
Episode 78 : Aku akan membuat mu bahagia.
***
Noah menyentuh istrinya dengan sangat lembut, setiap sentuhannya membuat Arabelle merasa berdesir, Noah suka reaksi istrinya ketika ia menyentuhnya.
Semakin membuat Noah tidak sabar untuk melakukan persenggamaanya dengan sang istri.
Akan tetapi Noah harus ekstra sabar, jika dia memaksakan kehendak dan mengikuti gairahnya maka Arabelle akan kesakitan dan meninggalkan rasa trauma dia malam pertama mereka.
"Sayang ... lihat aku." ucap Noah sembari melepaskan semua baju yang melekat di tubuhnya.
Arabelle yang tadi tengah menutupi mulutnya segera membuka matanya dan melihat ke atasnya, disana Noah sudah duduk sembari menatap Arabelle dengan ekspresi yang begitu nakal.
Tubuhnya sudah tanpa mengenakan baju dan Noah keliatan super tampan malam ini, tubuhnya berotot tetapi tidak berlebihan, dan semakin melihat tubuhnya maka akan semakin timbul rasa kagum bagaimana ada lelaki setampan suaminya ini.
Arabelle merasakan hal aneh ketika menatap suaminya yang tengah menatapnya juga dari atas.
Noah segera turun dan tangannya bertumpu di ranjang agar Arabelle tidak menahan beban tubuh nya.
"Aku benar-benar tidak bisa hidup lagi tanpa mu, kau membuat ku gila dan aku tidak ingin lepas dari mu ..."
"Semua yang aku katakan ini bukanlah kebohongan atau cara ku untuk menggoda mu, tetapi aku benar-benar sudah menyukai mu ..."
"Sejak pertama kali hingga sekarang, awalnya semuanya membingungkan aku tetapi segalanya menjadi jelas ketika kau ada di sisiku ..."
"Sayang ... kau memang hanya ditakdirkan untukku dan aku cintai sepenuh hati seperti ini ..."
Bisik Noah tidak berbohong, dia memang menyukai Arabelle dan selama ini hanya Arabelle yang mampu melakukan itu kepadanya.
Noah meraih tangan Arabelle, membuka jam tangannya lalu melihat bekas luka sayatan yang masih ada di sana.
Arabelle hendak menarik tangan itu karena malu bekas sayatan dilihat oleh suaminya, tetapi Noah menahan tangan Arabelle lalu mencium pergelangan tangannya.
"Setiap luka yang kau alami, setiap derita yang kau terima, aku ingin mengutuk diriku sendiri karena tidak ada di sisi mu ketika itu ..."
"Tetapi aku bersumpah mulai detik ini tak akan ada yang bisa menyentuh mu, luka seperti ini tak akan pernah ada lagi,"
"Aku bersumpah jika ketika kau menjadi istriku dan bersandar di bahuku, setiap derita dan luka hatimu akan berubah menjadi kebahagiaan ..."
__ADS_1
Noah berbicara dengan sangat dalam.
'Ah ... ternyata dia tahu, dia tahu semuanya ...'
'Kenapa hatiku terasa ringan? aku merasa sangat bahagia karena seseorang tahu cerita pedihku tanpa harus aku ceritakan?'
'Mungkin dia benar, aku butuh sandaran hidup ...'
'Mungkin memang semesta sudah menentukan takdir ku bersama mu ...'
Arabelle menitikkan air matanya dengan mata yang sangat dalam, dia menangis melihat bagaimana Noah mengecup luka di pergelangan tangannya.
Luka menyakitkan yang menjadi saksi bisu penderita Arabelle di rumah ayahnya sendiri.
Rasanya Noah ingin menghapus trauma dan rasa sakit itu, karena selama ini jika ia melihat luka di pergelangan tangan itu maka Arabelle akan teringat masa kelam dan menderita lagi.
Noah menyadari istrinya menangis menatapnya, hati Noah menjadi sangat sakit.
Ekspresi Arabelle yang begitu lembut dan lemah, matanya berkaca-kaca dan tak ada ungkapan kata yang terucap dari mulutnya.
Menangis tanpa mengucapkan kata-kata merupakan tahap kesedihan yang begitu dalam.
"Aku sudah bilang jika aku tidak suka melihat mu menangis, jika air mata ini bukan air mata kebahagiaan maka aku akan menghukum mu ..." bisik Noah mulai melakukan aksinya.
Dia melucuti semua pakaian istrinya, lalu memulai dengan sangat lembut.
.
.
.
"Ah ..." Arabelle akhirnya memejamkan matanya ketika Noah mulai melakukan aksi nakal nya lagi.
Noah merasakan gairah yang sangat besar sekarang, nafasnya memburu dan jantungnya berdegup sangat kencang.
Seluruh tubuh Arabelle sudah basah oleh salivanya, semakin ia mengecup Arabelle semakin hati Noah menginginkan istrinya ini.
"Sayang ... aku mulai ya ..." bisik Noah sudah tidak bisa menahannya lagi.
__ADS_1
Noah mencoba dengan sangat lembut, Mata Arabelle terpejam mengernyit ketika Noah mencoba memulai.
Arabelle sebenarnya masih sangat malu, tetapi dia merasa jika hubungan nya dengan Noah mungkin pantas diperjuangkan, jadi dia akan mulai menerima Noah seluruhnya.
Lalu setelah mencoba beberapa kali ....
"Ah!"
Mata Arabelle melebar ketika merasakan sensasi itu, dia mencengkeram bahu suaminya dan menahan sesuatu yang aneh disana.
"Ssshhhh ... tenanglah, ini hanya permulaan saja, sebentar lagi aku akan membawamu ke puncak dunia ..." bisik Noah segera meraih bibir manis yang sejak tadi menggodanya.
.
.
.
.
Author :
Hello guys sebenarnya di Noveltoon tuh enggak boleh ada adegan ranjang yang terlalu jelas hehe 😍😘
Jadi penggambarannya hanya sebatas ini saja ya, jangan terlalu jelas.
Semoga kalian suka.
Jangan lupa like, komen dan jika berkenan hadiah nya hohoho
Lope you sekebon jeruk semuanya 😘
.
.
.
edit : Adegan di cut ya, soalnya udah ditolak berkali-kali nih review nya. 🥺
__ADS_1