My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 102 : Masa lalu Bagian 3


__ADS_3

Episode 102 : Masa lalu Bagian 3


***


Masih flashback,


"Hanya satu bulan ... hanya satu bulan kau sudah menggantikan aku! ucapan cinta dan janji manis mu ternyata hanyalah neraka yang melahap ku secara perlahan!"


"Seharusnya aku tidak pernah menerima mu!"


"Aaaaa!"


Camelia menangis histeris, membuat pemilik warung panik dan mencoba menenangkan Camelia.


.


.


Kebetulan di warung itu ada seorang pemuda yang mengenal Camelia, dia adalah teman masa kecil Camelia dan melihat Camelia menangis begitu hebat membuatnya segera menolongnya.


"Camelia, ada apa denganmu?" seru lelaki itu meraih tangan Camelia.


Saat itu lah Camelia terjatuh pingsan dan membuat lelaki itu tak memiliki pilihan lain selain membawa Camelia ke puskemas terdekat.


Segalanya terjadi begitu cepat, sebenarnya pemberitaan mengenai pernikahan antara Jacob dan Julia tidak diketahui oleh Jacob.


Juga Jacob belum benar-benar setuju dengan pernikahan nya dengan Julia.


Jacob masih ingin berbicara lagi dengan isterinya, baru hari inilah Jacob bisa pergi ke desa dimana istrinya berada.


Tetapi sebelum pergi, ada sebuah amplop coklat, kiriman dari seseorang di meja kerjanya.


Jacob memutuskan membuka kiriman itu sebelum benar-benar pergi menjemput istrinya untuk kembali dan berbicara lagi dengan hati yang damai.


Ketika ia membuka amplop itu, rencana awal Jacob berubah dan kemarahannya menggila.


"BAJINGAN! KAU BERMAIN GILA DI BELAKANG KU SIALAN!"


geram Jacob tak lagi bisa berpikiran waras, dia melihat foto antara Camelia dengan seorang pemuda tampan, yang dimana berdasarkan Poto itu pastilah lelaki itu adalah pasangan baru Camelia.


Sudut pengambilan foto memang bisa membuat orang salah paham, sama seperti Jacob kemarahan segera memenuhinya ketika melihat foto antara Camelia dan seorang lelaki di sebuah ruangan.


Dan sebenarnya ruangan itu adalah ruangan puskemas, dan sebenarnya ketika foto itu diambil Camelia tidak benar-benar berdua dengan lelaki itu, ada dokter umum juga disana.


Tak menunggu lama Jacob langsung melakukan perjalanan nya menuju desa itu, menyeret Camelia pulang dan tak akan lagi memberikan Camelia pergi lagi.


Kepercayaan Jacob terhadap Camelia telah hancur.


.


.


Sebelum Jacob tiba,


Camelia sudah sadar, dia tak bisa bangkit dan hanya melihat langit-langit kamar.


Dia masih berada di puskesmas, dimana lelaki yang merupakan teman masa kecilnya dulu sudah menanyakan mengenai keadaan Camelia, namun tak di dengar oleh Camelia sama sekali.


Pikirannya hanya melayang kepada suaminya yang berkhianat dan menghancurkan nya begitu saja, seolah kisah cinta mereka tak pernah ada dan hanyalah sebuah kebohongan.


"Bohong!"

__ADS_1


"Pembohong!"


"Kau pembohong!"


Camelia menangis histeris lagi, dia membuat semuanya panik.


Namun dokter itu menyatakan jika Camelia sebenarnya baik-baik saja, kehamilan muda nya lah membuat moodnya bisa berubah drastis.


.


.


Tak menunggu lama Jacob sampai di desa itu, dia langsung mencari ke rumah nenek Camelia, berdasarkan informasi suruhannya, disitulah Camelia selama ini tinggal.


"Ctak!"


Ketika Jacob membuka pintu, alangkah terkejutnya ia ketika melihat ada lelaki di kediaman itu, lelaki yang ia lihat di foto.


Padahal sebenarnya lelaki hanyalah mengantar Camelia dan akan hendak pulang.


Namun seluruh skenario perselingkuhan telah terukir di pikiran Jacob dan membuat gila.


"BAJINGAN!"


"KAU BERANI BERSELINGKUH DARIKU!"


Teriak Jacob dengan amarah yang meledak-ledak, dia tak menunggu lama langsung menghabisi lelaki itu dengan kedua tangannya.


"Bak!"


"Buk!"


"Bak!"


"Buk!"


Dia hendak melerai ...


"Jangan dilanjutkan, jika tidak dia akan mati ..." seru Camelia bangkit dengan tubuh lemah nya.


Tetapi ...


"Brak!"


Jacob mencorong Camelia sampai Camelia tersungkur.


"Diam kau! semua ini karena kau! dasar tidak tahu diuntung, harusnya aku mengikuti kata Ibuku ... untuk tidak bersama dengan mu! karena kau benar-benar mengkhianati aku!"


Geram Jacob sekarang berfokus ke arah istrinya yang tersungkur di lantai dan hanya terdiam menunduk.


Camelia tak pernah menyangka dalam hidupnya, dia akan menerima perlakuan ini dari lelaki yang amat ia cintai dan percayai.


Dia dorong dan membuatnya syok, linangan air matanya tak bisa ia tahan sampai matanya menjadi kabur.


'Inilah akhirnya ... sudah tidak bisa diperbaiki lagi!'


'Mungkin benar, seharusnya kisah cinta kami tidak seharusnya ada ...'


Benak Camelia sekarang memegangi perut nya yang masih rata, merasa bagaimana nanti nasib anak malang yang ada di kandungannya.


Jacob hendak menarik tangan Camelia saat Camelia tertunduk lemas, tak menyangka Jacob akan mendorongnya.

__ADS_1


"Ini semua salah mu! kau berselingkuh dariku dan kau pantas mendapatkan nya!" seru Jacob menarik paksa Camelia dan membawanya pergi kembali.


Sedangkan lelaki itu segera diselamatkan oleh warga sekitar yang mendengar keributan.


Sejak saat itu hidup Camelia berubah seutuhnya, dia tak pernah lagi mendapatkan perlakuan baik dari suaminya.


Apalagi karena Jacob murka dengan perselingkuhan Camelia yang tak pernah ada, Jacob langsung menikahi Julia begitu saja.


Menurutnya itu sepadan.


.


.


Time skip,


"CAMELIA! KAU HAMIL?"


"JANGAN BILANG KAU HAMIL ANAK LELAKI YANG KAU TEMUI DI DESA!"


Jacob berteriak lagi, seperti biasa dia tak lagi akan mempercayai Camelia.


Apalagi saat sekarang, Camelia sakit dan ketika dokter datang Camelia dinyatakan telah hamil muda.


Rasa sakit yang bertumpuk dari setiap ucapan pedas suaminya membuat Camelia benar-benar sudah tidak sanggup.


Camelia mengangkat wajah pucat nya, dia menatap Jacob dengan buliran air mata mengenang disana.


"Apapun yang aku katakan kau tak akan percaya bukan?"


"Jadi ... aku tidak akan menjawab sampai anak lahir, dan ketika kau tahu semua kebenaran nya, semua sudah terlambat Jacob ..."


"Kau sudah menghancurkan aku, hatiku ... hidupku dan semua yang ada pada diriku,"


"Dan aku ingin mengatakan ini, aku sangat sangat menyesal menerima mu, mempercayai semua janji mu!"


"Jika waktu bisa diputar kembali, aku memilih tidak ingin bertemu dengan mu!"


Camelia akhirnya berbicara, ketika selama ini ia membisu, dia akhirnya menyatakan apa yang ada di hatinya.


Jacob akhirnya melihat tatapan keputus-asaan dari Camelia, wanita yang dulu pernah ia janjikan akan ia berikan kebahagiaan.


Sekarang berakhir tragis dengan wajah pucat nya yang menyedihkan.


Jacob menderita disaat yang bersamaan, dia marah dan tak tahu lagi apa yang harus ia lakukan.


Semua ini karena hasutan Julia dan Ibunya juga.


Jacob duduk dan hendak meraih tangan Camelia, walau bagaimanapun wanita ini tidak akan pernah bisa ia lepaskan, karena sungguh ... hanya Camelia yang ia cintai dan merupakan wanita pilihannya.


.


.


.


.


Author : Jika ada typo tolong di komentari saja ya, agar langsung aku perbaiki, maapkeun juga jika semisal masih banyak typo, aku ngetik ngebut soalnya, kejat target crazy up 🥺


Jangan lupa berikan like, komentar dan jika berkenan gift hehe ✌️❤️

__ADS_1


Btw maap guys kayaknya flashback nya kepanjangan, gapapa ya ... aku pengen kalian tahu kenapa Arabelle dendam banget sama Julia 🥺


__ADS_2