
Episode 28 : Berkat mu aku bisa makan ice cream.
***
Time skip,
Dua minggu telah berlalu sejak pertengkaran antara Arabelle dan Noah, tetapi lain dari ucapan Noah, Noah sama sekali tidak meminta apapun malahan Noah tak pulang sama sekali ke rumah pengantin mereka.
Arabelle tengah berjalan mondar-mandir, dia gugup sekali malam ini, dia memegangi ponselnya mencoba memantapkan hati untuk menghubungi suaminya.
Bagaimana tidak, besok adalah acara penobatan Daren Joseph sebagai pemimpin perusahaan ayahnya, dimana di acara itu, Arabelle tentu wajib hadir bersama suaminya yang baru ia nikahi dua minggu ini.
"Bagaimana ini? apa yang harus aku katakan pertama kali?"
"Bagaimana aku akan memintanya datang bersamaku,"
"Minggu lalu aku menampar nya sebanyak dua kali, dia mungkin sudah akan menceraikan aku beberapa waktu lagi!"
"Apa yang harus aku lakukan?"
Arabelle tengah pusing sendiri.
Dalam rencananya, Arabelle memang akan menikah dengan Noah, dan mendapatkan kedudukan di sisi suaminya.
Awalnya semuanya berjalan dengan lancar ketika Noah menyetujui pernikahan bersyarat mereka, namun entah mengapa hanya dalam beberapa saat, Noah berubah pikiran dan malah menginginkan dirinya.
Rasanya Noah seperti hewan buas yang sudah menargetkan mangsanya.
Tetapi hal ini sudah urgent bagi Arabelle, dia tetap harus menghubungi suaminya.
"Haaahhh ... Huuhhhh!"
__ADS_1
Arabelle menghela nafasnya dalam-dalam, dia mencoba menenangkan dirinya agar dia tetap tenang, apapun jawaban suaminya nanti.
"Tring ... Tring ... Tring!"
Dengan sangat gugup, Arabelle menghubungi suaminya, sudah berdering sebanyak tiga kali namun suaminya belum juga mengangkat panggilan darinya.
"Sudah ku duga dia pasti marah karena merasa harga dirinya di injak-injak! ya sudah, aku hanya harus mencari alasan mengapa Noah tidak bisa ikut bersama ku besok!"
seru Arabelle hendak mematikan panggilan itu, hanya saja berkecepatan ketika ia hendak mematikan panggilan, Noah langsung mengangkat panggilan dari istrinya.
*Arabelle menatap dengan syok, dan dia menelan salivanya gugup*
"Ha ... halo Noah, aku ..."
Belum selesai Arabelle menyelesaikan ucapannya, wajah Arabelle memerah karena kecewa lagi dan lagi terhadap Noah.
Bagaimana tidak, orang yang menjawab panggilan dari Arabelle bukanlah Noah melainkan seorang wanita.
"Ponsel pacarku sedang bersama dengan ku, jadi saya bisa sampaikan pesan yang ingin anda sampaikan kepadanya."
Wanita itu berbicara tegas namun lembut disaat yang bersamaan.
Dari cara bicaranya berarti Noah sama sekali tidak menyimpan nomor ponsel istrinya di ponselnya.
Arabelle terdiam sesaat, keraguan dan rasa gugupnya sirna tak berbekas.
"Sampaikan kepadanya, jika mungkin dia akan mati karena penyakit kelamin!"
Tegas Arabelle sudah benar-benar kesal dan mematikan panggilan itu sesaat.
Setelah itu Arabelle melempar ponselnya dan merebahkan dirinya di atas ranjang.
__ADS_1
"Dasar bedebah, pantas saja kau tidak pulang, semua itu karena kau bermain dengan pacar-pacar mu!"
"Ah ... alasan apa yang harus aku berikan besok ketika bertemu para monster berwujud manusia itu?"
Arabelle memejamkan matanya, sungguh ketika Arabelle tengah sendirian dia menjadi wanita biasa yang menggemaskan dan suka berbicara sesuai dengan apa yang ia rasakan.
Ketika ia menikah dengan Noah, Arabelle bisa bebas melakukan apa saja dan berekspresi, dia bisa pergi dari kehidupan keluarganya dan dari bayang-bayang yang selama ini memenjarakan nya.
Arabelle menatap nanar kearah langit malam yang terlihat dari kamar nya.
Dia membayangkan ancaman Noah yang mengatakan harus belajar memuaskan dirinya.
"Kau bahkan merebut ciuman pertama ku, menurut mu kepada siapa aku harus belajar memuaskan lelaki?"
"Lelaki menyebalkan! jika bukan karena kedudukan mu kau kira aku mau menikahi mu?"
Arabelle mulai mengantuk, seharian dia memasak sendiri, bahkan membuat ice cream sendiri.
Tidak ada seorang pun pelayan di kediaman ini karena sudah di usir oleh Noah.
Jadi selama dua Minggu penuh, Arabelle melakukan semua hal yang ia sukai dan dia menikmati kesendirian dan kebebasan singkat itu.
"Tapi berkat menikah dengan mu, aku bisa makan ice cream ..." gerutunya lagi pelan dan langsung terlelap di atas ranjang.
.
.
.
.
__ADS_1
Author : Jangan lupa like dan komentar yaa 😘