My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 88 : Noah dengan ketegasannya.


__ADS_3

Episode 88 : Noah dengan ketegasannya.


***


Di kediaman Noah Frost dan Arabelle Joseph,


"Astaga, kenapa dia nakal sekali? dia membuat ku malu sejak tadi ..."


"Membuat jantungku berdegup sangat kencang!"


"Dasar penggoda! tapi kalau marah sangat mengerikan, lelaki itu benar-benar hanya ada satu di dunia!"


Seru Arabelle meletakkan ponselnya di atas ranjang dan dia merebahkan dirinya dengan nyaman sembari melihat langit-langit ruangan.


Dia merentangkan tangannya di atas ranjang yang luas, selama tinggal di kediaman ini, malam ini adalah pertama kalinya Arabelle merasa tidur dengan bebas.


Walau ranjang ini begitu luas, Noah sama sekali tidak membiarkan istrinya menjauh darinya ketika tidur.


Jika Arabelle hendak tidur ke sudut maka Noah akan menariknya lagi dan dipeluk sangat erat.


"Ah ... aku merasa lega tetapi mengapa rasanya jadi sepi, apakah aku sungguh-sungguh merindukan dia?"


Arabelle mempertanyakan dirinya, dia kembali mengangkat tangannya dan melihat jari manisnya.


Dia tersenyum melihat cincin pernikahan yang dirancang oleh suaminya sendiri.


"Memangnya kenapa jika aku merindukannya? dia kan suamiku sendiri!" seru Arabelle meyakinkan hatinya, jika mungkin kehidupannya bersama Noah juga pantas untuk ia perjuangkan.


Hal ini memang berbeda dari yang ia rencanakan akan tetapi manusia boleh merencanakan sesuatu dengan sangat hebat dan sistematis, tetapi pada akhirnya semesta lah yang menentukan apa yang akan terjadi.


Dan Arabelle memang telah terikat benang merah takdir dengan suaminya sejak mereka kecil.


.


.


.


Di mobil,


Noah sudah sampai di perusahaan cabangnya, hari ini akan ada meeting besar bersama internal dan beberapa rekan bisnis yang mendukung perusahaan cabang nya ini.


Noah tengah membaca beberapa rangkuman mengenai masalah yang terjadi di perusahaan cabang ini, sampai ia harus turun tangan secara langsung.


Itulah yang membuat Noah menjadi pengusaha yang sangat hebat bahkan akan melampaui ayahnya di usia yang sangat muda.


Noah sama sekali tidak pernah menyepelekan sebuah masalah kecil di perusahaan nya, bahkan dari hal kecil sekalipun.

__ADS_1


Karena menurut Noah, perusahaan nya layaknya sebuah pohon muda yang sedang tumbuh, jika ada masalah atau rumput liar yang hendak mengganggu, harus segera ia singkirkan demi kesuburan pertumbuhan perusahaan nya menjadi semakin besar dan hebat.


"Tak ... Tak ... Tak!"


Pertama-tama Noah akan melakukan meeting dengan para rekan bisnisnya, dia sudah sampai di depan pintu dan ketika ia masuk semua orang segera berdiri dan menundukkan kepalanya.


Seperti sedang menyambut komandan yang hadir, begitulah bahasa tubuh mereka ketika menyambut Noah Frost.


Noah melangkah dengan percaya diri dan walau dia masih muda, wibawanya benar-benar tak bisa dihiraukan.


"Duduklah ..." seru Noah kepada semua rekan bisnisnya yang hadir di ruang meeting.


Satu persatu dari rekan bisnis yang merupakan perusahaan-perusahaan yang melakukan kerjasama dari banyak hal melakukan pembicaraan yang sangat penting.


"Saya lihat, perusahaan Vix tidak mematuhi peraturan perjanjian yang tertera di MOU kerja sama kita, mengenai bahan baku bijih besi limonit yang ditahan distribusi nya ke perusahaan saya karena menginginkan peningkatan harga!"


"Saya ingin mendengar jawaban langsung dari anda, mengapa dengan lancang melakukan itu padahal perjanjian MOU kita belum berakhir?"


Noah langsung to the point dari beberapa masalah yang sudah ia periksa beberapa bulan terakhir ini.


Salah satu masalah yang terjadi adalah bagaimana bahan baku bijih besi lomonit itu ditahan karena ingin penaikan harga secara sepihak.


Padahal hal itu sama sekali tidak diperbolehkan berdasarkan MOU perjanjian mereka.


Sebenarnya perusahaan Frost sudah memiliki pertambangan sendiri, akan tetapi Frost juga menerima pemasukan bahan baku dari perusahaan Vix yang tidak mampu mengolah bahan baku yang mereka dapatkan.


"Yang dimana hal itu benar-benar sangat tidak bisa dimaafkan,"


Direktur perusahaan Vix segera meminta maaf, bagaimana dia telah lalai dalam hal ini


Bagaimanapun orang yang menyelundup kan bahan baku itu adalah putra nya sendiri yang sama sekali tidak kompeten.


Wajah Noah menjadi masam, dia tidak suka jawaban dari direktur itu dan segera mencoreng perjanjian MOU mereka.


"Saya tidak menerima kerjasama dengan perusahaan yang tidak kompeten, saya tidak peduli dengan alasan anda, bisnis tetaplah bisnis, anda melanggar maka saya memiliki hak mencabut sekali kerjasama perusahaan kita!"


"Jadi silahkan anda keluar dari ruangan ini!"


Noah sama sekali tidak memberikan kelonggaran.


Ketegasan Noah memang sudah terkenal, Noah selalu bertindak adil namun terkesan sangat tegas dan dingin.


Sama seperti sekarang, dia tidak segan-segan mengeluarkan seorang direktur sebuah perusahaan dari ruangan meeting.


Ruangan menjadi semakin dingin dan tegang, tak kala sang direktur perusahaan Vix tak memiliki wajah di hadapan Noah, semuanya menelan saliva dan memandang Noah sebagai seseorang yang sangat dingin dan harus disegani lebih lagi.


Disaat yang bersamaan, di ruangan meeting itu Ivana duduk di sisi atasannya yang juga memiliki kerjasama dengan perusahaan Frost.

__ADS_1


Dia memerhatikan Noah yang semakin dewasa dan sangat tampan.


'Dia menjadi sangat tampan dan gagah, apakah dia masih mengingat aku?'


'Kenapa aku jadi gugup begini?'


Benak Ivana masih merasa gugup ketika melihat Noah Secara langsung.


Tadi juga ketika Noah memasuki ruangan, mata Ivana langsung melebar dan jantungnya sudah tak bisa ia kontrol lagi.


.


.


"Hmmm!"


Noah menghela nafasnya berat, Noah kesal karena ingin cepat menyelesaikan urusannya di sini, dia hanya ingin segera bertemu istrinya lagi.


"Selanjutnya kita menuju perusahaan Glax," seru Noah segera menuju perusahaan selanjutnya.


Dimana perusahaan itu adalah perusahaan dimana Ivana bekerja, jadi Noah sudah melihat ke arah Ivana sekarang yang dimana tadi Noah sama sekali tidak memperhatikan jika ada seorang gadis disana.


Ketika Noah menyebutkan nama perusahaan Glax, jantung Ivana langsung berdegup sangat kencang.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Jantung nya tak bisa ia kontrol, dan pipinya menjadi merah tak bisa ia sembunyikan.


Disaat yang bersamaan, mata Noah juga menajam ketika melihat ke arah tempat perusahaan Glax yang akan memperbaharui mengenai keberlanjutan hubungan bisnis mereka.


.


.


.


.


Author : Yeyy crazy up hari ini sudah usai, aku sudah update 3 episode ya sheyeng.


Btw yang bilang jangan ada pelakor di kolom komentar aku jawab disini ya ... ☺️


Jadi di semua novel ku tuh jarang ada pelakor nya, ada pun tapi tak akan pernah bisa menang dari pemegang utama 😘


Aku juga tidak suka pelakor Koo, hehe.


Nah dan untuk typo yang begitu banyak untuk saat ini Tolong dimaklumi ya guys, aku masih capek banget ngejar target update 😭 nanti akan aku perbaiki pelan-pelan ya.

__ADS_1


Luph you sekebon jeruk semuanya 🍊🍊😘


__ADS_2