My Eternal Love

My Eternal Love
Remember Everthing


__ADS_3

Hai aku lanjut lagi maaf aku lagi iseng bikin cerita baru jadi yang lama sedikit terbengkalai mari kita lanjut lagi ceritanya.


Masih ada typo


Happy reading


****


Kerajaan Hanyeol adalah kerajaan yang berada di antara dunia manusia juga dunia para immortal, walaupun begitu Kerajaan Hanyeol tidak mengusik kedua dunia sekalipun kerajaan tersebut terbentuk karena adanya portal yang retak diantara keduanya membuat kedua mahluk bertemu dan membangun kehidupan sendiri.


Hari ini portal dari dunia para immortal juga kerajaan Hanyeol kembali retak hingga tanpa sadar Kyuhyun masuk ke kerajaan Hanyeol kerajaan yang hanya ia dengar dari sang ayah tanpa sempat ia masuki, setidaknya itulah yang Kyuhyun ingat, tanpa Kyuhyun sadari dia pernah menjadi orang penting di kerajaan tersebut yang membuatnya bisa hidup lama di kerajaan Hanyeol.


Saat memasuk tempat itu Kyuhyun merasa asing, tapi juga merasa familiar dengan tempat yang kini ia lihat, pohon bambu yang kini mengelilinginya sama persis seperti tempat dimana ia melihat Hagi hampir mati di bunuh Jaerim di dalam mimpi atau ingatan menyakitkan yang ia miliki.


"Apa mungkin aku tidak sengaja memasuki Kerajaan Hanyeol?" Kyuhyun bergumam dalam hati sambil terus berjalan di antara pohon bambu yang mengelilinginya, hingga sebuah suara menghentikan langkahnya.


"Pangeran Kyuhyun!!" Kyuhyun berbalik lalu menatap seorang pria yang menatapnya dengan terkejut juga senang, bahkan sebelum sempat menjawab Kyuhyun kembali di kejutkan dengan tingkah orang itu yang langsung menekuk satu kakinya dan memberi hormat pada Kyuhyun dengan kebahagiaan yang tidak ia tutupi lagi


"Salam hormatku pada Yang mulia Pangeran Kelima, akhirnya yang mulia kembali." Kyuhyun mengerutkan keningnya bingung, apa mungkin orang ini salah mengenali orang? Tapi jelas-jelas dia memanggilnya Kyuhyun.

__ADS_1


"Maaf siapa kau? Apa kau mengenaliku?" Orang itu juga nampak bingung lalu berdiri sambil menatap Kyuhyun menyelidik.


"Ada Pangeran Kyuhyunkan?" Walaupun ragu Kyuhyun mengangguk pelan.


"Lalu kenapa pangeran tidak mengenali saya? Saya Changmin, pengawal sekaligus sahabat pangeran sejak kecil." Kyuhyun semakin bingung dia jelas tidak memiliki teman seperti orang di hadapannya ini? Dan dia bukanlah pribadi yang membutuhkan pengawal untuk menjaganya.


"Kau yakin mengenalku? Mungkin kau salah orang, coba perhatikan aku lagi." Changmin menatap Kyuhyun semakin dalam, Pangeran kelima di hadapannya memang sedikit berbeda, bola mata Kyuhyun jelas berwara hitam tapi pria di hadapannya memiliki warna mata berwarna biru belum lagi rambut Kyuhyun sang pangeran kelima itu berwarna hitam bukan putih seperti orang di hadapannya. Sambil menghelah nafas Changmin kembali murung.


"Anda benar sepertinya saya salah orang, Pangeran yang saya kenal sedikit berbeda dengan anda. Maaf sudah mengganggu, kalau begitu permisi." Tapi sebelum Changmin pergi Kyuhyun menahan tangan Changmin.


"Tunggu, apa kau bisa memberitahuku dimana aku sekarang?" Changmin berbalik lalu melepas tangan Kyuhyun di tangannya.


"Anda sekarang ada di wilayah kerajaan Hanyeol, apa anda baru di sini? Melihat penampilan anda, sepertinya anda berasal dari dunia para Immortal." Kyuhyun mengangguk pelan.


Pondok itu terlihat sederhana, terlihat jika hanya satu orang saja yang tinggal, Changmin menyuguhkan teh hangat pada Kyuhyun sebagai tanda hormat pada tamu di hadapannya.


"4 tahun lalu Pangeran kelima menghilang di hutan bambu ini, di susul istrinya yang juga menghilang karena menyelamatkan beliau." Kyuhyun yang menyesap teh terdiam lalu memputuskan untuk mendengarkan lebih lanjut.


"Aku merasa menghilangnya beliau karena di bunuh oleh kakak beliau pangeran ketiga. Awalnya saya berharap beliau beserta istrinya masih hidup, tapi setelah mencari di seluruh hutan bambu ini selama 4 tahun terakhir ini aku hanya berharap jikapun beliau sudah meninggal aku bisa menemukan dimana mereka di kuburkan, keduanya layak mendapatkan penghormatan sebagai keluarga kerajaan." Kyuhyun kembali teringat dengan ingatan menyakitkan yang masuk kedalam ingatannya, sambil mengelus cangkir teh di tangannya Kyuhyun menatap hutan bambu di hadapannya dengan perasaan sesak.

__ADS_1


'Apakah, aku pernah tinggal di kerajaan ini?'


Sambil menarik nafas dalam-dalam Kyuhyun menatap Changmin yang tersenyum pahit kearahnya, walaupun hanya dugaan Kyuhyun ingin tahu siapa nama istri pangeran kelima.


"Jika boleh aku tahu, siapa nama istri pangeran kelima?" Changmin perdiri dari duduknya sambil menggengam cangkir tehnya lalu menatap hutan bambu menerawang.


"Nona Hyunmie, putri tunggal keluarga perdana mentri Kim." Kyuhyun menghelah nafas pelan, sepertinya dia terlalu berharap, jika saja nama Hagi yang ia dengar Kyuhyun akan senang bisa mendapat informasi tentang ibu dari Yeongji.


"Beliau sangat mencintai istrinya, bahkan tidak keberatan sekalipun tahu jika istrinya itu di rumorkan sebagai gadis gila. Beliau bahkan menyiapkan taman bunga matahari karena istrinya menyukai bunga tersebut." Kyuhyun semakin menghelah nafas lalu meletakkan cangkir tehnya di atas meja, Hagi yang ia tahu adalah pemilik dari ladang bunga lily.


"Karena aku telah berjanji untuk membantu apa kau punya sesuatu yang pernah di pakai atau di sentuh oleh pangeran kelima? Aku mungkin bisa merasakan dimana keberadaannya, bahkan jika itu hanya makamnya saja." Changmin berbalik lalu mengangguk kearah Kyuhyun lalu masuk kedalam pondok kearah sebuah lemari yang didalamnya terdapat sebuah kotak kecil yang Changmin bawa dan di serahkan langsung pada Kyuhyun.


Kyuhyun mengelus kotak persegi panjang itu perlahan lalu membukanya, terdapat sebuah gulungan di dalamnya yang langsung Kyuhyun buka dan membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya.


"Pangeran Kelima sangat menyayangi lukisan itu, beliau bahkan membelinya dengan harga mahal juga ketika istri beliau berniat untuk memilikinya, Pangeran kelima tidak melepaskannya karena merasa memiliki ikatan kuat dengan lukisan itu." Kyuhyun menyentuh lukisan itu ada rasa sesak di hatinya ketika melihat lukisan tersebut. Lukisan itu terdiri dari hamparan bunga lily yang di tengahnya terdapat dua ekor rubah berwarna biru dan putih yang tertidur dengan nyaman.


Meletakan lukisan di meja Kyuhyun mulai membuat segel mantra untuk mendeteksi keberadaan orang yang auranya paling lama menyentuh lukisan tersebut dan di mulailah pencarian dari pemilik lukisan tersebut, kilas balik dari Pangeran kelima dari mulai membeli lukisan itu hingga akhir berputar di kepala Kyuhyun.


Semua ingatan itu bagai batu yang menimpa kepala Kyuhyun habis-habisan, hatinya bagai pakaian basah yang di peras hingga kering tak bersisa membuat Kyuhyun muntah darah saat melepas segel mantranya. Belum sempat menjawab kecemasan Changmin yang melihatnya muntah darah Kyuhyun tidak sadarkan diri dengan semua ingatan yang hilang selama ini.

__ADS_1


"Hagi... Hagi... Hagi..."


TBC


__ADS_2