My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 87 : Aku sudah sangat merindukan mu.


__ADS_3

Episode 87 : Aku sudah sangat merindukan mu.


***


"Aku masih marah, fakta bahwa kau melanggar janji mu itu nyata! entah alasan apapun itu aku tidak terima!"


"Kau akan menerima hukuman dariku! ho ho ho!"


Noah sama sekali tidak memberikan kesempatan untuk Arabelle bebas, Noah merasa ini adalah kesempatan emas untuk membuat Arabelle malu dan memperlihatkan wajahnya yang menggemaskan.


.


.


"Hukuman apa? aku kan sudah jelaskan jika ..." belum selesai Arabelle menjelaskan ...


"Tidak, alasan apapun itu tidak diterima, tunggu saja hukuman yang akan kau terima nanti,"


Seru Noah bersandar di sofa kamarnya sebelum pergi berangkat ke perusahaan cabangnya.


"Cih! kau memang tak akan pernah mendengarkan aku," gerutu Arabelle entah mengapa tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya ketika Noah memanggilnya dan Arabelle bisa melihat dengan jelas wajah tampan suaminya.


"Hahaha ..."


"Aku selalu mendengarkan mu, kau selalu acuh padaku, aku begini karena ingin perhatian darimu." seru Noah lagi kembali menjadikan Arabelle sebagai subjek yang salah.


"Haaahh ... ya ya ya Tuan muda," balas Arabelle menghela nafasnya, dia berbaring di atas ranjang sembari menghadap kamera ponselnya di wajahnya.


Dia sudah sedikit mengantuk jadi dia akan mendengarkan ucapan Noah sebagai nada pengantar tidur untuknya.


"Sayang ... baru beberapa waktu kita terpisah tapi aku sudah sangat merindukan mu, apakah kau merindukanku juga?"


"Apakah tadi di perusahaan kau memikirkan aku?"


"Karena aku memikirkan mu terus, aku tak bisa mengeluarkan mu dari pikiran ku!"


Noah menceritakan bagaimana dia tak bisa berhenti memikirkan mengenai istrinya, mungkin ini lah yang dinamakan bucin, yang ada dipikirannya hanyalah istrinya seorang.


Mata Arabelle sedikit melebar, bagaimana sebenarnya Arabelle sungguh tidak kepikiran sama sekali dengan suaminya karena banyaknya pekerjaan yang harus ia lakukan tadi.


"Ummm ... bagaimana tadi perjanalanan mu, pasti melelahkan ya, sampai disana subuh dan harus langsung bersiap menuju perusahaan ..."


Arabelle mencoba mengalihkan pembicaraan, dia yakin tak akan pernah bisa berbohong apalagi di hadapan suaminya yang begitu jeli.


Mata Noah langsung menjadi tajam, dia seolah bisa melihat ke dalam jiwa Arabelle.


"Katakan kau merindukanku, kau malah mengalihkan pembicaraan? jika tidak kau katakan aku akan meminta Finn mengurus penerbangan mu kesini saat ini juga!"


Noah benar-benar tak bisa ditipu sama sekali, dia tak akan diam jika saja Arabelle tak mengatakan kata rindu secara langsung.


'Sungguh tuan pemaksa?'

__ADS_1


Geram Arabelle sudah benar-benar bersabar sekarang.


Arabelle yakin jika Noah pasti serius dengan ucapannya, jika tidak dituruti maka Arabelle akan langsung dipaksa pergi ke tempat Noah.


"Ummm ... aku ... merindukan mu seharian ini,"


"Pffft ... bahkan ketika kita berjauhan kau menggodaku, sayang ... kau benar-benar istri yang nakal!"


Seru Noah tertawa dan tetap memandangi wajah istrinya yang sungguh ia rindukan.


"Haaah!"


'Aku benar-benar sudah tidak bisa lagi mengetahui bagaimana cara pikir Noah, dia selalu saja mengatakan aku menggodanya, padahal jelas-jelas dia yang memaksaku mengatakan hal itu!'


Benak Arabelle sungguh tak akan pernah mengerti lagi cara pikir Noah ini.


"Oh ya ... aku lupa mengatakan ini, sebelum aku ke kantor, aku ingin melihat si kembar favorit ku, cepat perlihatkan kepadaku," seru Noah tersenyum begitu nakal.


Noah sudah harus pergi sekitar lima menit lagi, jadi dia ingin menggoda istrinya lebih banyak lagi.


"Hah? si kembar favorit mu? di sini tidak ada anak kembar ..." celetuk Arabelle semakin bingung.


Dahinya bahkan mengernyit karena tak mengerti apa yang sedang dibahas oleh suaminya.


"Hehe ... sayang, kau ternyata belum terbiasa denganku ya ... tentu saja itu ..." seru Noah sekarang menatap ke arah bawah Arabelle.


Dimana maksud Noah adalah Arabelle harus memperlihatkan buah dadanya kepadanya.


'Lelaki ini, astaga! bisa-bisanya dia mengatakan itu! AAAAAA!'


Arabelle sungguh tidak habis pikir, bagaimana mungkin ketika mereka melakukan video call, Noah masih sempat menggodanya dan meminta memperlihatkan hal itu.


"Apa? jangan bercanda ... bagaimana jika ada yang menyadap ponsel ini? kau mau tubuh istri mu dilihat orang lain!" ketus Arabelle tak menduga menemukan alasan paling jitu untuk mengentikan kenakalan suaminya.


Mata Noah segera memicing dan dia segera duduk tegap, dia menunjukkan wajah marah sekarang.


Hanya memikirkan ucapan Arabelle saja sudah membuat emosinya meledak-ledak.


"Aku akan membunuhnya, menghabisinya dan melenyapkan nya dari muka bumi! berani melihat tubuh istriku artinya mati!" geram Noah sama sekali tidak bercanda.


Noah tak memberikan kelonggaran dalam hal itu, istrinya hanyalah miliknya seorang.


Arabelle menelan salivanya ketika mendengar respon berlebihan dari sang suami.


"Ma ... makanya jangan melakukan hal itu di video call seperti ini, segalanya bisa terjadi ..." balas Arabelle sedikit gugup.


Noah jika marah memang terlihat sangat mengerikan.


"Huh! iya kau benar sayang!"


"Hanya memikirkan nya saja sudah membuat mood ku hancur!"

__ADS_1


Geram Noah dengan lantang.


"Tok ... Tok ... Tok!"


Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu tempat Noah tinggal beberapa saat di tempat itu.


"Tuan, kita sudah harus berangkat,"


Yang memanggil Noah adalah anak buahnya yang mendampingi dirinya selama di negara ini.


Noah akan melakukan banyak sekali pekerjaan di perusahaan cabang ini, karena ada beberapa hal yang harus dibenahi olehnya disini.


.


.


"Sayang ... aku sudah harus pergi, kau tidurlah, jangan terlalu kelelahan, juga jika ada yang hendak mengganggu mu maka adukan padaku, aku akan menghabisinya untukmu!"


"Selamat malam sayang, jangan lupa mimpikan aku." seru Noah tersenyum dan melihat istrinya yang sudah berbaring sejak tadi di atas ranjang.


"Selamat pagi di sana, lakukan yang terbaik ya, aku tidur dulu ..." balas Arabelle tersenyum dan menunggu suaminya yang mematikan panggung lebih dulu.


"Haah!"


Noah menghela nafas kesal ketika selesai melakukan video call.


"Untuk pertama kalinya aku sangat merindukan seseorang seperti ini!"


"Aku harus cepat menyelesaikan pekerjaanku disini dan cepat pulang! aku harus segera memeluk istriku dan menghukum nya tentu nya. Ha ha ha!"


Noah membuka pintu sembari bergumam sendiri, membuat bawahannya yang menunggu diluar dibuat kebingungan bukan main oleh keanehan tiba-tiba Noah Frost.


'Aku pernah mendengar kabar ini, ketika Tuan Noah sudah menikah dia menjadi suka tersenyum sendiri, apakah ini kekuatan pernikahan? sungguh hebat sejak!' benak bawahannya itu mengakui kabar burung yang mengatakan bagaimana Noah jadi suka tersenyum setelah menikah.


Dan semua orang yakin jika itu adalah kekuatan pernikahan sesungguhnya.


.


.


.


.


Author : Guys jangan lupa mampir ke karya mafia ku ya, udah semakin seru dan menegangkan loh, tetap dukung akikah ya guys.


Judulnya : Boss Mafia's Hot Girl


Kisah Red dan Winter yang sangat menegangkan dan nagih disaat yang bersamaan, biasanya emang ceritaku tentang mafia yang lebih menegangkan dibandingkan tema CEO seperti ini wkwkwk


Sebentar lagi yang favorit kan sudah 1.5 nih, jangan lupa masukin ke favorit ya semuanya..

__ADS_1



__ADS_2