
Episode 69 : Proyek merebut hati istri dimulai!
***
Ketika sudah mendapatkan ciuman paginya, rasanya harinya menjadi lengkap, Noah senang bisa mendapat ciuman pagi setiap hari.
"Hehe, dasar nakal, menggoda aku lagi!" seru Noah segera menyusul Arabelle yang tadi sudah berlari lebih dulu menuju mobil.
Karena merasa malu baru saja memberikan ciuman kepada Noah di hadapan para pelayan.
"Sayang, tunggu aku, kenapa kau berjalan cepat sekali ..." seru Noah merasa pagi ini sangat indah dan romantis.
Walau yang merasa begitu sepertinya hanya dirinya saja.
'Aku malu ... aku malu ... aku malu!'
Arabelle menggerutu sembari melangkahkan kaki dengan super cepat karena malu sekali.
.
.
.
Selama di perjalanan, Noah tersenyum penuh percaya diri, dia merangkul istrinya dimana dia akan bersama istrinya selama 24 jam penuh sehari.
'Bos kelihatan ceria sekali, berarti hari ini meeting tidak akan mengerikan!'
Finn berbahagia dan puas melihat Tuannya pagi ini terlihat dalam mood yang bagus.
Yang artinya meeting pagi ini akan dilalui dengan baik.
...
"Finn, jangan lupa ya, kau akan ikut dalam proyek perebutan hati istri, sebelum satu minggu aku pergi perjalanan bisnis, istriku harus menjadi milikku seutuhnya!"
"Proyek perebutan hati istri harus dilakukan secara maksimal mulai dari hari ini!"
Sebelum menuju gedung perusahaan, Noah membisik terlebih dahulu kepada assitennya.
Jika Finn harus ikut serta membantu dia melakukan proyek pribadinya, ialah merebut hati istri secara sistematis.
"Baik Tuan, aku sudah melakukan seperti yang anda perintahkan," balas Finn sembari keduanya melihat kearah Arabelle yang menunggu suaminya untuk pergi bersama masuk ke dalam gedung.
'Apakah mereka menggosip tentang aku? apakah lelaki juga suka menggosip?'
Arabelle menggerutu, menatap dengan curiga ke arah suaminya dan Finn yang saling membisik ke arahnya.
Menyadari jika Arabelle melihat ke arah mereka, segera membuat Noah dan Finn terperanjat.
"Sa ... sayang, ayo kita masuk, pertama-tama kita makan bersama dulu," seru Noah langsung menghampiri istrinya dan merangkul nya sembari melangkahkan kaki.
"Tadi bersama Finn membicarakan apa? apakah ada yang aneh dengan pakaian ku? atau riasan ku?" tanya Arabelle merasa jika pasti ada yang salah pada dirinya oleh karena itulah Noah dan Finn menggosip di belakang nya.
"Tentu saja tidak, kau super cantik! sudah nanti saja ... malam ini aku mempersiapkan satu kejutan untuk mu ..." seru Noah tersenyum bangga.
Entah apa kejutan yang disiapkan oleh Noah, akan tetapi nampaknya Noah sangat percaya diri dengan hal itu.
Sesampainya di ruangan kerja, keduanya makan pagi terlebih dahulu.
Lalu pergi meeting bersama.
__ADS_1
Tak akan pernah diduga oleh keduanya jika mereka bisa menjadi partner kerja yang sangat bagus.
Mungkin sebentar lagi akan menjadi partner ranjang yang sangat hebat juga.
...
Di dalam ruangan meeting keduanya terlihat profesional, Arabelle belajar banyak dari kepemimpinan suaminya.
Arabelle juga memberikan respon yang sangat bagus di ruang meeting tadi.
.
.
.
Setelah beberapa saat ...
Waktu akhirnya berlalu, Noah dan Arabelle sudah berada di ruangan kerja Noah.
Noah juga sudah memberikan beberapa trik bagi Arabelle ketika dirinya tak ada nanti.
Arabelle serius sekali ketika mendengar dan memasukkan semua ke dalam laptop perusahaan yang diberikan kepadanya.
Arabelle duduk di sisi suaminya, tidak terlalu dekat namun Noah bisa melihat dengan jelas istrinya.
Arabelle sudah usai dengan segala hal yang ia pelajari hari ini.
Sembari berpangku tangan, Noah tersenyum melihat istrinya yang terlihat serius dan malah semakin cantik.
Wanita seperti Arabelle benar-benar sangat jarang ia temui, Arabelle adalah wanita pertama yang membuatnya berdebar-debar karena sikapnya.
Terkadang orang yang tegas biasanya akan menyakiti hati yang lain, tetapi Arabelle tidak begitu.
Dia dominan dan tegas tetapi lembut disaat yang bersamaan.
"Sayang ... coba kemari, mata ku sepertinya kemasukan debu!"
Noah sejak tadi sedang mencari-cari cara agar Arabelle duduk di pangkuannya, dan akhirnya dia mendapatkan nya.
'Ha ha ha! kau memang jenius Noah! sudah ku duga terlalu banyak ide di kepalamu!'
Noah memuji dirinya sendiri sembari bersandiwara matanya sakit.
Arabelle dengan jujur menanggapi dan sedikit khawatir dengan mata Noah.
Tanpa berpikir panjang, Arabelle segera datang dan mencoba memeriksa mata suaminya.
"Coba perlihatkan padaku, apakah sakit sekali?"
Tanya Arabelle hendak meniup mata suaminya yang katanya kemasukan debu.
Tetapi sebelum Arabelle meniup mata suaminya, Noah tersenyum nakal dan membuat Arabelle sadar jika semuanya hanyalah sandiwara.
"Hehe ... walau kau sangat cerdik, tetapi aku lebih cerdik, bisa membuatmu duduk di sini ..."
Sembari Noah menarik tangan istrinya untuk duduk di pangkuannya.
Noah melanjutkan ucapannya.
"Aku lebih nyaman kau duduk di pangkuan ku, kau terlalu jauh duduk nya!"
__ADS_1
Ucap Noah lagi langsung memeluk istrinya dari belakang menggunakan satu tangan.
.
.
.
Arabelle yang terkejut dia sudah ada di pangkuan suaminya merasa tertipu.
"Lepaskan aku, kenapa aku harus duduk di pangkuan mu jika di ruangan ini kursi yang lain, juga bagaimana jika karyawan mu masuk dan mendapati kita dalam posisi ini,"
"Akan ada gosip yang beredar!"
Seru Arabelle mencoba melepaskan dirinya.
Tetapi kekuatan Noah lebih besar jadi Arabelle tak bisa melepaskan dirinya.
"Diamlah, jangan menolak aku terus, aku ini pemilik perusahaan ini, mereka tak akan bisa apa-apa!"
"Juga kita berdua suami istri, memangnya ada orang bergosip ketika suami istri bermesraan,"
Balas Noah mendekap istrinya dengan nyaman sekali.
"Tidak ada sih, tapi ini kan di kantor ..."
Lagi dan lagi keduanya seperti Tom and Jerry yang suka bertengkar.
"Ck!"
"Tolak aku lagi maka aku akan mencium mu dan menghabisi mu di sini!"
"Aku sih suka di tolak, aku akan semakin agresif!"
Noah tersenyum nakal, dia menyandarkan wajahnya di tengkuk istrinya dan mengecup tengkuk Arabelle dengan bebas.
Mata Arabelle melebar ketika mendengar itu dan dia terdiam.
Noah memang bukanlah orang yang suka Ditolak, tetapi Noah benar-benar memiliki sisi nakal yang tak bisa diprediksi.
"Baiklah, jangan melakukan hal lain, hanya peluk saja kan?"
Ketika itu matahari keemasan sudah memasuki ruangan kaca yang megah, Noah memutar kursi kebesarannya dan keduanya sudah menghadap ke arah matahari terbenam.
Mata Arabelle melebar melihat keindahan spektakuler itu, dia tidak tahu jika ada pemandangan hebat seperti ini di perusahaan suaminya.
"Sayang ... sebelum kita kembali kita disini dulu sebentar ya, menikmati matahari terbenam bersama, aku juga memiliki kejutan untuk mu setelah ini ..."
Bisik Noah nyaman sekali memeluk istrinya dan menikmati pemandangan indah itu.
.
.
.
.
Author : Yuhu crazy up hari ini sudah selesai, aku sudah update tiga episode hari ini, ditunggu besok lagi yaa 😘❤️
Jangan lupa berikan like, komentar dan jika berkenan gift hehe ✌️❤️
__ADS_1