My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 96 : Aku sangat merindukanmu, apakah kau juga sama?


__ADS_3

Episode 96 : Aku sangat merindukanmu, apakah kau juga sama?


***


Di kediaman Noah,


"Haaah!"


"Tuan pasti senang dengan dekorasi yang aku persiapkan ini!"


"Dia pasti akan menambah bonus ku lagi! ha ha ha!"


Finn tengah berbangga diri, dia juga sudah menyediakan bunga mawar merah yang memiliki arti cinta sejati di ruangan pribadi Tuannya.


Lalu ketika ia sudah pergi, Noah dan Arabelle baru sampai di kediamannya.


Jadi momennya begitu tepat sekali.


Bagaimana kamat pribadi mereka sudah dihiasi oleh bunga-bunga layaknya kamar pengantin baru, di balkon kamarnya sudah banyak makanan dihiasi lampu-lampu yang indah.


.


.


Noah menggenggam tangan istrinya ketika memasuki kediaman mereka, Arabelle sungguh merasakan debaran jantung yang tidak bisa ia kendalikan.


Lalu ketika mereka sampai di kamar pribadi mereka, saat pintu sudah dibuka kemudian di tutup.


Noah tak menunggu aba-aba segera menarik tangan istrinya dan melahap bibirnya dengan sangat intens dan dengan tekanan yang besar.


Salah tangannya berada di dagu istrinya, dan salah satunya lagi di pinggang untuk mendekatkan tubuh mereka agar menempel satu sama lain.


Mata Arabelle melebar saat itu, dia bahkan tidak sempat bernafas lega namun suaminya sudah langsung mencengkeram nya begitu buasnya.


Sama seperti perkiraan nya, malam ini Noah tak akan melepaskannya sedikitpun.


Ketika mereka tengah berciuman dan Arabelle harus mengatur pernafasannya agar tidak sesak, Noah melonggarkan ciumannya sejenak.


Lalu menggendong istrinya dengan gaya koala menuju ranjang yang sudah dipenuhi oleh bunga mawar merah.


Lalu tanpa melepaskan istrinya, Noah membisik dengan dengan sangat nakal.


Pipi dan daun telinga Noah sudah merah sekali sekarang.


"Sayang ... aku benar-benar merindukan mu setiap waktu, aku bekerja sangat keras disana hanya agar aku bisa pulang dengan cepat dan memeluk mu seperti ini ..."


"Aku benar-benar sudah tergila-gila kepada mu, dan tadi ketika kau mencium ku di depan banyak orang aku merasa seperti ada yang meledak dalam diriku!"


"Apakah kau juga merasakan hal yang sama?"

__ADS_1


"Jangan katakan jika hanya aku yang merasakan ini sendiri ..." bisik Noah sembari menyesal leher istrinya perlahan-lahan memberikan tanda kepemilikannya.


Arabelle menutup matanya karena malu, dia juga menahan suara-suara nakal dari dirinya setiap kali Noah memberikan sensasi menyengat ketika memberikan tanda kepemilikan itu.


"Uhmmm ... aku tidak tahu ... tapi aku tidak bisa memungkiri jika aku juga memikirkan mu ..." balas Arabelle benar-benar jujur sekali.


Mendengar itu Noah tersenyum sangat nakal.


"Sayang ... kau sudah tidak kedatangan itu kan?" bisik Noah menyesap daun telinga istrinya membuat tubuh Arabelle bergetar hebat.


Noah tengah menanyakan datang bukan Arabelle, apakah Arabelle masih kedatangan hal itu atau tidak.


Arabelle menggeleng kepalanya, karena memang dia sudah tidak kedatangan bulanan nya kemarin.


Noah menyeringai sangat nakal.


"Bagus ... malam ini aku akan memberikan hukuman mu yang 10 jam lebih ..."


"Tenang saja kau bisa mencicil nya, apalagi hukuman mu sudah bertambah tadi ..." bisik Noah mendorong istrinya sampai terjerembab ke atas ranjang.


Lalu Noah meraih tangan istrinya, dan bekas sayatan itu ia kecup lagi seolah mengatakan kepada Arabelle jika rasa sakit yang pernah dirasakan oleh Arabelle akan ia gantikan dengan kebahagiaan ketiak bersama dengan dirinya.


"Sayang ... aku benar-benar menyukai mu, bisakah kau merasakan nya?" bisik Noah sudah membuka pakaiannya dan dia juga membuka pakaian istrinya.


"Ah ... aku merindukan si kembar ini! aku sudah ingin bermain dan memeluknya ketika aku jauh darimu!"


"Mereka menjadi semakin besar, sepertinya beberapa pakaian dalam dan baju dinas yang aku belikan akan terlalu ketat untuk mu jika seperti ini ..."


"Ja ... jangan menatap ku terus aku malu ..." seru Arabelle mencoba menutupi tubuhnya yang ditatap dengan puas oleh suaminya.


Noah semakin nakal jika Arabelle memberikan reaksi penolakan seperti ini.


Walau Noah benar-benar kelelahan karena baru pulang dari luar negeri, tetapi sepertinya jika dalam urusan ranjang, energi Noah seolah tak terbatas.


"Kalau begitu akan aku makan saja, jika tidak ingin di tatap terus ..."


Balas Noah benar-benar dengan balasan yang super duper nakal.


Noah segera memulai aksi yang sudah ia tunggu-tunggu, dia tak bisa menahan dirinya lagi.


Dia sampai lupa memberikan kejutan yang telah tersedia di balkon kamar mereka karena untuk saat ini Noah hanya berfokus kepada istrinya saja.


.


.


.


Setelah tiga jam berlalu ...

__ADS_1


Noah sudah menghabisi istrinya selama tiga jam, dan Arabelle sudah benar-benar di ambang batas nya.


Sampai ia sudah tidak mampu membuka matanya lagi.


Udara dingin yang sepertinya berasal dari AC tak bisa lagi mendinginkan suhu tubuh mereka.


Bahkan Arabelle tak lagi mendengar guntur yang sebenarnya bersahutan di luar karena hujan deras sudah turun.


Seolah semua pikiran dan hati Arabelle sudah direbut oleh Noah, sehingga segala sesuatu yang terjadi disekitar mereka sudah tak terlihat lagi.


"Sayang ... sekali lagi, baru setelah itu kau bisa tidur ..." bisik Noah yang sungguh seolah memiliki energi tak terbatas dalam dirinya.


"APA?"


"Panggangkuuuuuu ..." teriak Arabelle pelan ketika tahu suaminya akan melakukan penyatuan itu lagi sekali lagi sampai ia bisa tertidur dengan bebas.


"Hehehe ... siapa suruh kau memiliki tubuh yang sangat pas untukku, hanya kau yang membuat ku begini sayang ... jadi malam ini menurut lah, aku benar-benar menginginkan mu!"


Bisik Noah akhirnya memulai penyatuan itu lagi.


Sampai akhirnya mereka sampai pada puncaknya.


Noah mengecup kening istrinya dan tersenyum ketika melihat banyak tanda biru di tubuh istrinya yang dimana semua itu adalah ulah nya.


"Terimakasih sayang, sudah menunggu ku pulang ... aku merasa bahagia ketika tahu aku sudah memiliki keluarga kecilku sendiri sekarang ... yang artinya adalah aku memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga dan membahagiakan mu ..."


Bisik Noah kemudian menggendong tubuh istrinya untuk berendam sebentar di air hangat bath tub.


Keringat mereka sudah sangat lengket, jika Noah membiarkan istrinya tidur dengan semua keringat itu maka bisa jadi istrinya akan jatuh sakit dan hal itu akan membuat Noah panik tentunya.


Disaat yang bersamaan,


Jacob Joseph sudah dilarikan ke rumah sakit, Daren yang saat itu berada di perusahaan juga sedang panik dan tidak tahu harus berbuat apa.


Dia berjalan mondar-mandir di lorong rumah sakit sembari memikirkan apa yang terjadi kepada Ayahnya.


.


.


.


.


.


Author : Jika ada typo tolong di komentari saja ya, agar langsung aku perbaiki, maapkeun juga jika semisal masih banyak typo, aku ngetik ngebut soalnya, kejat target crazy up 🥺


Btw gusy maaf adegan skidipapap tidak akan diperjelas ya, tidak akan lulus review nanti.

__ADS_1


Semoga kalian memaklumi ❤️


Satu episode lagi nyusul yaa 😘


__ADS_2