My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 48 : Cium aku?


__ADS_3

Episode 48 : Cium aku?


***


Juga, jika Arabelle berusaha sendiri maka Arabelle akan memiliki alasan lebih lama berada di sisi Noah.


Dan saat waktu itu, Noah akan menemukan jawaban apakah cinta itu nyata, dan apakah dia memang mencintai Arabelle sejak dulu.


Noah mengambil permen mint untuk ia kunyah sebelum memasuki kamar mereka.


Noah tertawa kecil ketika melihat permen kecil yang ada di tangannya, dia membuka permen itu lalu melahap dengan rasa bahagia yang entah mengapa memenuhi dirinya.


"Kenapa aku jadi seperti ini?"


"Rasanya mengejar wanita yang membuat jantung berdebar-debar itu memberikan sensasi yang sangat membahagiakan, aku bahkan memakan permen agar dia tidak terganggu oleh bau rokok!"


"Aku rasa aku sudah gila!"


Serunya segera menghabiskan permen.


Dia menghembuskan nafasnya dengan tangan di depan mulut, lalu saat ia mencium tak ada lagi bau rokok segera memantapkan hati Noah untuk memasuki kamar mereka.


Senyuman yang merekah, dia memasuki ruangan itu lagi, dia naik ke atas ranjang lalu melihat istrinya tidur terlelap.


Noah berbaring di atas ranjang, dia mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh sang istri.


Sembari berpangku tangan, dia menatap wajah Arabelle yang terlihat damai sekali ketika tertidur.


"Arabelle, bahkan ketika kau tertidur kau menggodaku dengan kecantikan mu! lalu kau meminta aku untuk tidak melakukan sesuatu yang berlebihan kepadamu!"


"Kau benar-benar menyiksaku, tapi entah mengapa selama kau ada di sisiku, aku tidak masalah menuruti mu, dasar wanita pemarah!"


Gerutu Noah sekarang memainkan helaian rambut Arabelle.

__ADS_1


Rambut panjang yang lurus itu ia mainkan sembari mengecup kening istrinya.


"Aku hanya mencium kening mu! awas saja jika kau protes!" seru Noah lagi segera merilekskan tubuhnya.


Dia melempar bantal yang sepertinya di pasangan oleh Arabelle sebelum dirinya tidur.


"Kau kira bantal bisa menghalangi tangan kokoh ku menarik mu ke sini?"


Sembari menarik tubuh Arabelle, Noah menggerutu lagi dan segera mendekap istrinya.


"Tidak ada satupun yang bisa menghalangi aku!" ucapnya lagi benar-benar cerewet malam ini.


Dia meraih tangan istrinya, Arabelle mengenakan pita disana karena tahu Noah akan tidur bersamanya.


Noah segera menyibak pita itu dan dia melihat lagi bekas luka sayatan yang membuat hatinya begitu perih.


Noah terdiam lagi lalu ia mengencang pelukannya di tubuh mungil istrinya.


"Kau benar-benar sendirian, betapa kesepiannya dirimu ..." bisik Noah mengecup kening istrinya lagi.


Dia mengekspresikan nya dengan pelukannya yang begitu erat.


Tanpa sadar, dia pun ikut tertidur.


Sudah lama sekali Noah tidak tertidur pulas seperti malam ini, bahu istrinya benar-benar cocok untuknya, bahkan lekuk tubuhnya pas di tangannya.


Sungguh istrinya benar-benar sangat hot dan Seksi hanya untuk Noah sendiri.


Kehidupan sederhana nan jauh dari kata kekayaan melimpah akhirnya dilalui oleh Noah dan Arabelle selama dua minggu kemudian.


Nampaknya setiap malam Noah menahan sakit perut karena selalu menghabiskan makanan Arabelle, tetapi hal itu tidak seimbang dengan manisnya senyuman Arabelle yang akan menjadi hadiah untuk Noah setelah berkorban memakan makanan yang kurang enak.


"Hari ini aku harus pergi lebih dulu ke kantor, nanti assiten ku akan menjemput mu, aku benar-benar memiliki urusan yang sangat penting ..." Noah sudah berpakaian rapih.

__ADS_1


Selama dua minggu penuh, dia sungguh mengambil liburan panjang bersama istrinya.


Dan luar biasanya lagi, Noah sama sekali tidak melakukan apapun kepada Arabelle sesuai janjinya.


"Tidak apa, aku bisa sendiri ... hati-hati di jalan ya ..." ucap Arabelle dengan nada yang santai.


Seperti suami istri biasa pada umumnya, mengantarkan suaminya pergi ke depan pintu rumah untuk pergi bekerja.


Arabelle sudah melambaikan tangannya, namun Noah masih berdiri kaku di hadapan Arabelle.


"Ada apa? apakah ada yang ketinggalan? aku bisa mengambilkan nya untuk mu ..."


Arabelle melihat gerak gerik yang mencurigakan dari Noah, mungkin Noah ketinggalan sesuatu di kamar mereka.


"Ehem ..."


Sembari batuk tidak jelas, Noah menunjuk ke arah pipinya.


Arabelle memiringkan wajahnya lalu kebingungan.


"Pipimu ... gatal?" jelas Arabelle sedikit bingung dan hendak mengusap pipi gatal milik suaminya.


"CIUM AKU!"


"Kenapa istri ini tidak peka sekali!" tegas Noah dengan percaya diri dan sambil menatap dengan angkuhnya.


.


.


.


.

__ADS_1


Author : Nanti jumlah kata per bab akan diperbanyak ketika sudah mendapatkan jadwal crazy up dari Noveltoon yaa.


Untuk sekarang update segini dulu, soalnya tangan aku udah keker banget nih kebanyakan ngetik 🤣


__ADS_2