
Episode 55 : Aku tidak suka diremehkan!
***
"Tring ... Tring ... Tring!"
Sejak tadi banyak notifikasi dari ponsel Noah, bagaimanapun Noah terlalu sibuk untuk mengejar hati sang istri jadi yang lain sama sekali tidak penting untuknya.
Jadi ponselnya yang berdering sejak tadi sama sekali tak dihiraukan oleh Noah.
"Ke ... kenapa jadi menyudutkan aku? kenapa aku harus menyetujui itu, apakah kau sedang menjebak aku?"
Arabelle panik sendiri, dia mencoba memundurkan tubuhnya namun segera di tahan oleh Noah.
Noah menarik pinggang istrinya sehingga tubuh keduanya saling bersentuhan, dimana Arabelle tersungkur di antara kedua kaki Noah yang memang tenga duduk di meja.
Wajah Arabelle tepat jatuh ke dada bidang suaminya.
Disaat yang bersamaan tangan kokoh Noah melingkarkan di pundak istrinya dan lagi-lagi keduanya bersitatap seolah waktu berjalan begitu lama.
'Ini posisi yang sangat nakal, mengapa aku menariknya dan dia menyentuh tongkat ku?'
'Astaga, tongkat ku akan benar-benar meledak jika bersentuhan dengannya! sejak kapan aku menjadi semesum ini? memikirkan nya saja membuat aku malu!'
Bukan hanya Arabelle saja yang syok dengan posisi yang tak sengaja menjadi begitu nakal.
Noah juga tak menduga dia menarik Arabelle dan tersungkur ke tubuhnya.
"Haah!"
Nafas mereka serasa bersatu, Arabelle bisa mencium bau rokok namun bercampur dengan aroma mint dari mulut Noah.
Tetapi bukannya Arabelle benci seperti biasanya, namun entah mengapa dia ketagihan dengan bau rokok bercampur mint itu.
'Aku ingin mendorong nya dan pergi, tapi sepertinya sudah terlambat!'
'Kami sudah bersitatap begitu lama, pasti akan sangat canggung jika aku bergerak duluan!'
'Kenapa posisi kami harus sebegini nakalnya sih? astaga ...'
Arabelle sebenarnya sudah ingin mendorong Noah, tetapi entah mengapa dia menjadi sangat malu dan takut suasana menjadi canggung setelahnya.
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung Noah berdegup begitu kencang, Arabelle bisa merasakannya di telapak tangannya.
Juga sekarang wajah Noah terlihat merah sekali, apalagi daun telinganya.
"Sayang ... aku benar-benar menginginkan mu sekarang, kau membangunkan sesuatu yang tidak seharusnya bangun! kau harus bertanggung jawab!"
Ketus Noah menuntut Arabelle sebuah pertanggungjawaban untuk sesuatu yang telah bangun dalam dirinya itu.
__ADS_1
Noah segera menggendong tubuh Arabelle, seolah berat badan Arabelle bukanlah apa-apa, hanya dalam sekali hentakan Arabelle sudah duduk di pangkuan Noah.
Kejadian itu terjadi begitu cepat sampai Arabelle tak menyadari jika dia sudah berada di pangkuan suaminya.
"Kenapa aku harus bertanggung jawab? memangnya apa yang bangun? bukankah kita sudah bangun sejak pagi tadi ..."
"Apa maksudmu?"
Arabelle benar-benar ngeblank, di situasi seperti ini dia bahkan tak bisa berpikir lagi, dia merasa tubuhnya dan tubuh Noah bereaksi satu sama lain.
Dan hal itu membuat Arabelle semakin kebingungan dengan reaksi tubuhnya sendiri.
Noah meraih kedua pipi istrinya, dia menatapnya begitu lekat dan dengan mata yang sangat dalam.
"Kau benar-benar istri yang nakal tapi polos ya! membuat ku semakin menginginkan mu! sialan aku sudah tidak tahan lagi!" geram Noah merasa gairahnya yang selama satu bulanan ini tak pernah tersalurkan sedang meledak tak karuan.
Istrinya memiliki pesona segudang yang membuatnya tak bisa menguasai dirinya sendiri.
Noah sudah akan melahap bibir istrinya sepuas yang ia mau akan tetapi ....
.
.
"Tok ... Tok ... Tok!"
Finn yang sejak tadi sudah mencoba menghubungi Tuannya itu segera mencari Noah ke gedung meeting.
*Ctak*
Pintu terbuka, mata Finn melebar juga kedua orang yang sedang dimabuk gairaah itu.
Mata Finn, Noah dan Arabelle bertemu dan suasana menjadi sangat canggung.
Arabelle bahkan menahan nafasnya selama beberapa detik karena terlalu malu dan tak tahan dengan rasa malu yang ia rasakan sekarang.
'Apakah ini yang dinamakan terpergok melakukan adegan mesuum di kantor? selama ini aku hanya membaca nya di novel, tak ku sangka akan terjadi kepadaku!'
'Tidak, kembalikan waktu, aku ingin kabur dari tempat ini sekarang juga!'
Dengan wajah memerah karena terlalu malu, Arabelle hanya bisa berteriak dalam hatinya mengenal situasi yang terjadi saat ini.
Sedangkan Finn, yang merasa keadaan diluar saat ini sedang urgent segera menggelengkan kepalanya.
Yah, walaupun Finn juga tak akan menyangka Noah dan Arabelle akan melakukan hal nakal di kantor.
'Sungguh pengantin baru yang selalu membuat para jomblo iri!'
Gerutu Finn segera mengambil remote untuk memutar berita yang sudah tersebar di seluruh media massa.
"Maafkan saya Tuan, tetapi lebih baik Tuan dan Nyonya menonton berita ini saja, karena jika saya jelaskan akan memakan waktu yang lebih lama ..." seru Finn segera menyalakan proyektor yang segera ia sambungan dengan laptop.
__ADS_1
Lalu terlihatlah konferensi pers Vory yang menangis di depan media.
.
.
Noah yang mendengar pengakuan Vory jika dia hamil satu bulan dan siap menjadi istri kedua rasanya dia ingin menghabisi Vory saat ini juga.
Karena tentu saja Vory berbohong, dan dia sedang bermain api dengan orang yang salah.
Namun bukan Vory yang dikhawatirkan oleh Noah sekarang, melainkan istrinya, dia takut istrinya akan mempercayai berita itu dan hubungan mereka akan terpecah lagi.
"Sayang ..."
Noah meraih tangan Arabelle yang sudah turun dari pangkuan Noah dengan ekspresi yang tak terbaca oleh Noah.
"Jangan percaya dia ... aku tidak ..." belum sempat Noah menyelesaikan ucapannya, Arabelle yang entah mengapa merasakan amarah yang begitu besar di dadanya segera menatap Noah dengan tatapan yang sangat tajam itu.
Hal itu membuat Noah terperanjat, bukan hanya Noah, Finn yang berada di tempat yang sama juga ikut terperanjat seperti Tuan nya.
Noah menelan salivanya gugup, baru kali ini dia benar-benar gugup, seperti terciduk selingkuh namun sebenarnya dia sama sekali tidak selingkuh.
*Brak*
Arabelle memukul meja dengan telapak tangannya namun matanya tetap melihat kearah Noah.
"Inilah akibatnya jika punya banyak simpanan! semua akan menjebak mu pada waktunya!"
"Untuk hal ini aku tidak akan membiarkan siapapun meremehkan aku! bahkan ketika aku sudah menikah denganmu, mereka masih percaya diri ingin menjadi istri kedua?"
"MENJIJIKKAN! AKU BENCI WANITA YANG INGIN MENGHANCURKAN KEBAHAGIAAN WANITA YANG LAIN!"
"Aku tahu dia bukan bayimu, dan seperti yang kau katakan aku memang menyelidiki semua langkah mu!"
"Dan untuk kali ini, ini adalah urusan para wanita, jangan ikut campur!"
Seru Arabelle membuat Noah menganggukkan kepalanya.
Membuat Finn begitu syok melihat Tuannya begitu menurut terhadap istrinya, Arabelle.
Namun Finn juga syok disaat yang bersamaan, betapa dia baru sadar jika Arabelle ternyata sangat galak dan tidak suka seseorang meremehkan dirinya.
.
.
.
.
Author : Huuuh lega, sesuai dari awal ya, Arabelle selalu menyelidiki tentang suaminya, karena harus menjaga nama baik selama pernikahan wkwkwk
__ADS_1
Ditunggu satu episode lagi ya guys 😘😍