My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 91 : Arabelle memiliki pesona yang luar biasa.


__ADS_3

Episode 91 : Arabelle memiliki pesona yang luar biasa.


***


"Su ... suamiku, tidurlah sudah malam, aku harus pergi ... mimpi indah!"


Seru Arabelle langsung mematikan panggilannya karena terlalu malu.


"Ah, aku malu sekali tetapi aku harus segera pergi, aku tidak boleh terlambat!" seru Arabelle segera mengambil semua perlengkapannya dan pergi menuju acara minum teh yang akan menjadi salah satu Arabelle menunjukkan dirinya di hadapan para istri bangsawan dan elit itu.


Disaat yang bersamaan Noah,


"Su ... suamiku? dia benar-benar memanggil ku Suamiku, astaga ... jantung ku rasanya mau meledak!"


Noah sampai menjatuhkan ponselnya di atas ranjang, dia mengusap dadanya karena jantungnya yang berdegup sangat kencang itu.


"Dia harus memanggil aku dengan sebutan suami lebih sering! aku harus membuat nya memanggil ku suami! ho ho ho!"


Noah merebahkan dirinya di atas ranjang, dia melihat langit-langit kamarnya dan dia tersenyum lebar sekali.


Tubuhnya lelah, pikirannya juga lelah karena banyak sekali hal yang ia kerjakan hari ini, dan harus ia kerjakan selanjutnya selama berada di cabang perusahaan nya.


"Baru kali ini jantungku berdebar-debar seperti ini, aku tidak sabar untuk pulang dan memeluk istriku, memiliki istri tidak buruk juga,"


"Mengetahui ada seseorang menunggu ku pulang, rasanya sangat menyenangkan ..."


"Aku juga tidak sabar menghukum nya selama 10 jam! hehe!"


Noah masih saja memikirkan istrinya, sampai ia terlelap di atas ranjang karena terlalu kelelahan.


.


.


.


Di kediaman keluarga Noir,


Arabelle sudah sampai disana, dimana sudah ada beberapa tamu yang membisik-bisik mengenai keputusan Hera Noir untuk mengundang Arabelle Joseph.


"Bukankah Arabelle itu bukan darah murni dari keluarga Joseph? ibunya setahuku bukan dari kalangan bangsawan,"


"Aku sangat Ibunya adalah seorang pelayan,"


"Sangat tidak terhormat jika mengundang seorang anak pelayan ke perkumpulan kita ini!"


"Kita harus protes nantinya!"

__ADS_1


Banyak orang berbisik-bisik mengenai kedatangan Arabelle Joseph.


Dimana menurut mereka sungguh sangat tidak pantas berada di tengahnya perkumpulan mereka.


Perkumpulan para istri bangsawan ini tidak terlalu banyak akan tetapi kekuatan mereka dan pengaruh mereka sungguh lah sangat luar biasa.


Bagaimana pun mereka semua adalah istri dari orang-orang terpandang, juga putri dari orang elit pula, jadi mereka memegang pengaruh yang sangat besar dalam diri mereka.


Semuanya sudah duduk di meja bundar, di taman kediaman Noir, para pelayan sudah berjajar dengan rapih dan penuh persiapan kalau-kalau mereka dibutuhkan.


"Nyonya Arabelle telah tiba ..."


Setiap orang yang tiba di acara minum teh ini akan di kumandangkan agar semua tahu nama dan marga nya.


Arabelle melangkah dengan senyuman yang cerah namun dijaga sedemikian rupa agar tidak terlalu berlebihan.


Caranya melangkah menggunakan sepatu hak tinggi yang nyaman, caranya berdandan sangatlah indah dan elok untuk dilihat.


Arabelle memang belajar mengenai sopan santun sejak kecil, setiap gerakan dan caranya bersikap sangatlah penuh aturan dan membuat semua orang terpana.


Hera Noir tersenyum ketika melihat menantunya sangat menunjukkan gambaran seorang wanita bangsawan hanya dari gerakan tubuhnya saja.


"Saya datang Ibu mertua ..."


"Ijinkan saya memberikan hormat secara formal karena anda telah menunjukkan kasih sayang yang sangat besar kepada saya dengan mengundang saya ke acara minum teh yang tersohor ini ..."


Arabelle berbicara dengan sangat lembut, disetiap katanya dia sematkan pujian baik kepada Hera Noir ataupun kepada acara minum teh ini.


Akan tetapi ketika melihat pesona Arabelle yang begitu anggun dan indah secara langsung mulut mereka terdiam tanpa bisa berucap.


Hera yang bangga akan menantunya menyambut Arabelle dengan senang hati.


"Duduklah Nak, mari kita minum teh ... ada beberapa hal yang harus kita diskusikan juga," seru Hera tersenyum sangat ramah dan bangga.


Belum pernah Hera tersenyum seperti ini sebelumnya, tetapi karena menantunya dia bisa tersenyum seperti itu.


.


.


*Ada aroma teh yang khas tercium*


"Teh apa ini? ini bukan teh yang biasa diseduh?" tanya Hera terhadap kepala pelayan yang bertugas.


Ketika itu Arabelle berdiri dengan sopan dan berbicara dengan sangat anggun.


"Maafkan saya Ibu mertua, ini adalah teh yang saya siapkan untuk kita semua, ini kita adalah sebuah simbol rasa terimakasih atas undangan Ibu mertua kepada saya ..."

__ADS_1


"Teh ini dinamai Teh jubah merah besar, dimana khasiatnya sangat bagus untuk kesehatan tubuh dan rasanya tidak terlalu kuat namun meninggalkan kesan hangat tak terlupakan, mohon Ibu mertua dan tamu terhormat lainnya mencoba teh, hadiah dari saya ..."


Arabelle sangat pandai dalam tutur katanya, bahkan dia menyiapkan hadiah untuk semua orang.


Teh Jubah merah besar adalah teh yang sangat langka dan terkenal, seimbangan dengan kelangkaan nya harga nya juga sangat fantastis.


Tetapi bagi semua istri bangsawan yang merupakan peserta dari acara teh ini, bukan nilai dari teh itu yang mereka cari.


Hal yang membuat mereka terlena dan tersihir oleh pesona Arabelle adalah bagaimana Arabelle begitu anggun ketika berbicara dan bersikap.


Dan bagaimana attitude nya yang luar biasa hebat, bahkan mempersiapkan teh yang hangat seperti ini.


"Kau tidak perlu melakukan nya Nak, tetapi karena teh ini sudah disiapkan maka akan kami nikmati, sebelum kita ke pembicaraan kita, sebaiknya kita menikmati teh dari menantuku dulu ..."


Seru Hera tidak lagi bisa mengungkap rasa bangganya, bahkan di saat pertama dia mengundang Arabelle, Arabelle sudah berhasil menghipnotis semua orang dengan sikap dan perilakunya.


Sungguh wanita yang sangat pandai, cerdik dan tahu menempatkan diri.


Di jaman sekarang sangat sulit menemukan wanita semenarik dan secerdik Arabelle.


Ketika mereka meminum teh itu, mata mereka melebar, sama seperti yang diucapkan oleh Arabelle.


Rasa teh itu tidak terlalu kuat, akan tetapi memberikan kesan hangat yang tak terlupakan.


Rasa teh yang mengingatkan kita dengan keluarga kita.


"Sungguh ... hanya menantu Hera Noir yang mampu melakukan ini semua, Hera Noir sangatlah pandai mendidik menantunya,"


Semua tamu langsung memuji dan sepertinya Arabelle berhasil dengan rencana nya merebut hati semua orang hari ini.


.


.


.


.


Author : Yeyy crazy up hari ini sudah usai, aku sudah update 3 episode ya sheyeng.


Btw menurut kalian Alur nya sudah pas enggak? atau malah jadi terlalu lambat?


Kalian masih ingat kan pengumuman di awal kalau di novel ini aku sedang mencoba menulis novel dengan alur yang tidak terlalu terburu-buru seperti novelku biasanya 😌


Soalnya banyak yang komplain katanya terlalu cepat tamat, wkwkwk sampai pada akhirnya nuntut season dua 😭


Jadi saran kalian sangat aku butuhkan ya guys, namanya akikah author yang masih belajar ye Khan. wkwkwk

__ADS_1


Kalau menurut aku pribadi sih alur nya sudah pas, tidak terlalu terburu-buru, perkembangan karakter nya jelas. hehe


Ditunggu saran nya di bawah, Lope you sekebon jeruk 🍊🤍😘


__ADS_2