My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 97 : Sepertinya aku buruh berolah-raga.


__ADS_3

Episode 97 : Sepertinya aku butuh berolah-raga.


***


Disaat yang bersamaan,


Jacob Joseph sudah dilarikan ke rumah sakit, Daren yang saat itu berada di perusahaan juga sedang panik dan tidak tahu harus berbuat apa.


Dia berjalan mondar-mandir di lorong rumah sakit sembari memikirkan apa yang terjadi kepada Ayahnya.


.


.


Tetapi Daren terdiam sejenak, mengingat apa yang dikatakan oleh ibunya.


Jika apapun yang terjadi nanti, agar Daren tidak panik dan segalanya sudah seharusnya berjalan seperti itu.


"Tidak mungkin Ibu melakukan itu kepada Ayah ... tidak mungkin," Daren masih menyangkal prasangka buruk yang tengah ia pikirkan.


"Ah iya ... Paman dan Ibu, aku harus menghubungi Paman dan Ibu mengenai keadaan Ayah," seru Daren baru kepikiran untuk menghubungi Paman dan Ibunya.


.


.


.


Di kediaman keluarga Frost,


*Terdengar alunan musik klasik*


Vernon dan istrinya, Hera Noir sedang berdansa mengikuti alunan musik yang merdu kesukaan mereka.


Sembari melihat berita mengenai Noah dan Arabelle yang kelihatan mesra sekali Hari ini.


Ya, segala sesuatu mengenai Noah dan Arabelle sudah trending di kalangan anak muda.


Tadi, ketika Arabelle mencium Noah dan Noah menggendong Arabelle, ada tangan yang merekam video dan mem-viralkan seperti biasanya.


"Sayang ... sepertinya putra kita benar-benar tergila-gila dengan istrinya ..."


"Dia bahkan tak pernah pulang karena fokus terhadap istrinya, aku jadi sedih ... sebagai Ibunya aku merasa dikhianati ..."


Seru Hera tersenyum kepada suaminya.


"Haha ... bukankah itu bagus, sebentar lagi kita akan memiliki cucu jika begitu ..."


"Lagian sikap Noah sangat mirip degan ku dulu, bukankah aku juga tergila-gila padamu dulu?"


Balas Vernon Frost terhadap istrinya yang benar-benar merupakan pilihan hatinya.


"Dulu?"


Hera menatap kesal terhadap suaminya lalu hal membuat Vernon tertawa terbahak-bahak.


"Tentu saja hingga sekarang, dan sesuai janjiku sampai maut memisahkan ... bagus juga si Noah sudah menikah jadi lebih banyak waktu yang bisa aku habiskan bersama istriku ... ha ha ha!"

__ADS_1


Vernon tertawa terbahak-bahak dan begitu bangga mengatakan hal itu.


Hera sampai geleng-geleng kepala, sembari ada senyuman di wajahnya ketika menonton berita mengenai putranya dan istrinya.


'Yah ... benar, Noah sangat mirip dengan ayahnya, mungkin Arabelle memang adalah pilihan yang sangat tepat ... dugaan ku salah mengenai Arabelle menjebak Noah dalam pernikahan ini, ternyata mereka berdua sudah saling menyukai sejak kecil sepertinya ...'


'Sama seperti aku dan suamiku,'


Hera bergumam, sembari memeluk suaminya yang amat mencintai nya dan juga ia cintai.


Sifat Noah yang begitu narsis dan percaya diri dan hanya bucin kepada istrinya sebenarnya memang menurunkan dari Ayahnya.


Ketika sudah menikah, kesetiaan mereka tak akan bisa diragukan lagi.


.


.


Waktu akhirnya berlalu, pagi sudah menyingsing dan Arabelle bangun ketika matahari mengintip dari balik gordennya.


"Ah ... pinggang ku," keluh Arabelle ketika ia pertama kali membuka mata.


Dia kemudian melihat dirinya dalam balutan baju tidur yang rapih dan bersih.


Sepertinya tadi malam suaminya memandikan dirinya juga dan menggantikan pakaiannya.


"Ah ... malu nya aku!"


"Kenapa lelaki itu mesum sekali, bahkan tidak melepaskan aku sedikitpun!"


"Tak bisa dibiarkan, mungkin aku harus mulai berolahraga!"


Seru Arabelle merasakan jiwa kompetisi dalam dirinya.


Dia sungguh tidak mau berakhir seperti tadi malam, tidak berdaya dan akhirnya tertidur terlelap karena kehabisan energi.


Arabelle hendak turun dari ranjang, akan tetapi tangan kokoh suaminya yang tidak mengenakan baju atasan itu langsung menarik Arabelle masuk ke dalam selimut dan pelukan suaminya.


Sungguh jika Noah memeluk Arabelle, tubuh Arabelle seperti tenggelam dan tidak kelihatan.


Mata Arabelle melebar menemukan jika suaminya sudah bangun, yang artinya mendengar semua ucapannya barusan.


"Ka ... kau sudah bangun?"


Tanya Arabelle malu dan bersembunyi di dalam selimut.


Dengan mata yang masih terpejam, Noah masuk ke dalam selimut dan dia menarik tubuh istrinya agar sejajar dengannya.


Noah mengecup kening, dahi dan bibir kemudian memeluknya kencang.


"Kalau mau olahraga harus bersama ku, biarkan aku menjadi coach mu, aku tidak suka istri ku dilihat oleh orang lain secara bebas, harus ada aku!"


Seru Noah sebenarnya masih mengantuk sekali, jadi dia memeluk istrinya dan menjawab semua ucapan istri yang ia dengar tadi.


"Ba ... baiklah, tapi pertama-tama lepaskan aku dulu, kita harus pergi bekerja ..." seru Arabelle mencoba melepaskan dirinya.


Melihat itu Noah tersenyum sangat nakal.

__ADS_1


"Sayang, kau tahu kan mendorongku itu hanya akan membuat ku semakin buas, dorong saja aku maka aku akan menghabisi mu lagi pagi ini ..." bisik Noah membuat Arabelle panik.


"APA? MENGHABISI AKU LAGI PAGI INI?!"


geram Arabelle sungguh tak habis pikir dengan energi suaminya.


Noah menganggukkan wajahnya dan tersenyum nakal, Noah padahal sebenarnya hanya mengerjai saja.


Dia tidak mungkin menghabisi istrinya pagi ini walau ia sangat ingin, karena Noah juga merasa Arabelle butuh oleh raga dulu agar staminanya lebih fit.


Jika tidak, maka mungkin Arabelle akan pingsan jika menghadapi stamina Noah.


"Haah!"


Arabelle menghela nafasnya kesal, dia tidak akan melepaskan pelukan Noah kalau begitu.


"Dasar lelaki mesum!"


Gerutu Arabelle menggerutu lucu di dalam pelukan suaminya.


"Walau aku mesum tetapi aku hanya mesum kepada istriku, diam lah dan jangan cerewet, kita tidur lebih lama hari ini ya ... aku sangat lelah dan aku benar-benar ingin memeluk mu seperti ini ..."


Ucap Noah lembut sekali, dia mengusap pundak istrinya dan mendekapnya dengan nyaman.


Arabelle mengerti dengan ucapan Noah, mungkin suaminya memang kelelahan sekali karena baru kembali dari luar negeri tadi malam.


Arabelle segera mengusap pundak suaminya lembut, seolah mengatakan akan selalu ada dia di belakang suaminya mendukungnya.


"Kau pasti kelelahan, tidurlah sebentar lagi, aku akan bangunkan nanti ..." seru Arabelle dengan nada lembut sembari mengusap pundak suaminya.


"Hmmm ..."


Noah menganggukkan kepalanya tersenyum dan merasa nyaman.


Keduanya akhirnya tak bangun dari ranjang.


Mereka tidak tahu saja sudah banyak banyak panggilan tak terjawab di ponsel mereka mengenai keadaan Jacob Joseph.


Juga sudah beberapa kali pelayan mengetuk pintu dan tidak didengar oleh keduanya.


Entah apa yang akan terjadi selanjutnya, tetapi Arabelle tidak boleh menunggu lebih lama, karena jika tidak maka nyawanya benar-benar akan terancam.


.


.


.


Author : Author : Yeyy crazy up hari ini sudah usai, aku sudah update 3 episode ya sheyeng.


Jangan lupa mampir ke karya mafia ku ya semuanya, dijamin sangat seru dan menarik.


Judulnya : Boss Mafia's Hot Girl



Jangan lupa dimasukkan ke favorit dan tinggalkan komentar jika kalian sudah mampir ya sheyeng ❤️😘

__ADS_1


__ADS_2