sebenarnya saat perjanjian pertama Hagi dengan Sang Pencipta tubuhnya tidak lebur seperti terakhir kalinya di puncak Ji, dengan sisa kekuatan terakhirnya aku membantu Hagi menuju Gua Teratai." Mendengar hal itu tubuh Ok Min menegang, jadi ada kemungkinan jika putrinya benar-benar bisa kembali?



"Kenapa yang mulai tidak pernah memberitahukan hal ini pada saya?" Kembali berbalik lalu menatap wajah Ok Min yang berharap penuh membuat Raja Rubah merasa bersalah.



"Karena aku tidak berpikir jika tubuh itu bisa di tempati lagi sekalipun jiwa Hagi bisa kembali kemari entah dengan keajaiban apapun itu. Aku tidak mau membuat harapan pada siapapun. Tubuh Hagi di Gua teratai sudah tidak memiliki aliran energi lagi, dan kau juga lebih tahu jika mutiara kehidupan di perlukan agar tubuh Hagi bisa di pakai di kerajaan Rubah kembali dimana kita tahu kedua mutiara Hagi sudah jadi milik orang lain."  Ok Min memejamkan matanya perlahan, lalu bagaimana dengan fenomena yang terjadi tadi pagi? Apa semua ini hanyalah harapan kosong saja?




"Apa maksud anda? Saya harap Yang Mulia tidak menyembunyikan apapun dari saya apa lagi jika itu berhubungan dengan putri hamba." Sambil menghelah nafas Raja Rubah berjalan menuju ruangan dimana Kyuhyun tertidur, Ok Min mengikuti Rajanya di belakang.



Di ruangan itu ada Ratu Rubah yang setia menemani Kyuhyun juga ada si kecil Yeongji yang juga duduk di pangkuan Ratu Rubah. Saat masuk kedalam ruangan tempat Kyuhyun berbaring dan melihat Ratu Rubah, Ok Min masih belum bisa mengurangi raja tidak sukanya pada Ratu Rubah walaupun begitu Ratu rubah paham dan hanya menunduk sambil mengambil Yeongji yang tadi sempat memberi salam pada kakeknya Ok Min.



Setelah Ratu Rubah keluar, Raja Rubah langsung duduk di samping Kyuhyun di ikuti Ok Min yang berdiri di samping Raja Rubah.

__ADS_1



"Kau bisa lihat jika jiwa Kyuhyun terluka karena energi meluap yang di miliki oleh gua teratai bukan? Walaupun begitu seharusnya Kyuhyun tidak harus sampai tertidur terlalu lama karena Kyuhyun pada dasarnya cukup kuat menahan luka yang di sebabkan oleh energi gua teratai." Ok Min menatap Kyuhyun sambil menerawang keadaan Pangeran Rubah itu dan apa yang di katakan Raja Rubah memang benar.



"Tapi dari kondisi gua aku bisa mengambil kesimpulan alasan Kyuhyun sampai belum bangun hingga sekarang. Selain karena sepertinya mutiara merah bereaksi dengan keberadaan jasad pemilik aslinya, entah bagaimana aku merasakan jika kekuatan lain sedang terbentuk di dalam gua, kekuatan yang lebih besar dari gua teratai itu sendiri dan itu berpusat di tempat jasad Hagi berada, terlebih di sekitar gua tumbuh banyak sekali bunga lily biru yang jelas kita tahu adalah simbol kehidupan Hagi. Itu jelas membuat mutiara merah merasa semakin cemburu dan ingin sekali keluar dari tubuh Kyuhyun, gejolak di dalam jiwa Kyuhyun membuat luka itu semakin dalam dan sepertinya membuat retakan di segel yang tidak seharusnya terbuka sebelum waktunya, kita tahu pasti perjanjian Hagi, gadis itu menyegel semua luka di dalam ingatan Kyuhyun dengan nyawanya sendiri dan keretakan itu membuat Kyuhyun semakin terluka." Mendengar hal itu Ok Min mengerutkan keninganya pening informasi yang baru saja ia terima terlalu banyak.



"Lalu bagaimana dengan syarat kenaikan tahta? Bukankah calon raja harus menghadapi kembali luka di dalam hidupnya selama sebulan penuh di gua teratai nantinya? Belum lagi pemurnian harus di lakukan selama itu pada mutira kehidupan, apa mungkin Pangeran sanggup melakukannya?" Raja Rubah menatap Kyuhyun sendu.



"Itu kenapa aku berencana membuat segel di sekitar tempat jasad Hagi berada, setidaknya selama proses pemurnian ataupun menghadapi luka kehidupan, Mutiara merah dalam keadaan tenang." Kali ini Ok Min mengangguk paham.



"Lalu bagaimana dengan Hagi? Apa putriku benar-benar memiliki kesempatan untuk hidup kembali? Jika benar ada kekuatan besar di sekitar jasad Hagi, mungkin ada kemungkinan Sang Pencipta memberi putriku kesempatan." Kali kini keduanya nampak berpikir, Raja Rubah adalah yang paling cepat memecah keheningan.



"Mungkin kali ini kau harus bertanya langsung pada Utusan di Puncak Guning Ji." Ucapan Raja Rubah membuat Ok Min menatap Rajanya dalam tapi setelah itu Ok Min mengangguk pelan.



"Baiklah, kalau begitu saya undur diri." Raja Rubah mengangguk kecil.



"Aku harap mendengar berita baik darimu." Kali ini Ok Min hanya menunduk memberi hormat lalu keluar dari ruangan tempat Kyuhyun dan Raja Rubah berada.

__ADS_1



bersambung


__ADS_2