My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 43 : Pernikahan ini hanyalah permainan sandiwara!


__ADS_3

Episode 43 : Pernikahan ini hanyalah permainan sandiwara!


***


Ketika tahu Noah mengetahui jika dirinya memasak di rumah membuat Arabelle semakin malu.


'Jadi ... dia pasti mengetahui aku juga bernyanyi di dalam kamar mengeluarkan suntuk ku!'


'Pasti dia juga tahu jika aku menonton drama sampai menangis dan terlalu terbawa perasaan,'


'Ketika aku menyusun banyak bantal di ranjang dan membayangkan mereka adalah orang-orang yang aku benci dan memukul-mukul bantal juga! astagaa ... betapa malunya!'


Entah mengapa ketika di sisi suaminya, sisi anggun dan dinginnya menjadi luntur seketika, apalagi ketika Noah mengetahui segalanya.


Menunjukkan jika terlepas dari gelar bangsawan nya, Arabelle tetaplah wanita muda seperti kebanyakan, suka terbawa suasana dan suka hal yang berbeda tergantung mood.


Sikap Noah memang sangat sulit untuk ditebak, dia selalu melakukan hal diluar pemikiran orang pada umumnya.


Apalagi kepercayaan diri level dewa yang begitu kentara, membuatnya selalu berbeda dari yang lain dan menjadi spot utama dimanapun.


Hanya menunggu beberapa saat di dalam mobil, mereka sampai di rumah pengantin mereka yang jauh dari hiruk pikuk pusat kota.


Berbeda dari saat pertama kali dia memasuki rumah ini, rasa pahit yang ada di hati Arabelle saat itu tak terasa lagi sekarang.


Seperti ada beban yang terangkat dari pundaknya.


Bukan karena Noah berjanji tak akan lagi bermain wanita, hanya saja rencananya semakin mulus dan berjalan begitu cepat saji yang seharusnya.


Arabelle akan bisa bebas sebentar lagi, ketika dendamnya terpaksa, dia akan bisa pergi bebas dan menjadi orang biasa.

__ADS_1


"Ayo kita masuk ke rumah kita ..." seru Noah tersenyum bangga, dia merasa sepertinya sebentar lagi Arabelle akan jatuh hati kepadanya.


Bagi Noah, ini adalah sebuah adrenalin yang mengasyikkan, mengejar hati seorang wanita ternyata sangat menyenangkan.


Biasanya wanitalah yang berbondong-bondong mengejarnya, namun kali ini, Noah lah yang mengejar istrinya.


'Rumah kita? ya ... tidak apa menyebutnya rumah kita untuk sekarang! aku akan menganggap kehidupan ku bersama mu seperti mimpi, lalu saat aku bangun pasti rumah ini bukanlah lagi rumah kita ...'


'Cerita bersama mu telah aku kubur begitu lama, dan sekarang yang terjadi hanyalah mimpi!'


Arabelle melangkah mengikuti Noah, yang menggenggam tangannya begitu erat melangkah menuju kediaman mereka.


Seolah Noah yang sekarang telah kembali menjadi Noah yang dulu, walau Arabelle tahu ini hanyalah permainan menyenangkan bagi hati Noah yang penasaran akan dirinya.


Tetapi Arabelle bukanlah seseorang yang pantas untuk memberikan komentar untuk hal itu, karena sesungguhnya, Arabelle memanfaatkan Noah untuk tujuannya.


"Sayang ... aku lapar sekali, pertama kita makan dulu ya ... aku akan menemani mu memasak dan membantu mu!" seru Noah sangat bersemangat dan berbinar-binar.


Arabelle tersenyum, dia menganggukkan kepalanya dan mulai memasak dengan kemampuan seadanya yang ia pelajari hanya dalam dua minggu ini.


Setelah beberapa saat ....


Wajah yang begitu datar dan terlihat lelah, Arabelle kesal melihat Noah yang katanya ingin membantu tetapi ternyata hanya memeluknya saja.


"Haaah ... katamu kau membantuku, kenapa kau hanya memeluk aku sekarang?" keluh Arabelle yang sulit bergerak ketika Noah terus saja menempel di belakang tubuhnya seperti perangko.


"Hehe ... aku memberikan dukungan berupa pelukan, juga kehadiran ku sendiri saja sudah merupakan dukungan paling hebat!"


"Apakah kau tidak tahu jika banyak sekali orang yang menginginkan aku datang ke tempat mereka dan ..." belum sempat Noah menyombongkan dirinya dan menyatakan jika Arabelle harus bersyukur karena keberadaannya disini sudah merupakan sebuah dukungan paling hebat yang pernah ada.

__ADS_1


"Haaahh!"


Arabelle menghela nafasnya berat.


"Ya ... ya aku mengerti! sebentar lagi makanan nya siap! duduk manis di meja saja!" ketus Arabelle malas berdebat karena ia tahu, Noah tak akan pernah mau kalah.


'Apakah dia kucing atau apa? suka sekali bergelantungan di tubuh orang! sepertinya hidupku akan lebih sulit saat kami berdamai! tapi tak apa ... setidaknya dia memberikan aku posisi di perusahaan nya, dimana hal itu tak akan pernah aku dapatkan di perusahaan Ayahku sendiri!'


'Jadi semangat Arabelle! hanya sebentar lagi!'


Seru Arabelle dalam dirinya sembari mengangkat spatula yang ia gunakan untuk memasak tadi.


"Yaampun, dia menggemaskan sekali, kenapa aku tidak pernah menyadari semua pesona ini, tidak hanya cantik, dia sangat sangat menggemaskan dan ketika berbicara dia terlihat apa adanya!"


Noah semakin menemukan sisi dari diri istrinya yang membuatnya terpesona.


Jika saja pesona ini diketahui dunia maka akan banyak sekali lelaki yang akan mengantre untuk mendapatkan cinta Arabelle.


Gadis yang selama ini dikabarkan sangat suram dan rupanya biasa-biasa saja.


.


.


.


.


Author : Maap guys update nya lama 🥺 ditunggu like dan komentar nya yaa 🤍

__ADS_1


__ADS_2