My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 74 : Menikmati waktu hanya berdua bersama mu.


__ADS_3

Episode 74 : Menikmati waktu hanya berdua bersama mu.


***


Nama Arabelle memiliki makna yang sangat dalam, Arabelle berasal dari bahasa Yunani memiliki artian berkah, dan dalam bahasa latin artinya adalah doa yang pantang menyerah.


Siapapun yang memberikan nama itu kepada Arabelle, pastilah dia sangat menyayangi Arabelle sepenuh hatinya, dan Arabelle merupakan berkah dan doa yang diwujudkan.


Arabelle menatap cincin berlian yang berkilauan di jari manisnya, bentuknya cantik dan unik, dan ornamen bunga Lily of the valley di sekitar cincin membuatnya terlihat feminim dan anggun.


"Terimakasih, aku bahkan belum memberikan mu apapun, tetapi kau memberikan aku begitu banyak ..."


Arabelle berbicara sembari menahan tangisnya.


Sungguh bagi Arabelle, menangis di depan orang itu sangat memalukan, jika bisa dia tidak ingin menangis.


Tetapi mau bagaimana pun juga Arabelle adalah manusia biasa, jika ada sesuatu yang menyentuh hatinya dan membuatnya haru maka pastilah dia menangis.


"Sayang ... ini belum seberapa, ini hanyalah permulaan saja, jika hanya sebatas ini kau sudah menangis nantinya kau akan berubah menjadi si cengeng ..."


"Eh tapi sangat menyenangkan jika kau jadi cengeng dan manja, aku bisa selalu ada untuk mu, hmmm ..."


Noah malah mengajak Arabelle bercanda, Noah ingin malam ini benar-benar romantis untuk mereka.


"Aku tidak cengeng, aku hanya terharu, itu dua hal yang berbeda!" celetuk Arabelle yang pada dasarnya memang bukanlah wanita cengeng dan suka menangis.


Keduanya kembali berdebat sama seperti biasa tak ada yang mau kalah, akan tetapi jika dalam urusan debat sepertinya memang Noah adalah rajanya.


Dia selalu saja memiliki cara untuk menang dari siapapun termasuk istrinya.


.


.


.


.


"Sayang ... ayo kita masuk, udara sudah semakin dingin ..." Noah mengajak Arabelle kembali ke dalam mansion miliknya.

__ADS_1


"Baiklah, ayo." balas Arabelle meraih tangan Noah yang saat ini sudah ada di hadapannya.


Keduanya berorganisasi tangan.


'Ini sangat bagus, dia bahkan meraih tanganku, apakah malam ini sudah boleh? aku benar-benar sudah menahannya begitu lama ...'


Noah bahagia sekali ketika ia mendapati jika Arabelle tidak terlihat menghiraukan uluran tangannya.


"Woah, bagus sekali, apakah ini semua milik mu? bahkan kamar ini bisa menunjukan pemandangannya pantai yang luas ..."


Ketika Arabelle memasuki kamar mereka, mata Arabelle kembali dimanjakan oleh pemandangan yang langsung bisa terlihat dari kamar mereka.


Sungguh, segala hal yang ada di tempat ini nampak begitu indah, apalagi ini akan menjadi liburan pertamanya dalam hidup.


Arabelle terlihat sangat manis ketika ia sangat kagum dengan segala hal yang ada di tempat ini.


Noah yang merasa sukses dengan semua kejutannya tentunya bangga dengan dirinya sendiri, dia melangkah mendekat ke arah istrinya yang sedang berdiri di balkon.


Melihat pemandangan indah dari lantai atas mansion, rasanya pemandangan yang bisa dilihat oleh Arabelle lebih luas dan indah tentunya.


.


.


Noah tetap mengenakan jas tersebut, keduanya terlihat mengenakan satu jas berdua.


Mata Arabelle melebar ketika mendapati suaminya memeluknya dari belakang dan bersandar di tengkuknya.


"Sayang ... aku kan sudah bilang dingin, kenapa kau masih keluar? apa kau ingin aku memeluk mu seperti ini?"


"Aku sih tidak masalah, malah senang sekali ... aku sangat suka berpelukan denganmu seperti ini,"


Noah tersenyum nakal, dia menggoda istrinya lagi.


Bahkan mengatakan jika Arabelle sengaja keluar ke arah balkon agar dia bisa memeluknya seperti ini.


"Aku tidak ..." belum sempat Arabelle membalas ucapan Noah.


Noah langsung menghentikan istrinya.

__ADS_1


"Ssst ... diam lah, biarkan aku memeluk mu seperti ini, tempat tenang dan indah begini mari kita nikmati saja, jika kita pulang nanti akan begitu banyak hal yang akan kita kerjakan,"


"Aku ingin melarikan diri bersama mu sejenak, menikmati waktu berdua saja!"


Noah sepertinya memang kelelahan juga dengan segala tanggung jawab yang ia miliki.


Di usia yang begitu muda, dia sudah menjadi pemimpin perusahaan adidaya keluarga Frost, semua orang memasang ekspektasi yang sangat tinggi.


Dan karena kemampuan nya yang memang mumpuni, semua orang merasa Noah tak akan pernah gagal, tetapi hal itu tanpa sadar memberikan tekanan terhadap Noah.


Dan hanya ketika bersama Arabelle lah Noah merasa terpisah dari dunia sibuk dan memusingkan nya, ketika ia berdebat dan menggoda istrinya, rasanya Noah benar-benar hidup.


"Aku lelah ... tetapi tak ada yang pernah mengganggap serius jika aku mengatakan aku lelah, mereka semua berekspektasi begitu tinggi terhadap ku,"


"Mereka lupa jika aku juga manusia biasa ..."


Noah berbicara pelan, dia seperti berbisik, nafasnya terasa di tengkuk Arabelle, mata Noah terpejam dan dia beristirahat di pundak istrinya sejenak.


Selama ini, Noah mengalihkan tekanan dan rasa lelahnya dengan bermain-main dan berpesta, Noah merasa dia tengah berada di puncak kehidupannya, akan tetapi dia selalu kembali ke titik awal.


Ke titik dimana hatinya lelah, fisiknya lelah dan dia tidak benar-benar bahagia.


Namun, ketika ia menikah, ada sesuatu yang terjadi dalam diri Noah, seperti ada aliran listrik yang menjalar di seluruh tubuhnya.


Adrenalin nya kembali berkobar, dan rasa penasaran nya kembali hidup.


Semua rasa bosan, jenuh dan lelah semuanya seolah sirna, dengan segala pesona dan keunikan Arabelle, Noah menemukan sesuatu yang baru.


Sesuatu yang bisa menyembuhkan rasa lelah, rasa jenuh dan ketidakpuasan nya.


.


.


.


.


Author : Jangan lupa berikan like, komen dan jika berkenan gift ya hehe..

__ADS_1


Terus dukung akikah ya guys, luph you sekebon jeruk.


__ADS_2