
Episode 41 : Ciuman yang memabukkan.
***
'Si ... simbol perdamaian? simbol perdamaian apa yang menggunakan ciuman? dasar mesum! bilang saja kau mencari alasan!'
geram Arabelle tak lagi bisa melarikan diri.
Noah menarik tubuh Arabelle agar Arabelle berjinjit dan mereka bisa berciuman dengan leluasa dan puas.
'Ini aneh, sangat sangat aneh, ciuman bagiku seharusnya biasa saja, tidak ada hal yang spesial!'
'Tetapi dengan istriku, ciuman ini rasanya sangat luar biasa dan bermakna, apa ini sebenarnya!'
'Ini memusingkan dan sangat indah disaat yang bersamaan, rasanya seperti aku pusing karena nya!'
Noah merasa bingung dengan dirinya sendiri.
Ciuman baginya biasanya bukanlah apa-apa, karena segalanya bisa ia dapatkan seperti menitikkan jari.
Namun aneh sekali ketika bersama Arabelle, istrinya yang sudah ia nikahi kurang lebih dua mingguan ini.
Bagi Noah, ciuman ini memabukkan dan membuat pusing.
"No ... Noah, tunggu, aku kehabisan nafas ... jangan menekan ku terlalu kencang ..." keluh Arabelle merasa Noah terlalu mendekapnya begitu erat dan kencang.
Bahkan Arabelle sulit sekali bernafas karena ciuman itu begitu panas dan Noah terlihat terlalu bersungguh-sungguh sekarang dalam ciumannya.
"Hmmm?" Noah yang seperti tengah mabuk itu melonggarkan ciumannya sejenak, dia menatap wajah istrinya dan meraih kedua pipinya agar ia bisa tetap menatap wajah cantik itu lebih dekat.
__ADS_1
"Ya sudah bernafas lah, tarik dan keluarkan nafas mu ..." balas Noah dengan mata yang tajam seolah hendak melanjutkan ciumannya lagi.
"Hah? tapi ini sudah begitu lama, tidakkah berlebihan melakukan nya?" keluh Arabelle sungguh ternganga melihat bagaimana Noah terlalu intens dengan ciuman itu.
"Waktu habis!" ketus Noah lagi menyeringai tajam lalu menarik tubuh istrinya dan mendekapnya kencang sekali.
"Kali ini akan aku lakukan dengan lembut!" bisiknya pelan dan hangat.
Lalu ciuman itu dilakukan lagi dengan waktu yang begitu lama.
Seolah ini adalah ciuman pertama bagi Noah, dimana dia benar-benar menginginkan sesuatu.
***
Disaat yang bersamaan,
Berbeda dengan Karina yang tidak memiliki keberanian mengganggu Noah dan istrinya, Vory merasa begitu marah ketika Noah sama sekali tidak melakukan hal nakal kepadanya dan hanya menggunakannya sebagai alat pancingan untuk membuat Arabelle cemburu.
Memberikan keberanian untuk Vory untuk membuat Arabelle sadar jika Noah tak akan pernah bisa menyukai Arabelle.
"Baiklah Nyonya akan aku lakukan seperti yang anda katakan!"
"Aku akan melakukan semampuku untuk membuat Arabelle melihat kenyataan!"
Vory tengah melakukan panggilan dengan seseorang di telepon genggamnya.
Vory akan melakukan rencana sesuai instruksi dari orang itu untuk menjebak Arabelle dan membuat Arabelle melihat dan menyadari kenyataan jika Noah hanya penasaran saja kepadanya bukan suka.
***
__ADS_1
Kembali ke tempat Noah dan Arabelle,
Bibir Arabelle sudah kelihatan bengkak sekali, entah berapa lama Noah mencium Arabelle namun Arabelle tidak akan lagi memancing gairah Noah yang memang kelihatan terlalu besar.
Dengan pipi memerah karena malu sekali, Arabelle menunduk di dalam mobil, lipstiknya seluruhnya sudah dimakan habis oleh Noah.
Noah yang melihat reaksi menggemaskan istrinya hanya bisa tersenyum puas.
'Ini adalah kali pertama aku merasakan ciuman yang begitu hebat! kami harus sering melakukannya, hal itu benar-benar luar biasa ho ho ho!'
Noah tertawa nakal dalam hatinya, dia tidak akan pernah tahu jika ciuman bisa begitu mencandu baginya.
"Sayang ... selama dua Minggu ini kau memasak banyak makanan kan? aku ingin mencicipi nya, sesampainya di rumah buatkan aku makanan ..." ucap Noah terlihat begitu manja.
Entah sejak kapan Noah begitu santai ketika memanggil istrinya dengan sebutan sayang, namun yang lebih membuat Arabelle terkejut adalah mengapa Noah tahu jika selama dua minggu ini dia mencoba berbagai masakan yang ia pelajari dari internet.
Arabelle langsung menoleh ke arah suaminya, namun kemudian menjadi malu dan menunduk lagi ketika menyadari mereka baru saja melakukan ciuman panas yang menuntut.
"Da ... dari mana kau tahu aku memasak di rumah?" tanya Arabelle benar-benar penasaran mengapa Noah mengetahui segalanya.
"Aku tahu semuanya, apa sih yang tidak aku ketahui!" balas Noah malah membanggakan dirinya.
.
.
.
.
__ADS_1
Author : Jangan lupa berikan like dan komentar nya ya, agar aku semakin rajin crazy up nya 😘🤍
Lope you sekebon jeruk semuanya 😘🍊