
Episode 53 : Jangan membedakan gender, wanita juga bisa jadi pemimpin!
***
"Seharusnya Tuan Jacob mengerti apa yang saya katakan!"
Ketika Noah secara tidak langsung meminta pendapat Jacob Joseph semua mata segera menatap kearah Jacob yang memang seperti tengah berpikir sekarang ini.
Bagaimanapun, Jacob juga adalah ayah dari Arabelle jadi pastinya Jacob tahu betul mengenai kelayakan Arabelle.
Sebelum Jacob memberikan jawabannya, Arabelle sungguh tersentuh sekali sekarang ini.
Sebelumnya tak pernah ada yang tahu kontribusi nya di perusahaan Ayahnya, kecuali Ayahnya dan Daren.
Biasanya hanya Ayahnya yang memberikan beberapa hadiah karena memberikan kontribusi yang mengagumkan.
Tetapi Arabelle tahu jika Ayahnya menghindari dekat dengan Arabelle, entah karena apa tetapi Ayahnya benar-benar menjauhi Arabelle.
Bukan karena Jacob tidak sayang, tetapi mungkin ketika Jacob melihat Arabelle yang ia lihat hanyalah rasa sakit.
Karena itulah Jacob tidak dekat dengan putrinya sendiri.
Tetapi sekarang, suaminya, Noah yang entah dari mana datang bagaikan badai tiba-tiba merobohkan semuanya.
Noah tahu semua kontribusi nya dan apa yang ia lakukan di balik layar, rasanya sungguh membahagiakan dan sangat hangat.
Seolah ada seseorang yang ternyata melihat dia walau hal itu tidak pernah diucapkan, ternyata dia tidak benar-benar diabaikan dalam hidup ini.
.
.
.
"Ayah ... cepat katakan, suruh Arabel pulang, disini bukan tempat untuk nya?"
Daren mendesak ayahnya untuk segera memberikan jawaban dimana hal itu bisa membuat Arabelle pulang dan tak akan berada di tempat ini.
"Hmmm!"
Jacob melihat kearah Arabelle yang terlihat semakin cerah dan bahkan kelihatan cantik sekali berada di sisi Noah.
Keduanya terlihat benar-benar cocok satu sama lain.
"Arabelle memang pintar, dia tahu apa yang harus ia lakukan!"
"Pendapat ku sama dengan pendapat Nak Noah, Arabelle pantas berada di ruangan ini, malahan aku senang, sebagai Ayah ... ternyata selain aku ada seseorang yang bisa melihat potensi Arabelle juga."
__ADS_1
Seru Jacob malah senang jika Arabelle ambil andil dalam proyek massive ini.
Mata Daren melebar dan dia mencengkeram tangannya, nafasnya menjadi sangat berat dan dia semakin tidak suka dengan Arabelle dan Noah yang selalu saja membuat keonaran dimanapun berada.
Tidak di acara penobatan nya dan tidak juga di meeting besar ini.
"Baiklah sudah jelas semuanya, saya senang Tuan Jacob menilai demikian, saya harap yang lain juga melihat potensi Arabelle selanjutnya!"
"Jangan membedakan gender, mari kita fokus untuk keberhasilan proyek ini!"
Noah berbicara dengan lantang, dia akan menilai satu persatu, jika ada satu orang yang tidak menerima istrinya maka akan berhadapan langsung dengan dirinya dan dia tidak akan main-main memberikannya perhitungan.
.
.
'Astaga ... ternyata selama ini kenapa perusahaan Joseph selalu berhasil keluar dari krisis dan berbagai permasalah ternyata Arabelle adalah orang di balik layar!'
'Bagaimana mungkin malah Kakak laki-lakinya yang tidak berguna! pantas saja dia tidak suka adiknya disini, takut karena tersaingi! karena Arabelle adalah orang yang pantas untuk menjadi pemimpin bukan dia!'
'Selain cantik seperti diberita, dia juga ternyata sangat pintar dan bisa diandalkan! tidak mungkin Tuan Noah memberikan kekuasaan hanya karena dia istrinya, pasti banyak pertimbangan juga karena ini menyangkut bisnis!'
Para eksekutif dan beberapa investor berbisik-bisik, semuanya dari mereka juga adalah orang-orang yang berkompeten dan memiliki pemikiran sendiri.
Dan semua sangat sepakat jika pilihan dadi Noah juga Jacob Joseph tak boleh diragukan walau dia adalah seorang wanita.
'Awas kau ya Noah, Bel! lihat saja nanti! mempermalukan aku disini sekali lagi!'
Geram Daren sudah berada di ambang batas kesabarannya.
Setelah itu meeting pun berlanjut, Arabelle kembali duduk ke kursi yang sudah disediakan untuknya.
Arabelle memperhatikan jalannya meeting dan mengerti apa yang harus ia lakukan.
Di beberapa kesempatan Arabelle juga memberikan saran yang benar-benar sangat bermanfaat, dimana sarannya sungguh berguna untuk memangkas beberapa SOP produk yang juga disaat yang bersamaan memangkas dana yang dibutuhkan.
Jadi perusahaan benar-benar akan meraup untung yang sangat besar.
Keberadaan Arabelle menjadi sangat diperhitungkan, walau dia wanita satu-satunya yang berada di ruangan ini.
.
.
Disaat yang bersamaan,
Vory sudah duduk di depan banyaknya mikrofon dan wartawan yang sudah menyalakan kamera mereka.
__ADS_1
Sudah standby dengan pertanyaan-pertanyaan yang hendak mereka tanyakan terkait pemberitaan yang akan diberitahukan oleh Vory.
"Selamat siang semuanya ... pertama-tama saya meminta maaf karena sudah menyita waktu berharga kalian, tetapi saya memiliki hal yang benar-benar ingin saya sampaikan, dan saya bantuan dari teman media semua untuk mendukung saya ..."
Vory benar-benar sopan dalam tutur katanya, dia terlihat sangat pucat dan berpenampilan lemah.
Walau para wartawan mungkin tak akan menyadari jika semua itu hanyalah kekuatan make up.
*Terdengar suara kamera yang begitu banyak memenuhi ruangan*
Vory menundukkan wajahnya, lalu dia menangis disana.
"Sebenarnya saya telah melakukan kesalahan yang mungkin akan membuat fans saya sakit hati, tetapi saya mau jujur disini dan pertama-tama saya meminta maaf terlebih dahulu ..."
Vory sungguh pandai dalam sandiwara nya, dia menangis di depan kamera dan menyentuh hati siapapun yang melihatnya.
Apalagi para fans nya yang menontonnya dari televisi atau ponsel pribadi.
"Sebenarnya saya sudah hamil ... usia kehamilan saya baru satu bulan ..."
Akhirnya Vory mengungkapkan fakta yang membuat semua orang tercengang.
Kamera semakin menyorot dan memperhatikan apa yang akan dikatakan oleh Vory selanjutnya.
Vory mengambil tissue sejenak lalu mengusap air matanya, dia terlihat benar-benar lemah sekarang.
Karena keinginannya memang untuk menarik simpatik khalayak ramai.
"Saya tahu kalian semua kecewa kepada saya, tetapi saya melakukan itu semua karena percaya dia tidak akan meninggalkan saya ... saya sangat mencintainya tetapi dia malah meninggalkan saya dan menikah dengan yang lain!"
"Saya sangat marah dan kecewa, kasihan bayi saya jika ayahnya tidak bertanggung jawab, atas dasar itulah saya memberanikan datang ke hadapan kalian semua dan memohon untuk menyampaikan pesan ini kepada lelaki itu ... agar dia segera bertanggung jawab ..."
Vory menghentikan ucapannya sejenak dan mulai menangis lagi.
"Tuan Noah ... tolong bertanggung jawablah atas bayi kita, aku tahu ini memalukan tetapi saya tidak keberatan menjadi istri yang kedua, saya mohon, kasihan bayi kita ..."
Vory benar-benar sudah gila, dia sepertinya tengah menggali kuburannya sendiri.
.
.
.
.
Author : Yuhu crazy up hari ini sudah selesai, aku sudah update tiga episode hari ini, ditunggu besok lagi yaa 😘❤️
__ADS_1
Jangan lupa berikan like, komentar dan jika berkenan gift hehe ✌️❤️
Terimakasih semuanya sudah mendukung akikah sampai sekarang, lope you poll sekebon jeruk 😘🍊