My Eternal Love

My Eternal Love
Sweet Memory Before Leave/Kenangan Manis Sebelum Pergi


__ADS_3

Ketika Hagi sampai di camp tempat Kyuhyun mengatur strategi, pria itu sedang sibuk berdiskusi dengan para Komandan pasukan. Hagi sempat sabar menunggu, tapi ketika hampir menunggu lebih dari 2 jam Hagi jadi kesal sendiri dan dengan keras kepala Hagi meminta prajurit yang menghalanginya masuk ke tenda Kyuhyun untuk menyingkir.



Hagi tidak langsung masuk dia berusaha mengintip keadaan Kyuhyun yang sempat terhalangi oleh beberapa Komandan pasukan yang mengelilingi Kyuhyun tapi betapa terkejutnya Hagi ketika akhirnya bisa melihat wajah suaminya yang sepucat kertas basah, setelah keterkejutannya hilang Hagi mulai murka, Kyuhyun sudah di tahap dimana tidak bisa melakukan hal ini lagi tapi suaminya itu masih dengan serius membahas strategi perang dengan para Komandannya.



Tanpa memperdulikan siapapun lagi Hagi masuk begitu saja kedalam tenda membuat semua orang terkejut luar biasa termasuk Kyuhyun, tapi sepertinya terkejut saja tidak cukup, Kyuhyun membeku di tempat ketika tiba-tiba saja Hagi menciumnya di hadapan para komandannya. Sangking terkejutnya Kyuhyun bahkan tidak berbuat apa-apa. Para komandan langsung berbalik memunggungi kedua orang penting di kerajaan mereka tersebut, ketika Hagi akhirnya menghentikan ciumannya yang menuntut pada Kyuhyun yang entah sejak kapan sudah merangkul Hagi di dalam pelukannya, Hagi menoleh kebelakang .



"Keluar semuanya, aku akan mengobati Pangeran terlebih dahulu jangan ganggu kami." Tanpa di minta dua kali para komandan langsung keluar dari tenda Kyuhyun yang menatap Hagi dengan ekspresi yang tidak bisa di jelaskan. Setelah semua orang keluar Hagi menatap Kyuhyun tajam lalu kembali mencium suaminya itu tanpa memberi kesempatan untuk Kyuhyun berbicara. Kali ini Hagi juga menggunakan kekuatannya dan mengumpulkannya di kedua telapak tangannya sambil mulai memberi energi mutiara biru pada Kyuhyun.



Tangan Hagi menjelajahi tubuh Kyuhyun yang menghangat, membuat Kyuhyun mulai merasakan energinya yang hilang perlahan pulih, ciuman keduanya berubah agresif Kyuhyun semakin memeluk Hagi posesif, sial jika saja mereka bukan di medan perang, Kyuhyun terlalu merindukan istrinya tapi dengan enggan Kyuhyun akhirnya melepas pelukan juga ciuman panas yang Hagi berikan padanya.



"Sayang... ini medan perang... aku... aku tidak bisa begini terus denganmu." Hagi mendengus kesal lalu kembali menatap Kyuhyun tajam.



"Jangan terlalu percaya diri, aku kemari untuk mengobatimu." Sebelum Kyuhyun sempat berbicara Hagi kembali mencium Kyuhyun dan mulai berbagi energi mutiara biru dengan Kyuhyun.



Kyuhyun tidak berdaya dia bukan hanya merasa kembali sehat tapi juga menikmati kebersamaannya dengan Hagi karena merindukan Hagi juga, hanya saja ketika tangan Hagi mulai merangkak turun ke bawah pusarnya Kyuhyun menggeram frustasi lalu menahan tangan Hagi dan menatap tajam kearah istrinya yang sialan begitu cantik karena tatapan bergairahnya.



"Kau bilang mengobatiku... hati-hati aku bisa berbuat kasar padamu sayang." Suara parau Kyuhyun membuat Hagi tersenyum licik lalu tetap merayapkan tangan mungilnya kearah bawah pusar suaminya membuat Kyuhyun menarik nafas keras dan kembali mencium Hagi dengan geraman tertahan juga ciuman penuh hasrat.



"Aku memang sedang mengobatimu... tapi aku juga merindukanmu." Kyuhyun tidak perlu mendengar apapun lagi dan dengan tergesa-gesa mendorong Hagi ke ranjang jerami di tendanya. Kyuhyun benar-benar menggunakan kekuatan yang baru ia dapatkan dari Hagi untuk melepas kerinduannya pada istrinya itu.


__ADS_1


"Sialan Hagi... kita ada di medan perang aku akan melakukannya dengan cepat... apa tidak apa-apa?" Hagi kembali mencium Kyuhyun tangannya yang sejak tadi bersinar kebiruan mengelus tengkuk juga pinggang Kyuhyun yang entah sejak kapan sudah polos tanpa busana.



"Lakukan... tidak apa-apa." Izin itu cukup membuat Kyuhyun untuk benar-benar bergerak cepat walaupun Kyuhyun tahu sekali saja tidak cukup tapi setidaknya dia harus menuntaskan kerinduan yang menyakitkan ini pada istrinya.



Seperti di kejar waktu Kyuhyun mencium Hagi di berbagai tempat di tubuh mungil istrinya itu, bahkan sebelum Hagi sempat benar-benar merasakan apa yang Kyuhyun berikan padanya, Kyuhyun nampak terburu-buru masuk kedalam inti percintaan keduanya membuat Hagi harus menahan nafas ketika Kyuhyun mulai bergerak cepat di atas tubuhnya yang mengigil merasakan sensasi yang Hagi akui Hagi rindukan.



Dan semua terjadi benar-benar sangat cepat ketika keduanya mendapatkan apa yang di inginkan Kyuhyun langsung ambruk dan memeluk Hagi erat-erat saat itu juga cahaya kebiruan yang sejak tadi menerangi percintaan keduanya perlahan meredup.



"Hagi_ya... aku tidak tahu harus marah atau senang kau kesini...tapi sialan di sini berbahaya untukmu." bisikan Kyuhyun tiba-tiba membuat Hagi sedih perlahan Hagi juga memeluk Kyuhyun semakin erat dia tidak akan pernah bisa jatuh cinta lagi pada pria manapun sekalipun jika ia kembali kedunia manusia, Kyuhyun akan menjadi satu-satunya pria yang Hagi cintai jiwa dan raganya.



"Kalau begitu lebih baik kau berterimakasih saja dan senang dengan kedatanganku. Aku tidak akan lama, aku hanya ingin memastikan jika friasatku tidak salah jika kau membohongiku." Kyuhyun menatap Hagi dengan tatapan cemas.




"Kebohonganmu yang mengatakan pada Sang wo tentang kau yang semakin membaik padahal kau seperti hampir mati." Kyuhyun terlihat lega tapi setelah itu memeluk Hagi lagi semakin erat.



"Maaf... aku hanya tidak ingin kau cemas." Hagi ingin menangis hingga membuat tubuhnya bergetar, merasalan apa yang Hagi rasakan Kyuhyun dengan cepat memeluk Hagi semakin erat.



"Jangan menangis... aku baik-baik saja selama kau memberikan energi mutiara biru padaku." Hagi akhirnya menangis, jelas tidak sesederhana itu Kyuhyun tidak bisa hanya mengandalkan energi mutiara biru jika kehilangan ekornya.



"Maukah kau berjanji padaku? Kau akan hidup lebih lama untuk melihat Yeong Ji tumbuh menjadi seorang Pangeran?" Kyuhyun mengerutkan keningnya bingung tapi kemudian tersenyum sambil menghapus air mata di pipi Hagi.

__ADS_1



"Yeong Ji... jadi kau sudah memutuskan nama putra kita?" Hagi mengangguk kecil membuat Kyuhyun kembali memeluk Hagi erat.



"Aku suka namanya..." Hagi menatap Kyuhyun kembali kali ini dengan sedikit memohon.



"Ayo berjanjilah... kau harus hidup lebih lama agar bisa melihat Yeong Ji tumbuh menjadi seorang pangeran." Kyuhyun terdiam dalam kondisinya yang sekarang Kyuhyun takut tidak bisa menepati janjinya tapi akhirnya Kyuhyun mengangguk kecil.



"Baiklah... asal kau juga tetap hidup... aku akan bertahan sekeras mungkin." Hagi kembali menangis lalu memeluk Kyuhyun erat-erat.



"Sekarang kau harus langsung pulang, kau tidak boleh ada di sini." Hagi langsung mempoutkan bibirnya tidak terima.



"Yang benar saja, aku baru saja datang kau sudah mengusirku?" Kyuhyun menghelah nafas panjang lalu kembali memeluk Hagi erat-erat.



"Aku bukan mengusirmu sayang... tapi kau tidak aman disini, Donghae sangat menginginkanmu, tidak dia menginginkan Hyunmie jika kau tertangkap dia bisa menghancurkan jiwamu dan aku tidak akan sanggup merasakan kehilangan dirimu lagi." Hagi menarik nafas panjang mengingat wangi tubuh Kyuhyun yang khas antara keringat juga pohon pinus yang segar, perlahan Hagi memejamkan matanya Hagi hanya akan mengingat semua tentang namja ini di dunia manusia sekalipun jika suatu saat nanti dia akan menikah dengan orang lain.



"Baiklah... tapi biarkan aku memelukmu sebentar lagi... aku masih merindukanmu... aku akan kembali sepuluh hari lagi kesini." Kyuhyun hanya menghelah nafas walaupun berbahaya Kyuhyun tahu dia tidak akan bertahan lama, jadi dia mengizinkan Hagi kembali lagi Sepuluh hari kemudian karena mungkin Kyuhyun benar-benar hanya memiliki waktu sedikit lagi. Sebagai jawaban Kyuhyun bergumam kecil lalu memeluk Hagi erat-erat.



Keduanya akhirnya tertidur walaupun tidak lama, tapi ketika Kyuhyun bangun Hagi sudah tidak ada di sampingnya. Istrinya itu hanya meninggalkan sepucuk surat di sampingnya yang menyatakan jika Hagi sudah kembali lagi ke Ladang bunga Lily. Kyuhyun menghelah nafas panjang, sedikit kecewa walaupun ini demi kebaikan Hagi juga karena dia sendiri yang meminta Hagi untuk cepat pergi karena disini sangat berbahaya untuk Hagi.



"Padahal aku masih merindukanmu..." gumam Kyuhyun pelan sambil kembali berusaha mengingat harum tubuh Hagi yang khas bunga Lily membuat Kyuhyun mengerang frustasi karena semakin merindukan Hagi.

__ADS_1



bersambung


__ADS_2