
Episode 101 : Masa lalu Bagian 2
***
Flashback,
"Seharusnya aku tidak datang ke rumah ini sejak awal! kenapa kau tega mengatakan itu kepada ku?!" seru Camelia sudah tidak tahan dengan segala tekanan dan rasa sakitnya.
Dia lebih baik pergi saja dan meninggalkan Jacob yang kelihatan lebih membela wanita lain dibandingkan dirinya.
.
.
"Mau kemana kau Camelia?" Jacob tidak terima ketika Camelia mengatakan hendak pergi darinya hanya karena ucapan kecilnya.
Menurutnya Camelia begitu manja dan selalu saja tak ingin berusaha untuk berdamai dengan keluarganya.
"Kemana pun, ke tempat dimana keberadaan di hargai!"
Geram Camelia sudah sangat lelah bertahan di sisi Jacob.
Rasanya bukan tubuhnya saja yang lelah namun juga hatinya.
"CAMELIA!"
"CAMELIA!"
Jacob merasa semakin marah, apalagi ketika Camelia buru-buru pergi dan tak lagi mendengar seruan nya.
"Sialan!"
Jacob kemudian berteriak, istrinya pergi tetapi kemarahannya lebih besar dan semua itu terjadi karena adanya hasutan dan aduan dari Julia Liu.
Waktu akhirnya berlalu, Jacob tak bisa menahan Camelia untuk tidak pergi dari sisinya.
Namun Jacob masih terus mencari tahu tentang Camelia dan dimana dia berada, agar ketika suasana sudah tenang Jacob bisa datang dan menjemput istrinya lagi.
Karena walau bagaimanapun, Jacob hanya mencintai Camelia, dan merasa pertengkaran nya hanyalah pertengkaran biasa dan nanti akan membaik pada waktunya.
Jacob tak menduga jika segalanya akan memburuk.
"Jacob, jika kau tidak menikahi Julia dalam waktu dekat maka keluarga kita akan menahan malu karena anak diluar nikah itu!"
"Ibu tidak mau tahu, tetapi kau harus menikahi Julia secepatnya!"
Ibu dari Jacob sudah mendesak Jacob untuk segera menikahi Julia Liu.
"Ibu ... aku tidak bisa menikahi Julia walau dia memiliki anakku, aku sudah menikah dengan Camelia ... bagaimana dengan dia .."
Tentu saja awalnya Jacob menolak, bagaimana pun dia sudah menikah dengan Camelia, tidak mungkin dia menikah lagi dengan wanita lain.
"Heh!" Ibu Jacob terlihat meremehkan ucapan dari putranya.
Bagaimanapun, pernikahan antara Camelia dan Jacob tak akan pernah disetujui oleh keluarganya, juga pernikahan Jacob dan Camelia hanyalah pernikahan rahasia jadi tak ada yang benar-benar tahu jika Jacob sebenarnya sudah menikah.
"Jangan bercanda Jacob, wanita itu sudah pergi meninggalkan mu, dia akan bersama lelaki lain sebentar lagi, pokoknya Ibu tidak mau tahu, Ibu kasihan kepada cucu Ibu!"
__ADS_1
"Kau harus menikahi Julia dalam Minggu ini, Ibu dan keluarga yang akan mempersiapkan segalanya!"
Seru Ibu Jacob tak menerima alasan dari putranya dan segera pergi.
.
.
"Brak!"
Jacob memukul meja kerjanya ketika mendengar ucapan dari Ibunya yang sudah keluar dari ruangannya.
Dia tidak suka mendengar jika Camelia akan bersama lelaki lain dan telah meninggalkan dirinya.
"CAMELIA!"
"Tidak mungkin dia akan bersama lelaki lain, pertengkaran kami hanyalah sementara!"
Seru Jacob tak terima.
Namun disaat yang bersamaan juga dia memikirkan mengenai Daren, anak tiga tahun yang sudah terbukti menjadi anak biologis nya.
Jauh di lubuk hatinya, dia ingin Camelia lah yang melahirkan putra untuknya, akan tetapi hingga kini Camelia belum juga mengandung anaknya.
Membuat Jacob benar-benar ditengah dilema yang begitu hebat.
"Tok ... Tok ... Tok!"
Ketika Jacob tengah berpikir begitu keras, ada seseorang sedang mengetuk pintu kantor Jacob.
Dia adalah Julia Liu menggendong putranya masuk ke dalam ruangan Jacob.
"Ada apa kemari? bukankah seharusnya kau berada di kediaman Ibuku?"
Tanya Jacob heran melihat kehadiran Julia ada di perusahaannya.
"Maafkan saya Tuan, saya merasa bersalah karena sudah membuat hubungan anda dan Nona Camelia retak, saya memutuskan untuk pulang saja membawa Daren ..."
"Sejak awal ini semua salah ku karena mempertahankan anak ini dan kembali kepadamu ... juga salahku juga tidak mengetahui jika Tuan sudah menikah," seru Julia dengan raut wajah yang begitu sedih dan terluka.
Mata Jacob melebar ketika mendengar Julia akan membawa Daren pergi, putra nya.
"Tunggu dulu Julia, jangan gegabah ... semuanya sudah terjadi dan tidak ada yang bisa menghalangi nya, jangan membawa Daren pergi dan aku akan berbicara dengan. istriku dulu mengenai hal ini ..."
Balas Jacob membahas mengenai pernikahan keduanya dengan Julia, hanya karena keberadaan Daren sungguh merubah posisi Julia menjadi sangat penting di sisi Jacob saat ini.
Hal itu membuat Julia menganggukkan kepalanya dan setuju atas perkataan Jacob.
.
.
Sudah dua hari berlalu sejak saat itu, Camelia pulang ke kampung halamannya, dimana rumah neneknya berada.
Sebenarnya kakek dan neneknya telah meninggal, jadi rumah itu sedikit terbengkalai, Camelia mengisi kesibukannya dengan membersihkan rumah.
Begitulah ia mengeluarkan stres nya selama menikah dengan Jacob Joseph.
__ADS_1
Saat ini Camelia sedang berada di kamar mandi, menggenggam alat tes kehamilan.
Dia sudah tidak datang bukan selama dua bulan, satu bulan ketika di kediaman Jacob satu bulan lagi ketika dia sudah pulang kampung.
Camelia terdiam ketika mendapatkan dua garis biru dimana menyatakan jika dia tengah hamil.
"Aku hamil ..." ucapnya pelan mengusap perutnya sembari tersenyum.
Bagaimanapun dia sudah menunggu kehamilannya ini, dia menunggu-nunggu kapan lahirnya sang buah hati agar keluarga Jacob sedikit melunak kepadanya.
Camelia segera bangkit dan mengemas barang-barangnya, dia ingin kembali dan mengatakan kabar gembira ini kepada suaminya.
Mungkin dengan begitu sikap Jacob juga akan kembali seperti semula, karena dia sudah hamil.
"Ah ... aku harus segera kembali, aku tidak boleh berlama-lama." serunya mengemas pakaiannya.
Tetapi karena desa itu sedikit terpencil membuat perjanalanan baru bisa dilakukan esok pagi.
Malam itu Camelia pergi ke warung untuk membeli beberapa perlengkapan penting nya selama perjalanan.
Ketika ia tengah di warung, dia melihat ada sebuah koran yang menarik perhatiannya.
Ada wajah suaminya dan Julia disitu terpampang dengan nyata.
"Deg!"
Hati Camelia serasa diremuk ketika melihat koran itu, dia mengambil koran dan akhirnya bisa melihat dengan jelas judul yang menjadi head line news.
"Pernikahan fenomenal antara keluarga Frost dan Liu, yang akan diadakan pekan mendatang!"
Itulah judul headline news yang membuat Camelia merasa dunia serasa hancur.
Tak terasa tubuhnya langsung roboh dan bulir-bulir air mata menetes begitu hebatnya.
"Hanya satu bulan ... hanya satu bulan kau sudah menggantikan aku! ucapan cinta dan janji manis mu ternyata hanyalah neraka yang melahap ku secara perlahan!"
"Seharusnya aku tidak pernah menerima mu!"
"Aaaaa!"
Camelia menangis histeris, membuat pemilik warung panik dan mencoba menenangkan Camelia.
.
.
.
.
Author : Yuhu crazy up hari ini sudah dimulai. 😘❤️
Jangan lupa berikan like, komentar dan jika berkenan gift hehe ✌️❤️
Terimakasih semuanya sudah mendukung akikah sampai sekarang, lope you poll sekebon jeruk 😘🍊
Masih ada dua episode lagi nyusul yaww ....
__ADS_1